Arti istilah Al-mrjʾa (مرجئة) dalam glosarium Islam.
Daftar isi :
Diperbarui pada 11 April 2026 pukul 01.05
📖 2 menit bacaSegolongan orang yang berkata : dosa tidak membahayakan bila disertai iman, sebagaimana ketaatan tidak memberi manfaat bila disertai kekufuran.
Mereka adalah orang-orang yang berpendapat bahwa pelaku dosa besar sama sekali tidak disiksa, dan bahwa siksaan serta neraka adalah untuk para kafir.
Sebuah sekte di antara sekte-sekte besar dalam Islam; mereka terbagi empat sekte : Yunusiyah, 'Abdiyah, Faisaniyah dan Tsubaniyah. Adapun Yunusiyah, mereka berkata : iman adalah mengenal Allah Yang Maha Suci, menyerah kepada-Nya dan kecintaan hati; orang yang terkumpul padanya sifat-sifat ini adalah beriman, dan meninggalkan amal ketaatan serta melakukan kemaksiatan tidak membahayakannya, dan ia tidak disiksa karenanya; padahal Iblis adalah orang yang arif terhadap Allah, dan ia tidak kufur kecuali karena kesombongannya dan menolak berserah kepada-Nya, Yang Maha Suci. Rincian sisa aqidah mereka terdapat dalam Syarah al-Mawaqif.
Mereka dinamai « murji'ah » karena mereka menunda amal-amal dibandingkan niat, maksudnya mereka mengundurkan amal itu menjadi berurutan setelah niat, dan menunda amal dibandingkan iman : « arja'a » berarti « menunda »; dan karena mereka berkata bahwa dosa tidak membahayakan bila disertai iman, sebagaimana ketaatan tidak memberi manfaat bila disertai kekufuran : maka mereka mengutamakan harapan.
Segolongan orang yang berkata bahwa dosa tidak membahayakan bila disertai iman, sebagaimana ketaatan tidak memberi manfaat bila disertai kekufuran.
Mereka adalah segolongan orang yang berkata bahwa dosa tidak membahayakan bila disertai iman, sebagaimana ketaatan tidak memberi manfaat bila disertai kekufuran; mereka adalah ahli bid'ah. Adapun orang yang menyangkal bahwa amal-amal itu bagian dari iman, sambil mencintai amal-amal itu, ia juga disebut « murji' », dan mereka adalah ahlus Sunnah, dan irja' mereka terpuji.