Islam > Adhkar > Adhkar nawm istiyqadh > Invocations au réveil du sommeil
Toutes les invocations de cette catégorieالحَمْدُ لله الذِي أحْيَانا بَعْدَ مَا أمَاتَنَا* وإلَيْهِ النَشُور*
PrononciationAlhamdulillahil ladzii ahyaanaa ba'da maa amaatanaa* wa ilaihin nusyuur*
TraductionSegala puji bagi Allah yang menghidupkan kami setelah mematikan kami,* dan hanya kepada-Nya (kami) dibangkitkan.*
* Yaitu kematian secara kiasan, yaitu tidur; tidur disebut kematian yang ringan
Texte arabeالحَمْدُ لله الذِي عَافَانِي في جَسَدِي ورَدَّ عَلَيَّ رُوحِي، وأَذِنَ لي بِذِكْرهِ
PrononciationAlhamdulillahil ladzii 'aafaanii fii jasadii wa radda 'alayya ruuhii, wa adzina lii bi dzikrih
TraductionSegala puji bagi Allah yang memberiku kesehatan pada jasadku, mengembalikan ruhku kepadaku, dan membolehkanku untuk mengingat-Nya.
* Kehidupan setelah kematian (kebangkitan)
Texte arabeقال رسول الله صلى الله عليه وسلم مَنْ تَعَارَ مِنَ اللَّيْل* فقال حين يستيقظ : لا إلَهَ إلاَّ الله وحْدَهُ لا شَرِيكَ لَهُ، لَهُ المُلْكُ ولَهُ الحَمْدُ وهُوَ على كلِّ شيءٍ قَدير،سُبْحانَ الله والحَمْدُ لله ولا إله إلا الله والله أكبر ولا حَولَ ولا قُوةَ إلا بالله العلي العظيم ثم دعا: اللَّهُمَّ اغْفِرْ لي، غُفِرَ له ، قال الوليد: أو قال: دعا استُجيبَ لهُ، فإن قام فتوضأَ ثم صَلّى قُبِلَتْ صَلاتُهُ .
PrononciationQaala Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam: man ta'aara minal lail*, fa qaala hiina yastaiqidz: Laa ilaaha illallaahu wahdahuu laa syariika lah, lahul mulku wa lahul hamd, wa huwa 'alaa kulli syai'in qadiir, Subhaanallaahi wal hamdulillah, wa laa ilaaha illallaahu wallaahu akbar, wa laa haula wa laa quwwata illaa billaahil 'Aliyyil 'Azhiim, tsumma da'aa: Allaahummaghfir lii, fa ghufira lah. Qaalal Walid: au qaala: da'aa ustajiiba lah, fa in qaama fatawadhhaa tsumma shallaa qubilat shalaatuh.
TraductionRasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Barangsiapa yang begadang (melewati) sebagian malam,*" lalu ketika bangun (dari tidur) ia mengucapkan: "Tidak ada tuhan (yang berhak disembah) selain Allah, Yang Maha Esa, tiada sekutu bagi-Nya; milik-Nya kerajaan dan pujian, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu. Mahasuci Allah dan segala puji bagi Allah, tidak ada tuhan (yang berhak disembah) selain Allah, dan Allah Maha Besar; tidak ada daya dan kekuatan kecuali dengan Allah, Yang Maha Tinggi lagi Maha Agung." Kemudian ia berdoa: "Ya Allah, ampunilah aku", maka ia diampuni. Al Walid berkata: atau ia berkata: "Ia berdoa, maka doanya dikabulkan." Jika ia kemudian bangun, berwudhu dan shalat, maka shalatnya diterima.
