Surah Al-Fath kata demi kata

Islam > Al-Quran > Quran_wbw > Surah Al-Fath kata demi kata

Al-Fath (الفتح) kata demi kata secara utuh: Madaniyah, diwahyukan di Madinah, 29 ayat, 560 kata. Setiap ayat ditampilkan dalam bahasa Arab dengan terjemahan bahasa Indonesia, lalu diurai per kata, masing-masing dengan transliterasi dan maknanya.

Dengan 560 kata untuk dipelajari, Surah Al-Fath menjadi mudah diakses meski belum bisa membaca bahasa Arab: transliterasi memandu pelafalan dan makna memberi pemahaman. Ulangi setiap kata, lalu baca ulang seluruh ayat: inilah cara paling efektif untuk menghafal surah ini, memahami bacaan shalat, dan memperkaya kosakata Al-Qur'an.

Diperbarui pada 30 September 2026 pukul 04.42

📖 3 menit baca

بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَـٰنِ ٱلرَّحِيمِ

Ayat 1 - Surah Al-Fath: 5 kata

إِنَّا فَتَحْنَا لَكَ فَتْحًۭا مُّبِينًۭا

Sesungguhnya Kami telah memberikan kepadamu kemenangan yang nyata,

إِنَّا innā sesungguhnya Kami
فَتَحْنَا fataḥnā Kami bukakan/beri kemenangan
لَكَ laka bagi kamu
فَتْحًۭا fatḥan pembukaan/kemenangan
مُّبِينًۭا mubīnan nyata

Ayat 2 - Surah Al-Fath: 15 kata

لِّيَغْفِرَ لَكَ ٱللَّهُ مَا تَقَدَّمَ مِن ذَنۢبِكَ وَمَا تَأَخَّرَ وَيُتِمَّ نِعْمَتَهُۥ عَلَيْكَ وَيَهْدِيَكَ صِرَٰطًۭا مُّسْتَقِيمًۭا

supaya Allah memberi ampunan kepadamu terhadap dosamu yang telah lalu dan yang akan datang serta menyempurnakan nikmat-Nya atasmu dan memimpin kamu kepada jalan yang lurus,

لِّيَغْفِرَ liyaghfira untuk memberi ampunan
لَكَ laka bagimu
ٱللَّهُ l-lahu Allah
مَا mā apa yang
تَقَدَّمَ taqaddama telah lalu
مِن min dari
ذَنۢبِكَ dhanbika dosa-dosamu
وَمَا wamā dan apa yang
تَأَخَّرَ ta-akhara akan datang
وَيُتِمَّ wayutimma dan Dia menyempurnakan
نِعْمَتَهُۥ niʿ'matahu nikmat-Nya
عَلَيْكَ ʿalayka atas kamu
وَيَهْدِيَكَ wayahdiyaka dan Dia memberi petunjuk kepadamu
صِرَٰطًۭا ṣirāṭan jalan
مُّسْتَقِيمًۭا mus'taqīman lurus

Ayat 3 - Surah Al-Fath: 4 kata

وَيَنصُرَكَ ٱللَّهُ نَصْرًا عَزِيزًا

dan supaya Allah menolongmu dengan pertolongan yang kuat (banyak).

وَيَنصُرَكَ wayanṣuraka dan akan menolong kamu
ٱللَّهُ l-lahu Allah
نَصْرًا naṣran pertolongan
عَزِيزًا ʿazīzan kuat

Ayat 4 - Surah Al-Fath: 19 kata

هُوَ ٱلَّذِىٓ أَنزَلَ ٱلسَّكِينَةَ فِى قُلُوبِ ٱلْمُؤْمِنِينَ لِيَزْدَادُوٓا۟ إِيمَـٰنًۭا مَّعَ إِيمَـٰنِهِمْ ۗ وَلِلَّهِ جُنُودُ ٱلسَّمَـٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ ۚ وَكَانَ ٱللَّهُ عَلِيمًا حَكِيمًۭا

Dialah yang telah menurunkan ketenangan ke dalam hati orang-orang mukmin supaya keimanan mereka bertambah di samping keimanan mereka (yang telah ada). Dan kepunyaan Allah-lah tentara langit dan bumi dan adalah Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana,

هُوَ huwa Dia
ٱلَّذِىٓ alladhī yang
أَنزَلَ anzala menurunkan
ٱلسَّكِينَةَ l-sakīnata ketenteraman
فِى fī dalam
قُلُوبِ qulūbi hati
ٱلْمُؤْمِنِينَ l-mu'minīna orang-orang yang beriman
لِيَزْدَادُوٓا۟ liyazdādū supaya mereka bertambah
إِيمَـٰنًۭا īmānan keimanan
مَّعَ maʿa beserta
إِيمَـٰنِهِمْ ۗ īmānihim keimanan mereka
وَلِلَّهِ walillahi dan kepunyaan Allah
جُنُودُ junūdu bala tentara
ٱلسَّمَـٰوَٰتِ l-samāwāti langit(jamak)
وَٱلْأَرْضِ ۚ wal-arḍi dan bumi
وَكَانَ wakāna dan adalah
ٱللَّهُ l-lahu Allah
عَلِيمًا ʿalīman Maha Mengetahui
حَكِيمًۭا ḥakīman Maha Bijaksana

Ayat 5 - Surah Al-Fath: 19 kata

لِّيُدْخِلَ ٱلْمُؤْمِنِينَ وَٱلْمُؤْمِنَـٰتِ جَنَّـٰتٍۢ تَجْرِى مِن تَحْتِهَا ٱلْأَنْهَـٰرُ خَـٰلِدِينَ فِيهَا وَيُكَفِّرَ عَنْهُمْ سَيِّـَٔاتِهِمْ ۚ وَكَانَ ذَٰلِكَ عِندَ ٱللَّهِ فَوْزًا عَظِيمًۭا

supaya Dia memasukkan orang-orang mukmin laki-laki dan perempuan ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya dan supaya Dia menutupi kesalahan-kesalahan mereka. Dan yang demikian itu adalah keberuntungan yang besar di sisi Allah,

لِّيُدْخِلَ liyud'khila Karena Dia hendak memasukkan
ٱلْمُؤْمِنِينَ l-mu'minīna orang-orang mukmin laki-laki
وَٱلْمُؤْمِنَـٰتِ wal-mu'mināti dan orang-orang mukmin perempuan
جَنَّـٰتٍۢ jannātin surga
تَجْرِى tajrī mengalir
مِن min dari
تَحْتِهَا taḥtihā bawahnya
ٱلْأَنْهَـٰرُ l-anhāru sungai-sungai
خَـٰلِدِينَ khālidīna mereka kekal
فِيهَا fīhā didalamnya
وَيُكَفِّرَ wayukaffira dan Dia hendak menghapus
عَنْهُمْ ʿanhum dari mereka
سَيِّـَٔاتِهِمْ ۚ sayyiātihim kesalahan mereka
وَكَانَ wakāna dan adalah
ذَٰلِكَ dhālika demikian itu
عِندَ ʿinda di sisi
ٱللَّهِ l-lahi Allah
فَوْزًا fawzan keuntungan
عَظِيمًۭا ʿaẓīman besar

