Découvrez la signification du terme Al-mfrd (مفرد) dans le vocabulaire islamique.
Daftar isi :
Diperbarui pada 11 April 2026 pukul 01.05
📖 2 menit bacaYang tidak ada satu bagian pun dari lafaznya menunjukkan sebagian maknanya.
Yang tidak ada satu bagian pun dari lafaz yang ditetapkan menunjukkan sebagiannya. Perbedaan antara mufrad (tunggal) dan wahid (satu) adalah bahwa mufrad dapat hakiki atau 'urfi, dan dapat berlaku untuk semua genus; wahid hanya berlaku untuk kesatuan hakiki.
Ia berlaku sebagai sifat bagi lafaz dan makna; namun, lafaz mufrad adalah yang tidak ada satu bagian pun menunjukkan sebagian maknanya; dan makna mufrad adalah yang tidak ada satu bagian pun dari lafaz menunjukkan sebagiannya. Sudah dikenal bahwa ifrad pada hakikatnya adalah sifat bagi lafaz menurut ahli nahwu; tetapi ucapan bintang para imam, yang istimewa dari umat, syaikh Radhiy al-Ashtarabadi, rahimahullah, menegaskan bahwa ifrad adalah sifat bagi lafaz menurut ahli logika, dan bagi makna menurut ahli nahwu; mufrad menurut ahli aritmetika adalah lawan dari murokkab (tersusun).
Yang tidak ada satu bagian pun menunjukkan sebagian maknanya. (Lubb al-Ushul, hlm. 36).
Yang satu bagian darinya tidak ditujukan untuk menunjukkan sebagian maknanya.
Yang tidak ada satu bagian pun menunjukkan sebagian maknanya (al-Ta'rifat, hlm. 240).
Dengan fathah pada ra': yang lafaznya tidak menunjukkan sebagian makna; dengan kasrah pada ra': orang yang berihram sendirian untuk haji.