Islam > Glosarium > Al-aghlal-
Découvrez la signification du terme Al-aghlal- (أغلال) dans le vocabulaire islamique.
Daftar isi :
Diperbarui pada 11 April 2026 pukul 01.05
📖 2 menit bacaIa adalah khianat dalam sesuatu yang diamanahkan. Asy-Syafi'i berkata : « dan jika terjadi khianat dalam zakat, wajar dilakukan kehati-hatian jika Imam adil ». Makna « khianatnya dalam zakat » : ia menyembunyikannya dari pemungut agar tidak dipungut.
Asalnya adalah gharul ghanimah, yaitu khianat di dalamnya. (azh-Zhahir fi Ghararaib Alfazh al-Imam asy-Syafi'i, hlm. 101 ; Thalbat ath-Thalibah, hlm.
217).
Khianat dalam segala sesuatu. Pencurian. Al-ghall : lembah yang teduh, kaya pohon (jamak ghilan).
Pengkhianat. Dalam penggunaan syariat : ia pengkhianat dalam ghanimah (Iyadh). Al-ghilalah : kain tipis yang dikenakan di bawah gamis (jamak ghala'il).
Al-ghalal : dahaga. Air yang mengalir ke akar-akar pohon. Al-ghull : lingkar besi atau kulit yang dipasang pada lehernya tawanan atau pelaku kejahatan, atau pada tangan mereka (jamak aghlal).
Penderitaan dahaga dan panasnya. Al-ghill : permusuhan. Dendam tersembunyi ; dan dalam Kitab yang agung : « Wahai Rabb kami, ampunilah kami dan saudara-saudara kami yang telah beriman lebih dahulu daripada kami, dan janganlah Engkau biarkan dendam dalam hati kami terhadap orang-orang yang beriman ; wahai Rabb kami, sesungguhnya Engkau Maha Penyantun lagi Maha Penyayang » (al-Hasyr, 10).
Penipuan. Menurut kaum Ibadi : penggunaan anggota badan atau hati untuk merugikan orang yang dibenci ; dan : kehendak atas apa yang menimpa manusia berupa keburukan dan kebinasaan, di dunia maupun di akhirat, atau keduanya. Al-ghallah : segala yang dihasilkan ladang, berupa buah atau upah sewa (jamak ghalat dan ghilal).
Pendapatan upah sewa rumah dan keuntungan tanah. Keuntungan. Menurut empat mazhab : segala yang berasal dari hasil tanah, atau upah sewanya, atau upah sewa rumah, atau hasil kerja budak, dan semisalnya.
Al-ghullah : penderitaan dahaga dan panasnya. Ghallatah. Al-ghulul : pencurian dalam harta ghanimah sebelum pembagiannya.
Khianat dalam ghanimah dan lainnya. Dan dalam hadis yang mulia : « tidak ada zakat dari gharul ». Menurut syariat : khianat dalam ghanimah secara khusus (al-Husain as-San'ani).
Al-ghalil : khianat (jamak ghala'il). Amarah. Penderitaan dahaga dan panasnya.
Panasnya cinta dan duka. Al-mughill : pengkhianat. Orang yang diam tentang kebencian dan dendam.