Islam > Hadis > Akidah > Seorang rahib Yahudi mendatangi Rasulullah -sallallāhu 'alaihi wa sallam-, ia berkata, "Wa…
Hadis sahihDaftar Isi :
Diperbarui pada 26 Oktober 2026 pukul 23.26
📖 1 menit bacaعن ابن مسعود رضي الله عنه قال: "جاء حَبْرٌ من الأحبار إلى رسول الله صلى الله عليه وسلم فقال: يا محمد، إنا نجد أن الله يجعل السماوات على إِصْبَعٍ، والأَرَضَينَ على إِصْبَعٍ، والشجر على إِصْبَعٍ، والماء على إِصْبَعٍ، والثَّرَى على إِصْبَعٍ، وسائر الخلق على إِصْبَعٍ، فيقول: أنا الملك، فضحك النبي صلى الله عليه وسلم حتى بَدَتْ نَوَاجِذَهُ تَصْدِيقًا لقول الحبر، ثم قرأ: (وَمَا قَدَرُوا اللَّهَ حَقَّ قَدْرِهِ وَالأَرْضُ جَمِيعًا قَبْضَتُهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ).
وفي رواية لمسلم: "والجبال والشجر على إِصْبَعٍ، ثم يَهُزُّهُنَّ فيقول: أنا الملك، أنا الله".
وفي رواية للبخاري: "يجعل السماوات على إِصْبَعٍ، والماء والثَّرَى على إِصْبَعٍ، وسائر الخلق على إِصْبَعٍ".
Ibnu Mas'ud -raḍiyallāhu 'anhu- mengabarkan pada kita bahwa seorang rahib yahudi (rabi) datang pada Nabi -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam-. Ia menyebutkan pada beliau bahwa dalam kitab-kitab mereka mendapati bahwa Allah Yang Maha suci di hari kiamat kelak meletakkan langit-langit di satu jari, bumi-bumi di satu jari, pepohonan di satu jari dan debu di satu jari. Dalam riwayat lain: Air di satu jari dan makhluk-makhluk lainnya di satu jari dari jari-jari-Nya -Jallā wa 'Alā- yang berjumlah lima, sebagaimana disebutkan dalam riwayat-riwayat yang sahih, namun tentunya tidak seperti jari-jari makhluk. Dia mempertontonkan sedikit dari kekuasaan dan keagungan-Nya, lalu Dia menggoyang-goyang makhluk-makhluk itu dan menyerukan adanya kerajaan-Nya yang hakiki, kesempurnaan pengaturan-Nya yang tanpa batas dan sifat uluhiyah-Nya yang benar. Lalu Nabi -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- tertawa hingga gigi-gigi geraham beliau terlihat karena membenarkan ucapan rahib itu. Kemudian beliau membaca, "Dan mereka tidak mengagungkan Allah dengan pengagungan yang semestinya padahal bumi seluruhnya dalam genggaman-Nya pada hari kiamat."
Kategori : Akidah · Iman kepada Allah -'Azza wa Jalla- · Tauhid Al-Asmā` wa Aṣ-Ṣifāt