Apa arti Al-aʿtbar?

Islam > Glosarium > Al-aʿtbar

Découvrez la signification du terme Al-aʿtbar (اعتبار) dans le vocabulaire islamique.

Daftar isi :

Diperbarui pada 11 April 2026 pukul 01.05

📖 2 menit baca

Definisi Al-aʿtbar

Al-aʿtbar selon Kitab at-Ta'rifat (Al-Jurjani)

Memandang dunia sebagai yang ditakdirkan musnah, para penghuninya ditakdirkan mati, dan kemakmurannya ditakdirkan hancur ; dikatakan : i'tibar adalah nama perkara yang dipandang, yaitu memandang musnahnya dunia seluruhnya dengan memalingkan pandangan pada musnahnya salah satu bagian darinya ; dikatakan juga : i'tibar berasal dari al-'ibar, yaitu penyeberangan sungai dan laut, artinya orang yang memperhatikan melihat dirinya berada di tepi perhentian-perhentian dunia.

Al-aʿtbar selon Kitab at-Ta'rifat (Al-Jurjani)

Ia adalah penelitian suatu hukum yang tetap untuk mengetahui atas makna mana ia menetap, dan penerapan analoginya atasnya ; dan itu adalah qiyas itu sendiri.

Al-aʿtbar selon Dustur al-'Ulama (Al-Ahmadnagari)

Mengembalikan sesuatu kepada analoginya, dengan menerapkan atasnya hukum yang asal ; dari sanalah pokok yang dikembalikan kepadanya analogi-analogi dinamai 'ibrah. Itu mencakup kesetaraan lafazh dan penalaran akal, yang merupakan bagian pertama dalil, dan penalaran syariat, yang merupakan pencontohan menurut makna para rasionalis. Dikatakan : i'tibar lafazhi, dan ia juga digunakan dalam penalaran perkara-perkara akaliah, seperti dalam firman Yang Maha Tinggi : « maka perhatikanlah, wahai orang-orang yang memiliki mata », artinya bertakallumlah ; dan penjelasan perkataan ini terdapat dalam at-Talwih.

Al-aʿtbar selon Mu'jam al-Mustalahat al-Fiqhiyya

Masdar dari i'tabara ya'tabiru, dari 'abartu sungai dengan 'uburan : aku menyeberanginya ke tepi seberang. Al-ma'bar : tepi sungai yang disiapkan untuk penyeberangan. Al-mabarr, dengan kasrah pada mim : apa yang dengannya menyeberang, perahu atau jembatan.

Al-'ubur : penyeberangan dan perpindahan dari satu tepi ke tepi lain. Dan 'abartu jalan : aku melaluinya ; dari sanalah ta'bir ar-ru'yah (penafsiran mimpi), seakan-akan penafsir membuat mimpi menyeberangi jarak dari khayal menuju yang nyata ; dari sanalah firman Allah Yang Maha Tinggi : « maka perhatikanlah, wahai orang-orang yang memiliki mata ».

Al-aʿtbar selon Maqalid al-'Ulum (As-Suyuti)

Penelitian dan sungguh-sungguh dalam keadaan riwayat, untuk mengetahui sanad-sanad dan pembenaran-pembenaran.

Al-aʿtbar selon At-Ta'rifat al-Fiqhiyya (Al-Barkati)

Ia adalah penelitian suatu hukum yang tetap untuk mengetahui atas makna mana ia menetap, dan penerapan analoginya atasnya ; dan itu adalah qiyas itu sendiri.

Istilah terkait: Al-aʿtbar

بسم الله الرحمن الرحيم Sel 23 Rabiul Akhir
الثلاثاء 23 ربيع الآخر
هلال متناقص Sabit Tua Hari 24.1 / 29.5
Iluminasi 30%
Bulan baru dalam 5 hari
سبحان الله Maha Suci Allah

إِنَّ ٱللَّهَ وَمَلَٰٓئِكَتَهُۥ يُصَلُّونَ عَلَى ٱلنَّبِىِّ ۚ يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ صَلُّوا۟ عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا۟ تَسْلِيمًا

Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.

QS. Al-Ahzab: 56

Shalawat Nabi