Islam > Hadis > Dakwah dan hisbah > Siapa saja yang kami serahi sebuah tugas, lalu ia menyembunyikan jarum dan yang lebih besa…
Hadis sahihDiperbarui pada 26 Oktober 2026 pukul 23.26
📖 1 menit bacaعن عدي بن عميرة الكندي رضي الله عنه مرفوعاً: «من اسْتَعْمَلْنَاهُ منكم على عمل، فكَتَمَنَا مِخْيَطًا فما فوقه، كان غُلُولا يأتي به يوم القيامة». فقام إليه رجلٌ أسودُ من الأنصار، كأني أنظر إليه، فقال: يا رسول الله، اقبل عني عَمَلَكَ، قال: «وما لك؟» قال: سمعتك تقول كذا وكذا، قال: «وأنا أقوله الآن: من اسْتَعْمَلْنَاهُ على عمل فلْيَجِيْء بقليله وكثيره، فما أُوتِيَ منه أَخَذَ، وما نهي عنه انْتَهَى».
"Siapa saja yang kami serahi sebuah tugas seperti mengumpulkan zakat, ganimah dan lainnya, lalu ia menyembunyikan jarum atau yang lebih besar dari itu maka itu adalah gulūl, kelak pada hari kiamat ia akan datang dengan membawa apa yang disembunyikannya. Lantas seorang lelaki dari golongan Ansar berdiri menuju beliau untuk meminta izin meninggalkan tugas yang telah dibebankan kepadanya. Nabi -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- bersabda kepadanya, "Ada apa denganmu?" Ia menjawab, "Aku mendengar engkau bersabda begini dan begini." Beliau bersabda, "Sekarang saya katakan, siapa saja yang kami serahi suatu tugas pekerjaan, hendaknya dia melaksanakannya, baik mendapatkan hasil sedikit maupun banyak. Dan apa saja yang diberikan kepada dirinya, maka ia boleh mengambilnya. Dan apa yang dilarang untuk dirinya, maka janganlah ia mengambilnya."
Kategori : Politik Islam · Hak Pemimpin atas Rakyat · Dakwah dan Ḥisbah