Surah Al-Mumtahana kata demi kata

Islam > Al-Quran > Quran_wbw > Surah Al-Mumtahana kata demi kata

Al-Mumtahana (الممتحنة) kata demi kata secara utuh: Madaniyah, diwahyukan di Madinah, 13 ayat, 348 kata. Setiap ayat ditampilkan dalam bahasa Arab dengan terjemahan bahasa Indonesia, lalu diurai per kata, masing-masing dengan transliterasi dan maknanya.

Dengan 348 kata untuk dipelajari, Surah Al-Mumtahana menjadi mudah diakses meski belum bisa membaca bahasa Arab: transliterasi memandu pelafalan dan makna memberi pemahaman. Ulangi setiap kata, lalu baca ulang seluruh ayat: inilah cara paling efektif untuk menghafal surah ini, memahami bacaan shalat, dan memperkaya kosakata Al-Qur'an.

Diperbarui pada 30 September 2026 pukul 04.42

📖 2 menit baca

بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَـٰنِ ٱلرَّحِيمِ

Ayat 1 - Surah Al-Mumtahana: 48 kata

يَـٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ لَا تَتَّخِذُوا۟ عَدُوِّى وَعَدُوَّكُمْ أَوْلِيَآءَ تُلْقُونَ إِلَيْهِم بِٱلْمَوَدَّةِ وَقَدْ كَفَرُوا۟ بِمَا جَآءَكُم مِّنَ ٱلْحَقِّ يُخْرِجُونَ ٱلرَّسُولَ وَإِيَّاكُمْ ۙ أَن تُؤْمِنُوا۟ بِٱللَّهِ رَبِّكُمْ إِن كُنتُمْ خَرَجْتُمْ جِهَـٰدًۭا فِى سَبِيلِى وَٱبْتِغَآءَ مَرْضَاتِى ۚ تُسِرُّونَ إِلَيْهِم بِٱلْمَوَدَّةِ وَأَنَا۠ أَعْلَمُ بِمَآ أَخْفَيْتُمْ وَمَآ أَعْلَنتُمْ ۚ وَمَن يَفْعَلْهُ مِنكُمْ فَقَدْ ضَلَّ سَوَآءَ ٱلسَّبِيلِ

Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil musuh-Ku dan musuhmu menjadi teman-teman setia yang kamu sampaikan kepada mereka (berita-berita Muhammad), karena rasa kasih sayang; padahal sesungguhnya mereka telah ingkar kepada kebenaran yang datang kepadamu, mereka mengusir Rasul dan (mengusir) kamu karena kamu beriman kepada Allah, Tuhanmu. Jika kamu benar-benar keluar untuk berjihad di jalan-Ku dan mencari keridhaan-Ku (janganlah kamu berbuat demikian). Kamu memberitahukan secara rahasia (berita-berita Muhammad) kepada mereka, karena rasa kasih sayang. Aku lebih mengetahui apa yang kamu sembunyikan dan apa yang kamu nyatakan. Dan barangsiapa di antara kamu yang melakukannya, maka sesungguhnya dia telah tersesat dari jalan yang lurus.

يَـٰٓأَيُّهَا yāayyuhā wahai
ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
ءَامَنُوا۟ āmanū beriman
لَا lā janganlah
تَتَّخِذُوا۟ tattakhidhū kamu mengambil/menjadikan
عَدُوِّى ʿaduwwī musuh-Ku
وَعَدُوَّكُمْ waʿaduwwakum dan musuhmu
أَوْلِيَآءَ awliyāa penolong/sahabat
تُلْقُونَ tul'qūna kamu menemui/menyampaikan
إِلَيْهِم ilayhim kepada mereka
بِٱلْمَوَدَّةِ bil-mawadati dengan kasih sayang
وَقَدْ waqad dan sesungguhnya
كَفَرُوا۟ kafarū kafir/ingkar
بِمَا bimā terhadap apa
جَآءَكُم jāakum datang kepadamu
مِّنَ mina dari
ٱلْحَقِّ l-ḥaqi kebenaran
يُخْرِجُونَ yukh'rijūna mereka mengusir
ٱلرَّسُولَ l-rasūla rasul
وَإِيَّاكُمْ ۙ wa-iyyākum dan kamu
أَن an bahwa
تُؤْمِنُوا۟ tu'minū kamu beriman
بِٱللَّهِ bil-lahi kepada Allah
رَبِّكُمْ rabbikum Tuhan kalian
إِن in jika
كُنتُمْ kuntum kalian adalah
خَرَجْتُمْ kharajtum kamu keluar
جِهَـٰدًۭا jihādan berjihad/berjuang/bekerja keras
فِى fī pada
سَبِيلِى sabīlī jalan-Ku
وَٱبْتِغَآءَ wa-ib'tighāa dan mencari
مَرْضَاتِى ۚ marḍātī keridaan-Ku
تُسِرُّونَ tusirrūna kamu merahasiakan
إِلَيْهِم ilayhim kepada mereka
بِٱلْمَوَدَّةِ bil-mawadati dengan kasih sayang
وَأَنَا۠ wa-anā dan Aku
أَعْلَمُ aʿlamu lebih mengetahui
بِمَآ bimā terhadap apa
أَخْفَيْتُمْ akhfaytum kamu sembunyikan
وَمَآ wamā dan apa
أَعْلَنتُمْ ۚ aʿlantum kamu nyatakan
وَمَن waman dan barang siapa
يَفْعَلْهُ yafʿalhu melakukannya
مِنكُمْ minkum diantara kamu
فَقَدْ faqad maka sesungguhnya
ضَلَّ ḍalla sesat
سَوَآءَ sawāa sama/lurus
ٱلسَّبِيلِ l-sabīli jalan

