Arti istilah Al-frʿ (فرع) dalam glosarium Islam.
Daftar isi :
Diperbarui pada 11 April 2026 pukul 01.05
📖 2 menit bacaLawan dari asal (ashl); ia nama suatu hal yang dibangun atas hal lain.
Lawan dari ashl (asal); ia nama suatu hal yang dibangun atas selain dirinya.
Puncak segala hal, dan salah satu cabang pohon; demikian pula dalam firman Yang Mahatinggi: «dan cabang-cabangnya di langit».
Far'ah suatu hal: ia bertumbuh dan menjulang; ia far'i (paling tinggi). «Farra'a asy-syay' far'an wa furu'an»: ia menaikkannya. «Farra'a al-bikr»: ia menghilangkan kepergiannya.
«Farra'a bain al-mutakhashimin»: ia menengahi para penuntut. «Farra'a fi al-jabal»: ia memanjat gunung. «Fara'a minhu»: ia turun darinya (lawan).
«Farra'a min hadza al-ashl masa'il»: ia menjadikan darinya persoalan-persoalan sebagai cabang.
Dari segala hal: puncaknya, artinya apa yang bercabang dari asalnya. (Jamak): furu'. : Dari wanita: rambutnya.
Al-far'ah: puncak gunung dan bagian tertingginya. : Atas jalan. Al-far': anak unta dan ternak kecil yang baru lahir; orang-orang Jahiliyah menyembelihkannya bagi berhala-berhala mereka demi berkah.
(Jamak): fur'. Tunggalnya far'ah. Al-far'ah: far'.
Dari segala hal: puncaknya, artinya apa yang bercabang dari asalnya; dari situ: «ia mengeluarkan dari ashl ini persoalan-persoalan yang bercabang», artinya ia mengeluarkannya dan tampak (al-Mishbah al-Munir, entri «far'», hlm. 178).
Lawan dari ashl (asal); ia nama suatu hal yang dibangun atas hal lain dan diukur dengannya, artinya apa yang bercabang dari asalnya; jamaknya furu'. Ia juga anak kecil pertama yang dilahirkan unta betina, yang disembelihkan bagi sesembahan mereka pada masa Jahiliyah.