Apa arti Al-msḥ?

Islam > Glosarium > Al-msḥ

Arti istilah Al-msḥ (مسح) dalam glosarium Islam.

Daftar isi :

Diperbarui pada 11 April 2026 pukul 01.05

📖 4 menit baca

Definisi Al-msḥ

Al-msḥ selon Kitab at-Ta'rifat (Al-Jurjani)

Mengusap dengan tangan yang basah, tanpa mengalirkan air.

Al-msḥ selon Dustur al-'Ulama (Al-Ahmadnagari)

Dalam bahasa Persia : « meletakkan tangan pada suatu benda ». Dalam syariat : menyentuh anggota badan dengan tangan yang basah, tanpa mengalirkan air, baik dengan kebasahan yang diambil dari wadah, maupun dengan kebasahan yang tersisa di tangan setelah membasuh salah satu anggota badan yang wajib dibasuh; kebasahan yang tersisa di tangan setelah mengusap salah satu anggota badan yang diusap tidak mencukupi, demikian pula kebasahan yang diambil dari sebagian anggota badannya, baik anggota itu wajib dibasuh maupun diusap; demikian pula mengusap khuf.

Al-msḥ selon Mu'jam al-Mustalahat al-Fiqhiyya

Bahasa : mengusap tangan pada benda dan menghapus jejaknya; ia dapat digunakan untuk masing-masing dari keduanya. Dalam syariat : menyentuh anggota badan dengan tangan yang basah, tanpa mengalirkan air, baik dengan kebasahan yang diambil dari wadah, maupun dengan kebasahan yang tersisa di tangan setelah membasuh salah satu anggota badan yang wajib dibasuh; kebasahan yang tersisa di tangan setelah mengusap salah satu anggota badan yang diusap tidak mencukupi, demikian pula kebasahan yang diambil dari sebagian anggota badannya, baik anggota itu wajib dibasuh maupun diusap; demikian pula mengusap khuf. (Menurut pengarang Dastur al-'Ulama, dan demikian pula dalam at-Tawqif).

(Dastur al-'Ulama, 3/252; at-Tawqif, hlm. 655).

Al-msḥ selon Al-Qamus al-Fiqhi

« Berjalan di atas tanah » masahah : berangkat. Benda yang kotor atau basah, masyhan : mengusap tangan padanya untuk menghapus jejak air atau semisalnya. Mengusap pada benda dengan air atau minyak : mengusapnya; dikatakan : ia mengusap dengan benda itu.

Dalam Al-Qur'an : « usaplah kepalamu dan kakimu sampai kedua mata kaki » (al-Ma'idah, 6). Hajar Aswad : menyentuhnya atau memberi salam kepadanya dalam rangka mencari keberkahan. Mengusap seseorang dengan pedang : memenggalnya; dalam Al-Qur'an : « ia mulai memukul (masahan) leher-leher dan betis-betis » (Shad, 33).

Mengukur tanah, masahan dan misahah : mengukurnya dengan hasta atau semisalnya. Al-masy : mengusap tangan pada benda untuk menghapus jejaknya. Penghapusan jejak.

Pemenggalan. Menyentuh air. Pembasuhan.

Dalam penggunaan : menyentuh anggota badan dengan air. (Ibn 'Abidin). Mengusap khuf, dalam syariat : menyentuh khuf tertentu dengan kebasahan, pada waktu tertentu.

(al-Haskafi). Al-Masih : 'Isa putra Maryam. Dalam Al-Qur'an : « Wahai ahlul kitab, janganlah kalian melampaui batas dalam agama kalian dan jangan mengatakan tentang Allah kecuali yang benar : Al-Masih 'Isa putra Maryam hanyalah rasul Allah dan kalimat-Nya yang Dia sempaikan kepada Maryam, dan ruh dari-Nya; maka berimanlah kepada Allah dan rasul-rasul-Nya, dan jangan mengatakan « tiga »; berhentilah, itu lebih baik bagi kalian.

Allah hanyalah satu Tuhan; Mahasuci-Nya memiliki anak : milik-Nya apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi, dan Allah cukup sebagai pelindung » (an-Nisa', 171). Si pendusta : Dajjal.

Al-msḥ selon At-Tawqif (Al-Munawi)

Mengusap tangan pada benda dan menghapus jejaknya; ia dapat digunakan untuk masing-masing dari keduanya.

Al-msḥ selon At-Ta'rifat al-Fiqhiyya (Al-Barkati)

Bahasa : mengusap tangan pada benda; dalam penggunaan : menyentuh anggota badan dengan tangan; (kata ini juga menunjuk) pada perpindahan ruh yang berakal dari tubuh manusia ke tubuh seekor hewan yang menyerupainya dalam sifat-sifat.

Al-msḥ Dalam Al-Quran

﴿رُدُّوهَا عَلَىَّ ۖ فَطَفِقَ مَسْحًۢا بِٱلسُّوقِ وَٱلْأَعْنَاقِ﴾

Sourate ص : 33
بسم الله الرحمن الرحيم Sel 23 Rabiul Akhir
الثلاثاء 23 ربيع الآخر
هلال متناقص Sabit Tua Hari 24.3 / 29.5
Iluminasi 28%
Bulan baru dalam 5 hari
لا إله إلا الله Tiada Tuhan selain Allah

إِنَّ ٱللَّهَ وَمَلَٰٓئِكَتَهُۥ يُصَلُّونَ عَلَى ٱلنَّبِىِّ ۚ يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ صَلُّوا۟ عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا۟ تَسْلِيمًا

Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.

QS. Al-Ahzab: 56

Shalawat Nabi