Nabi -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- tidak pernah meramalkan kesialan.

Islam > Hadis > Akidah > Nabi -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- tidak pernah meramalkan kesialan.

Hadits diriwayatkan oleh Diriwayatkan oleh Abu Daud

Hadis sahih

Diperbarui pada 26 Oktober 2026 pukul 23.26

📖 1 menit baca

Teks hadits: Nabi -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- tidak pernah merama…

عن بُريدة رضي الله عنه : أن النبي صلى الله عليه وسلم كان لا يَتَطَيَّر.

Penjelasan hadits: Nabi -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- tidak pernah merama…

Nabi -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- tidak pernah pesimis dari apa pun. Maksud dari pesimis adalah sesuatu yang menghalangi untuk melakukan sebuah pekerjaan sebagaimana dilakukan oleh orang-orang jahiliah. Islam datang melarang sikap pesimis, taṭayyur dan mengundi nasib dengan anak panah. Dan Islam mensyariatkan istikharah sebagai gantinya.

Kategori : Akidah · Iman kepada Allah -'Azza wa Jalla- · Tauhid Ulūhiyyah

بسم الله الرحمن الرحيم Sel 15 Jumadil Awal
الثلاثاء 15 جمادى الأولى
بدر Bulan Purnama Hari 16.6 / 29.5
Iluminasi 96%
Bulan baru dalam 13 hari
لا إله إلا الله Tiada Tuhan selain Allah

إِنَّ ٱللَّهَ وَمَلَٰٓئِكَتَهُۥ يُصَلُّونَ عَلَى ٱلنَّبِىِّ ۚ يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ صَلُّوا۟ عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا۟ تَسْلِيمًا

Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.

QS. Al-Ahzab: 56

Shalawat Nabi