Découvrez la signification du terme Al-msamḥa (مسامحة) dans le vocabulaire islamique.
Daftar isi :
Diperbarui pada 11 April 2026 pukul 01.05
📖 1 menit bacaMeninggalkan apa yang menjadi haknya, karena kerelaan hati yang murni.
Dari at-tasamuh : « mintalah hal itu di sana »; ada yang berkata : ia adalah meninggalkan apa yang menjadi haknya, secara diam-diam.
Samuha terhadap suatu hal, yasmahu, samahah, samahan dan samaha : bersikap ramah, mudah, dan merelakan apa yang dikehendaki darinya; « samahhahu dosanya » : memaafkannya; « tasmah dalam suatu hal », « tasamah » : bersikap toleran. Dalam syariat : menurut kitab at-Tawqif : musamahah adalah meninggalkan apa yang tidak menjadi haknya, karena kerelaan (al-Ifsah fi Fiqh al-Lughah, 1/638; at-Tawqif, hlm. 653).
Meninggalkan apa yang menjadi haknya, karena kerelaan hati yang murni.
Meninggalkan apa yang tidak menjadi haknya, karena kerelaan hati yang murni (al-Ta'rifat, hlm. 225).
Yaitu sikap lapang dada dan merelakan apa yang diminta, serta pemaafan atas dosa.