Surah Al-Qalam kata demi kata

Islam > Al-Quran > Quran_wbw > Surah Al-Qalam kata demi kata

Al-Qalam (القلم) kata demi kata secara utuh: Makkiyah, diwahyukan di Mekah, 52 ayat, 300 kata. Setiap ayat ditampilkan dalam bahasa Arab dengan terjemahan bahasa Indonesia, lalu diurai per kata, masing-masing dengan transliterasi dan maknanya.

Dengan 300 kata untuk dipelajari, Surah Al-Qalam menjadi mudah diakses meski belum bisa membaca bahasa Arab: transliterasi memandu pelafalan dan makna memberi pemahaman. Ulangi setiap kata, lalu baca ulang seluruh ayat: inilah cara paling efektif untuk menghafal surah ini, memahami bacaan shalat, dan memperkaya kosakata Al-Qur'an.

Diperbarui pada 30 September 2026 pukul 04.42

📖 2 menit baca

بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَـٰنِ ٱلرَّحِيمِ

Ayat 1 - Surah Al-Qalam: 4 kata

نٓ ۚ وَٱلْقَلَمِ وَمَا يَسْطُرُونَ

Nun, demi kalam dan apa yang mereka tulis,

نٓ ۚ noon Nun
وَٱلْقَلَمِ wal-qalami demi qalam
وَمَا wamā dan apa
يَسْطُرُونَ yasṭurūna mereka tulis

Ayat 2 - Surah Al-Qalam: 5 kata

مَآ أَنتَ بِنِعْمَةِ رَبِّكَ بِمَجْنُونٍۢ

berkat nikmat Tuhanmu kamu (Muhammad) sekali-kali bukan orang gila.

مَآ mā tidakkah
أَنتَ anta kamu
بِنِعْمَةِ biniʿ'mati dengan ni'mat
رَبِّكَ rabbika Tuhanmu
بِمَجْنُونٍۢ bimajnūnin orang gila

Ayat 3 - Surah Al-Qalam: 5 kata

وَإِنَّ لَكَ لَأَجْرًا غَيْرَ مَمْنُونٍۢ

Dan sesungguhnya bagi kamu benar-benar pahala yang besar yang tidak putus-putusnya.

وَإِنَّ wa-inna dan sesungguhnya
لَكَ laka bagimu
لَأَجْرًا la-ajran benar-benar pahala
غَيْرَ ghayra bukan/tidak
مَمْنُونٍۢ mamnūnin terputus-putus

Ayat 4 - Surah Al-Qalam: 4 kata

وَإِنَّكَ لَعَلَىٰ خُلُقٍ عَظِيمٍۢ

Dan sesungguhnya kamu benar-benar berbudi pekerti yang agung.

وَإِنَّكَ wa-innaka dan sesungguhnya kamu
لَعَلَىٰ laʿalā benar-benar di atas
خُلُقٍ khuluqin budi pekerti
عَظِيمٍۢ ʿaẓīmin luhur/agung

Ayat 5 - Surah Al-Qalam: 2 kata

فَسَتُبْصِرُ وَيُبْصِرُونَ

Maka kelak kamu akan melihat dan mereka (orang-orang kafir)pun akan melihat,

فَسَتُبْصِرُ fasatub'ṣiru maka kelak kamu akan melihat
وَيُبْصِرُونَ wayub'ṣirūna dan mereka akan melihat

Ayat 6 - Surah Al-Qalam: 2 kata

بِأَييِّكُمُ ٱلْمَفْتُونُ

siapa di antara kamu yang gila.

بِأَييِّكُمُ bi-ayyikumu siapa diantara kamu
ٱلْمَفْتُونُ l-maftūnu yang di uji/gila

Ayat 7 - Surah Al-Qalam: 11 kata

إِنَّ رَبَّكَ هُوَ أَعْلَمُ بِمَن ضَلَّ عَن سَبِيلِهِۦ وَهُوَ أَعْلَمُ بِٱلْمُهْتَدِينَ

Sesungguhnya Tuhanmu, Dialah Yang Paling Mengetahui siapa yang sesat dari jalan-Nya; dan Dialah Yang Paling Mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk.

