Sifat malu bagian dari iman
Islam > Hadis > Keutamaan dan adab > Sifat malu bagian dari iman
Hadits diriwayatkan oleh Muttafaq 'alaih
Sahih
Diperbarui pada 26 Oktober 2026 pukul 23.26
📖 1 menit baca
Teks hadits: Sifat malu bagian dari iman
عن عبد الله بن عمر رضي الله عنهما قال: سَمِعَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَجُلًا يَعِظُ أَخَاهُ فِي الْحَيَاءِ، فَقَالَ: «الْحَيَاءُ مِنَ الْإِيمَانِ».
Penjelasan hadits: Sifat malu bagian dari iman
Nabi ﷺ mendengar seorang laki-laki yang sedang menasihati saudaranya agar tidak banyak malu. Beliau lantas menerangkan bahwa sifat malu bagian dari iman dan bahwa ia tidak mendatangkan kecuali kebaikan.
Malu adalah sifat yang memicu munculnya perbuatan baik dan hilangnya perbuatan buruk.
Pelajaran: Sifat malu bagian dari iman
- 1- Sifat yang menghalangi Anda dari melakukan kebaikan tidak disebut malu, tetapi disebut rasa takut, lemah, hina dan pengecut.
- 2- Malu kepada Allah ﷻ ialah dengan mengerjakan perintah dan meninggalkan larangan.
- 3- Malu kepada manusia ialah dengan menghargai mereka, menempatkan mereka sesuai kedudukan mereka, dan menjauhi sesuatu yang dinilai buruk menurut adat kebiasaan.
Kategori :
Fikih Akhlak
· Akhlak Terpuji
· Keutamaan dan Adab
بسم الله الرحمن الرحيم
Sel 15 Jumadil Awal
الثلاثاء 15 جمادى الأولى
أستغفر الله
Aku memohon ampun kepada Allah