Ayat 2 - Surah Al-Mumtahana: 13 kata

إِن يَثْقَفُوكُمْ يَكُونُوا۟ لَكُمْ أَعْدَآءًۭ وَيَبْسُطُوٓا۟ إِلَيْكُمْ أَيْدِيَهُمْ وَأَلْسِنَتَهُم بِٱلسُّوٓءِ وَوَدُّوا۟ لَوْ تَكْفُرُونَ

Jika mereka menangkap kamu, niscaya mereka bertindak sebagai musuh bagimu dan melepaskan tangan dan lidah mereka kepadamu dengan menyakiti(mu); dan mereka ingin supaya kamu (kembali) kafir.

إِن in jika
يَثْقَفُوكُمْ yathqafūkum mereka menangkap kamu
يَكُونُوا۟ yakūnū mereka adalah
لَكُمْ lakum bagi kalian
أَعْدَآءًۭ aʿdāan musuh
وَيَبْسُطُوٓا۟ wayabsuṭū dan mereka melepaskan
إِلَيْكُمْ ilaykum kepadamu
أَيْدِيَهُمْ aydiyahum tangan-tangan mereka
وَأَلْسِنَتَهُم wa-alsinatahum dan lidah mereka
بِٱلسُّوٓءِ bil-sūi dengan kejahatan (menyakiti)
وَوَدُّوا۟ wawaddū dan mereka menginginkan
لَوْ law sekiranya/supaya
تَكْفُرُونَ takfurūna kalian kafir

Ayat 3 - Surah Al-Mumtahana: 13 kata

لَن تَنفَعَكُمْ أَرْحَامُكُمْ وَلَآ أَوْلَـٰدُكُمْ ۚ يَوْمَ ٱلْقِيَـٰمَةِ يَفْصِلُ بَيْنَكُمْ ۚ وَٱللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ بَصِيرٌۭ

Karib kerabat dan anak-anakmu sekali-sekali tiada bermanfaat bagimu pada Hari Kiamat. Dia akan memisahkan antara kamu. Dan Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan.

لَن lan tidak
تَنفَعَكُمْ tanfaʿakum memberi manfaat kepadamu
أَرْحَامُكُمْ arḥāmukum kerabat-kerabat kamu
وَلَآ walā dan tidak
أَوْلَـٰدُكُمْ ۚ awlādukum anak-anak kamu
يَوْمَ yawma hari
ٱلْقِيَـٰمَةِ l-qiyāmati kiamat
يَفْصِلُ yafṣilu Dia memisahkan
بَيْنَكُمْ ۚ baynakum antara kamu
وَٱللَّهُ wal-lahu dan Allah
بِمَا bimā terhadap apa
تَعْمَلُونَ taʿmalūna kamu kerjakan
بَصِيرٌۭ baṣīrun Maha Melihat