إِنَّ inna sesungguhnya
رَبَّكَ rabbaka Tuhanmu
هُوَ huwa Dia
أَعْلَمُ aʿlamu lebih mengetahui
بِمَن biman pada siapa
ضَلَّ ḍalla ia sesat
عَن ʿan dari
سَبِيلِهِۦ sabīlihi jalan-Nya
وَهُوَ wahuwa dan Dia
أَعْلَمُ aʿlamu lebih mengetahui
بِٱلْمُهْتَدِينَ bil-muh'tadīna terhadap orang-orang yang mendapat petunjuk

Ayat 8 - Surah Al-Qalam: 3 kata

فَلَا تُطِعِ ٱلْمُكَذِّبِينَ

Maka janganlah kamu ikuti orang-orang yang mendustakan (ayat-ayat Allah).

فَلَا falā maka jangan
تُطِعِ tuṭiʿi kamu taati
ٱلْمُكَذِّبِينَ l-mukadhibīna orang-orang yang mendustakan

Ayat 9 - Surah Al-Qalam: 4 kata

وَدُّوا۟ لَوْ تُدْهِنُ فَيُدْهِنُونَ

Maka mereka menginginkan supaya kamu bersikap lunak lalu mereka bersikap lunak (pula kepadamu).

وَدُّوا۟ waddū mereka menginginkan
لَوْ law sekiranya/supaya
تُدْهِنُ tud'hinu kamu bersikap lemah lembut
فَيُدْهِنُونَ fayud'hinūna maka mereka akan bersikap lemah lembut

Ayat 10 - Surah Al-Qalam: 5 kata

وَلَا تُطِعْ كُلَّ حَلَّافٍۢ مَّهِينٍ

Dan janganlah kamu ikuti setiap orang yang banyak bersumpah lagi hina,

وَلَا walā dan jangan
تُطِعْ tuṭiʿ kamu taati
كُلَّ kulla setiap
حَلَّافٍۢ ḥallāfin banyak bersumpah
مَّهِينٍ mahīnin yang hina

Ayat 11 - Surah Al-Qalam: 3 kata

هَمَّازٍۢ مَّشَّآءٍۭ بِنَمِيمٍۢ

yang banyak mencela, yang kian ke mari menghambur fitnah,

هَمَّازٍۢ hammāzin pencela
مَّشَّآءٍۭ mashāin berjalan
بِنَمِيمٍۢ binamīmin dengan fitnah

Ayat 12 - Surah Al-Qalam: 4 kata

مَّنَّاعٍۢ لِّلْخَيْرِ مُعْتَدٍ أَثِيمٍ

yang banyak menghalangi perbuatan baik, yang melampaui batas lagi banyak dosa,

مَّنَّاعٍۢ mannāʿin menghalangi
لِّلْخَيْرِ lil'khayri bagi kebaikan
مُعْتَدٍ muʿ'tadin melampaui batas
أَثِيمٍ athīmin dosa

Ayat 13 - Surah Al-Qalam: 4 kata

عُتُلٍّۭ بَعْدَ ذَٰلِكَ زَنِيمٍ

yang kaku kasar, selain dari itu, yang terkenal kejahatannya,

عُتُلٍّۭ ʿutullin kaku kasar
بَعْدَ baʿda sesudah
ذَٰلِكَ dhālika demikian itu
زَنِيمٍ zanīmin terkenal jahat

Ayat 14 - Surah Al-Qalam: 5 kata

أَن كَانَ ذَا مَالٍۢ وَبَنِينَ

karena dia mempunyai (banyak) harta dan anak.

أَن an karena
كَانَ kāna dia adalah
ذَا dhā mempunyai
مَالٍۢ mālin harta
وَبَنِينَ wabanīna dan anak-anak

Ayat 15 - Surah Al-Qalam: 7 kata

إِذَا تُتْلَىٰ عَلَيْهِ ءَايَـٰتُنَا قَالَ أَسَـٰطِيرُ ٱلْأَوَّلِينَ

Apabila dibacakan kepadanya ayat-ayat Kami, ia berkata: "(Ini adalah) dongeng-dongengan orang-orang dahulu kala".

إِذَا idhā apabila
تُتْلَىٰ tut'lā dibacakan
عَلَيْهِ ʿalayhi kepadanya
ءَايَـٰتُنَا āyātunā ayat-ayat Kami
قَالَ qāla dia berkata
أَسَـٰطِيرُ asāṭīru dongeng-dongeng
ٱلْأَوَّلِينَ l-awalīna orang-orang terdahulu

Ayat 16 - Surah Al-Qalam: 3 kata

سَنَسِمُهُۥ عَلَى ٱلْخُرْطُومِ

Kelak akan Kami beri tanda dia di belalai(nya).

