Surah At-Tahrim kata demi kata

Islam > Al-Quran > Quran_wbw > Surah At-Tahrim kata demi kata

At-Tahrim (التحريم) kata demi kata secara utuh: Madaniyah, diwahyukan di Madinah, 12 ayat, 249 kata. Setiap ayat ditampilkan dalam bahasa Arab dengan terjemahan bahasa Indonesia, lalu diurai per kata, masing-masing dengan transliterasi dan maknanya.

Dengan 249 kata untuk dipelajari, Surah At-Tahrim menjadi mudah diakses meski belum bisa membaca bahasa Arab: transliterasi memandu pelafalan dan makna memberi pemahaman. Ulangi setiap kata, lalu baca ulang seluruh ayat: inilah cara paling efektif untuk menghafal surah ini, memahami bacaan shalat, dan memperkaya kosakata Al-Qur'an.

Diperbarui pada 30 September 2026 pukul 04.42

📖 2 menit baca

بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَـٰنِ ٱلرَّحِيمِ

Ayat 1 - Surah At-Tahrim: 14 kata

يَـٰٓأَيُّهَا ٱلنَّبِىُّ لِمَ تُحَرِّمُ مَآ أَحَلَّ ٱللَّهُ لَكَ ۖ تَبْتَغِى مَرْضَاتَ أَزْوَٰجِكَ ۚ وَٱللَّهُ غَفُورٌۭ رَّحِيمٌۭ

Hai Nabi, mengapa kamu mengharamkan apa yang Allah halalkan bagimu; kamu mencari kesenangan hati isteri-isterimu? Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang

يَـٰٓأَيُّهَا yāayyuhā wahai
ٱلنَّبِىُّ l-nabiyu Nabi
لِمَ lima mengapa
تُحَرِّمُ tuḥarrimu kamu mengharamkan
مَآ mā apa
أَحَلَّ aḥalla yang menghalalkan
ٱللَّهُ l-lahu Allah
لَكَ ۖ laka bagimu
تَبْتَغِى tabtaghī kamu mencari
مَرْضَاتَ marḍāta kesenangan
أَزْوَٰجِكَ ۚ azwājika isteri-isterimu
وَٱللَّهُ wal-lahu dan Allah
غَفُورٌۭ ghafūrun Maha Pengampun
رَّحِيمٌۭ raḥīmun Maha Penyayang

Ayat 2 - Surah At-Tahrim: 11 kata

قَدْ فَرَضَ ٱللَّهُ لَكُمْ تَحِلَّةَ أَيْمَـٰنِكُمْ ۚ وَٱللَّهُ مَوْلَىٰكُمْ ۖ وَهُوَ ٱلْعَلِيمُ ٱلْحَكِيمُ

Sesungguhnya Allah telah mewajibkan kepadamu sekalian membebaskan diri dari sumpahmu dan Allah adalah Pelindungmu dan Dia Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.

قَدْ qad sesungguhnya
فَرَضَ faraḍa mewajibkan
ٱللَّهُ l-lahu Allah
لَكُمْ lakum bagi kalian
تَحِلَّةَ taḥillata pembebasan
أَيْمَـٰنِكُمْ ۚ aymānikum sumpah-sumpahmu
وَٱللَّهُ wal-lahu dan Allah
مَوْلَىٰكُمْ ۖ mawlākum pelindungmu
وَهُوَ wahuwa dan Dia
ٱلْعَلِيمُ l-ʿalīmu Maha Mengetahui
ٱلْحَكِيمُ l-ḥakīmu Maha Bijaksana

Ayat 3 - Surah At-Tahrim: 29 kata

وَإِذْ أَسَرَّ ٱلنَّبِىُّ إِلَىٰ بَعْضِ أَزْوَٰجِهِۦ حَدِيثًۭا فَلَمَّا نَبَّأَتْ بِهِۦ وَأَظْهَرَهُ ٱللَّهُ عَلَيْهِ عَرَّفَ بَعْضَهُۥ وَأَعْرَضَ عَنۢ بَعْضٍۢ ۖ فَلَمَّا نَبَّأَهَا بِهِۦ قَالَتْ مَنْ أَنۢبَأَكَ هَـٰذَا ۖ قَالَ نَبَّأَنِىَ ٱلْعَلِيمُ ٱلْخَبِيرُ

Dan ingatlah ketika Nabi membicarakan secara rahasia kepada salah seorang isterinya (Hafsah) suatu peristiwa. Maka tatkala (Hafsah) menceritakan peristiwa itu (kepada Aisyah) dan Allah memberitahukan hal itu (pembicaraan Hafsah dan Aisyah) kepada Muhammad lalu Muhammad memberitahukan sebagian (yang diberitakan Allah kepadanya) dan menyembunyikan sebagian yang lain (kepada Hafsah). Maka tatkala (Muhammad) memberitahukan pembicaraan (antara Hafsah dan Aisyah) lalu (Hafsah) bertanya: "Siapakah yang telah memberitahukan hal ini kepadamu?" Nabi menjawab: "Telah diberitahukan kepadaku oleh Allah yang Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal".