Ayat 4 - Surah Al-Mumtahana: 52 kata

قَدْ كَانَتْ لَكُمْ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌۭ فِىٓ إِبْرَٰهِيمَ وَٱلَّذِينَ مَعَهُۥٓ إِذْ قَالُوا۟ لِقَوْمِهِمْ إِنَّا بُرَءَٰٓؤُا۟ مِنكُمْ وَمِمَّا تَعْبُدُونَ مِن دُونِ ٱللَّهِ كَفَرْنَا بِكُمْ وَبَدَا بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمُ ٱلْعَدَٰوَةُ وَٱلْبَغْضَآءُ أَبَدًا حَتَّىٰ تُؤْمِنُوا۟ بِٱللَّهِ وَحْدَهُۥٓ إِلَّا قَوْلَ إِبْرَٰهِيمَ لِأَبِيهِ لَأَسْتَغْفِرَنَّ لَكَ وَمَآ أَمْلِكُ لَكَ مِنَ ٱللَّهِ مِن شَىْءٍۢ ۖ رَّبَّنَا عَلَيْكَ تَوَكَّلْنَا وَإِلَيْكَ أَنَبْنَا وَإِلَيْكَ ٱلْمَصِيرُ

Sesungguhnya telah ada suri tauladan yang baik bagimu pada Ibrahim dan orang-orang yang bersama dengan dia; ketika mereka berkata kepada kaum mereka: "Sesungguhnya kami berlepas diri daripada kamu dari daripada apa yang kamu sembah selain Allah, kami ingkari (kekafiran)mu dan telah nyata antara kami dan kamu permusuhan dan kebencian buat selama-lamanya sampai kamu beriman kepada Allah saja. Kecuali perkataan Ibrahim kepada bapaknya: "Sesungguhnya aku akan memohonkan ampunan bagi kamu dan aku tiada dapat menolak sesuatupun dari kamu (siksaan) Allah". (Ibrahim berkata): "Ya Tuhan kami hanya kepada Engkaulah kami bertawakkal dan hanya kepada Engkaulah kami bertaubat dan hanya kepada Engkaulah kami kembali".

قَدْ qad sesungguhnya
كَانَتْ kānat telah ada
لَكُمْ lakum bagi kalian
أُسْوَةٌ us'watun suri tauladan
حَسَنَةٌۭ ḥasanatun yang baik
فِىٓ fī pada
إِبْرَٰهِيمَ ib'rāhīma Ibrahim
وَٱلَّذِينَ wa-alladhīna dan orang-orang yang
مَعَهُۥٓ maʿahu bersamanya
إِذْ idh apabila
قَالُوا۟ qālū mereka mengatakan
لِقَوْمِهِمْ liqawmihim kepada kaumnya
إِنَّا innā sesungguhnya
بُرَءَٰٓؤُا۟ buraāu berlepas diri
مِنكُمْ minkum dari kamu
وَمِمَّا wamimmā dan dari apa
تَعْبُدُونَ taʿbudūna kamu sembah
مِن min dari
دُونِ dūni selain
ٱللَّهِ l-lahi Allah
كَفَرْنَا kafarnā kami kafir/ingkar
بِكُمْ bikum dengan/untuk kalian
وَبَدَا wabadā dan nyata
بَيْنَنَا baynanā antara kami
وَبَيْنَكُمُ wabaynakumu dan antara kamu
ٱلْعَدَٰوَةُ l-ʿadāwatu permungsuhan
وَٱلْبَغْضَآءُ wal-baghḍāu dan kebencian
أَبَدًا abadan selama-lamanya
حَتَّىٰ ḥattā hingga
تُؤْمِنُوا۟ tu'minū kamu beriman
بِٱللَّهِ bil-lahi kepada Allah
وَحْدَهُۥٓ waḥdahu sendiri-Nya
إِلَّا illā kecuali
قَوْلَ qawla perkataan
إِبْرَٰهِيمَ ib'rāhīma Ibrahim
لِأَبِيهِ li-abīhi kepada bapaknya
لَأَسْتَغْفِرَنَّ la-astaghfiranna sungguh aku memohonkan ampun
لَكَ laka bagimu
وَمَآ wamā dan tidak
أَمْلِكُ amliku aku memiliki/kuasa
لَكَ laka bagimu
مِنَ mina dari
ٱللَّهِ l-lahi Allah
مِن min dari
شَىْءٍۢ ۖ shayin sesuatu/sedikitpun
رَّبَّنَا rabbanā ya Tuhan kami
عَلَيْكَ ʿalayka atas Engkau
تَوَكَّلْنَا tawakkalnā kami bertawakal
وَإِلَيْكَ wa-ilayka dan kepada Engkau
أَنَبْنَا anabnā kami bertaubat
وَإِلَيْكَ wa-ilayka dan kepada Engkau
ٱلْمَصِيرُ l-maṣīru kami kembali

Ayat 5 - Surah Al-Mumtahana: 13 kata

رَبَّنَا لَا تَجْعَلْنَا فِتْنَةًۭ لِّلَّذِينَ كَفَرُوا۟ وَٱغْفِرْ لَنَا رَبَّنَآ ۖ إِنَّكَ أَنتَ ٱلْعَزِيزُ ٱلْحَكِيمُ

"Ya Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan kami (sasaran) fitnah bagi orang-orang kafir. Dan ampunilah kami ya Tuhan kami. Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana".