سَنَسِمُهُۥ sanasimuhu kelak akan Kami beri tanda dia
عَلَى ʿalā atas
ٱلْخُرْطُومِ l-khur'ṭūmi belalai

Ayat 17 - Surah Al-Qalam: 10 kata

إِنَّا بَلَوْنَـٰهُمْ كَمَا بَلَوْنَآ أَصْحَـٰبَ ٱلْجَنَّةِ إِذْ أَقْسَمُوا۟ لَيَصْرِمُنَّهَا مُصْبِحِينَ

Sesungguhnya Kami telah mencobai mereka (musyrikin Mekah) sebagaimana Kami telah mencobai pemilik-pemilik kebun, ketika mereka bersumpah bahwa mereka sungguh-sungguh akanmemetik (hasil)nya di pagi hari,

إِنَّا innā sesungguhnya Kami
بَلَوْنَـٰهُمْ balawnāhum Kami telah menguji mereka
كَمَا kamā sebagaimana
بَلَوْنَآ balawnā Kami telah menguji
أَصْحَـٰبَ aṣḥāba penghuni/pemilik
ٱلْجَنَّةِ l-janati surga
إِذْ idh ketika
أَقْسَمُوا۟ aqsamū mereka bersumpah
لَيَصْرِمُنَّهَا layaṣrimunnahā sungguh mereka akan mematikannya
مُصْبِحِينَ muṣ'biḥīna di pagi hari

Ayat 18 - Surah Al-Qalam: 2 kata

وَلَا يَسْتَثْنُونَ

dan mereka tidak menyisihkan (hak fakir miskin),

وَلَا walā dan tidak
يَسْتَثْنُونَ yastathnūna mereka menyisihkan

Ayat 19 - Surah Al-Qalam: 7 kata

فَطَافَ عَلَيْهَا طَآئِفٌۭ مِّن رَّبِّكَ وَهُمْ نَآئِمُونَ

lalu kebun itu diliputi malapetaka (yang datang) dari Tuhanmu ketika mereka sedang tidur,

فَطَافَ faṭāfa maka mengepung
عَلَيْهَا ʿalayhā atasnya (kebun itu)
طَآئِفٌۭ ṭāifun kepungan (malapetaka)
مِّن min dari
رَّبِّكَ rabbika Tuhanmu
وَهُمْ wahum dan mereka
نَآئِمُونَ nāimūna orang-orang yang tidur

Ayat 20 - Surah Al-Qalam: 2 kata

فَأَصْبَحَتْ كَٱلصَّرِيمِ

maka jadilah kebun itu hitam seperti malam yang gelap gulita.

فَأَصْبَحَتْ fa-aṣbaḥat maka jadilah ia/kebun itu
كَٱلصَّرِيمِ kal-ṣarīmi seperti sudah di potong/petik

Ayat 21 - Surah Al-Qalam: 2 kata

فَتَنَادَوْا۟ مُصْبِحِينَ

lalu mereka panggil memanggil di pagi hari:

فَتَنَادَوْا۟ fatanādaw maka mereka panggil memanggil
مُصْبِحِينَ muṣ'biḥīna di pagi hari

Ayat 22 - Surah Al-Qalam: 7 kata

أَنِ ٱغْدُوا۟ عَلَىٰ حَرْثِكُمْ إِن كُنتُمْ صَـٰرِمِينَ

"Pergilah diwaktu pagi (ini) ke kebunmu jika kamu hendak memetik buahnya".

أَنِ ani sesungguhnya
ٱغْدُوا۟ igh'dū pergi diwaktu pagi
عَلَىٰ ʿalā atas
حَرْثِكُمْ ḥarthikum kebunmu
إِن in jika
كُنتُمْ kuntum kalian adalah
صَـٰرِمِينَ ṣārimīna orang-orang yang memotong/memetik

Ayat 23 - Surah Al-Qalam: 3 kata

فَٱنطَلَقُوا۟ وَهُمْ يَتَخَـٰفَتُونَ

Maka pergilah mereka saling berbisik-bisik.

فَٱنطَلَقُوا۟ fa-inṭalaqū maka mereka berjalan/pergi
وَهُمْ wahum dan mereka
يَتَخَـٰفَتُونَ yatakhāfatūna mereka saling berbisik

Ayat 24 - Surah Al-Qalam: 6 kata

أَن لَّا يَدْخُلَنَّهَا ٱلْيَوْمَ عَلَيْكُم مِّسْكِينٌۭ

"Pada hari ini janganlah ada seorang miskinpun masuk ke dalam kebunmu".

