Apa arti Al-adaʾ?

Islam > Glosarium > Al-adaʾ

Arti istilah Al-adaʾ (أداء) dalam glosarium Islam.

Daftar isi :

Diperbarui pada 11 April 2026 pukul 01.05

📖 2 menit baca

Definisi Al-adaʾ

Al-adaʾ selon Kitab at-Ta'rifat (Al-Jurjani)

Ia adalah penyampaian objek yang terikat dalam tanggungan (dzimmah) oleh sebab yang mewajibkan, seperti waktu bagi shalat dan bulan bagi puasa, kepada yang berhak atas kewajiban itu.

Al-adaʾ selon Kitab at-Ta'rifat (Al-Jurjani)

Ia menyatakan pelaksanaan objek kewajiban itu sendiri pada waktunya.

Al-adaʾ selon Dustur al-'Ulama (Al-Ahmadnagari)

Demikian pula, « al-qadha' » dalam bahasa adalah pelaksanaan amal-amal yang terikat waktu, seperti shalat subuh misalnya, dan semisalnya, sebagaimana adanya zakat dan titipan, qadha' hak-hak dan qadha' haji ; dan mengulang amal untuk kedua kalinya setelah batalnya yang pertama, dan yang serupa dengannya, seperti shalat berjamaah untuk mencari keutamaan setelah shalat yang dilaksanakan sendirian.

Al-adaʾ selon Mu'jam al-Mustalahat al-Fiqhiyya

Dalam bahasa : dari « adda dainahu ta'diyyan » (ia melunasi utangnya) : ia melunasinya. « Al-adha' » juga digunakan untuk penyampaian ; dikatakan : « adda asy-syai' » : artinya ia menyampaikannya. Adha' dan qadha' digunakan dalam bahasa untuk pelaksanaan amal-amal pada waktu tetap, seperti adha' shalat wajib dan qadha'nya, dan untuk amal-amal tanpa waktu tetap, seperti adha' zakat dan titipan, qadha' hak-hak, dan semisalnya.

Adha' : yaitu pelaksanaan sesuatu pada waktu yang ditetapkan baginya ; disebutkan oleh al-Harali.

Al-adaʾ selon Maqalid al-'Ulum (As-Suyuti)

Ibadah yang dilaksanakan pada waktu yang ditentukan baginya, tanpa didahului pelaksanaan yang batal.

Al-adaʾ selon At-Tawqif (Al-Munawi)

Pelaksanaan sesuatu pada waktu yang tetap baginya ; disebutkan oleh al-Harali. Ar-Raghib berkata (al-Mufradat hlm. 14) : dalam bahasa : pelunasan atas apa yang patut dilunasi ; secara istilah : pelaksanaan apa yang waktunya telah masuk sebelum keluar (habis waktunya).

Al-adaʾ selon At-Ta'rifat al-Fiqhiyya (Al-Barkati)

Ia menyatakan pelaksanaan objek kewajiban itu sendiri pada waktunya. Sayyid berkata : ia adalah penyampaian objek yang terikat dalam tanggungan oleh sebab yang mewajibkan, seperti waktu bagi shalat dan bulan bagi puasa, kepada yang berhak atas kewajiban itu.

Istilah terkait: Al-adaʾ

بسم الله الرحمن الرحيم Sel 23 Rabiul Akhir
الثلاثاء 23 ربيع الآخر
هلال متناقص Sabit Tua Hari 24.3 / 29.5
Iluminasi 28%
Bulan baru dalam 5 hari
سبحان الله Maha Suci Allah

إِنَّ ٱللَّهَ وَمَلَٰٓئِكَتَهُۥ يُصَلُّونَ عَلَى ٱلنَّبِىِّ ۚ يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ صَلُّوا۟ عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا۟ تَسْلِيمًا

Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.

QS. Al-Ahzab: 56

Shalawat Nabi