رَبَّنَا rabbanā ya Tuhan kami
لَا lā janganlah
تَجْعَلْنَا tajʿalnā kami Engkau jadikan kami
فِتْنَةًۭ fit'natan percobaan
لِّلَّذِينَ lilladhīna bagi orang-orang
كَفَرُوا۟ kafarū kafir/ingkar
وَٱغْفِرْ wa-igh'fir dan ampunilah
لَنَا lanā bagi kami
رَبَّنَآ ۖ rabbanā ya Tuhan kami
إِنَّكَ innaka sesungguhnya Engkau
أَنتَ anta Engkau
ٱلْعَزِيزُ l-ʿazīzu Maha Perkasa
ٱلْحَكِيمُ l-ḥakīmu Maha Bijaksana

Ayat 6 - Surah Al-Mumtahana: 19 kata

لَقَدْ كَانَ لَكُمْ فِيهِمْ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌۭ لِّمَن كَانَ يَرْجُوا۟ ٱللَّهَ وَٱلْيَوْمَ ٱلْـَٔاخِرَ ۚ وَمَن يَتَوَلَّ فَإِنَّ ٱللَّهَ هُوَ ٱلْغَنِىُّ ٱلْحَمِيدُ

Sesungguhnya pada mereka itu (Ibrahim dan umatnya) ada teladan yang baik bagimu; (yaitu) bagi orang-orang yang mengharap (pahala) Allah dan (keselamatan pada) Hari Kemudian. Dan barangsiapa yang berpaling, maka sesungguhnya Allah Dialah yang Maha kaya lagi Maha Terpuji.

لَقَدْ laqad sesungguhnya
كَانَ kāna adalah
لَكُمْ lakum bagi kalian
فِيهِمْ fīhim didalamnya
أُسْوَةٌ us'watun suri teladan
حَسَنَةٌۭ ḥasanatun yang baik
لِّمَن liman bagi siapa
كَانَ kāna adalah
يَرْجُوا۟ yarjū mereka mengharap
ٱللَّهَ l-laha Allah
وَٱلْيَوْمَ wal-yawma dan hari
ٱلْـَٔاخِرَ ۚ l-ākhira akhir
وَمَن waman dan barang siapa
يَتَوَلَّ yatawalla berpaling
فَإِنَّ fa-inna maka sesungguhnya
ٱللَّهَ l-laha Allah
هُوَ huwa Dia
ٱلْغَنِىُّ l-ghaniyu Maha Kaya
ٱلْحَمِيدُ l-ḥamīdu Maha Terpuji

Ayat 7 - Surah Al-Mumtahana: 15 kata

۞ عَسَى ٱللَّهُ أَن يَجْعَلَ بَيْنَكُمْ وَبَيْنَ ٱلَّذِينَ عَادَيْتُم مِّنْهُم مَّوَدَّةًۭ ۚ وَٱللَّهُ قَدِيرٌۭ ۚ وَٱللَّهُ غَفُورٌۭ رَّحِيمٌۭ

Mudah-mudahan Allah menimbulkan kasih sayang antaramu dengan orang-orang yang kamu musuhi di antara mereka. Dan Allah adalah Maha Kuasa. Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

۞ عَسَى ʿasā mudah-mudahan
ٱللَّهُ l-lahu Allah
أَن an bahwa
يَجْعَلَ yajʿala menjadikan
بَيْنَكُمْ baynakum diantara kamu
وَبَيْنَ wabayna dan antara
ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
عَادَيْتُم ʿādaytum kamu musuhi
مِّنْهُم min'hum diantara mereka
مَّوَدَّةًۭ ۚ mawaddatan kasih sayang
وَٱللَّهُ wal-lahu dan Allah
قَدِيرٌۭ ۚ qadīrun Maha Kuasa
وَٱللَّهُ wal-lahu dan Allah
غَفُورٌۭ ghafūrun Maha Pengampun
رَّحِيمٌۭ raḥīmun Maha Penyayang

