Découvrez la signification du terme Al-dʿwā (دعوى) dans le vocabulaire islamique.
Daftar isi :
Diperbarui pada 11 April 2026 pukul 01.05
📖 1 menit bacaDiturunkan dari «ad-du'a», yaitu permintaan; dalam syariat: perkataan yang dengannya seseorang meminta penetapan hak terhadap orang lain.
Diturunkan dari «ad-du'a», yaitu permintaan; isim fa'ilnya «da'a, yad'u», dan ia «mu-da'»; orang yang diklaim terhadapnya dinamai «mad'i» dengan bentuk pasif, bukan «mud'a'i»; alif pada «da'wa» untuk muannats, karena itu ia tidak ber-tanwin, dan jamaknya «da'awa» dengan fathah pada waw, seperti «fatwa» jamaknya «fatawa».
Dalam bahasa: diturunkan dari «ad-du'a», yaitu permintaan, sebagaimana firman Allah 'Azza wa Jalla: «mereka mendapat apa yang mereka minta».
Diturunkan dari «ad-du'a», yaitu permintaan; dan dalam syariat, perkataan yang dengannya seseorang meminta penetapan hak terhadap orang lain, sebagaimana disebutkan Ibnul Kammal (at-Ta'rifat hlm. 109).
Isim yang diturunkan dari «al-idda'a»; dalam syariat, perkataan yang dengannya seseorang meminta penetapan hak terhadap orang lain, atau menjauhkan hak orang lain dari dirinya, di hadapan hakim.