Dari Ibnu 'Abbās, ia berkata, "Dahulu orang-orang jahiliah melakukan ilak (bersumpah untuk…

Islam > Hadis > Fikih dan usul fikih > Dari Ibnu 'Abbās, ia berkata, "Dahulu orang-orang jahiliah melakukan ilak (bersumpah untuk…

Hadits diriwayatkan oleh Diriwayatkan oleh Baihaqi - Diriwayatkan oleh Ṭabarāni - Diriwayatkan oleh Sa'id bin Manṣūr

Aku tidak menemukan hukum (hadis tersebut) dari syaikh al-Albāni

Diperbarui pada 26 Oktober 2026 pukul 23.26

📖 1 menit baca

Teks hadits: Dari Ibnu 'Abbās, ia berkata, "Dahulu orang-orang jahil…

عن ابن عباس رضي الله عنهما أنه قال: «كان إيلاء أهل الجاهلية السنة والسنتين، ثم وَقَّتَ الله الإيلاء فمن كان إيلاؤُه دون أربعة أشهر فليس بإيلاء».

Penjelasan hadits: Dari Ibnu 'Abbās, ia berkata, "Dahulu orang-orang jahil…

Aṡar dari Ibnu 'Abbās -raḍiyallāhu 'anhumā- ini menjelaskan bahwa dahulu orang-orang jahiliah, yaitu orang-orang sebelum diutusnya Nabi -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam-, mereka biasa melakukan ilak terhadap istri-istri mereka selama satu dan dua tahun, sebagaimana mereka juga terbiasa mentalak lebih dari tiga. Setiap kali waktu idah itu akan berakhir, merekapun merujuk kembali istrinya kemudian mentalaknya lagi. Demikianlah juga praktik ilak berlangsung seperti ini, dan di dalamnya terdapat bahaya yang sangat besar bagi kaum wanita. Kemudian Allah menetapkan batasan waktu ilak untuk para suami yang dengannya ia dianggap sebagai seseorang yang melakukan ilak terhadap istrinya, yaitu waktu selama empat bulan. Siapa saja yang melakukan ilak melebihi waktu tersebut maka ia wajib memilih antara mentalak atau merujuk kembali istrinya. Adapun ilak yang lamanya kurang dari empat bulan maka itu bukanlah ilak. Namun, yang dilakukannya itu adalah dalam rangka seorang suami memberikan pelajaran serta perbaikan untuk istrinya dan tidak dihukumi sebagai praktik ilak.

Kategori : Fikih Keluarga · Īlā` · Fikih dan Uṣūl Fikih

بسم الله الرحمن الرحيم Sel 15 Jumadil Awal
الثلاثاء 15 جمادى الأولى
بدر Bulan Purnama Hari 16.5 / 29.5
Iluminasi 96%
Bulan baru dalam 13 hari
لا حول ولا قوة إلا بالله Tiada daya dan kekuatan kecuali dari Allah

إِنَّ ٱللَّهَ وَمَلَٰٓئِكَتَهُۥ يُصَلُّونَ عَلَى ٱلنَّبِىِّ ۚ يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ صَلُّوا۟ عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا۟ تَسْلِيمًا

Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.

QS. Al-Ahzab: 56

Shalawat Nabi