Ayat 8 - Surah Al-Mumtahana: 21 kata

لَّا يَنْهَىٰكُمُ ٱللَّهُ عَنِ ٱلَّذِينَ لَمْ يُقَـٰتِلُوكُمْ فِى ٱلدِّينِ وَلَمْ يُخْرِجُوكُم مِّن دِيَـٰرِكُمْ أَن تَبَرُّوهُمْ وَتُقْسِطُوٓا۟ إِلَيْهِمْ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ يُحِبُّ ٱلْمُقْسِطِينَ

Allah tidak melarang kamu untuk berbuat baik dan berlaku adil terhadap orang-orang yang tiada memerangimu karena agama dan tidak (pula) mengusir kamu dari negerimu. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berlaku adil.

لَّا lā tidak
يَنْهَىٰكُمُ yanhākumu melarang kamu
ٱللَّهُ l-lahu Allah
عَنِ ʿani dari/terhadap
ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
لَمْ lam tidak
يُقَـٰتِلُوكُمْ yuqātilūkum memerangi kamu
فِى fī dalam
ٱلدِّينِ l-dīni agama
وَلَمْ walam dan tidak
يُخْرِجُوكُم yukh'rijūkum mengusir/mengeluarkan kamu
مِّن min dari
دِيَـٰرِكُمْ diyārikum rumah/kampung halaman
أَن an bahwa
تَبَرُّوهُمْ tabarrūhum kamu berbuat baik kepada mereka
وَتُقْسِطُوٓا۟ watuq'siṭū dan kamu berlaku adil
إِلَيْهِمْ ۚ ilayhim kepada mereka
إِنَّ inna sesungguhnya
ٱللَّهَ l-laha Allah
يُحِبُّ yuḥibbu menyukai
ٱلْمُقْسِطِينَ l-muq'siṭīna orang-orang yang berlaku adil

Ayat 9 - Surah Al-Mumtahana: 21 kata

إِنَّمَا يَنْهَىٰكُمُ ٱللَّهُ عَنِ ٱلَّذِينَ قَـٰتَلُوكُمْ فِى ٱلدِّينِ وَأَخْرَجُوكُم مِّن دِيَـٰرِكُمْ وَظَـٰهَرُوا۟ عَلَىٰٓ إِخْرَاجِكُمْ أَن تَوَلَّوْهُمْ ۚ وَمَن يَتَوَلَّهُمْ فَأُو۟لَـٰٓئِكَ هُمُ ٱلظَّـٰلِمُونَ

Sesungguhnya Allah hanya melarang kamu menjadikan sebagai kawanmu orang-orang yang memerangimu karena agama dan mengusir kamu dari negerimu, dan membantu (orang lain) untuk mengusirmu. Dan barangsiapa menjadikan mereka sebagai kawan, maka mereka itulah orang-orang yang zalim.

إِنَّمَا innamā sesungguhnya hanyalah
يَنْهَىٰكُمُ yanhākumu melarang kamu
ٱللَّهُ l-lahu Allah
عَنِ ʿani dari
ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
قَـٰتَلُوكُمْ qātalūkum (mereka) memerangi kamu
فِى fī dalam
ٱلدِّينِ l-dīni agama
وَأَخْرَجُوكُم wa-akhrajūkum dan mengusir/mengeluarkan kamu
مِّن min dari
دِيَـٰرِكُمْ diyārikum kampung halamanmu
وَظَـٰهَرُوا۟ waẓāharū dan mereka membantu
عَلَىٰٓ ʿalā atas/untuk
إِخْرَاجِكُمْ ikh'rājikum mengusir kamu
أَن an bahwa
تَوَلَّوْهُمْ ۚ tawallawhum kamu menjadikan mereka sebagai kawan
وَمَن waman dan barang siapa
يَتَوَلَّهُمْ yatawallahum menjadikan mereka sebagai kawan
فَأُو۟لَـٰٓئِكَ fa-ulāika maka mereka itu
هُمُ humu mereka
ٱلظَّـٰلِمُونَ l-ẓālimūna orang-orang yang zalim

