Engkau sesuai sunah dan salatmu sah.

Islam > Hadis > Fikih dan usul fikih > Engkau sesuai sunah dan salatmu sah.

Hadits diriwayatkan oleh Diriwayatkan oleh Nasā`i - Diriwayatkan oleh Abu Daud - Diriwayatkan oleh Dārimi

Hadis sahih

Diperbarui pada 26 Oktober 2026 pukul 23.26

📖 2 menit baca

Teks hadits: Engkau sesuai sunah dan salatmu sah.

عن أبي سعيد الخدري رضي الله عنه قال: خرج رَجُلَان في سفر، فَحَضَرَتِ الصلاة وليس معهما ماء؛ فَتَيَمَّمَا صَعيدا طيِّبا فَصَلَّيَا، ثمَّ وجَدَا الماء في الوقت، فأعاد أَحَدُهُمَا الصلاة وَالوُضُوءَ ولم يُعِدِ الآخر، ثم أتَيَا رسول الله صلى الله عليه وسلم فذكَرَا ذلك له فقال لِلَّذِي لَمْ يُعِدْ: «أَصَبْتَ السنة، وَأَجْزَأَتْكَ صَلَاتُكَ». وقال للذي توضأ وأعاد: «لك الأجر مرَّتَين».

Penjelasan hadits: Engkau sesuai sunah dan salatmu sah.

Sahabat mulia, Abu Sa'īd Al-Khudri -raḍiyallāhu 'anhu- menceritakan, "Ada dua orang yang sedang bepergian jauh, kemudian salat datang" maksudnya datang waktunya. "dan keduanya tidak membawa air, maka keduanya bertayamum dengan debu yang suci", artinya mereka sengaja memakai debu tersebut, atau mereka bertayamum dengan tanah. "lalu melaksanakan salat. Setelah itu keduanya mendapati air sementara waktu salat belum habis. Maka salah satunya mengulang salat dengan berwudu." Bisa saja ia mengira bahwa salat yang dikerjakan tadi batal, atau ia hanya mengedepankan kehati-hatian saja. "Sementara satunya lagi tidak mengulang salatnya." Karena menyangka salatnya sudah sah. "Kemudian keduanya sowan kepada Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- dan menceritakan apa yang mereka lakukan." yaitu apa yang telah mereka alami. Maka beliau bersabda kepada laki-laki yang tidak mengulang salat, "Engkau sesuai sunah dan salatmu sah." Artinya, apa yang dilakukan itu sesuai syariat yang didukung oleh sunah. "Dan salatmu sah," ini adalah penjabaran dan penegasan dari ucapan beliau sebelumnya. "Dan kepada yang berwudu dan mengulangi salat beliau bersabda, "Engkau mendapatkan dua pahala." Yaitu pahala salat dua kali, karena keduanya hukumnya sah dan berpahala, karena sesungguhnya Allah tidak akan menyia-nyiakan pahala orang yang mengerjakan amalan yang baik. Dalam hadis ini terdapat indikasi kuat bahwa menggunakan konsep ihtiyaṭ (kehati-hatian) itu lebih baik, sebagaimana sabda Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam-, "Tinggalkan apa yang meragukanmu dan lakukan apa yang tidak meragukanmu!"

Kategori : Fikih Ibadah · Ṭahārah · Fikih dan Uṣūl Fikih · Tayamum

بسم الله الرحمن الرحيم Sel 15 Jumadil Awal
الثلاثاء 15 جمادى الأولى
بدر Bulan Purnama Hari 16.5 / 29.5
Iluminasi 97%
Bulan baru dalam 13 hari
اللهم صل على محمد Ya Allah, limpahkan shalawat kepada Muhammad

إِنَّ ٱللَّهَ وَمَلَٰٓئِكَتَهُۥ يُصَلُّونَ عَلَى ٱلنَّبِىِّ ۚ يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ صَلُّوا۟ عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا۟ تَسْلِيمًا

Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.

QS. Al-Ahzab: 56

Shalawat Nabi