Abdullah Muhammad Basmeih
Ruku 510 diambil dari Surah Al-Muddaththir (ayat 1–31). Mengandungi 31 ayat dan tergolong dalam Juz 29.
Dikemas kini pada 10 Julai 2026 pukul 03h41
coran.read_full_page : Baca Ruku 510 Al-Quran →
إِنَّهُۥ فَكَّرَ وَقَدَّرَ ﴿١٨﴾
Kerana sesungguhnya ia telah memikirkan dan mereka-reka berbagai tuduhan terhadap Al-Quran) -
فَقُتِلَ كَيْفَ قَدَّرَ ﴿١٩﴾
Maka binasalah dia hendaknya! Bagaimanakah dia berani mereka-reka (yang demikian)?
ثُمَّ قُتِلَ كَيْفَ قَدَّرَ ﴿٢٠﴾
Sekali lagi: binasalah dia hendaknya! Bagaimana ia berani mereka-reka (tuduhan-tuduhan itu)?
ثُمَّ نَظَرَ ﴿٢١﴾
Kemudian ia merenung dan memikirkan (berkali-kali: jalan-jalan mencaci Al-Quran, tetapi ia gagal);
ثُمَّ عَبَسَ وَبَسَرَ ﴿٢٢﴾
Setelah itu ia memasamkan mukanya serta ia bertambah masam berkerut;
ثُمَّ أَدْبَرَ وَٱسْتَكْبَرَ ﴿٢٣﴾
Kemudian ia berpaling (dari kebenaran) dan berlaku sombong angkuh,
فَقَالَ إِنْ هَـٰذَآ إِلَّا سِحْرٌۭ يُؤْثَرُ ﴿٢٤﴾
Serta ia berkata: " (Al-Quran) ini tidak lain hanyalah sihir yang dituntut serta dipelajari (dari ahli-ahlinya);
إِنْ هَـٰذَآ إِلَّا قَوْلُ ٱلْبَشَرِ ﴿٢٥﴾
"Ini tidak lain hanyalah kata-kata (rekaan) manusia!"
سَأُصْلِيهِ سَقَرَ ﴿٢٦﴾
(Disebabkan kekufurannya itu) Aku akan masukkan dia ke dalam neraka Saqar.
وَمَآ أَدْرَىٰكَ مَا سَقَرُ ﴿٢٧﴾
Dan apa jalannya engkau dapat mengetahui kedahsyatan neraka Saqar itu?
لَا تُبْقِى وَلَا تَذَرُ ﴿٢٨﴾
Ia membakar mangsanya dengan tidak meninggalkan sisa, dan tidak membiarkannya (binasa terus)
لَوَّاحَةٌۭ لِّلْبَشَرِ ﴿٢٩﴾
Ia terus-menerus membakar kulit manusia!
عَلَيْهَا تِسْعَةَ عَشَرَ ﴿٣٠﴾
Pengawal dan penjaganya adalah sembilan belas (malaikat).
وَمَا جَعَلْنَآ أَصْحَـٰبَ ٱلنَّارِ إِلَّا مَلَـٰٓئِكَةًۭ ۙ وَمَا جَعَلْنَا عِدَّتَهُمْ إِلَّا فِتْنَةًۭ لِّلَّذِينَ كَفَرُوا۟ لِيَسْتَيْقِنَ ٱلَّذِينَ أُوتُوا۟ ٱلْكِتَـٰبَ وَيَزْدَادَ ٱلَّذِينَ ءَامَنُوٓا۟ إِيمَـٰنًۭا ۙ وَلَا يَرْتَابَ ٱلَّذِينَ أُوتُوا۟ ٱلْكِتَـٰبَ وَٱلْمُؤْمِنُونَ ۙ وَلِيَقُولَ ٱلَّذِينَ فِى قُلُوبِهِم مَّرَضٌۭ وَٱلْكَـٰفِرُونَ مَاذَآ أَرَادَ ٱللَّهُ بِهَـٰذَا مَثَلًۭا ۚ كَذَٰلِكَ يُضِلُّ ٱللَّهُ مَن يَشَآءُ وَيَهْدِى مَن يَشَآءُ ۚ وَمَا يَعْلَمُ جُنُودَ رَبِّكَ إِلَّا هُوَ ۚ وَمَا هِىَ إِلَّا ذِكْرَىٰ لِلْبَشَرِ ﴿٣١﴾
Dan (ketahuilah bahawa hikmat) Kami tidak menjadikan pengawal-pengawal neraka itu melainkan (dari kalangan) malaikat, (kerana merekalah sekuat-kuat dan sebenar-benar makhluk yang menjalankan perintah Kami); dan (hikmat) Kami tidak menerangkan bilangan mereka melainkan dengan satu bilangan yang menyebabkan kesesatan dan kesengsaraan orang-orang kafir itu, supaya orang-orang yang diberi Kitab (Yahudi dan Nasrani) boleh percaya dengan yakin (akan kebenaran Al-Quran), dan supaya orang-orang yang beriman bertambah imannya; dan juga supaya orang-orang yang diberi Kitab dan orang-orang yang beriman itu tidak ragu-ragu (tentang kebenaran keterangan itu); dan (sebaliknya) supaya orang-orang (munafik) yang ada penyakit (ragu-ragu) dalam hatinya dan orang-orang kafir berkata: "Apakah yang di maksudkan oleh Allah dengan menyebutkan bilangan ganjil ini?" Demikianlah Allah menyesatkan sesiapa yang dikehendakiNya (menurut undang-undang peraturanNya), dan memberi hidayah petunjuk kepada sesiapa yang dikehendakiNya (menurut undang-undang peraturanNya); dan tiada yang mengetahui tentera Tuhanmu melainkan Dia lah sahaja. Dan (ingatlah, segala yang diterangkan berkenaan dengan) neraka itu tidak lain hanyalah menjadi peringatan bagi manusia.