Découvrez la signification du terme Al-ʿmd (عمد) dans le vocabulaire islamique.
Daftar isi :
Diperbarui pada 11 April 2026 pukul 01.05
📖 1 menit bacaIa adalah pembunuh melukai korban dengan apa yang memisahkan anggota, seperti senjata atau semisalnya.
Ia adalah niat (qashd) disertai akal ; maka tidak ada 'amd bagi orang gila. Al-'Allamah at-Taftazani (rahimahullah) berkata dalam at-Talwih, dalam pembahasan membaca Al-Qur'an : « dan dikatakan : tanpa sengaja, jika tidak ia orang gila dan dirawat, atau zindik dan dibunuh » ; tamat kutipan. Sabdanya « tanpa sengaja, jika tidak », hingga akhir, berarti ia membaca karena kelalaian, dan jika ia tidak membaca karena kelalaian, ia orang gila dan dirawat, atau zindik dan dibunuh ; maka ia tidak bermaksud menyatakan tidak ada 'amd bagi orang gila, menurut yang mendahului : 'amd adalah niat disertai akal.
Fahamilah.
Dalam bahasa : menuju sesuatu dan bersandar padanya ; itulah yang dituju niat (niyyah). Dikatakan : « ta'ammadahu wa ta'ammada lahu wa 'amada ilaihi wa lahu » : ia menujunya. (al-Mausu'ah al-Fiqhiyah, 30/307).
Menuju sesuatu dan bersandar padanya.