al-Bukhari dengan Fathul Bari 11/113 dan Muslim 4/2083
Texte arabe{إِنَّ فِي خَلْقِ السَّمَاوَاتِ وَالأَرْضِ وَاخْتِلاَفِ اللَّيْلِ وَالنَّهَارِ لآيَاتٍ لِّأُوْلِي الألْبَابِ *الَّذِينَ يَذْكُرُونَ اللّهَ قِيَاماً وَقُعُوداً وَعَلَىَ جُنُوبِهِمْ وَيَتَفَكَّرُونَ فِي خَلْقِ السَّمَاوَاتِ وَالأَرْضِ رَبَّنَا مَا خَلَقْتَ هَذا بَاطِلاً سُبْحَانَكَ فَقِنَا عَذَابَ النَّارِ*رَبَّنَا إِنَّكَ مَن تُدْخِلِ النَّارَ فَقَدْ أَخْزَيْتَهُ وَمَا لِلظَّالِمِينَ مِنْ أَنصَارٍ *رَّبَّنَا إِنَّنَا سَمِعْنَا مُنَادِياً يُنَادِي لِلإِيمَانِ أَنْ آمِنُواْ بِرَبِّكُمْ فَآمَنَّا رَبَّنَا فَاغْفِرْ لَنَا ذُنُوبَنَا وَكَفِّرْ عَنَّا سَيِّئَاتِنَا وَتَوَفَّنَا مَعَ الأبْرَارِ * رَبَّنَا وَآتِنَا مَا وَعَدتَّنَا عَلَى رُسُلِكَ وَلاَ تُخْزِنَا يَوْمَ الْقِيَامَةِ إِنَّكَ لاَ تُخْلِفُ الْمِيعَادَ *فَاسْتَجَابَ لَهُمْ رَبُّهُمْ أَنِّي لاَ أُضِيعُ عَمَلَ عَامِلٍ مِّنكُم مِّن ذَكَرٍ أَوْ أُنثَى بَعْضُكُم مِّن بَعْضٍ فَالَّذِينَ هَاجَرُواْ وَأُخْرِجُواْ مِن دِيَارِهِمْ وَأُوذُواْ فِي سَبِيلِي وَقَاتَلُواْ وَقُتِلُواْ لأُكَفِّرَنَّ عَنْهُمْ سَيِّئَاتِهِمْ وَلأُدْخِلَنَّهُمْ جَنَّاتٍ تَجْرِي مِن تَحْتِهَا الأَنْهَارُ ثَوَاباً مِّن عِندِ اللّهِ وَاللّهُ عِندَهُ حُسْنُ الثَّوَابِ *لاَ يَغُرَّنَّكَ تَقَلُّبُ الَّذِينَ كَفَرُواْ فِي الْبِلاَدِ *مَتَاعٌ قَلِيلٌ ثُمَّ مَأْوَاهُمْ جَهَنَّمُ وَبِئْسَ الْمِهَادُ *لَكِنِ الَّذِينَ اتَّقَوْاْ رَبَّهُمْ لَهُمْ جَنَّاتٌ تَجْرِي مِن تَحْتِهَا الأَنْهَارُ خَالِدِينَ فِيهَا نُزُلاً مِّنْ عِندِ اللّهِ وَمَا عِندَ اللّهِ خَيْرٌ لِّلأَبْرَارِ * وَإِنَّ مِنْ أَهْلِ الْكِتَابِ لَمَن يُؤْمِنُ بِاللّهِ وَمَا أُنزِلَ إِلَيْكُمْ وَمَا أُنزِلَ إِلَيْهِمْ خَاشِعِينَ لِلّهِ لاَ يَشْتَرُونَ بِآيَاتِ اللّهِ ثَمَناً قَلِيلاً أُوْلَـئِكَ لَهُمْ أَجْرُهُمْ عِندَ رَبِّهِمْ إِنَّ اللّهَ سَرِيعُ الْحِسَابِ *يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُواْ اصْبِرُواْ وَصَابِرُواْ وَرَابِطُواْ وَاتَّقُواْ اللّهَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ }
Prononciation{Inna fii khalqis samaawaati wal ardhi wakhtilaafil laili wan nahaari la aayaatil li ulil albaab, alladziina yadzkuruunallaaha qiyaaman wa qu'udan wa 'alaa junuubihim wa yatafakkaruuna fii khalqis samaawaati wal ardhi, Rabbanaa maa khalaqta haadzaa baathilan, Subhaanaka fa qinaa 'adzaaban naar. Rabbanaa innaka man tudkhilin naara fa qad akhzaitah, wa maa lizh zaalimiina min anshaar. Rabbanaa innanaa sami'naa munaadiyan yunaadii lil iimaani an aaminuu birabbikum fa aamannaa, Rabbanaa faghfir lanaa dzunuubanaa wa kaffir 'annaa sayyiaatinaa wa tawaffanaa ma'al abraar. Rabbanaa wa aatinaa maa wa'adtanaa 'alaa rusulika wa laa tukhzinaa yaumal qiyaamah, innaka laa tukhliful mi'aad. Fastajaaba lahum Rabbuhum annii laa udii'u 'amala 'aamilin minkum min dzakarin aw untsaa, ba'dhukum min ba'dh. Fa alladziina haajaruu wa ukhrijuu min diyaarihim wa uudzuu fii sabiilii wa qaataluu wa qutiluu la ukaffiranna 'anhum sayyiaatihim wa la udkhilannahum jannaatin tajrii min tahtihal anhaaru tsawaaban min 'indillaah, wallaahu 'indahu husnuts tsawaab. Laa yaghurrannaka taqallubul ladziina kafaruu fil bilaad, mataa'un qaliilun, tsumma ma'waahum jahannam, wa bi'sal mihaad. Laakinil ladziinat taqau Rabbahum lahum jannaatin tajrii min tahtihal anhaaru khaalidiina fiihaa nuzulan min 'indillaah, wa maa 'indallaahi khairul lil abraar. Wa inna min ahlil kitaabi la man yu'minu billaahi wa maa unzila ilaikum wa maa unzila ilaihim, khaasyi'iina lillaahi laa yasytaruuna bi aayaatillaahi tsamanan qaliilaa, ulaa'ika lahum ajruhum 'inda Rabbihim, innallaaha sarii'ul hisaab. Yaa ayyuhalladziina aamanu ishbiruu wa shabiruu wa raabithuu wattaquullaaha la'allakum tuflihuun.}
