Apa arti Al-ḍman?

Islam > Glosarium > Al-ḍman

Arti istilah Al-ḍman (ضمان) dalam glosarium Islam.

Daftar isi :

Diperbarui pada 11 April 2026 pukul 01.05

📖 2 menit baca

Definisi Al-ḍman

Al-ḍman selon Dustur al-'Ulama (Al-Ahmadnagari)

Harta yang substansinya tetap di tempat tetapi dari mana tidak diharapkan manfaat apa pun, seperti harta yang dirampas atau harta yang tidak dikenal (majhul) ketika tidak ada bukti (bainah) yang jelas yang membebaninya.

Al-ḍman selon Mu'jam al-Mustalahat al-Fiqhiyya

Dalam bahasa: ikatan. Dikatakan: «dhamantuhu al-mal» (aku menjamin hartanya) ketika engkau memikul tanggung jawabnya; dan kata kerja menjadi transitif dengan penggandaan, dikatakan: «dhammantahu al-mal» (engkau menjadikannya penjamin harta): engkau mewajibkannya dengannya. Ia bergabung dengan kafalah: pengarang al-Muhkam berkata: «ia menjamin hal itu (dhamina asy-syay'a), ia menjamin dengannya (dhamina bihi), dalam dhaman dan dhaman, dan ia membebankannya (dhammanahu iyyahu)»: ia berkafalah untuknya.

Dikatakan: «dhamin, dhamin, kafil, kafil, hamil (dengan fathah pada ha yang tidak ber-tasydid), za'im dan qabil». Denda (taghrim): dikatakan «dhammantahu asy-syay'a tadhminan»: ketika engkau mendendanya, engkau memikul tanggung jawabnya. Al-Fayyumi berkata: «telah keliru yang menurunkannya dari damm (berhimpitan), karena nun pada dhaman adalah asli, dan damm tidak memiliki nun: keduanya maka dua akar yang berbeda».

Dalam istilah: sebagian fuqaha memakai dhaman dalam makna menambahkan dhimmah pada dhimmah lain, sehingga dhaman dan kafalah memiliki satu makna. Yang lain membedakannya dari kafalah: kafalah menyangkut orang dan dhaman menyangkut harta. Yang lain lagi memakai dhaman dalam makna penggantian harta yang binasa, perampasan, cacat dan perubahan yang terjadi, dan meluaskannya pada penjaminan harta dan ikatannya dengan akad maupun tanpa akad.

Ia juga dipakai bagi penguasaan harta secara umum, dengan hak maupun tanpa hak. Berikut beberapa definisi yang memperlihatkan maknanya: al-Marghinani berkata: penambahan dhimmah pada dhimmah dalam tuntutan; dikatakan juga: dalam utang; dan definisi pertama lebih dipilih (itu definisi kafalah pada mereka). Asy-Syinqithi berkata: menghuni dhimmah dengan dhimmah lain dengan hak, tergolong tabarru' (kebajikan).

Al-ḍman selon Maqalid al-'Ulum (As-Suyuti)

Ikatan hak dalam tanggungan orang lain.

Al-ḍman selon At-Ta'rifat al-Fiqhiyya (Al-Barkati)

Yaitu penyataan pengembalian semisal hal yang binasa (halak) jika ia tergolong mitsli, atau nilainya jika ia tergolong qimi.

Istilah terkait: Al-ḍman

بسم الله الرحمن الرحيم Sel 23 Rabiul Akhir
الثلاثاء 23 ربيع الآخر
هلال متناقص Sabit Tua Hari 24.2 / 29.5
Iluminasi 29%
Bulan baru dalam 5 hari
الله أكبر Allah Maha Besar

إِنَّ ٱللَّهَ وَمَلَٰٓئِكَتَهُۥ يُصَلُّونَ عَلَى ٱلنَّبِىِّ ۚ يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ صَلُّوا۟ عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا۟ تَسْلِيمًا

Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.

QS. Al-Ahzab: 56

Shalawat Nabi