أَن an bahwa
لَّا lā jangan
يَدْخُلَنَّهَا yadkhulannahā sekali-kali memasukinya
ٱلْيَوْمَ l-yawma hari ini
عَلَيْكُم ʿalaykum atas kalian
مِّسْكِينٌۭ mis'kīnun seorang miskin

Ayat 25 - Surah Al-Qalam: 4 kata

وَغَدَوْا۟ عَلَىٰ حَرْدٍۢ قَـٰدِرِينَ

Dan berangkatlah mereka di pagi hari dengan niat menghalangi (orang-orang miskin) padahal mereka (menolongnya).

وَغَدَوْا۟ waghadaw dan mereka pergi pagi-pagi
عَلَىٰ ʿalā atas
حَرْدٍۢ ḥardin mencegah/menghalangi
قَـٰدِرِينَ qādirīna orang-orang yang mampu

Ayat 26 - Surah Al-Qalam: 5 kata

فَلَمَّا رَأَوْهَا قَالُوٓا۟ إِنَّا لَضَآلُّونَ

Tatkala mereka melihat kebun itu, mereka berkata: "Sesungguhnya kita benar-benar orang-orang yang sesat (jalan),

فَلَمَّا falammā maka tatkala
رَأَوْهَا ra-awhā mereka melihatnya
قَالُوٓا۟ qālū mereka berkata
إِنَّا innā sesungguhnya Kami
لَضَآلُّونَ laḍāllūna benar-benar orang-orang yang sesat

Ayat 27 - Surah Al-Qalam: 3 kata

بَلْ نَحْنُ مَحْرُومُونَ

bahkan kita dihalangi (dari memperoleh hasilnya)".

بَلْ bal bahkan
نَحْنُ naḥnu kami
مَحْرُومُونَ maḥrūmūna orang-orang yang menghalangi

Ayat 28 - Surah Al-Qalam: 7 kata

قَالَ أَوْسَطُهُمْ أَلَمْ أَقُل لَّكُمْ لَوْلَا تُسَبِّحُونَ

Berkatalah seorang yang paling baik pikirannya di antara mereka: "Bukankah aku telah mengatakan kepadamu, hendaklah kamu bertasbih (kepada Tuhanmu)?"

قَالَ qāla berkata
أَوْسَطُهُمْ awsaṭuhum paling baik antara mereka
أَلَمْ alam tidakkah
أَقُل aqul aku katakan
لَّكُمْ lakum bagi kalian
لَوْلَا lawlā mengapa tidak
تُسَبِّحُونَ tusabbiḥūna kamu bertasbih

Ayat 29 - Surah Al-Qalam: 6 kata

قَالُوا۟ سُبْحَـٰنَ رَبِّنَآ إِنَّا كُنَّا ظَـٰلِمِينَ

Mereka mengucapkan: "Maha Suci Tuhan kami, sesungguhnya kami adalah orang-orang yang zalim".

قَالُوا۟ qālū mereka berkata
سُبْحَـٰنَ sub'ḥāna Maha Suci
رَبِّنَآ rabbinā Tuhan Kami
إِنَّا innā sesungguhnya Kami
كُنَّا kunnā adalah Kami
ظَـٰلِمِينَ ẓālimīna orang-orang yang zalim

Ayat 30 - Surah Al-Qalam: 5 kata

فَأَقْبَلَ بَعْضُهُمْ عَلَىٰ بَعْضٍۢ يَتَلَـٰوَمُونَ

Lalu sebahagian mereka menghadapi sebahagian yang lain seraya cela mencela.

فَأَقْبَلَ fa-aqbala maka berhadapan
بَعْضُهُمْ baʿḍuhum sebagian mereka
عَلَىٰ ʿalā atas
بَعْضٍۢ baʿḍin sebagian
يَتَلَـٰوَمُونَ yatalāwamūna mereka saling cela mencela

Ayat 31 - Surah Al-Qalam: 5 kata

قَالُوا۟ يَـٰوَيْلَنَآ إِنَّا كُنَّا طَـٰغِينَ

Mereka berkata: "Aduhai celakalah kita; sesungguhnya kita ini adalah orang-orang yang melampaui batas".