Ayat 6 - Surah Al-Fath: 21 kata

وَيُعَذِّبَ ٱلْمُنَـٰفِقِينَ وَٱلْمُنَـٰفِقَـٰتِ وَٱلْمُشْرِكِينَ وَٱلْمُشْرِكَـٰتِ ٱلظَّآنِّينَ بِٱللَّهِ ظَنَّ ٱلسَّوْءِ ۚ عَلَيْهِمْ دَآئِرَةُ ٱلسَّوْءِ ۖ وَغَضِبَ ٱللَّهُ عَلَيْهِمْ وَلَعَنَهُمْ وَأَعَدَّ لَهُمْ جَهَنَّمَ ۖ وَسَآءَتْ مَصِيرًۭا

dan supaya Dia mengazab orang-orang munafik laki-laki dan perempuan dan orang-orang musyrik laki-laki dan perempuan yang mereka itu berprasangka buruk terhadap Allah. Mereka akan mendapat giliran (kebinasaan) yang amat buruk dan Allah memurkai dan mengutuk mereka serta menyediakan bagi mereka neraka Jahannam. Dan (neraka Jahannam) itulah sejahat-jahat tempat kembali.

وَيُعَذِّبَ wayuʿadhiba dan Dia hendak mengazab
ٱلْمُنَـٰفِقِينَ l-munāfiqīna orang-orang munafik laki-laki
وَٱلْمُنَـٰفِقَـٰتِ wal-munāfiqāti dan orang-orang munafik perempuan
وَٱلْمُشْرِكِينَ wal-mush'rikīna dan orang-orang musyrik laki-laki
وَٱلْمُشْرِكَـٰتِ wal-mush'rikāti dan orang-orang musyrik perempuan
ٱلظَّآنِّينَ l-ẓānīna mereka berperasangka
بِٱللَّهِ bil-lahi terhadap Allah
ظَنَّ ẓanna sangkaan
ٱلسَّوْءِ ۚ l-sawi buruk
عَلَيْهِمْ ʿalayhim atas mereka
دَآئِرَةُ dāiratu giliran
ٱلسَّوْءِ ۖ l-sawi buruk
وَغَضِبَ waghaḍiba dan murka
ٱللَّهُ l-lahu Allah
عَلَيْهِمْ ʿalayhim atas mereka
وَلَعَنَهُمْ walaʿanahum dan Dia mengutuk mereka
وَأَعَدَّ wa-aʿadda dan Dia menyediakan
لَهُمْ lahum bagi mereka
جَهَنَّمَ ۖ jahannama neraka jahanam
وَسَآءَتْ wasāat dan amat buruk
مَصِيرًۭا maṣīran tempat kembali

Ayat 7 - Surah Al-Fath: 8 kata

وَلِلَّهِ جُنُودُ ٱلسَّمَـٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ ۚ وَكَانَ ٱللَّهُ عَزِيزًا حَكِيمًا

Dan kepunyaan Allah-lah tentara langit dan bumi. Dan adalah Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.

وَلِلَّهِ walillahi dan kepunyaan Allah
جُنُودُ junūdu bala tentara
ٱلسَّمَـٰوَٰتِ l-samāwāti langit(jamak)
وَٱلْأَرْضِ ۚ wal-arḍi dan bumi
وَكَانَ wakāna dan adalah
ٱللَّهُ l-lahu Allah
عَزِيزًا ʿazīzan Maha Perkasa
حَكِيمًا ḥakīman Maha Bijaksana

Ayat 8 - Surah Al-Fath: 5 kata

إِنَّآ أَرْسَلْنَـٰكَ شَـٰهِدًۭا وَمُبَشِّرًۭا وَنَذِيرًۭا

Sesungguhnya Kami mengutus kamu sebagai saksi, pembawa berita gembira dan pemberi peringatan,

إِنَّآ innā sesungguhnya Kami
أَرْسَلْنَـٰكَ arsalnāka Kami mengutus kamu
شَـٰهِدًۭا shāhidan sebagai saksi
وَمُبَشِّرًۭا wamubashiran dan pembawa kabar gembira
وَنَذِيرًۭا wanadhīran dan pemberi peringatan

Ayat 9 - Surah Al-Fath: 8 kata

لِّتُؤْمِنُوا۟ بِٱللَّهِ وَرَسُولِهِۦ وَتُعَزِّرُوهُ وَتُوَقِّرُوهُ وَتُسَبِّحُوهُ بُكْرَةًۭ وَأَصِيلًا

supaya kamu sekalian beriman kepada Allah dan Rasul-Nya, menguatkan (agama)Nya, membesarkan-Nya. Dan bertasbih kepada-Nya di waktu pagi dan petang.

لِّتُؤْمِنُوا۟ litu'minū supaya kamu beriman
بِٱللَّهِ bil-lahi kepada Allah
وَرَسُولِهِۦ warasūlihi dan kepada rasul-Nya
وَتُعَزِّرُوهُ watuʿazzirūhu dan kamu meneguhkan-Nya
وَتُوَقِّرُوهُ watuwaqqirūhu dan kamu memuliakan-Nya
وَتُسَبِّحُوهُ watusabbiḥūhu dan kamu bertasbih kepada-Nya
بُكْرَةًۭ buk'ratan di waktu pagi
وَأَصِيلًا wa-aṣīlan dan petang

Ayat 10 - Surah Al-Fath: 25 kata

إِنَّ ٱلَّذِينَ يُبَايِعُونَكَ إِنَّمَا يُبَايِعُونَ ٱللَّهَ يَدُ ٱللَّهِ فَوْقَ أَيْدِيهِمْ ۚ فَمَن نَّكَثَ فَإِنَّمَا يَنكُثُ عَلَىٰ نَفْسِهِۦ ۖ وَمَنْ أَوْفَىٰ بِمَا عَـٰهَدَ عَلَيْهُ ٱللَّهَ فَسَيُؤْتِيهِ أَجْرًا عَظِيمًۭا

Bahwasanya orang-orang yang berjanji setia kepada kamu sesungguhnya mereka berjanji setia kepada Allah. Tangan Allah di atas tangan mereka, maka barangsiapa yang melanggar janjinya niscaya akibat ia melanggar janji itu akan menimpa dirinya sendiri dan barangsiapa menepati janjinya kepada Allah maka Allah akan memberinya pahala yang besar.

