Islam > Glosarium > Al-iakhtilaaṭu
Découvrez la signification du terme Al-iakhtilaaṭu (اخْتِلَاطُ) dans le vocabulaire islamique.
Daftar isi :
Diperbarui pada 11 April 2026 pukul 01.05
📖 2 menit bacaArtinya sebagian masuk ke dalam sebagian lainnya.
Dari khalata sesuatu dengan sesuatu, khalthan : artinya menggabungkannya kepadanya. Ikhtilath dalam bahasa : penggabungan sesuatu dengan sesuatu, dan sesudahnya dapat dibedakan, seperti pada hewan, atau tidak, seperti pada sebagian cairan, dan itu menjadi campuran ; dan ia berkunjung kepada manusia dengan mukhalathah : artinya ia masuk ke rumah mereka. Dan ia berkunjung kepadanya dengan khilathah : ia bergaul dengannya (suami istri) ; dan penyakit menimpanya dengan khimuthah : ia menghinggapinya ; dan akalnya tercampur (khulitha) : akalnya goncang.
Al-Marzuqi berkata : asal khalth adalah saling menembusnya bagian-bagian sesuatu satu sama lain, dan penggunaannya meluas hingga dikatakan seorang laki-laki khalth jika ia banyak bergaul dengan manusia ; jamaknya khulathah seperti syarif dan syurafa ; dari sana Ibn Faris berkata : al-khalith adalah tetangga dan al-khalith sekutu ; hubungan dapat disebut dengan kunjungan, dari sana perkataan para fuqaha : ia berkunjung kepadanya sebagaimana suami istri berkunjung, yang dimaksud hubungan suami istri. Al-Azhari berkata : al-khilath adalah kunjungan laki-laki kepada keluarganya ketika ia menguasainya. (al-Mishbah al-Munir, 1/242 ; al-Mu'jam al-Washith, 1/229 ; al-Mausu'ah al-Fiqhiyah, 2/289).