قَالُوا۟ qālū mereka berkata
يَـٰوَيْلَنَآ yāwaylanā betapa celakanya kami
إِنَّا innā sesungguhnya kami
كُنَّا kunnā adalah kami
طَـٰغِينَ ṭāghīna orang-orang yang melampaui batas

Ayat 32 - Surah Al-Qalam: 10 kata

عَسَىٰ رَبُّنَآ أَن يُبْدِلَنَا خَيْرًۭا مِّنْهَآ إِنَّآ إِلَىٰ رَبِّنَا رَٰغِبُونَ

Mudah-mudahan Tuhan kita memberikan ganti kepada kita dengan (kebun) yang lebih baik daripada itu; sesungguhnya kita mengharapkan ampunan dari Tuhan kita.

عَسَىٰ ʿasā mudah-mudahan
رَبُّنَآ rabbunā Tuhan kami
أَن an akan
يُبْدِلَنَا yub'dilanā mengganti kami
خَيْرًۭا khayran lebih baik
مِّنْهَآ min'hā daripadanya
إِنَّآ innā sesungguhnya kami
إِلَىٰ ilā kepada
رَبِّنَا rabbinā Tuhan kami
رَٰغِبُونَ rāghibūna orang-orang yang mengharap

Ayat 33 - Surah Al-Qalam: 8 kata

كَذَٰلِكَ ٱلْعَذَابُ ۖ وَلَعَذَابُ ٱلْـَٔاخِرَةِ أَكْبَرُ ۚ لَوْ كَانُوا۟ يَعْلَمُونَ

Seperti itulah azab (dunia). Dan sesungguhnya azab akhirat lebih besar jika mereka mengetahui.

كَذَٰلِكَ kadhālika seperti demikian
ٱلْعَذَابُ ۖ l-ʿadhābu siksaan/azab
وَلَعَذَابُ walaʿadhābu dan sungguh siksaan/azab
ٱلْـَٔاخِرَةِ l-ākhirati akhirat
أَكْبَرُ ۚ akbaru lebih besar
لَوْ law jika
كَانُوا۟ kānū adalah mereka
يَعْلَمُونَ yaʿlamūna mereka mengetahui

Ayat 34 - Surah Al-Qalam: 6 kata

إِنَّ لِلْمُتَّقِينَ عِندَ رَبِّهِمْ جَنَّـٰتِ ٱلنَّعِيمِ

Sesungguhnya bagi orang-orang yang bertakwa (disediakan) surga-surga yang penuh kenikmatan di sisi Tuhannya.

إِنَّ inna sesungguhnya
لِلْمُتَّقِينَ lil'muttaqīna bagi orang-orang yang bertakwa
عِندَ ʿinda di sisi
رَبِّهِمْ rabbihim Tuhan mereka
جَنَّـٰتِ jannāti surga
ٱلنَّعِيمِ l-naʿīmi kenikmatan

Ayat 35 - Surah Al-Qalam: 3 kata

أَفَنَجْعَلُ ٱلْمُسْلِمِينَ كَٱلْمُجْرِمِينَ

Maka apakah patut Kami menjadikan orang-orang Islam itu sama dengan orang-orang yang berdosa (orang kafir)?

أَفَنَجْعَلُ afanajʿalu maka apakah Kami menjadikan
ٱلْمُسْلِمِينَ l-mus'limīna orang-orang Islam
كَٱلْمُجْرِمِينَ kal-muj'rimīna seperti orang-orang berdosa

Ayat 36 - Surah Al-Qalam: 4 kata

مَا لَكُمْ كَيْفَ تَحْكُمُونَ

Atau adakah kamu (berbuat demikian): bagaimanakah kamu mengambil keputusan?

مَا mā mengapa
لَكُمْ lakum bagi kalian
كَيْفَ kayfa bagaimana
تَحْكُمُونَ taḥkumūna kamu mengambil keputusan

Ayat 37 - Surah Al-Qalam: 5 kata

أَمْ لَكُمْ كِتَـٰبٌۭ فِيهِ تَدْرُسُونَ

Atau adakah kamu mempunyai sebuah kitab (yang diturunkan Allah) yang kamu membacanya?,

أَمْ am atau
لَكُمْ lakum bagi kalian
كِتَـٰبٌۭ kitābun kitab
فِيهِ fīhi di dalamnya
تَدْرُسُونَ tadrusūna kamu mempelajari

Ayat 38 - Surah Al-Qalam: 5 kata

إِنَّ لَكُمْ فِيهِ لَمَا تَخَيَّرُونَ

bahwa di dalamnya kamu benar-benar boleh memilih apa yang kamu sukai untukmu.