إِنَّ inna sesungguhnya
ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
يُبَايِعُونَكَ yubāyiʿūnaka mereka berjanji setia kepadamu
إِنَّمَا innamā sesungguhnya hanyalah
يُبَايِعُونَ yubāyiʿūna mereka berjanji setia
ٱللَّهَ l-laha Allah
يَدُ yadu tangan
ٱللَّهِ l-lahi Allah
فَوْقَ fawqa di atas
أَيْدِيهِمْ ۚ aydīhim tangan mereka
فَمَن faman maka barang siapa
نَّكَثَ nakatha melanggar janji
فَإِنَّمَا fa-innamā maka sesungguhnya hanyalah
يَنكُثُ yankuthu dia melanggar
عَلَىٰ ʿalā atas
نَفْسِهِۦ ۖ nafsihi dirinya
وَمَنْ waman dan barang siapa
أَوْفَىٰ awfā menepati
بِمَا bimā dengan apa
عَـٰهَدَ ʿāhada berjanji
عَلَيْهُ ʿalayhu atasnya
ٱللَّهَ l-laha Allah
فَسَيُؤْتِيهِ fasayu'tīhi maka Dia akan memberinya
أَجْرًا ajran pahala
عَظِيمًۭا ʿaẓīman besar

Ayat 11 - Surah Al-Fath: 37 kata

سَيَقُولُ لَكَ ٱلْمُخَلَّفُونَ مِنَ ٱلْأَعْرَابِ شَغَلَتْنَآ أَمْوَٰلُنَا وَأَهْلُونَا فَٱسْتَغْفِرْ لَنَا ۚ يَقُولُونَ بِأَلْسِنَتِهِم مَّا لَيْسَ فِى قُلُوبِهِمْ ۚ قُلْ فَمَن يَمْلِكُ لَكُم مِّنَ ٱللَّهِ شَيْـًٔا إِنْ أَرَادَ بِكُمْ ضَرًّا أَوْ أَرَادَ بِكُمْ نَفْعًۢا ۚ بَلْ كَانَ ٱللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ خَبِيرًۢا

Orang-orang Badwi yang tertinggal (tidak turut ke Hudaibiyah) akan mengatakan: "Harta dan keluarga kami telah merintangi kami, maka mohonkanlah ampunan untuk kami"; mereka mengucapkan dengan lidahnya apa yang tidak ada dalam hatinya. Katakanlah: "Maka siapakah (gerangan) yang dapat menghalang-halangi kehendak Allah jika Dia menghendaki kemudharatan bagimu atau jika Dia menghendaki manfaat bagimu. Sebenarnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.

سَيَقُولُ sayaqūlu akan mengatakan
لَكَ laka kepadamu
ٱلْمُخَلَّفُونَ l-mukhalafūna mereka tertinggal
مِنَ mina dari
ٱلْأَعْرَابِ l-aʿrābi orang-orang arab dusun
شَغَلَتْنَآ shaghalatnā telah menyibukkan kami
أَمْوَٰلُنَا amwālunā harta kami
وَأَهْلُونَا wa-ahlūnā dan keluarga kami
فَٱسْتَغْفِرْ fa-is'taghfir maka mohon ampunan
لَنَا ۚ lanā bagi kami
يَقُولُونَ yaqūlūna mereka berkata
بِأَلْسِنَتِهِم bi-alsinatihim dengan lisan mereka
مَّا mā apa yang
لَيْسَ laysa tidak ada
فِى fī dalam
قُلُوبِهِمْ ۚ qulūbihim hati mereka
قُلْ qul katakanlah
فَمَن faman maka siapakah
يَمْلِكُ yamliku memiliki/kuasa
لَكُم lakum bagi kalian
مِّنَ mina dari
ٱللَّهِ l-lahi Allah
شَيْـًٔا shayan sedikitpun
إِنْ in jika
أَرَادَ arāda Dia menghendaki
بِكُمْ bikum dengan/untuk kalian
ضَرًّا ḍarran mudharat/bahaya
أَوْ aw atau
أَرَادَ arāda Dia menghendaki
بِكُمْ bikum dengan/untuk kalian
نَفْعًۢا ۚ nafʿan manfaat
بَلْ bal bahkan
كَانَ kāna adalah
ٱللَّهُ l-lahu Allah
بِمَا bimā terhadap apa
تَعْمَلُونَ taʿmalūna kamu kerjakan
خَبِيرًۢا khabīran Maha Mengetahui

Ayat 12 - Surah Al-Fath: 20 kata

بَلْ ظَنَنتُمْ أَن لَّن يَنقَلِبَ ٱلرَّسُولُ وَٱلْمُؤْمِنُونَ إِلَىٰٓ أَهْلِيهِمْ أَبَدًۭا وَزُيِّنَ ذَٰلِكَ فِى قُلُوبِكُمْ وَظَنَنتُمْ ظَنَّ ٱلسَّوْءِ وَكُنتُمْ قَوْمًۢا بُورًۭا

Tetapi kamu menyangka bahwa Rasul dan orang-orang mukmin tidak sekali-kali akan kembali kepada keluarga mereka selama-lamanya dan syaitan telah menjadikan kamu memandang baik dalam hatimu persangkaan itu, dan kamu telah menyangka dengan sangkaan yang buruk dan kamu menjadi kaum yang binasa.

بَلْ bal bahkan/tetapi
ظَنَنتُمْ ẓanantum kamu telah menyangka
أَن an bahwa
لَّن lan tidak akan
يَنقَلِبَ yanqaliba berbalik/kembali
ٱلرَّسُولُ l-rasūlu rasul
وَٱلْمُؤْمِنُونَ wal-mu'minūna dan orang-orang mukmin
إِلَىٰٓ ilā kepada
أَهْلِيهِمْ ahlīhim keluarga mereka
أَبَدًۭا abadan selama-lamanya
وَزُيِّنَ wazuyyina dan menjadikan memandang baik
ذَٰلِكَ dhālika demikian itu
فِى fī dalam
قُلُوبِكُمْ qulūbikum hatimu
وَظَنَنتُمْ waẓanantum dan kamu telah menyangka
ظَنَّ ẓanna sangkaan
ٱلسَّوْءِ l-sawi buruk
وَكُنتُمْ wakuntum dan kalian
قَوْمًۢا qawman kaum
بُورًۭا būran binasa

Ayat 13 - Surah Al-Fath: 9 kata

وَمَن لَّمْ يُؤْمِنۢ بِٱللَّهِ وَرَسُولِهِۦ فَإِنَّآ أَعْتَدْنَا لِلْكَـٰفِرِينَ سَعِيرًۭا

Dan barangsiapa yang tidak beriman kepada Allah dan Rasul-Nya maka sesungguhnya Kami menyediakan untuk orang-orang yang kafir neraka yang bernyala-nyala.

