Islam > Hadis > Fikih dan usul fikih > Dia memperagakan praktik wudu Nabi ﷺ kepada mereka
SahihDiperbarui pada 26 Oktober 2026 pukul 23.26
📖 1 menit bacaعَنْ يحيى بنِ عُمَارةَ المَازِنِيِّ قَالَ: شَهِدْتُ عَمْرَو بْنَ أَبِي حَسَنٍ سَأَلَ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ زَيْدٍ، عَنْ وُضُوءِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَدَعَا بِتَوْرٍ مِنْ مَاءٍ، فَتَوَضَّأَ لَهُمْ وُضُوءَ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، فَأَكْفَأَ عَلَى يَدِهِ مِنَ التَّوْرِ، فَغَسَلَ يَدَيْهِ ثَلاَثًا، ثُمَّ أَدْخَلَ يَدَهُ فِي التَّوْرِ، فَمَضْمَضَ وَاسْتَنْشَقَ وَاسْتَنْثَرَ، ثَلاَثَ غَرَفَاتٍ، ثُمَّ أَدْخَلَ يَدَهُ فَغَسَلَ وَجْهَهُ ثَلاَثًا، ثُمَّ غَسَلَ يَدَيْهِ مَرَّتَيْنِ إِلَى المِرْفَقَيْنِ، ثُمَّ أَدْخَلَ يَدَهُ فَمَسَحَ رَأْسَهُ، فَأَقْبَلَ بِهِمَا وَأَدْبَرَ مَرَّةً وَاحِدَةً، ثُمَّ غَسَلَ رِجْلَيْهِ إِلَى الكَعْبَيْنِ.
Abdullah bin Zaid -raḍiyallāhu 'anhu- menerangkan tata cara wudu Nabi ﷺ langsung dengan cara praktik. Dia meminta bejana kecil berisi air, lalu pertama-tama membasuh dua telapak tangan, dengan memiringkan wadah tersebut dan menuangkan air seraya membasuh keduanya tiga kali. Kemudian dia memasukkan tangannya di wadah, lalu mengambil tiga kali cidukan seraya berkumur-kumur, memasukkan ke dalam hidung dan mengeluarkannya di setiap cidukan. Kemudian dia mengambil air dari bejana seraya membasuh wajah tiga kali. Selanjutnya dia mengambil air lagi, lalu membasuh kedua tangan sampai siku, masing-masing dua kali. Kemudian dia memasukkan tangannya lagi di wadah lalu mengusap kepala dengan dua tangannya, dimulai dari depan kepala sampai tengkuknya bagian atas leher, lalu menariknya kembali ke tempat pertama mulai. Kemudian membasuh kedua kaki beserta dua mata kaki.
Kategori : Fikih Ibadah · Ṭahārah · Fikih dan Uṣūl Fikih · Wudu · Tata Cara Wudu