إِنَّ inna sesungguhnya
لَكُمْ lakum bagi kalian
فِيهِ fīhi di dalamnya
لَمَا lamā untuk apa-apa
تَخَيَّرُونَ takhayyarūna kamu memilih

Ayat 39 - Surah Al-Qalam: 12 kata

أَمْ لَكُمْ أَيْمَـٰنٌ عَلَيْنَا بَـٰلِغَةٌ إِلَىٰ يَوْمِ ٱلْقِيَـٰمَةِ ۙ إِنَّ لَكُمْ لَمَا تَحْكُمُونَ

Atau apakah kamu memperoleh janji yang diperkuat dengan sumpah dari Kami, yang tetap berlaku sampai hari kiamat; sesungguhnya kamu benar-benar dapat mengambil keputusan (sekehendakmu)?

أَمْ am atau
لَكُمْ lakum bagi kalian
أَيْمَـٰنٌ aymānun sumpah/perjanjian
عَلَيْنَا ʿalaynā atas Kami
بَـٰلِغَةٌ bālighatun teguh
إِلَىٰ ilā sampai
يَوْمِ yawmi hari
ٱلْقِيَـٰمَةِ ۙ l-qiyāmati kiamat
إِنَّ inna sesungguhnya
لَكُمْ lakum bagi kalian
لَمَا lamā terhadap apa
تَحْكُمُونَ taḥkumūna kamu putuskan

Ayat 40 - Surah Al-Qalam: 4 kata

سَلْهُمْ أَيُّهُم بِذَٰلِكَ زَعِيمٌ

Tanyakanlah kepada mereka: "Siapakah di antara mereka yang bertanggung jawab terhadap keputusan yang diambil itu?"

سَلْهُمْ salhum tanyakan pada mereka
أَيُّهُم ayyuhum siapa di antara mereka
بِذَٰلِكَ bidhālika terhadap demikian itu
زَعِيمٌ zaʿīmun bertanggung jawab

Ayat 41 - Surah Al-Qalam: 8 kata

أَمْ لَهُمْ شُرَكَآءُ فَلْيَأْتُوا۟ بِشُرَكَآئِهِمْ إِن كَانُوا۟ صَـٰدِقِينَ

Atau apakah mereka mempunyai sekutu-sekutu? Maka hendaklah mereka mendatangkan sekutu-sekutunya jika mereka adalah orang-orang yang benar.

أَمْ am atau
لَهُمْ lahum bagi mereka
شُرَكَآءُ shurakāu sekutu-sekutu
فَلْيَأْتُوا۟ falyatū maka hendaklah mereka mendatangkan
بِشُرَكَآئِهِمْ bishurakāihim dengan sekutu-sekutu mereka
إِن in jika
كَانُوا۟ kānū mereka adalah
صَـٰدِقِينَ ṣādiqīna orang-orang yang benar

Ayat 42 - Surah Al-Qalam: 9 kata

يَوْمَ يُكْشَفُ عَن سَاقٍۢ وَيُدْعَوْنَ إِلَى ٱلسُّجُودِ فَلَا يَسْتَطِيعُونَ

Pada hari betis disingkapkan dan mereka dipanggil untuk bersujud; maka mereka tidak kuasa,

يَوْمَ yawma pada hari
يُكْشَفُ yuk'shafu di buka/di singkap
عَن ʿan dari
سَاقٍۢ sāqin betis
وَيُدْعَوْنَ wayud'ʿawna dan mereka di seru/di panggil
إِلَى ilā kepada/untuk
ٱلسُّجُودِ l-sujūdi bersujud
فَلَا falā maka tidak
يَسْتَطِيعُونَ yastaṭīʿūna mereka mampu/kuasa

Ayat 43 - Surah Al-Qalam: 11 kata

خَـٰشِعَةً أَبْصَـٰرُهُمْ تَرْهَقُهُمْ ذِلَّةٌۭ ۖ وَقَدْ كَانُوا۟ يُدْعَوْنَ إِلَى ٱلسُّجُودِ وَهُمْ سَـٰلِمُونَ

(dalam keadaan) pandangan mereka tunduk ke bawah, lagi mereka diliputi kehinaan. Dan sesungguhnya mereka dahulu (di dunia) diseru untuk bersujud, dan mereka dalam keadaan sejahtera.