وَمَن waman dan barang siapa
لَّمْ lam tidak
يُؤْمِنۢ yu'min beriman
بِٱللَّهِ bil-lahi kepada Allah
وَرَسُولِهِۦ warasūlihi dan rasul-Nya
فَإِنَّآ fa-innā maka sesungguhnya Kami
أَعْتَدْنَا aʿtadnā Kami menyediakan
لِلْكَـٰفِرِينَ lil'kāfirīna bagi orang-orang kafir
سَعِيرًۭا saʿīran neraka yang menyala-nyala

Ayat 14 - Surah Al-Fath: 14 kata

وَلِلَّهِ مُلْكُ ٱلسَّمَـٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ ۚ يَغْفِرُ لِمَن يَشَآءُ وَيُعَذِّبُ مَن يَشَآءُ ۚ وَكَانَ ٱللَّهُ غَفُورًۭا رَّحِيمًۭا

Dan hanya kepunyaan Allah-lah kerajaan langit dan bumi. Dia memberikan ampun kepada siapa yang dikehendaki-Nya dan mengazab siapa yang dikehendaki-Nya. Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

وَلِلَّهِ walillahi dan kepunyaan Allah
مُلْكُ mul'ku kerajaan
ٱلسَّمَـٰوَٰتِ l-samāwāti langit(jamak)
وَٱلْأَرْضِ ۚ wal-arḍi dan bumi
يَغْفِرُ yaghfiru Dia memberi ampunan
لِمَن liman kepada siapa
يَشَآءُ yashāu Dia kehendaki
وَيُعَذِّبُ wayuʿadhibu dan Dia mengazab
مَن man siapa
يَشَآءُ ۚ yashāu Dia kehendaki
وَكَانَ wakāna dan adalah
ٱللَّهُ l-lahu Allah
غَفُورًۭا ghafūran Maha Pengampun
رَّحِيمًۭا raḥīman Maha Penyayang

Ayat 15 - Surah Al-Fath: 31 kata

سَيَقُولُ ٱلْمُخَلَّفُونَ إِذَا ٱنطَلَقْتُمْ إِلَىٰ مَغَانِمَ لِتَأْخُذُوهَا ذَرُونَا نَتَّبِعْكُمْ ۖ يُرِيدُونَ أَن يُبَدِّلُوا۟ كَلَـٰمَ ٱللَّهِ ۚ قُل لَّن تَتَّبِعُونَا كَذَٰلِكُمْ قَالَ ٱللَّهُ مِن قَبْلُ ۖ فَسَيَقُولُونَ بَلْ تَحْسُدُونَنَا ۚ بَلْ كَانُوا۟ لَا يَفْقَهُونَ إِلَّا قَلِيلًۭا

Orang-orang Badwi yang tertinggal itu akan berkata apabila kamu berangkat untuk mengambil barang rampasan: "Biarkanlah kami, niscaya kami mengikuti kamu"; mereka hendak merubah janji Allah. Katakanlah: "Kamu sekali-kali tidak (boleh) mengikuti kami; demikian Allah telah menetapkan sebelumnya"; mereka akan mengatakan: "Sebenarnya kamu dengki kepada kami". Bahkan mereka tidak mengerti melainkan sedikit sekali.

سَيَقُولُ sayaqūlu akan berkata
ٱلْمُخَلَّفُونَ l-mukhalafūna orang-orang yang tertinggal
إِذَا idhā apabila
ٱنطَلَقْتُمْ inṭalaqtum kamu berangkat
إِلَىٰ ilā kepada
مَغَانِمَ maghānima rampasan perang
لِتَأْخُذُوهَا litakhudhūhā untuk kamu mengambilnya
ذَرُونَا dharūnā biarkanlah kami
نَتَّبِعْكُمْ ۖ nattabiʿ'kum kami mengikuti kamu
يُرِيدُونَ yurīdūna mareka hendak
أَن an bahwa
يُبَدِّلُوا۟ yubaddilū mereka akan mengganti
كَلَـٰمَ kalāma firman
ٱللَّهِ ۚ l-lahi Allah
قُل qul katakanlah
لَّن lan tidak
تَتَّبِعُونَا tattabiʿūnā kamu mengikuti kami
كَذَٰلِكُمْ kadhālikum demikianlah
قَالَ qāla berfirman
ٱللَّهُ l-lahu Allah
مِن min dari
قَبْلُ ۖ qablu sebelum
فَسَيَقُولُونَ fasayaqūlūna maka akan berkata mereka
بَلْ bal tetapi
تَحْسُدُونَنَا ۚ taḥsudūnanā kamu dengki pada kami
بَلْ bal tetapi
كَانُوا۟ kānū adalah mereka
لَا lā tidak
يَفْقَهُونَ yafqahūna mereka mengerti
إِلَّا illā kecuali
قَلِيلًۭا qalīlan sedikit

Ayat 16 - Surah Al-Fath: 28 kata

قُل لِّلْمُخَلَّفِينَ مِنَ ٱلْأَعْرَابِ سَتُدْعَوْنَ إِلَىٰ قَوْمٍ أُو۟لِى بَأْسٍۢ شَدِيدٍۢ تُقَـٰتِلُونَهُمْ أَوْ يُسْلِمُونَ ۖ فَإِن تُطِيعُوا۟ يُؤْتِكُمُ ٱللَّهُ أَجْرًا حَسَنًۭا ۖ وَإِن تَتَوَلَّوْا۟ كَمَا تَوَلَّيْتُم مِّن قَبْلُ يُعَذِّبْكُمْ عَذَابًا أَلِيمًۭا

Katakanlah kepada orang-orang Badwi yang tertinggal: "Kamu akan diajak untuk (memerangi) kaum yang mempunyai kekuatan yang besar, kamu akan memerangi mereka atau mereka menyerah (masuk Islam). Maka jika kamu patuhi (ajakan itu) niscaya Allah akan memberikan kepadamu pahala yang baik dan jika kamu berpaling sebagaimana kamu telah berpaling sebelumnya, niscaya Dia akan mengazab kamu dengan azab yang pedih".

قُل qul katakanlah
لِّلْمُخَلَّفِينَ lil'mukhallafīna kepada orang-orang yang tertinggal
مِنَ mina dari
ٱلْأَعْرَابِ l-aʿrābi orang-orang arab dusun
سَتُدْعَوْنَ satud'ʿawna kamu akan di ajak
إِلَىٰ ilā kepada
قَوْمٍ qawmin kaum
أُو۟لِى ulī mempunyai
بَأْسٍۢ basin kekuatan
شَدِيدٍۢ shadīdin yang sangat
تُقَـٰتِلُونَهُمْ tuqātilūnahum kamu memerangi mereka
أَوْ aw atau
يُسْلِمُونَ ۖ yus'limūna mereka menyerah
فَإِن fa-in maka jika
تُطِيعُوا۟ tuṭīʿū kamu mentaati
يُؤْتِكُمُ yu'tikumu memberikan kepadamu
ٱللَّهُ l-lahu Allah
أَجْرًا ajran pahala
حَسَنًۭا ۖ ḥasanan baik
وَإِن wa-in dan jika
تَتَوَلَّوْا۟ tatawallaw kamu berpaling
كَمَا kamā sebagaimana
تَوَلَّيْتُم tawallaytum kamu telah berpaling
مِّن min dari
قَبْلُ qablu sebelum
يُعَذِّبْكُمْ yuʿadhib'kum Dia akan mengazab kamu
عَذَابًا ʿadhāban azab
أَلِيمًۭا alīman pedih

Ayat 17 - Surah Al-Fath: 27 kata

لَّيْسَ عَلَى ٱلْأَعْمَىٰ حَرَجٌۭ وَلَا عَلَى ٱلْأَعْرَجِ حَرَجٌۭ وَلَا عَلَى ٱلْمَرِيضِ حَرَجٌۭ ۗ وَمَن يُطِعِ ٱللَّهَ وَرَسُولَهُۥ يُدْخِلْهُ جَنَّـٰتٍۢ تَجْرِى مِن تَحْتِهَا ٱلْأَنْهَـٰرُ ۖ وَمَن يَتَوَلَّ يُعَذِّبْهُ عَذَابًا أَلِيمًۭا

Tiada dosa atas orang-orang yang buta dan atas orang yang pincang dan atas orang yang sakit (apabila tidak ikut berperang). Dan barangsiapa yang taat kepada Allah dan Rasul-Nya; niscaya Allah akan memasukkannya ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai dan barang siapa yang berpaling niscaya akan diazab-Nya dengan azab yang pedih.

