Doa di antara azan dan ikamah tidak akan ditolak
Islam > Hadis > Fikih doa dan zikir > Doa di antara azan dan ikamah tidak akan ditolak
Hadits diriwayatkan oleh HR. Abu Daud, Tirmizi, dan Nasai
Sahih
Diperbarui pada 26 Oktober 2026 pukul 23.26
📖 1 menit baca
Teks hadits: Doa di antara azan dan ikamah tidak akan ditolak
Penjelasan hadits: Doa di antara azan dan ikamah tidak akan ditolak
Nabi ﷺ menerangkan keutamaan doa di antara azan dan ikamah; bahwa ia tidak akan ditolak, dan pantas dikabulkan. Sebab itu, berdoalah kepada Allah pada waktu itu.
Pelajaran: Doa di antara azan dan ikamah tidak akan ditolak
- 1- Keutamaan waktu tersebut untuk berdoa.
- 2- Bila orang yang berdoa berhias dengan adab-adab doa, memperhatikan tempat dan waktu-waktu yang utama, menjauhi maksiat kepada Allah, berhati-hati agar tidak sampai jatuh dalam syubhat dan keraguan, dan ia berbaik sangka kepada Allah, maka doanya pantas dikabulkan dengan izin Allah.
- 3- Al-Munāwiy berkata tentang pengabulan doa, "(Doanya tidak tertolak) setelah mengumpulkan syarat-syarat doa, rukun-rukunnya, dan adab-adabnya. Bila ada salah satunya tidak dilakukan, janganlah ia menyalahkan kecuali dirinya."
- 4- Pengabulan doa itu bisa jadi dalam bentuk permintaannya disegerakan, dipalingkan dari keburukan yang semisal dengan permintaannya, atau disimpankan untuknya kelak di akhirat. Hal itu sesuai hikmah dan kasih sayang Allah.
Kategori :
Fikih Doa dan Zikir
· Fator-faktor Terkabul dan Terhalangnya Doa
· Keutamaan dan Adab
بسم الله الرحمن الرحيم
Sel 15 Jumadil Awal
الثلاثاء 15 جمادى الأولى
سبحان الله
Maha Suci Allah