Sungguh, aku akan menyedekahkan satu sedekah. Lantas ia keluar membawa sedekahnya dan mele…

Islam > Hadis > Fikih dan usul fikih > Sungguh, aku akan menyedekahkan satu sedekah. Lantas ia keluar membawa sedekahnya dan mele…

Hadits diriwayatkan oleh Muttafaq 'alaih

Hadis sahih

Diperbarui pada 26 Oktober 2026 pukul 23.26

📖 2 menit baca

Teks hadits: Sungguh, aku akan menyedekahkan satu sedekah. Lantas ia…

عن أبي هريرة رضي الله عنه أن رسول الله صلى الله عليه وسلم قال: «قال رجل لأَتَصَدَّقَنَّ بصدقة، فخرج بصدقته فوضعها في يد سارق، فأصبحوا يتحدثون: تُصُدِّقَ على سارق! فقال: اللهم لك الحمد لأَتَصَدَّقَنَّ بصدقة، فخرج بصدقته فوضعها في يد زانية؛ فأصبحوا يتحدثون: تُصُدِّقَ الليلة على زانية! فقال: اللهم لك الحمد على زانية! لأَتَصَدَّقَنَّ بصدقة، فخرج بصدقته فوضعها في يد غني، فأصبحوا يتحدثون: تُصُدِّقَ على غني؟ فقال: اللهم لك الحمد على سارق وعلى زانية وعلى غني! فأتي فقيل له: أما صدقتك على سارق فلعله أن يَسْتَعِفَّ عن سرقته، وأما الزانية فلعلها تَسْتَعِفُّ عن زناها، وأما الغني فلعله أن يَعْتَبِرَ فيُنْفِقَ مما أعطاه الله».

Penjelasan hadits: Sungguh, aku akan menyedekahkan satu sedekah. Lantas ia…

Nabi -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- menyampaikan pada kita salah satu berita dari umat yang telah berlalu untuk diambil pelajarannya. Beliau bersabda yang maknanya; seseorang keluar untuk bersedekah dan sebagaimana yang sama-sama diketahui bahwa sedekah itu biasanya diberikan pada kaum fakir dan miskin, namun sedekahnya ini ternyata jatuh ke tangan pencuri. Maka, pada pagi harinya orang-orang memperbincangkan, "Tadi malam seorang pencuri malah diberi sedekah, padahal pencuri itu perlu dihukum, bukan malah diberi dan diperbanyak hartanya." Orang yang bersedekah ini hanya mengucapkan, "Segala puji bagi Allah", karena Allah -Ta'ālā- itu terpuji dalam segala keadaan. Kemudian orang tersebut keluar dan mengatakan, "Malam ini sungguh aku akan bersedekah lagi." Tapi sedekahnya jatuh di tangan seorang pelacur yang membiarkan orang melakukan zina dengannya. Pagi harinya orang-orang memperbincangkan, "Semalam seorang pelacur diberi sedekah, dan ini adalah hal yang tidak masuk akal dan tidak sesuai fitrah." Ia hanya berkata, "Segala puji bagi Allah." Kemudian mengucapkan, "Sungguh malam ini akan bersedekah lagi." -Sepertinya ia melihat sedekahnya yang pertama dan kedua tidak diterima-. Ia pun memberikan sedekah dan ternyata jatuh di tangan orang kaya, padahal orang kaya itu tidak layak diberi sedekah, namun ia seharusnya diberi hadiah, hibah dan semacamnya. Orang-orang pun memperbincangkan, "Semalam orang kaya malah diberi sedekah." Ia berkata, "Segala puji bagi Allah atas (rezeki yang Dia berikan) pada pencuri, pelacur dan orang kaya." Sebenarnya, ia ingin sedekahnya jatuh di tangan orang fakir yang menahan diri dari mengemis, akan tetapi keputusan Allah telah ditetapkan. Maka dikatakan pada orang itu melalui Nabi umat tersebut, "Ketiga sedekahmu telah diterima." Sebabnya adalah ia ikhlash dan telah meniatkan kebaikan, hanya saja hal itu tidak bisa ia wujudkan. Tentang pencuri (yang diberi sedekah), barangkali (dengan sedekah itu) ia akan menghentikan perbuatan mencurinya seraya mengatakan, "Harta ini telah mencukupiku." Sedang pelacur, barangkali (dengan sedekah itu) ia menghentikan praktek zina, karena bisa jadi ia berzina -kita berlindung pada Allah darinya- untuk mencari harta, dan ia telah memperoleh harta yang membuatnya menahan diri dari berzina. Adapun orang kaya, barangkali (dengan sedekah itu) ia bisa mengambil pelajaran lalu menginfakkan sebagian harta yang Allah berikan padanya.

Kategori : Fikih Ibadah · Zakat · Tarikh · Fikih dan Uṣūl Fikih · Kisah dan Keadaan Umat Terdahulu · Sedekah Sunah · Sejarah dan Tarikh

بسم الله الرحمن الرحيم Sel 15 Jumadil Awal
الثلاثاء 15 جمادى الأولى
بدر Bulan Purnama Hari 16.5 / 29.5
Iluminasi 96%
Bulan baru dalam 13 hari
اللهم صل على محمد Ya Allah, limpahkan shalawat kepada Muhammad

إِنَّ ٱللَّهَ وَمَلَٰٓئِكَتَهُۥ يُصَلُّونَ عَلَى ٱلنَّبِىِّ ۚ يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ صَلُّوا۟ عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا۟ تَسْلِيمًا

Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.

QS. Al-Ahzab: 56

Shalawat Nabi