لَّيْسَ laysa tidak
عَلَى ʿalā atas
ٱلْأَعْمَىٰ l-aʿmā orang buta
حَرَجٌۭ ḥarajun berdosa
وَلَا walā dan tidak
عَلَى ʿalā atas
ٱلْأَعْرَجِ l-aʿraji orang yang pincang
حَرَجٌۭ ḥarajun berdosa
وَلَا walā dan tidak
عَلَى ʿalā atas
ٱلْمَرِيضِ l-marīḍi orang yang sakit
حَرَجٌۭ ۗ ḥarajun berdosa
وَمَن waman dan barang siapa
يُطِعِ yuṭiʿi mentaati
ٱللَّهَ l-laha Allah
وَرَسُولَهُۥ warasūlahu dan rasul-Nya
يُدْخِلْهُ yud'khil'hu Dia memasukkannya
جَنَّـٰتٍۢ jannātin surga
تَجْرِى tajrī mengalir
مِن min dari
تَحْتِهَا taḥtihā bawahnya
ٱلْأَنْهَـٰرُ ۖ l-anhāru sungai-sungai
وَمَن waman dan barang siapa
يَتَوَلَّ yatawalla berpaling
يُعَذِّبْهُ yuʿadhib'hu Dia mengazabnya
عَذَابًا ʿadhāban azab
أَلِيمًۭا alīman pedih

Ayat 18 - Surah Al-Fath: 19 kata

۞ لَّقَدْ رَضِىَ ٱللَّهُ عَنِ ٱلْمُؤْمِنِينَ إِذْ يُبَايِعُونَكَ تَحْتَ ٱلشَّجَرَةِ فَعَلِمَ مَا فِى قُلُوبِهِمْ فَأَنزَلَ ٱلسَّكِينَةَ عَلَيْهِمْ وَأَثَـٰبَهُمْ فَتْحًۭا قَرِيبًۭا

Sesungguhnya Allah telah ridha terhadap orang-orang mukmin ketika mereka berjanji setia kepadamu di bawah pohon, maka Allah mengetahui apa yang ada dalam hati mereka lalu menurunkan ketenangan atas mereka dan memberi balasan kepada mereka dengan kemenangan yang dekat (waktunya).

۞ لَّقَدْ laqad sesungguhnya
رَضِىَ raḍiya meridhai
ٱللَّهُ l-lahu Allah
عَنِ ʿani dari
ٱلْمُؤْمِنِينَ l-mu'minīna orang-orang yang beriman
إِذْ idh ketika
يُبَايِعُونَكَ yubāyiʿūnaka mereka berjanji setia kepadamu
تَحْتَ taḥta di bawah
ٱلشَّجَرَةِ l-shajarati pohon
فَعَلِمَ faʿalima maka Dia mengetahui
مَا mā apa yang
فِى fī di dalam
قُلُوبِهِمْ qulūbihim hati mereka
فَأَنزَلَ fa-anzala lalu Dia menurunkan
ٱلسَّكِينَةَ l-sakīnata ketenteraman
عَلَيْهِمْ ʿalayhim atas mereka
وَأَثَـٰبَهُمْ wa-athābahum dan Dia memberi balasan kepada mereka
فَتْحًۭا fatḥan kemenangan
قَرِيبًۭا qarīban dekat

Ayat 19 - Surah Al-Fath: 7 kata

وَمَغَانِمَ كَثِيرَةًۭ يَأْخُذُونَهَا ۗ وَكَانَ ٱللَّهُ عَزِيزًا حَكِيمًۭا

Serta harta rampasan yang banyak yang dapat mereka ambil. Dan adalah Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.

وَمَغَانِمَ wamaghānima dan rampasan perang
كَثِيرَةًۭ kathīratan banyak
يَأْخُذُونَهَا ۗ yakhudhūnahā mereka mengambilnya
وَكَانَ wakāna dan adalah
ٱللَّهُ l-lahu Allah
عَزِيزًا ʿazīzan Maha Perkasa
حَكِيمًۭا ḥakīman Maha Bijaksana

Ayat 20 - Surah Al-Fath: 18 kata

وَعَدَكُمُ ٱللَّهُ مَغَانِمَ كَثِيرَةًۭ تَأْخُذُونَهَا فَعَجَّلَ لَكُمْ هَـٰذِهِۦ وَكَفَّ أَيْدِىَ ٱلنَّاسِ عَنكُمْ وَلِتَكُونَ ءَايَةًۭ لِّلْمُؤْمِنِينَ وَيَهْدِيَكُمْ صِرَٰطًۭا مُّسْتَقِيمًۭا

Allah menjanjikan kepada kamu harta rampasan yang banyak yang dapat kamu ambil, maka disegerakan-Nya harta rampasan ini untukmu dan Dia menahan tangan manusia dari (membinasakan)mu (agar kamu mensyukuri-Nya) dan agar hal itu menjadi bukti bagi orang-orang mukmin dan agar Dia menunjuki kamu kepada jalan yang lurus.

وَعَدَكُمُ waʿadakumu dan menjanjikan kepadamu
ٱللَّهُ l-lahu Allah
مَغَانِمَ maghānima rampasan perang
كَثِيرَةًۭ kathīratan banyak
تَأْخُذُونَهَا takhudhūnahā kamu mengambilnya
فَعَجَّلَ faʿajjala maka Dia segerakan
لَكُمْ lakum bagi kalian
هَـٰذِهِۦ hādhihi ini
وَكَفَّ wakaffa dan Dia menahan
أَيْدِىَ aydiya tangan-tangan
ٱلنَّاسِ l-nāsi manusia
عَنكُمْ ʿankum dari kalian
وَلِتَكُونَ walitakūna dan agar menjadi
ءَايَةًۭ āyatan ayat/bukti
لِّلْمُؤْمِنِينَ lil'mu'minīna bagi orang-orang yang beriman
وَيَهْدِيَكُمْ wayahdiyakum dan Dia memberi petunjuk kepadamu
صِرَٰطًۭا ṣirāṭan jalan
مُّسْتَقِيمًۭا mus'taqīman lurus

Ayat 21 - Surah Al-Fath: 14 kata

وَأُخْرَىٰ لَمْ تَقْدِرُوا۟ عَلَيْهَا قَدْ أَحَاطَ ٱللَّهُ بِهَا ۚ وَكَانَ ٱللَّهُ عَلَىٰ كُلِّ شَىْءٍۢ قَدِيرًۭا

Dan (telah menjanjikan pula kemenangan-kemenangan) yang lain (atas negeri-negeri) yang kamu belum dapat menguasainya yang sungguh Allah telah menentukan-Nya. Dan adalah Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.

