Islam > Hadis > Akidah > Siapa yang meninggal dalam keadaan berdoa kepada selain Allah, niscaya akan masuk neraka
SahihDiperbarui pada 26 Oktober 2026 pukul 23.26
📖 1 menit bacaعَنْ عَبْدِ اللهِ بنِ مَسْعُودٍ رضي الله عنه قال: قَالَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم كَلِمَةً وَقُلْتُ أُخْرَى، قَالَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم: «مَنْ مَاتَ وَهُوَ يَدْعُو مِنْ دُونِ اللهِ نِدًّا دَخَلَ النَّارَ» وَقُلْتُ أَنَا: مَنْ مَاتَ وَهُوَ لَا يَدْعُو لِلهِ نِدًّا دَخَلَ الْجَنَّةَ.
Nabi ﷺ mengabarkan bahwa orang yang memalingkan sesuatu yang wajib diperuntukkan bagi Allah kepada selain-Nya, seperti berdoa atau beristigasah kepada selain Allah Ta'ala, lalu meninggal di atas kondisi itu, maka ia termasuk penghuni neraka. Ibnu Mas'ūd -raḍiyallāhu 'anhu- menambahkan bahwa orang yang meninggal dunia dalam keadaan tidak menyekutukan Allah dengan sesuatu, maka tempat kembalinya ialah surga.
Kategori : Akidah · Iman kepada Allah -'Azza wa Jalla- · Tauhid Ulūhiyyah