Traduction{Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi serta pergantian malam dan siang terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi orang yang berakal, (yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri, duduk, atau dalam keadaan berbaring, dan memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata), "Ya Tuhan kami, tidaklah Engkau menciptakan semua ini sia-sia. Mahasuci Engkau. Lindungilah kami dari azab neraka. Ya Tuhan kami, sesungguhnya siapa yang Engkau masukkan ke dalam neraka, sungguh Engkau telah membinasakannya, dan tidak ada bagi orang-orang zalim seorang penolong pun. Ya Tuhan kami, kami benar-benar mendengar seorang penyeru yang menyeru kepada iman, (yaitu), 'Berimanlah kamu kepada Tuhan kamu,' maka kami beriman. Ya Tuhan kami, ampunilah dosa-dosa kami dan hapuskanlah kesalahan-kesalahan kami, dan wafatkanlah kami bersama orang-orang yang berbakti. Ya Tuhan kami, berilah kami apa yang Engkau janjikan kepada kami melalui rasul-rasul-Mu, dan janganlah Engkau hinakan kami pada hari Kiamat. Sungguh, Engkau tidak pernah mengingkari janji." Maka Tuhan mereka mengabulkannya (doa mereka) dengan (berfirman), "Sungguh, Aku tidak akan membiarkan amal yang dikerjakan oleh seorang pun dari kalian, laki-laki maupun perempuan, karena sebagian kalian dilahirkan oleh sebagian yang lain. Maka orang-orang yang berhijrah, diusir dari kampung halamannya, disakiti di jalan (menegakkan) Ku, dan berperang serta terbunuh, sungguh, akan Aku hapuskan kesalahan-kesalahan mereka dan akan Aku masukkan mereka ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, sebagai balasan dari sisi Allah. Dan Allah, di sisi-Nya ada (pahala) yang terbaik (balasan). Janganlah sekali-kali terpedaya oleh perpindahan (harta benda) orang-orang kafir di suatu negeri. Itu hanya kesenangan sedikit, kemudian tempat kediaman mereka (adalah) neraka Jahannam, dan itulah seburuk-buruk tempat tinggal. Tetapi orang-orang yang takut kepada Tuhannya, mereka memperoleh surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai; mereka kekal di dalamnya; (tempat) persinggahan dari sisi Allah. Dan apa yang ada di sisi Allah itu lebih baik bagi orang-orang yang berbakti. Dan di antara ahli kitab ada yang beriman kepada Allah dan kepada apa yang diturunkan kepada kamu dan kepada apa yang diturunkan kepada mereka. Mereka itu tunduk (tawadhu) kepada Allah, tidak memperjualbelikan ayat-ayat Allah dengan harga murah. Mereka itu mendapat pahala di sisi Tuhan mereka. Sungguh, Allah cepat perhitungan-Nya. Wahai orang-orang yang beriman! Bersabarlah kamu (menghadapi segala sesuatu), dan kuatkanlah kesabaranmu dan tetaplah bersiap-siaga (di perbatasan negerimu) dan bertakwalah kepada Allah agar kamu beruntung.}
at-Tirmidzi 5/473, lihat Shahih at-Tirmidzi 3/144