وَأُخْرَىٰ wa-ukh'rā dan yang lain
لَمْ lam tidak
تَقْدِرُوا۟ taqdirū kamu dapat menguasai
عَلَيْهَا ʿalayhā atasnya
قَدْ qad sesungguhnya
أَحَاطَ aḥāṭa meliputi
ٱللَّهُ l-lahu Allah
بِهَا ۚ bihā padanya
وَكَانَ wakāna dan adalah
ٱللَّهُ l-lahu Allah
عَلَىٰ ʿalā atas
كُلِّ kulli segala
شَىْءٍۢ shayin sesuatu
قَدِيرًۭا qadīran Maha Kuasa

Ayat 22 - Surah Al-Fath: 12 kata

وَلَوْ قَـٰتَلَكُمُ ٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ لَوَلَّوُا۟ ٱلْأَدْبَـٰرَ ثُمَّ لَا يَجِدُونَ وَلِيًّۭا وَلَا نَصِيرًۭا

Dan sekiranya orang-orang kafir itu memerangi kamu pastilah mereka berbalik melarikan diri ke belakang (kalah) kemudian mereka tiada memperoleh pelindung dan tidak (pula) penolong.

وَلَوْ walaw dan sekiranya
قَـٰتَلَكُمُ qātalakumu memerangi kamu
ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
كَفَرُوا۟ kafarū kafir/ingkar
لَوَلَّوُا۟ lawallawū pasti mereka berpaling
ٱلْأَدْبَـٰرَ l-adbāra belakang
ثُمَّ thumma kemudian
لَا lā tidak
يَجِدُونَ yajidūna mereka memperoleh
وَلِيًّۭا waliyyan pelindung
وَلَا walā dan tidak
نَصِيرًۭا naṣīran penolong

Ayat 23 - Surah Al-Fath: 12 kata

سُنَّةَ ٱللَّهِ ٱلَّتِى قَدْ خَلَتْ مِن قَبْلُ ۖ وَلَن تَجِدَ لِسُنَّةِ ٱللَّهِ تَبْدِيلًۭا

Sebagai suatu sunnatullah yang telah berlaku sejak dahulu, kamu sekali-kali tiada akan menemukan perubahan bagi sunnatullah itu.

سُنَّةَ sunnata ketetapan
ٱللَّهِ l-lahi Allah
ٱلَّتِى allatī yang
قَدْ qad sungguh
خَلَتْ khalat telah berlalu
مِن min dari
قَبْلُ ۖ qablu sebelum
وَلَن walan dan tidak
تَجِدَ tajida kamu mendapatkan
لِسُنَّةِ lisunnati bagi ketetapan
ٱللَّهِ l-lahi Allah
تَبْدِيلًۭا tabdīlan perobahan/pergantian

Ayat 24 - Surah Al-Fath: 19 kata

وَهُوَ ٱلَّذِى كَفَّ أَيْدِيَهُمْ عَنكُمْ وَأَيْدِيَكُمْ عَنْهُم بِبَطْنِ مَكَّةَ مِنۢ بَعْدِ أَنْ أَظْفَرَكُمْ عَلَيْهِمْ ۚ وَكَانَ ٱللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ بَصِيرًا

Dan Dialah yang menahan tangan mereka dari (membinasakan) kamu dan (menahan) tangan kamu dari (membinasakan) mereka di tengah kota Mekah sesudah Allah memenangkan kamu atas mereka, dan adalah Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan.

وَهُوَ wahuwa dan Dia
ٱلَّذِى alladhī yang
كَفَّ kaffa menahan
أَيْدِيَهُمْ aydiyahum tangan-tangan mereka
عَنكُمْ ʿankum dari kalian
وَأَيْدِيَكُمْ wa-aydiyakum dan tangan-tanganmu
عَنْهُم ʿanhum dari mereka
بِبَطْنِ bibaṭni di tengah
مَكَّةَ makkata Mekkah
مِنۢ min dari
بَعْدِ baʿdi sesudah
أَنْ an bahwa
أَظْفَرَكُمْ aẓfarakum Dia memenangkan kamu
عَلَيْهِمْ ۚ ʿalayhim atas mereka
وَكَانَ wakāna dan adalah
ٱللَّهُ l-lahu Allah
بِمَا bimā dengan
تَعْمَلُونَ taʿmalūna kamu kerjakan
بَصِيرًا baṣīran Maha Melihat

Ayat 25 - Surah Al-Fath: 40 kata

هُمُ ٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ وَصَدُّوكُمْ عَنِ ٱلْمَسْجِدِ ٱلْحَرَامِ وَٱلْهَدْىَ مَعْكُوفًا أَن يَبْلُغَ مَحِلَّهُۥ ۚ وَلَوْلَا رِجَالٌۭ مُّؤْمِنُونَ وَنِسَآءٌۭ مُّؤْمِنَـٰتٌۭ لَّمْ تَعْلَمُوهُمْ أَن تَطَـُٔوهُمْ فَتُصِيبَكُم مِّنْهُم مَّعَرَّةٌۢ بِغَيْرِ عِلْمٍۢ ۖ لِّيُدْخِلَ ٱللَّهُ فِى رَحْمَتِهِۦ مَن يَشَآءُ ۚ لَوْ تَزَيَّلُوا۟ لَعَذَّبْنَا ٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ مِنْهُمْ عَذَابًا أَلِيمًا

Merekalah orang-orang yang kafir yang menghalangi kamu dari (masuk) Masjidil Haram dan menghalangi hewan korban sampai ke tempat (penyembelihan)nya. Dan kalau tidaklah karena laki-laki yang mukmin dan perempuan-perempuan yang mukmin yang tiada kamu ketahui, bahwa kamu akan membunuh mereka yang menyebabkan kamu ditimpa kesusahan tanpa pengetahuanmu (tentulah Allah tidak akan menahan tanganmu dari membinasakan mereka). Supaya Allah memasukkan siapa yang dikehendaki-Nya ke dalam rahmat-Nya. Sekiranya mereka tidak bercampur-baur, tentulah Kami akan mengazab orang-orang yag kafir di antara mereka dengan azab yang pedih.