وَإِذْ wa-idh dan ketika
أَسَرَّ asarra merahasiakan
ٱلنَّبِىُّ l-nabiyu Nabi
إِلَىٰ ilā kepada
بَعْضِ baʿḍi sebagian
أَزْوَٰجِهِۦ azwājihi isteri-isterinya
حَدِيثًۭا ḥadīthan pembicaraan
فَلَمَّا falammā maka tatkala
نَبَّأَتْ nabba-at ia memberitakan
بِهِۦ bihi dengannya/pembicaraan
وَأَظْهَرَهُ wa-aẓharahu dan menyatakannya
ٱللَّهُ l-lahu Allah
عَلَيْهِ ʿalayhi kepadanya (Nabi)
عَرَّفَ ʿarrafa dia memberitahukan
بَعْضَهُۥ baʿḍahu sebagiannya
وَأَعْرَضَ wa-aʿraḍa dan dia palingkan/sembunyikan
عَنۢ ʿan dari
بَعْضٍۢ ۖ baʿḍin sebagian
فَلَمَّا falammā maka tatkala
نَبَّأَهَا nabba-ahā dia memberitakan kepadanya
بِهِۦ bihi dengannya/hal itu
قَالَتْ qālat ia berkata
مَنْ man siapa
أَنۢبَأَكَ anba-aka memberitakan kepadamu
هَـٰذَا ۖ hādhā ini/hal itu
قَالَ qāla dia berkata
نَبَّأَنِىَ nabba-aniya memberitakan kepadaku
ٱلْعَلِيمُ l-ʿalīmu Maha Mengetahui
ٱلْخَبِيرُ l-khabīru Maha Melihat

Ayat 4 - Surah At-Tahrim: 21 kata

إِن تَتُوبَآ إِلَى ٱللَّهِ فَقَدْ صَغَتْ قُلُوبُكُمَا ۖ وَإِن تَظَـٰهَرَا عَلَيْهِ فَإِنَّ ٱللَّهَ هُوَ مَوْلَىٰهُ وَجِبْرِيلُ وَصَـٰلِحُ ٱلْمُؤْمِنِينَ ۖ وَٱلْمَلَـٰٓئِكَةُ بَعْدَ ذَٰلِكَ ظَهِيرٌ

Jika kamu berdua bertaubat kepada Allah, maka sesungguhnya hati kamu berdua telah condong (untuk menerima kebaikan); dan jika kamu berdua bantu-membantu menyusahkan Nabi, maka sesungguhnya Allah adalah Pelindungnya dan (begitu pula) Jibril dan orang-orang mukmin yang baik; dan selain dari itu malaikat-malaikat adalah penolongnya pula.

إِن in jika
تَتُوبَآ tatūbā kamu berdua bertaubat
إِلَى ilā kepada
ٱللَّهِ l-lahi Allah
فَقَدْ faqad maka sesungguhnya
صَغَتْ ṣaghat condong/cenderung
قُلُوبُكُمَا ۖ qulūbukumā hati kamu berdua
وَإِن wa-in dan jika
تَظَـٰهَرَا taẓāharā kamu berdua bantu-membantu
عَلَيْهِ ʿalayhi atasnya/Nabi
فَإِنَّ fa-inna maka sesungguhnya
ٱللَّهَ l-laha Allah
هُوَ huwa Dia
مَوْلَىٰهُ mawlāhu Pelindungnya
وَجِبْرِيلُ wajib'rīlu dan Jibril
وَصَـٰلِحُ waṣāliḥu dan orang baik
ٱلْمُؤْمِنِينَ ۖ l-mu'minīna orang-orang mu'min
وَٱلْمَلَـٰٓئِكَةُ wal-malāikatu dan malaikat
بَعْدَ baʿda sesudah
ذَٰلِكَ dhālika demikian/itu
ظَهِيرٌ ẓahīrun pembantu/penolong

Ayat 5 - Surah At-Tahrim: 17 kata

عَسَىٰ رَبُّهُۥٓ إِن طَلَّقَكُنَّ أَن يُبْدِلَهُۥٓ أَزْوَٰجًا خَيْرًۭا مِّنكُنَّ مُسْلِمَـٰتٍۢ مُّؤْمِنَـٰتٍۢ قَـٰنِتَـٰتٍۢ تَـٰٓئِبَـٰتٍ عَـٰبِدَٰتٍۢ سَـٰٓئِحَـٰتٍۢ ثَيِّبَـٰتٍۢ وَأَبْكَارًۭا

Jika Nabi menceraikan kamu, boleh jadi Tuhannya akan memberi ganti kepadanya dengan isteri yang lebih baik daripada kamu, yang patuh, yang beriman, yang taat, yang bertaubat, yang mengerjakan ibadat, yang berpuasa, yang janda dan yang perawan.

