Apa arti Al-dhr?

Islam > Glosarium > Al-dhr

Découvrez la signification du terme Al-dhr (دهر) dans le vocabulaire islamique.

Daftar isi :

Diperbarui pada 11 April 2026 pukul 01.05

📖 2 menit baca

Definisi Al-dhr

Al-dhr selon Kitab at-Ta'rifat (Al-Jurjani)

Yaitu masa kini yang kekal, perluasan Hadharat keilahian; ia adalah batin waktu, dan dengannya bertemu azal (kekekalan tanpa awal) dan abad (kekekalan tanpa akhir).

Al-dhr selon Al-Kulliyat (Al-Kafawi)

Waktu; jamak: duhur. Dikatakan tentang dahr: abad; «dahr yang melahap (dahir)», sebagaimana dikatakan: «abad yang membinasa (abid)». Duhri, dengan dhommah: orang tua.

Dahri, dengan fathah: ateis materialis.

Al-dhr selon At-Tawqif (Al-Munawi)

Pada asalnya, nama kepanjangan dunia dari awal keberadaannya hingga berakhirnya; dari situ ucapan: «apakah manusia telah mengenal satu masa dari dahr?» (al-Insan, 1). Kemudian dipakai bagi setiap kepanjangan yang panjang, berbeda dari zaman yang berlaku bagi kepanjangan yang pendek maupun panjang. (al-Mufradat, hlm.

172).

Al-dhr selon At-Ta'rifat al-Fiqhiyya (Al-Barkati)

Waktu yang panjang; dahr manusia adalah waktu yang ia hidupi, sinonim 'ashr. Asy-Sayyid berkata: «yaitu masa kini yang kekal, perluasan Hadharat keilahian; ia adalah batin waktu, dan dengannya bertemu azal dan abad».

Al-dhr Dalam Al-Quran

﴿وَقَالُوا۟ مَا هِىَ إِلَّا حَيَاتُنَا ٱلدُّنْيَا نَمُوتُ وَنَحْيَا وَمَا يُهْلِكُنَآ إِلَّا ٱلدَّهْرُ ۚ وَمَا لَهُم بِذَٰلِكَ مِنْ عِلْمٍ ۖ إِنْ هُمْ إِلَّا يَظُنُّونَ﴾

Sourate الجاثية : 24

﴿هَلْ أَتَىٰ عَلَى ٱلْإِنسَـٰنِ حِينٌۭ مِّنَ ٱلدَّهْرِ لَمْ يَكُن شَيْـًۭٔا مَّذْكُورًا﴾

Sourate الانسان : 1
بسم الله الرحمن الرحيم Sen 22 Rabiul Akhir
الاثنين 22 ربيع الآخر
هلال متناقص Sabit Tua Hari 24.1 / 29.5
Iluminasi 30%
Bulan baru dalam 5 hari
لا إله إلا الله Tiada Tuhan selain Allah

إِنَّ ٱللَّهَ وَمَلَٰٓئِكَتَهُۥ يُصَلُّونَ عَلَى ٱلنَّبِىِّ ۚ يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ صَلُّوا۟ عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا۟ تَسْلِيمًا

Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.

QS. Al-Ahzab: 56

Shalawat Nabi