هُمُ humu mereka
ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
كَفَرُوا۟ kafarū kafir/ingkar
وَصَدُّوكُمْ waṣaddūkum dan mereka menghalangi kamu
عَنِ ʿani dari
ٱلْمَسْجِدِ l-masjidi Masjid
ٱلْحَرَامِ l-ḥarāmi Haram
وَٱلْهَدْىَ wal-hadya dan hewan kurban
مَعْكُوفًا maʿkūfan disembelih
أَن an bahwa
يَبْلُغَ yablugha ia sampai
مَحِلَّهُۥ ۚ maḥillahu tempatnya
وَلَوْلَا walawlā dan kalau tidak
رِجَالٌۭ rijālun orang-orang laki-laki
مُّؤْمِنُونَ mu'minūna mereka beriman
وَنِسَآءٌۭ wanisāon dan orang-orang perempuan
مُّؤْمِنَـٰتٌۭ mu'minātun mereka beriman
لَّمْ lam tidak
تَعْلَمُوهُمْ taʿlamūhum kamu mengetahui mereka
أَن an bahwa
تَطَـُٔوهُمْ taṭaūhum kamu akan membunuh mereka
فَتُصِيبَكُم fatuṣībakum maka akan menimpa kamu
مِّنْهُم min'hum dari mereka
مَّعَرَّةٌۢ maʿarratun kesusahan
بِغَيْرِ bighayri dengan tanpa
عِلْمٍۢ ۖ ʿil'min pengetahuan
لِّيُدْخِلَ liyud'khila karena hendak memasukkan
ٱللَّهُ l-lahu Allah
فِى fī ke dalam
رَحْمَتِهِۦ raḥmatihi rahmat-Nya
مَن man siapa yang
يَشَآءُ ۚ yashāu Dia kehendaki
لَوْ law sekiranya
تَزَيَّلُوا۟ tazayyalū mereka terpisah
لَعَذَّبْنَا laʿadhabnā pasti Kami mengazab
ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
كَفَرُوا۟ kafarū kafir/ingkar
مِنْهُمْ min'hum dari mereka
عَذَابًا ʿadhāban azab
أَلِيمًا alīman pedih

Ayat 26 - Surah Al-Fath: 28 kata

إِذْ جَعَلَ ٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ فِى قُلُوبِهِمُ ٱلْحَمِيَّةَ حَمِيَّةَ ٱلْجَـٰهِلِيَّةِ فَأَنزَلَ ٱللَّهُ سَكِينَتَهُۥ عَلَىٰ رَسُولِهِۦ وَعَلَى ٱلْمُؤْمِنِينَ وَأَلْزَمَهُمْ كَلِمَةَ ٱلتَّقْوَىٰ وَكَانُوٓا۟ أَحَقَّ بِهَا وَأَهْلَهَا ۚ وَكَانَ ٱللَّهُ بِكُلِّ شَىْءٍ عَلِيمًۭا

Ketika orang-orang kafir menanamkan dalam hati mereka kesombongan (yaitu) kesombongan jahiliyah lalu Allah menurunkan ketenangan kepada Rasul-Nya, dan kepada orang-orang mukmin dan Allah mewajibkan kepada mereka kalimat-takwa dan adalah mereka berhak dengan kalimat takwa itu dan patut memilikinya. Dan adalah Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.

إِذْ idh tatkala
جَعَلَ jaʿala menjadikan/membuat
ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
كَفَرُوا۟ kafarū kafir/ingkar
فِى fī dalam
قُلُوبِهِمُ qulūbihimu hati mereka
ٱلْحَمِيَّةَ l-ḥamiyata kesombongan
حَمِيَّةَ ḥamiyyata kesombongan
ٱلْجَـٰهِلِيَّةِ l-jāhiliyati jahiliyah
فَأَنزَلَ fa-anzala maka menurunkan
ٱللَّهُ l-lahu Allah
سَكِينَتَهُۥ sakīnatahu ketenteraman
عَلَىٰ ʿalā atas
رَسُولِهِۦ rasūlihi rasul-Nya
وَعَلَى waʿalā dan atas
ٱلْمُؤْمِنِينَ l-mu'minīna orang-orang yang beriman
وَأَلْزَمَهُمْ wa-alzamahum dan Dia menetapkan mereka
كَلِمَةَ kalimata kalimat
ٱلتَّقْوَىٰ l-taqwā takwa
وَكَانُوٓا۟ wakānū dan adalah mereka
أَحَقَّ aḥaqqa lebih berhak
بِهَا bihā dengannya
وَأَهْلَهَا ۚ wa-ahlahā dan ahlinya
وَكَانَ wakāna dan adalah
ٱللَّهُ l-lahu Allah
بِكُلِّ bikulli dengan segala
شَىْءٍ shayin sesuatu
عَلِيمًۭا ʿalīman Maha Mengetahui

Ayat 27 - Surah Al-Fath: 28 kata

لَّقَدْ صَدَقَ ٱللَّهُ رَسُولَهُ ٱلرُّءْيَا بِٱلْحَقِّ ۖ لَتَدْخُلُنَّ ٱلْمَسْجِدَ ٱلْحَرَامَ إِن شَآءَ ٱللَّهُ ءَامِنِينَ مُحَلِّقِينَ رُءُوسَكُمْ وَمُقَصِّرِينَ لَا تَخَافُونَ ۖ فَعَلِمَ مَا لَمْ تَعْلَمُوا۟ فَجَعَلَ مِن دُونِ ذَٰلِكَ فَتْحًۭا قَرِيبًا

Sesungguhnya Allah akan membuktikan kepada Rasul-Nya, tentang kebenaran mimpinya dengan sebenarnya (yaitu) bahwa sesungguhnya kamu pasti akan memasuki Masjidil Haram, insya Allah dalam keadaan aman, dengan mencukur rambut kepala dan mengguntingnya, sedang kamu tidak merasa takut. Maka Allah mengetahui apa yang tiada kamu ketahui dan Dia memberikan sebelum itu kemenangan yang dekat.

لَّقَدْ laqad sesungguhnya
صَدَقَ ṣadaqa membenarkan
ٱللَّهُ l-lahu Allah
رَسُولَهُ rasūlahu rasul-Nya
ٱلرُّءْيَا l-ru'yā mimpi
بِٱلْحَقِّ ۖ bil-ḥaqi dengan benar
لَتَدْخُلُنَّ latadkhulunna sungguh kamu akan memasuki
ٱلْمَسْجِدَ l-masjida Masjid
ٱلْحَرَامَ l-ḥarāma Haram
إِن in jika
شَآءَ shāa menghendaki
ٱللَّهُ l-lahu Allah
ءَامِنِينَ āminīna dengan aman
مُحَلِّقِينَ muḥalliqīna mencukur rambut
رُءُوسَكُمْ ruūsakum kepala kamu
وَمُقَصِّرِينَ wamuqaṣṣirīna dan memendekkan guntingan rambut
لَا lā tidak
تَخَافُونَ ۖ takhāfūna kamu merasa takut
فَعَلِمَ faʿalima maka Dia mengetahui
مَا mā apa yang
لَمْ lam tidak
تَعْلَمُوا۟ taʿlamū kamu ketahui
فَجَعَلَ fajaʿala maka Dia menjadikan
مِن min dari
دُونِ dūni selain
ذَٰلِكَ dhālika demikian itu
فَتْحًۭا fatḥan kemenangan
قَرِيبًا qarīban dekat

Ayat 28 - Surah Al-Fath: 14 kata

هُوَ ٱلَّذِىٓ أَرْسَلَ رَسُولَهُۥ بِٱلْهُدَىٰ وَدِينِ ٱلْحَقِّ لِيُظْهِرَهُۥ عَلَى ٱلدِّينِ كُلِّهِۦ ۚ وَكَفَىٰ بِٱللَّهِ شَهِيدًۭا

Dialah yang mengutus Rasul-Nya dengan membawa petunjuk dan agama yang hak agar dimenangkan-Nya terhadap semua agama. Dan cukuplah Allah sebagai saksi.

