Apa arti Ahya?

Islam > Glosarium > Ahya

Arti istilah Ahya (أحيا) dalam glosarium Islam.

Daftar isi :

Diperbarui pada 11 April 2026 pukul 01.05

📖 1 menit baca

Definisi Ahya

Ahya selon Al-Qamus al-Fiqhi

Ahya manusia : menjadikan negeri mereka subur (dalam bentuk ihya'). Allah menghidupkan seseorang : menjadikannya hidup. Dalam Al-Qur'an yang agung : « Katakanlah : Wahai manusia!

Sesungguhnya aku adalah utusan Allah kepadamu semua, (yaitu Allah) yang memiliki kerajaan langit dan bumi. Tidak ada tuhan selain Dia, yang menghidupkan dan mematikan » (al-A'raf, 158). Allah menghidupkan tanah : menumbuhkan tanamannya ; dari sanalah firman-Nya : « Dan Allah Dialah yang mengirimkan angin, lalu angin itu menggerakkan awan, dan Kami dorong awan itu ke suatu negeri yang mati, lalu Kami hidupkan bumi dengan (awan) itu setelah matinya : demikianlah kebangkitan (di akhirat) » (Fatir, 9). Ahya seseorang malam : meninggalkan tidur dan menggunakannya untuk beribadah.

Istilah terkait: Ahya

بسم الله الرحمن الرحيم Sel 23 Rabiul Akhir
الثلاثاء 23 ربيع الآخر
هلال متناقص Sabit Tua Hari 24.2 / 29.5
Iluminasi 29%
Bulan baru dalam 5 hari
الحمد لله Segala puji bagi Allah

إِنَّ ٱللَّهَ وَمَلَٰٓئِكَتَهُۥ يُصَلُّونَ عَلَى ٱلنَّبِىِّ ۚ يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ صَلُّوا۟ عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا۟ تَسْلِيمًا

Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.

QS. Al-Ahzab: 56

Shalawat Nabi