Découvrez la signification du terme Al-fʿl (فعل) dans le vocabulaire islamique.
Daftar isi :
Diperbarui pada 11 April 2026 pukul 01.05
📖 2 menit bacaYaitu kaifiyyah (bentuk) yang menimpa fa'il pada selain dirinya karena pengaruhnya, seperti kaifiyyah yang diterima si pemotong karena ia memotong. Menurut pemakaian ahli nahwu: apa yang menunjukkan makna dengan dirinya sendiri, terkait dengan salah satu dari tiga masa. Dikatakan: fi'il adalah berpengaruhnya suatu hal pada selain dirinya, seperti si pemotong selama ia memotong.
Dengan kasrah pada 'ain: ia menyangkut keburukan dan kesedihan, seperti penyakit, kelemahan, kegembiraan dan kesedihan. Dengan dhommah: menyangkut tabiat dan sifat, seperti keterampilan, kelembutan, kecantikan dan kemurahan.
Dengan fathah: mashdar dari fa'ala yaf'alu. Dengan kasrah, menurut ahli nahwu: kata yang menunjukkan makna dengan dirinya sendiri, terkait, melalui asal penetapannya, dengan salah satu dari tiga masa. Menurut para filsuf: satu 'aradh di antara sembilan, yaitu kaifiyyah yang diterima si pemotong karena ia memotong selama ia memotong.
Fi'il dan infi'al adalah dua realitas yang tidak bergabung, maka keduanya digambarkan dengan memotong si pemotong selama ia memotong dan pemanasan selama ia dipanaskan. Fi'il yang berlawanan dengan quwwah (potensi) adalah realisasi pada salah satu masa.
Yaitu pengaruhnya (berbuat pada selain diri).
Apa yang menunjukkan makna dengan dirinya sendiri, terkait dengan salah satu dari tiga masa; apa yang dengan dirinya sendiri dapat berfungsi memberi informasi, dan kaifiyyah penetapannya menunjukkan salah satu dari tiga masa.
Kaifiyyah yang menimpa fa'il pada selain dirinya karena pengaruhnya; dahulu, kaifiyyah yang diterima si pemotong karena ia memotong. Menurut ahli nahwu: apa yang menunjukkan makna dengan dirinya sendiri, terkait dengan salah satu dari tiga masa; begitulah pendapat Ibnul Kammal (At-Ta'rifat, hlm. 175).