Shakhr bin Harb Abu Sufyan

Diperbarui pada 07 Oktober 2026 pukul 09.49

📖 2 menit baca

Biografi de Shakhr bin Harb Abu Sufyan

Shakhr bin Harb bin Umayyah bin Abd Syams bin Abd Manaf bin Qushai bin Kilab bin Murrah bin Ka'ab bin Lu'ay berkunyah Abu Sufyan Al-Qurasyi Al-Umawi. Ia juga memakai kunyah Abu Handzalah, diambil dari nama putranya Handzalah. Ibunya adalah Shafiyyah binti Hazn bin Buhair bin Al-Hazm bin Ruwaibah bin Abdullah bin Hilal bin Amir bin Sasa'. Ia adalah bibi dari pihak ayah bagi Maimunah binti Al-Harits bin Hazn, istri Nabi ﷺ.

Abu Sufyan lahir 10 tahun sebelum Tahun Gajah. Ia memeluk Islam pada malam yang mendahului penaklukan Makkah. Ia kemudian turut serta bersama Rasulullah ﷺ dalam Perang Hunain dan (pengepungan) Thaif.

Dari harta rampasan Hunain, Rasulullah ﷺ memberinya 100 ekor unta dan 40 uqiyah perak, sebagaimana beliau lakukan terhadap para pembesar lain yang hatinya hendak beliau menangkan. Beliau juga memberikan bagian kepada kedua putranya, Yazid dan Muawiyah. Abu Sufyan berkata kepadanya saat itu, "Demi Allah, engkau sungguh dermawan, semoga ayah dan ibuku menjadi tebusan bagimu. Demi Allah, aku telah bertempur melawanmu dan alangkah hebatnya engkau sebagai lawan! Aku telah berdamai denganmu dan alangkah hebatnya engkau sebagai pihak yang berdamai! Semoga Allah membalasmu dengan kebaikan."

Abu Sufyan kehilangan salah satu matanya pada masa pengepungan Thaif. Menurut satu riwayat, Rasulullah ﷺ menunjuknya menjadi penguasa (amil) Najran, dan Nabi ﷺ wafat ketika ia masih memegang jabatan itu. Setelah itu ia kembali ke Makkah, menetap di sana beberapa waktu, lalu berangkat ke Madinah dan wafat di sana.

Namun Al-Waqidi meriwayatkan bahwa para tokoh rujukannya menolak pendapat bahwa Abu Sufyan memerintah Najran pada saat wafatnya Nabi ﷺ. Menurut mereka, saat itu ia berada di Makkah, dan yang ditetapkan Nabi ﷺ atas Najran adalah Amr bin Hazm.

Riwayat lain menyatakan bahwa Abu Sufyan kehilangan mata keduanya dalam Perang Yarmuk. Ia memang turut menghadiri peperangan itu dan menasihati tentara muslim, berkeliling di antara barisan untuk menyemangati para pejuang dalam pertempuran.

Ibnu Abbas meriwayatkan darinya bahwa Rasulullah ﷺ menulis surat kepada Hiraql (Heraclius); teks surat itu tidak dicantumkan dalam biografi ini.

Yunus bin Ubaid meriwayatkan sebuah pernyataan bahwa Utbah bin Rabi'ah, saudaranya Syaibah bin Rabi'ah, Abu Jahal bin Hisham, dan Abu Sufyan termasuk para tokoh ahli pendapat pada masa jahiliah, sedangkan Islam mencabut keutamaan itu dari mereka. Pada akhir hidupnya, Abu Sufyan dibimbing berjalan oleh salah seorang pelayannya.

Ia wafat pada tahun 31 Hijriah pada usia 88 tahun. Riwayat-riwayat lain menyebutkan wafatnya pada tahun 32 atau tahun 34; satu versi lain memberikan usia 93 tahun baginya.

✕
بسم الله الرحمن الرحيم Rab 24 Rabiul Akhir
الأربعاء 24 ربيع الآخر
هلال متناقص Sabit Tua Hari 25.7 / 29.5
Iluminasi 16%
Bulan baru dalam 4 hari
اللهم صل على محمد Ya Allah, limpahkan shalawat kepada Muhammad

إِنَّ ٱللَّهَ وَمَلَٰٓئِكَتَهُۥ يُصَلُّونَ عَلَى ٱلنَّبِىِّ ۚ يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ صَلُّوا۟ عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا۟ تَسْلِيمًا

Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.

QS. Al-Ahzab: 56

Shalawat Nabi