خَـٰشِعَةً khāshiʿatan tertunduk
أَبْصَـٰرُهُمْ abṣāruhum pandangan mereka
تَرْهَقُهُمْ tarhaquhum menimpa mereka
ذِلَّةٌۭ ۖ dhillatun kehinaan
وَقَدْ waqad dan sesungguhnya
كَانُوا۟ kānū adalah mereka
يُدْعَوْنَ yud'ʿawna mereka di seru/di panggil
إِلَى ilā kepada/untuk
ٱلسُّجُودِ l-sujūdi bersujud
وَهُمْ wahum dan/sedang mereka
سَـٰلِمُونَ sālimūna orang-orang sejahtera

Ayat 44 - Surah Al-Qalam: 10 kata

فَذَرْنِى وَمَن يُكَذِّبُ بِهَـٰذَا ٱلْحَدِيثِ ۖ سَنَسْتَدْرِجُهُم مِّنْ حَيْثُ لَا يَعْلَمُونَ

Maka serahkanlah (ya Muhammad) kepada-Ku (urusan) orang-orang yang mendustakan perkataan ini (Al Quran). Nanti Kami akan menarik mereka dengan berangsur-angsur (ke arah kebinasaan) dari arah yang tidak mereka ketahui,

فَذَرْنِى fadharnī maka biarkan Aku
وَمَن waman dan orang
يُكَذِّبُ yukadhibu ia mendustakan
بِهَـٰذَا bihādhā dengan ini
ٱلْحَدِيثِ ۖ l-ḥadīthi cerita/perkataan
سَنَسْتَدْرِجُهُم sanastadrijuhum kelak Kami menarik mereka berangsur-angsur
مِّنْ min dari
حَيْثُ ḥaythu sekira/secara
لَا lā tidak
يَعْلَمُونَ yaʿlamūna mereka mengetahui

Ayat 45 - Surah Al-Qalam: 5 kata

وَأُمْلِى لَهُمْ ۚ إِنَّ كَيْدِى مَتِينٌ

dan Aku memberi tangguh kepada mereka. Sesungguhnya rencana-Ku amat tangguh.

وَأُمْلِى wa-um'lī dan Aku beri waktu/tangguh
لَهُمْ ۚ lahum kepada mereka
إِنَّ inna sesungguhnya
كَيْدِى kaydī tipu daya-KU/rencana-Ku
مَتِينٌ matīnun teguh

Ayat 46 - Surah Al-Qalam: 7 kata

أَمْ تَسْـَٔلُهُمْ أَجْرًۭا فَهُم مِّن مَّغْرَمٍۢ مُّثْقَلُونَ

Apakah kamu meminta upah kepada mereka, lalu mereka diberati dengan hutang?

أَمْ am atau
تَسْـَٔلُهُمْ tasaluhum kamu meminta mereka
أَجْرًۭا ajran upah
فَهُم fahum lalu mereka
مِّن min dari
مَّغْرَمٍۢ maghramin hutang
مُّثْقَلُونَ muth'qalūna orang-orang yang dibebani

Ayat 47 - Surah Al-Qalam: 5 kata

أَمْ عِندَهُمُ ٱلْغَيْبُ فَهُمْ يَكْتُبُونَ

Ataukah ada pada mereka ilmu tentang yang ghaib lalu mereka menulis (padanya apa yang mereka tetapkan)?

أَمْ am atau
عِندَهُمُ ʿindahumu di sisi mereka
ٱلْغَيْبُ l-ghaybu yang gaib
فَهُمْ fahum lalu mereka
يَكْتُبُونَ yaktubūna mereka menulis

Ayat 48 - Surah Al-Qalam: 11 kata

فَٱصْبِرْ لِحُكْمِ رَبِّكَ وَلَا تَكُن كَصَاحِبِ ٱلْحُوتِ إِذْ نَادَىٰ وَهُوَ مَكْظُومٌۭ

Maka bersabarlah kamu (hai Muhammad) terhadap ketetapan Tuhanmu, dan janganlah kamu seperti orang yang berada dalam (perut) ikan ketika ia berdoa sedang ia dalam keadaan marah (kepada kaumnya).