Ayat 10 - Surah Al-Mumtahana: 55 kata

يَـٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوٓا۟ إِذَا جَآءَكُمُ ٱلْمُؤْمِنَـٰتُ مُهَـٰجِرَٰتٍۢ فَٱمْتَحِنُوهُنَّ ۖ ٱللَّهُ أَعْلَمُ بِإِيمَـٰنِهِنَّ ۖ فَإِنْ عَلِمْتُمُوهُنَّ مُؤْمِنَـٰتٍۢ فَلَا تَرْجِعُوهُنَّ إِلَى ٱلْكُفَّارِ ۖ لَا هُنَّ حِلٌّۭ لَّهُمْ وَلَا هُمْ يَحِلُّونَ لَهُنَّ ۖ وَءَاتُوهُم مَّآ أَنفَقُوا۟ ۚ وَلَا جُنَاحَ عَلَيْكُمْ أَن تَنكِحُوهُنَّ إِذَآ ءَاتَيْتُمُوهُنَّ أُجُورَهُنَّ ۚ وَلَا تُمْسِكُوا۟ بِعِصَمِ ٱلْكَوَافِرِ وَسْـَٔلُوا۟ مَآ أَنفَقْتُمْ وَلْيَسْـَٔلُوا۟ مَآ أَنفَقُوا۟ ۚ ذَٰلِكُمْ حُكْمُ ٱللَّهِ ۖ يَحْكُمُ بَيْنَكُمْ ۚ وَٱللَّهُ عَلِيمٌ حَكِيمٌۭ

Hai orang-orang yang beriman, apabila datang berhijrah kepadamu perempuan-perempuan yang beriman, maka hendaklah kamu uji (keimanan) mereka. Allah lebih mengetahui tentang keimanan mereka; maka jika kamu telah mengetahui bahwa mereka (benar-benar) beriman maka janganlah kamu kembalikan mereka kepada (suami-suami mereka) orang-orang kafir. Mereka tiada halal bagi orang-orang kafir itu dan orang-orang kafir itu tiada halal pula bagi mereka. Dan berikanlah kepada (suami suami) mereka, mahar yang telah mereka bayar. Dan tiada dosa atasmu mengawini mereka apabila kamu bayar kepada mereka maharnya. Dan janganlah kamu tetap berpegang pada tali (perkawinan) dengan perempuan-perempuan kafir; dan hendaklah kamu minta mahar yang telah kamu bayar; dan hendaklah mereka meminta mahar yang telah mereka bayar. Demikianlah hukum Allah yang ditetapkan-Nya di antara kamu. Dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.

يَـٰٓأَيُّهَا yāayyuhā wahai
ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
ءَامَنُوٓا۟ āmanū beriman
إِذَا idhā apabila
جَآءَكُمُ jāakumu datang kepadamu
ٱلْمُؤْمِنَـٰتُ l-mu'minātu orang perempuan beriman
مُهَـٰجِرَٰتٍۢ muhājirātin berhijrah
فَٱمْتَحِنُوهُنَّ ۖ fa-im'taḥinūhunna maka ujilah mereka
ٱللَّهُ l-lahu Allah
أَعْلَمُ aʿlamu mengetahui
بِإِيمَـٰنِهِنَّ ۖ biīmānihinna tentang keimanan mereka
فَإِنْ fa-in maka jika
عَلِمْتُمُوهُنَّ ʿalim'tumūhunna mengetahui mereka
مُؤْمِنَـٰتٍۢ mu'minātin wanita-wanita beriman
فَلَا falā maka janganlah
تَرْجِعُوهُنَّ tarjiʿūhunna kamu kembalikan mereka
إِلَى ilā kepada
ٱلْكُفَّارِ ۖ l-kufāri orang-orang kafir
لَا lā tidak
هُنَّ hunna mereka (wanita beriman)
حِلٌّۭ ḥillun halal
لَّهُمْ lahum bagi mereka
وَلَا walā dan tidak
هُمْ hum mereka
يَحِلُّونَ yaḥillūna halal
لَهُنَّ ۖ lahunna bagi mereka
وَءَاتُوهُم waātūhum dan berikan kepada mereka
مَّآ mā apa-apa
أَنفَقُوا۟ ۚ anfaqū mereka belanjakan
وَلَا walā dan tidak
جُنَاحَ junāḥa berdosa
عَلَيْكُمْ ʿalaykum atas kalian
أَن an bahwa
تَنكِحُوهُنَّ tankiḥūhunna kamu nikah dengan mereka
إِذَآ idhā apabila
ءَاتَيْتُمُوهُنَّ ātaytumūhunna kamu berikan kepada mereka
أُجُورَهُنَّ ۚ ujūrahunna maskawin mereka
وَلَا walā dan jangan
تُمْسِكُوا۟ tum'sikū kamu tahan/pegang
بِعِصَمِ biʿiṣami dengan tali/ikatan
ٱلْكَوَافِرِ l-kawāfiri wanita-wanita kafir
وَسْـَٔلُوا۟ wasalū dan mintalah
مَآ mā apa
أَنفَقْتُمْ anfaqtum kamu belanjakan
وَلْيَسْـَٔلُوا۟ walyasalū dan agar mereka meminta
مَآ mā apa
أَنفَقُوا۟ ۚ anfaqū yang mereka belanjakan
ذَٰلِكُمْ dhālikum demikian itu
حُكْمُ ḥuk'mu ketetapan/hukum
ٱللَّهِ ۖ l-lahi Allah
يَحْكُمُ yaḥkumu menetapkan/memberi hukum
بَيْنَكُمْ ۚ baynakum diantara kamu
وَٱللَّهُ wal-lahu dan Allah
عَلِيمٌ ʿalīmun Maha Mengetahui
حَكِيمٌۭ ḥakīmun Maha Bijaksana

