As'ad bin Zurarah

Diperbarui pada 07 Oktober 2026 pukul 09.49

📖 2 menit baca

Biografi de As'ad bin Zurarah

As'ad bin Zurarah bin Adas bin Ubaid bin Tsa'labah bin Ghanm bin Malik bin An-Najjar, dengan nama Thaibullah. Ia dikatakan disebut An-Najjar karena ia pernah memukul seorang laki-laki dengan kepalan tangannya, meskipun ada riwayat lain yang berbeda dalam hal ini. Nasabnya berlanjut sebagai berikut: An-Najjar bin Tsa'labah bin Amr bin Al-Khazraj Al-Anshari Al-Khazraji An-Najjari. Ia dijuluki As'adul Khair dan berkunyah Abu Umamah. Ia termasuk orang Anshar pertama yang memeluk Islam. Al-Waqidi menjelaskan peristiwa masuk Islamnya sebagai berikut: As'ad bin Zurarah pergi ke Makkah bersama Dzakwan bin Abd Qais. Keduanya mencari putusan penengahan dari Utbah bin Rabi'ah dalam suatu perselisihan. Setelah mendengar kabar tentang Rasulullah ﷺ, mereka datang menemuinya. Beliau menyampaikan Islam kepada mereka dan membacakan Al-Qur'an; keduanya pun memeluk Islam dan tidak lagi mendatangi Utbah. Setelah kembali ke Madinah, merekalah orang pertama yang membawa Islam ke sana.

Namun Ibn Ishaq menyatakan bahwa As'ad bin Zurarah memeluk Islam bersama rombongan kaumnya yang telah mendahului mereka dalam keimanan pada pertemuan Aqabah yang pertama. Ia turut serta dalam pertemuan-pertemuan Aqabah dan menghadiri pertemuan pertama, kedua, dan ketiga, yang dalam peristiwa itu ia mengucapkan baiat. Baiat yang pertama diikuti enam laki-laki, atau tujuh menurut satu riwayat; baiat yang kedua diikuti dua belas laki-laki; dan baiat yang ketiga diikuti tujuh puluh laki-laki. Sebagian penulis tidak menganggap baiat enam laki-laki itu sebagai pertemuan Aqabah, sehingga hanya menghitung dua pertemuan. Abu Umamah adalah yang termuda di antara para peserta, kecuali Jabir bin Abdullah. Ia adalah naqib (pemimpin delegasi) Bani An-Najjar. Ibn Mandah dan Abu Nu'aim justru menyatakan bahwa ia naqib Bani Sa'idah. Kedua belas naqib itu adalah: Sa'd bin Ubadah, As'ad bin Zurarah, Sa'd bin Ar-Rabi', Sa'd bin Khaitsamah, Al-Mundzir bin Amr, Abdullah bin Rawahah, Al-Bara' bin Ma'rur, Abu Al-Haitsam bin At-Taiyihan, Usaid bin Hudhair, Abdullah bin Amr bin Haram, Ubadah bin Ash-Shamit, dan Rafi' bin Malik.

Menurut satu riwayat, Abu Umamah adalah orang pertama yang mengucapkan baiat kepada Nabi ﷺ pada malam Aqabah. Riwayat lain mengatribusikannya kepada orang lain, sebagaimana disebutkan dalam biografinya. Ia adalah orang pertama yang menegakkan salat Jumat di Madinah, di daerah harrah Bani Baidha', di sebuah tempat yang bernama Naqi' Al-Khadamat. Kaum muslimin saat itu berjumlah empat puluh laki-laki. As'ad bin Zurarah wafat pada bulan Syawal tahun pertama Hijrah, sebelum Badar, karena Perang Badar terjadi pada bulan Ramadhan tahun ke-2. Ia wafat karena suatu penyakit tenggorokan yang disebut angina, yang oleh Nabi ﷺ dibekam dengan tangan beliau sendiri. Ia wafat di dalam masjid.

✕
بسم الله الرحمن الرحيم Rab 24 Rabiul Akhir
الأربعاء 24 ربيع الآخر
هلال متناقص Sabit Tua Hari 25.7 / 29.5
Iluminasi 16%
Bulan baru dalam 4 hari
سبحان الله Maha Suci Allah

إِنَّ ٱللَّهَ وَمَلَٰٓئِكَتَهُۥ يُصَلُّونَ عَلَى ٱلنَّبِىِّ ۚ يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ صَلُّوا۟ عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا۟ تَسْلِيمًا

Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.

QS. Al-Ahzab: 56

Shalawat Nabi