فَٱصْبِرْ fa-iṣ'bir maka bersabarlah
لِحُكْمِ liḥuk'mi terhadap ketetapan
رَبِّكَ rabbika Tuhanmu
وَلَا walā dan jangan
تَكُن takun kamu jadi
كَصَاحِبِ kaṣāḥibi seperti teman/orang
ٱلْحُوتِ l-ḥūti ikan
إِذْ idh ketika
نَادَىٰ nādā ia menyeru/berdo'a
وَهُوَ wahuwa dan ia
مَكْظُومٌۭ makẓūmun amat marah

Ayat 49 - Surah Al-Qalam: 10 kata

لَّوْلَآ أَن تَدَٰرَكَهُۥ نِعْمَةٌۭ مِّن رَّبِّهِۦ لَنُبِذَ بِٱلْعَرَآءِ وَهُوَ مَذْمُومٌۭ

Kalau sekiranya ia tidak segera mendapat nikmat dari Tuhannya, benar-benar ia dicampakkan ke tanah tandus dalam keadaan tercela.

لَّوْلَآ lawlā kalau tidak
أَن an karena
تَدَٰرَكَهُۥ tadārakahu mendapatkannya/ia
نِعْمَةٌۭ niʿ'matun nikmat
مِّن min dari
رَّبِّهِۦ rabbihi Tuhannya
لَنُبِذَ lanubidha tentu ia dicampakkan
بِٱلْعَرَآءِ bil-ʿarāi tanah tandus/kosong
وَهُوَ wahuwa dan ia
مَذْمُومٌۭ madhmūmun tercela

Ayat 50 - Surah Al-Qalam: 5 kata

فَٱجْتَبَـٰهُ رَبُّهُۥ فَجَعَلَهُۥ مِنَ ٱلصَّـٰلِحِينَ

Lalu Tuhannya memilihnya dan menjadikannya termasuk orang-orang yang saleh.

فَٱجْتَبَـٰهُ fa-ij'tabāhu lalu memilihnya
رَبُّهُۥ rabbuhu Tuhannya
فَجَعَلَهُۥ fajaʿalahu maka Dia menjadikannya
مِنَ mina dari/termasuk
ٱلصَّـٰلِحِينَ l-ṣāliḥīna orang-orang yang saleh

Ayat 51 - Surah Al-Qalam: 12 kata

وَإِن يَكَادُ ٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ لَيُزْلِقُونَكَ بِأَبْصَـٰرِهِمْ لَمَّا سَمِعُوا۟ ٱلذِّكْرَ وَيَقُولُونَ إِنَّهُۥ لَمَجْنُونٌۭ

Dan sesungguhnya orang-orang kafir itu benar-benar hampir menggelincirkan kamu dengan pandangan mereka, tatkala mereka mendengar Al Quran dan mereka berkata: "Sesungguhnya ia (Muhammad) benar-benar orang yang gila".

وَإِن wa-in dan sesungguhnya
يَكَادُ yakādu hampir
ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
كَفَرُوا۟ kafarū kafir/ingkar
لَيُزْلِقُونَكَ layuz'liqūnaka benar-benar akan menggelincirkan kamu
بِأَبْصَـٰرِهِمْ bi-abṣārihim dengan pandangan mereka
لَمَّا lammā tatkala
سَمِعُوا۟ samiʿū mereka mendengar
ٱلذِّكْرَ l-dhik'ra peringatan/Al Qur'an
وَيَقُولُونَ wayaqūlūna dan mereka berkata
إِنَّهُۥ innahu sesungguhnya
لَمَجْنُونٌۭ lamajnūnun benar-benar orang gila

Ayat 52 - Surah Al-Qalam: 5 kata

وَمَا هُوَ إِلَّا ذِكْرٌۭ لِّلْعَـٰلَمِينَ

Dan Al Quran itu tidak lain hanyalah peringatan bagi seluruh umat.

وَمَا wamā dan tidaklah
هُوَ huwa ia
إِلَّا illā kecuali
ذِكْرٌۭ dhik'run peringatan/pelajaran
لِّلْعَـٰلَمِينَ lil'ʿālamīna bagi alam semesta

Lihat juga

Semua surah kata demi kata

بسم الله الرحمن الرحيم Sen 22 Rabiul Akhir
الاثنين 22 ربيع الآخر
هلال متناقص Sabit Tua Hari 24 / 29.5
Iluminasi 30%
Bulan baru dalam 5 hari
حسبنا الله ونعم الوكيل Cukuplah Allah bagi kami, sebaik-baik pelindung

إِنَّ ٱللَّهَ وَمَلَٰٓئِكَتَهُۥ يُصَلُّونَ عَلَى ٱلنَّبِىِّ ۚ يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ صَلُّوا۟ عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا۟ تَسْلِيمًا

Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.

QS. Al-Ahzab: 56

Shalawat Nabi