Ayat 11 - Surah Al-Mumtahana: 21 kata

وَإِن فَاتَكُمْ شَىْءٌۭ مِّنْ أَزْوَٰجِكُمْ إِلَى ٱلْكُفَّارِ فَعَاقَبْتُمْ فَـَٔاتُوا۟ ٱلَّذِينَ ذَهَبَتْ أَزْوَٰجُهُم مِّثْلَ مَآ أَنفَقُوا۟ ۚ وَٱتَّقُوا۟ ٱللَّهَ ٱلَّذِىٓ أَنتُم بِهِۦ مُؤْمِنُونَ

Dan jika seseorang dari isteri-isterimu lari kepada orang-orang kafir, lalu kamu mengalahkan mereka maka bayarkanlah kepada orang-orang yang lari isterinya itu mahar sebanyak yang telah mereka bayar. Dan bertakwalah kepada Allah Yang kepada-Nya kamu beriman.

وَإِن wa-in dan jika
فَاتَكُمْ fātakum berlalu/lari padamu
شَىْءٌۭ shayon sesuatu
مِّنْ min dari
أَزْوَٰجِكُمْ azwājikum isteri-isterimu
إِلَى ilā kepada
ٱلْكُفَّارِ l-kufāri orang-orang kafir
فَعَاقَبْتُمْ faʿāqabtum lalu kamu mengalahkan
فَـَٔاتُوا۟ faātū maka berikanlah
ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
ذَهَبَتْ dhahabat pergi/lari
أَزْوَٰجُهُم azwājuhum isteri-isteri mereka
مِّثْلَ mith'la seperti/sebesar
مَآ mā apa
أَنفَقُوا۟ ۚ anfaqū mereka belanjakan
وَٱتَّقُوا۟ wa-ittaqū dan bertakwalah
ٱللَّهَ l-laha Allah
ٱلَّذِىٓ alladhī yang
أَنتُم antum kamu
بِهِۦ bihi kepada-Nya
مُؤْمِنُونَ mu'minūna orang-orang yang beriman

Ayat 12 - Surah Al-Mumtahana: 38 kata

يَـٰٓأَيُّهَا ٱلنَّبِىُّ إِذَا جَآءَكَ ٱلْمُؤْمِنَـٰتُ يُبَايِعْنَكَ عَلَىٰٓ أَن لَّا يُشْرِكْنَ بِٱللَّهِ شَيْـًۭٔا وَلَا يَسْرِقْنَ وَلَا يَزْنِينَ وَلَا يَقْتُلْنَ أَوْلَـٰدَهُنَّ وَلَا يَأْتِينَ بِبُهْتَـٰنٍۢ يَفْتَرِينَهُۥ بَيْنَ أَيْدِيهِنَّ وَأَرْجُلِهِنَّ وَلَا يَعْصِينَكَ فِى مَعْرُوفٍۢ ۙ فَبَايِعْهُنَّ وَٱسْتَغْفِرْ لَهُنَّ ٱللَّهَ ۖ إِنَّ ٱللَّهَ غَفُورٌۭ رَّحِيمٌۭ

Hai Nabi, apabila datang kepadamu perempuan-perempuan yang beriman untuk mengadakan janji setia, bahwa mereka tiada akan menyekutukan Allah, tidak akan mencuri, tidak akan berzina, tidak akan membunuh anak-anaknya, tidak akan berbuat dusta yang mereka ada-adakan antara tangan dan kaki mereka dan tidak akan mendurhakaimu dalam urusan yang baik, maka terimalah janji setia mereka dan mohonkanlah ampunan kepada Allah untuk mereka. Sesungguhnya Allah maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

