Islam > Hadis > Keutamaan dan adab > Allah lebih gembira untuk menerima tobat hamba-Nya daripada salah seorang dari kalian yang…
Hadis sahihDiperbarui pada 26 Oktober 2026 pukul 23.26
📖 1 menit bacaعن أنس بن مالك رضي الله عنه قال: قال رسول الله صلى الله عليه وسلم : «للَّهُ أَفْرَحُ بِتَوْبَةِ عَبْدِهِ مِنْ أَحَدِكُمْ، سَقَطَ عَلَى بَعِيرِهِ، وَقَدْ أَضَلَّهُ فِي أَرْضِ فَلاَةٍ».
وفي رواية: «لَلَّهُ أَشَدُّ فَرَحًا بِتَوْبَةِ عَبْدِهِ حِينَ يَتُوبُ إِلَيْهِ، مِنْ أَحَدِكُمْ كَانَ عَلَى رَاحِلَتِهِ بِأَرْضِ فَلَاةٍ، فَانْفَلَتَتْ مِنْهُ وَعَلَيْهَا طَعَامُهُ وَشَرَابُهُ، فَأَيِسَ مِنْهَا، فَأَتَى شَجَرَةً، فَاضْطَجَعَ فِي ظِلِّهَا، وقَدْ أَيِسَ مِنْ رَاحِلَتِهِ، فَبَيْنَا هُوَ كَذَلِكَ إِذَا هُوَ بِهَا، قَائِمَةً عِنْدَهُ، فَأَخَذَ بِخِطَامِهَا، ثُمَّ قَالَ مِنْ شِدَّةِ الْفَرَحِ: اللهُمَّ أَنْتَ عَبْدِي وَأَنَا رَبُّكَ! أَخْطَأَ مِنْ شِدَّةِ الْفَرَح».
Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- mengabarkan bahwa Allah lebih gembira dengan hamba-Nya yang kembali kepada-Nya dengan mentaati dan menjalankan perintah-Nya, ikhlas dari hatinya, daripada kegembiraan salah seorang dari kalian yang berada di tengah gurun pasir, tidak ada seorang pun di sana. Tidak ada air, makanan maupun manusia. Kemudian tunggangannya hilang. Ia berusaha keras mencarinya tetapi tidak menemukannya. Kemudian dia berteduh di bawah sebatang pohon. Tiduran sambil pasrah menunggu kematian. Dia sudah putus asa dengan tunggangannya juga dengan hidupnya, karena bekal makan dan minumnya ada ditunggangannya yang hilang entah ke mana. Dalam keadaan seperti itu, tiba-tiba tunggangannya sudah berada di sisinya. Tali kekangnya tersangkut di ranting pohon tempat dia berteduh. Dapatkah terbayangkan betapa bahagianya dia. Kegembiraannya tidak terbayangkan oleh siapa pun, kecuali oleh mereka yang mengalaminya. Kebahagiaan yang besar, kegembiraan dengan kehidupan setelah mengira akan mati. Karenanya, dia segera mengambil kekang tunggangannya seraya berujar, 'Wahai Allah, engkau adalah hambaku dan aku adalah tuhan-Mu.' Sebenarnya ia ingin memuji Allah, "'Wahai Allah, aku hamba-Mu dan Engkau tuhan-Ku." Tapi karena sangat gembira, ia jadi keliru.
Kategori : Ar-Raqāiq dan Nasihat · Taubat · Keutamaan dan Adab