Islam > Hadis > Keutamaan dan adab > Siapa yang singgah di suatu tempat lalu berdoa: 'A'ūżu bikalimātillāhit-tāmmāti min syarri…
SahihDiperbarui pada 26 Oktober 2026 pukul 23.26
📖 1 menit bacaعن خَوْلَةَ بِنْتَ حَكِيمٍ السُّلَمِيَّةَ قَالتْ: سَمِعْتُ رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ: «مَنْ نَزَلَ مَنْزِلًا ثُمَّ قَالَ: أَعُوذُ بِكَلِمَاتِ اللهِ التَّامَّاتِ مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ، لَمْ يَضُرَّهُ شَيْءٌ حَتَّى يَرْتَحِلَ مِنْ مَنْزِلِهِ ذَلِكَ».
Nabi ﷺ membimbing umatnya agar memohon perlindungan yang berguna yang dapat mengusir segala hal yang ditakutkan oleh manusia ketika singgah di sebuah tempat, baik ketika dalam perjalanan jauh, rekreasi atau lainnya; yaitu ia hendaknya berlindung pada kalimat-kalimat Allah yang sempurna dalam keutamaan, keberkahan dan faedahnya dan yang selamat dari segala cacat dan aib, dari keburukan seluruh makhluk yang mengandung keburukan, sehingga dia akan selamat di tempat singgahnya itu selama berada di sana dari semua hal yang mengganggu.
Kategori : Fikih Doa dan Zikir · Zikir-zikir Untuk Urusan Mendadak · Keutamaan dan Adab