يَـٰٓأَيُّهَا yāayyuhā wahai
ٱلنَّبِىُّ l-nabiyu nabi
إِذَا idhā apabila
جَآءَكَ jāaka datang kepadamu
ٱلْمُؤْمِنَـٰتُ l-mu'minātu wanita-wanita beriman
يُبَايِعْنَكَ yubāyiʿ'naka berjanji setia
عَلَىٰٓ ʿalā atas
أَن an bahwa
لَّا lā tidak
يُشْرِكْنَ yush'rik'na mempersekutukan
بِٱللَّهِ bil-lahi dengan Allah
شَيْـًۭٔا shayan sesuatu
وَلَا walā dan tidak
يَسْرِقْنَ yasriq'na mereka mencuri
وَلَا walā dan tidak
يَزْنِينَ yaznīna berizina
وَلَا walā dan tidak
يَقْتُلْنَ yaqtul'na membunuh
أَوْلَـٰدَهُنَّ awlādahunna anak-anak mereka
وَلَا walā dan tidak
يَأْتِينَ yatīna datangkan/berbuat
بِبُهْتَـٰنٍۢ bibuh'tānin dengan dusta
يَفْتَرِينَهُۥ yaftarīnahu mereka ada-adakannya
بَيْنَ bayna antara
أَيْدِيهِنَّ aydīhinna tangan mereka
وَأَرْجُلِهِنَّ wa-arjulihinna dan kaki-kaki mereka
وَلَا walā dan tidak
يَعْصِينَكَ yaʿṣīnaka mereka mendurhakaimu
فِى fī dalam
مَعْرُوفٍۢ ۙ maʿrūfin kebaikan
فَبَايِعْهُنَّ fabāyiʿ'hunna maka terimalah janji setia mereka
وَٱسْتَغْفِرْ wa-is'taghfir dan mohonkan ampun
لَهُنَّ lahunna bagi/untuk mereka
ٱللَّهَ ۖ l-laha Allah
إِنَّ inna sesungguhnya
ٱللَّهَ l-laha Allah
غَفُورٌۭ ghafūrun Maha Pengampun
رَّحِيمٌۭ raḥīmun Maha Penyayang

Ayat 13 - Surah Al-Mumtahana: 19 kata

يَـٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ لَا تَتَوَلَّوْا۟ قَوْمًا غَضِبَ ٱللَّهُ عَلَيْهِمْ قَدْ يَئِسُوا۟ مِنَ ٱلْـَٔاخِرَةِ كَمَا يَئِسَ ٱلْكُفَّارُ مِنْ أَصْحَـٰبِ ٱلْقُبُورِ

Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu jadikan penolongmu kaum yang dimurkai Allah. Sesungguhnya mereka telah putus asa terhadap negeri akhirat sebagaimana orang-orang kafir yang telah berada dalam kubur berputus asa.

يَـٰٓأَيُّهَا yāayyuhā wahai
ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
ءَامَنُوا۟ āmanū beriman
لَا lā jangan
تَتَوَلَّوْا۟ tatawallaw jadikan sabahat/pemimpin
قَوْمًا qawman kaum
غَضِبَ ghaḍiba memurkai
ٱللَّهُ l-lahu Allah
عَلَيْهِمْ ʿalayhim atas mereka
قَدْ qad sesungguhnya
يَئِسُوا۟ ya-isū mereka putus asa
مِنَ mina dari/terhadap
ٱلْـَٔاخِرَةِ l-ākhirati akhitat
كَمَا kamā sebagaimana
يَئِسَ ya-isa berputus asa
ٱلْكُفَّارُ l-kufāru orang-orang kafir
مِنْ min dari
أَصْحَـٰبِ aṣḥābi penghuni
ٱلْقُبُورِ l-qubūri kubur

Lihat juga

Semua surah kata demi kata

بسم الله الرحمن الرحيم Sen 22 Rabiul Akhir
الاثنين 22 ربيع الآخر
هلال متناقص Sabit Tua Hari 24 / 29.5
Iluminasi 31%
Bulan baru dalam 6 hari
حسبنا الله ونعم الوكيل Cukuplah Allah bagi kami, sebaik-baik pelindung

إِنَّ ٱللَّهَ وَمَلَٰٓئِكَتَهُۥ يُصَلُّونَ عَلَى ٱلنَّبِىِّ ۚ يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ صَلُّوا۟ عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا۟ تَسْلِيمًا

Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.

QS. Al-Ahzab: 56

Shalawat Nabi