هُوَ huwa Dia
ٱلَّذِىٓ alladhī yang
أَرْسَلَ arsala mengutus
رَسُولَهُۥ rasūlahu rasul-Nya
بِٱلْهُدَىٰ bil-hudā dengan petunjuk
وَدِينِ wadīni dan agama
ٱلْحَقِّ l-ḥaqi benar
لِيُظْهِرَهُۥ liyuẓ'hirahu karena Dia hendak memenangkannya
عَلَى ʿalā atas
ٱلدِّينِ l-dīni agama
كُلِّهِۦ ۚ kullihi semuanya
وَكَفَىٰ wakafā dan cukup
بِٱللَّهِ bil-lahi dengan Allah
شَهِيدًۭا shahīdan saksi

Ayat 29 - Surah Al-Fath: 54 kata

مُّحَمَّدٌۭ رَّسُولُ ٱللَّهِ ۚ وَٱلَّذِينَ مَعَهُۥٓ أَشِدَّآءُ عَلَى ٱلْكُفَّارِ رُحَمَآءُ بَيْنَهُمْ ۖ تَرَىٰهُمْ رُكَّعًۭا سُجَّدًۭا يَبْتَغُونَ فَضْلًۭا مِّنَ ٱللَّهِ وَرِضْوَٰنًۭا ۖ سِيمَاهُمْ فِى وُجُوهِهِم مِّنْ أَثَرِ ٱلسُّجُودِ ۚ ذَٰلِكَ مَثَلُهُمْ فِى ٱلتَّوْرَىٰةِ ۚ وَمَثَلُهُمْ فِى ٱلْإِنجِيلِ كَزَرْعٍ أَخْرَجَ شَطْـَٔهُۥ فَـَٔازَرَهُۥ فَٱسْتَغْلَظَ فَٱسْتَوَىٰ عَلَىٰ سُوقِهِۦ يُعْجِبُ ٱلزُّرَّاعَ لِيَغِيظَ بِهِمُ ٱلْكُفَّارَ ۗ وَعَدَ ٱللَّهُ ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ وَعَمِلُوا۟ ٱلصَّـٰلِحَـٰتِ مِنْهُم مَّغْفِرَةًۭ وَأَجْرًا عَظِيمًۢا

Muhammad itu adalah utusan Allah dan orang-orang yang bersama dengan dia adalah keras terhadap orang-orang kafir, tetapi berkasih sayang sesama mereka. Kamu lihat mereka ruku' dan sujud mencari karunia Allah dan keridhaan-Nya, tanda-tanda mereka tampak pada muka mereka dari bekas sujud. Demikianlah sifat-sifat mereka dalam Taurat dan sifat-sifat mereka dalam Injil, yaitu seperti tanaman yang mengeluarkan tunasnya maka tunas itu menjadikan tanaman itu kuat lalu menjadi besarlah dia dan tegak lurus di atas pokoknya; tanaman itu menyenangkan hati penanam-penanamnya karena Allah hendak menjengkelkan hati orang-orang kafir (dengan kekuatan orang-orang mukmin). Allah menjanjikan kepada orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal yang saleh di antara mereka ampunan dan pahala yang besar.

مُّحَمَّدٌۭ muḥammadun Muhammad
رَّسُولُ rasūlu rasul
ٱللَّهِ ۚ l-lahi Allah
وَٱلَّذِينَ wa-alladhīna dan orang-orang yang
مَعَهُۥٓ maʿahu bersama dia
أَشِدَّآءُ ashiddāu sangat keras
عَلَى ʿalā terhadap
ٱلْكُفَّارِ l-kufāri orang-orang kafir
رُحَمَآءُ ruḥamāu kasih sayang
بَيْنَهُمْ ۖ baynahum diantara mereka
تَرَىٰهُمْ tarāhum kamu melihat mereka
رُكَّعًۭا rukkaʿan ruku'
سُجَّدًۭا sujjadan sujud
يَبْتَغُونَ yabtaghūna mereka mencari
فَضْلًۭا faḍlan karunia
مِّنَ mina dari
ٱللَّهِ l-lahi Allah
وَرِضْوَٰنًۭا ۖ wariḍ'wānan dan keridhaan
سِيمَاهُمْ sīmāhum tanda-tanda mereka
فِى fī dalam
وُجُوهِهِم wujūhihim muka-muka mereka
مِّنْ min dari
أَثَرِ athari bekas
ٱلسُّجُودِ ۚ l-sujūdi sujud
ذَٰلِكَ dhālika demikian itu
مَثَلُهُمْ mathaluhum perumpamaan mereka
فِى fī dalam
ٱلتَّوْرَىٰةِ ۚ l-tawrāti Taurat
وَمَثَلُهُمْ wamathaluhum dan perumpamaan mereka
فِى fī dalam
ٱلْإِنجِيلِ l-injīli injil
كَزَرْعٍ kazarʿin seperti tanaman
أَخْرَجَ akhraja ia mengeluarkan
شَطْـَٔهُۥ shaṭahu tumbuhnya/tunasnya
فَـَٔازَرَهُۥ faāzarahu maka ia menguatkan
فَٱسْتَغْلَظَ fa-is'taghlaẓa lalu ia menjadi besar
فَٱسْتَوَىٰ fa-is'tawā maka ia tegak
عَلَىٰ ʿalā atas
سُوقِهِۦ sūqihi batangnya
يُعْجِبُ yuʿ'jibu menakjubkan/menyenangkan
ٱلزُّرَّاعَ l-zurāʿa penanam-penanam
لِيَغِيظَ liyaghīẓa karena Dia hendak menjengkelkan
بِهِمُ bihimu dengan mereka
ٱلْكُفَّارَ ۗ l-kufāra orang-orang kafir
وَعَدَ waʿada telah menjanjikan
ٱللَّهُ l-lahu Allah
ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
ءَامَنُوا۟ āmanū beriman
وَعَمِلُوا۟ waʿamilū dan beramal
ٱلصَّـٰلِحَـٰتِ l-ṣāliḥāti kebaikan
مِنْهُم min'hum dari mereka
مَّغْفِرَةًۭ maghfiratan ampunan
وَأَجْرًا wa-ajran dan pahala
عَظِيمًۢا ʿaẓīman besar

Lihat juga

Semua surah kata demi kata

بسم الله الرحمن الرحيم Sen 22 Rabiul Akhir
الاثنين 22 ربيع الآخر
هلال متناقص Sabit Tua Hari 24 / 29.5
Iluminasi 31%
Bulan baru dalam 6 hari
اللهم صل على محمد Ya Allah, limpahkan shalawat kepada Muhammad

إِنَّ ٱللَّهَ وَمَلَٰٓئِكَتَهُۥ يُصَلُّونَ عَلَى ٱلنَّبِىِّ ۚ يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ صَلُّوا۟ عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا۟ تَسْلِيمًا

Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.

QS. Al-Ahzab: 56

Shalawat Nabi