عَسَىٰ ʿasā boleh jadi/mudah-mudahan
رَبُّهُۥٓ rabbuhu Tuhannya
إِن in jika
طَلَّقَكُنَّ ṭallaqakunna dia menceraikan kamu
أَن an bahwa
يُبْدِلَهُۥٓ yub'dilahu Dia akan menggantikannya
أَزْوَٰجًا azwājan isteri-isteri
خَيْرًۭا khayran lebih baik
مِّنكُنَّ minkunna daripada kamu
مُسْلِمَـٰتٍۢ mus'limātin muslimat/patuh
مُّؤْمِنَـٰتٍۢ mu'minātin yang beriman
قَـٰنِتَـٰتٍۢ qānitātin yang taat
تَـٰٓئِبَـٰتٍ tāibātin yang bertaubat
عَـٰبِدَٰتٍۢ ʿābidātin yang beribadat
سَـٰٓئِحَـٰتٍۢ sāiḥātin yang berpuasa
ثَيِّبَـٰتٍۢ thayyibātin yang janda
وَأَبْكَارًۭا wa-abkāran dan perawan

Ayat 6 - Surah At-Tahrim: 22 kata

يَـٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ قُوٓا۟ أَنفُسَكُمْ وَأَهْلِيكُمْ نَارًۭا وَقُودُهَا ٱلنَّاسُ وَٱلْحِجَارَةُ عَلَيْهَا مَلَـٰٓئِكَةٌ غِلَاظٌۭ شِدَادٌۭ لَّا يَعْصُونَ ٱللَّهَ مَآ أَمَرَهُمْ وَيَفْعَلُونَ مَا يُؤْمَرُونَ

Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, keras, dan tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan.

يَـٰٓأَيُّهَا yāayyuhā wahai
ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
ءَامَنُوا۟ āmanū beriman
قُوٓا۟ qū peliharalah
أَنفُسَكُمْ anfusakum diri kalian sendiri
وَأَهْلِيكُمْ wa-ahlīkum dan keluargamu
نَارًۭا nāran api/neraka
وَقُودُهَا waqūduhā dan bahan bakarnya
ٱلنَّاسُ l-nāsu manusia
وَٱلْحِجَارَةُ wal-ḥijāratu dan batu-batu
عَلَيْهَا ʿalayhā atasnya
مَلَـٰٓئِكَةٌ malāikatun malaikat
غِلَاظٌۭ ghilāẓun yang kasar
شِدَادٌۭ shidādun yang keras
لَّا lā tidak
يَعْصُونَ yaʿṣūna mereka mendurhakai
ٱللَّهَ l-laha Allah
مَآ mā apa
أَمَرَهُمْ amarahum diperintahkanNya kepada mereka
وَيَفْعَلُونَ wayafʿalūna dan mereka mengerjakan
مَا mā apa
يُؤْمَرُونَ yu'marūna mereka diperintahkan

Ayat 7 - Surah At-Tahrim: 11 kata

يَـٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ لَا تَعْتَذِرُوا۟ ٱلْيَوْمَ ۖ إِنَّمَا تُجْزَوْنَ مَا كُنتُمْ تَعْمَلُونَ

Hai orang-orang kafir, janganlah kamu mengemukakan uzur pada hari ini. Sesungguhnya kamu hanya diberi balasan menurut apa yang kamu kerjakan.

يَـٰٓأَيُّهَا yāayyuhā wahai
ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
كَفَرُوا۟ kafarū kafir/ingkar
لَا lā tidak/jangan
تَعْتَذِرُوا۟ taʿtadhirū kamu mengemukakan uzur
ٱلْيَوْمَ ۖ l-yawma hari ini
إِنَّمَا innamā sesungguhnya hanyalah
تُجْزَوْنَ tuj'zawna kamu diberi balasan
مَا mā apa
كُنتُمْ kuntum kalian adalah
تَعْمَلُونَ taʿmalūna kamu kerjakan

Ayat 8 - Surah At-Tahrim: 45 kata

يَـٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ تُوبُوٓا۟ إِلَى ٱللَّهِ تَوْبَةًۭ نَّصُوحًا عَسَىٰ رَبُّكُمْ أَن يُكَفِّرَ عَنكُمْ سَيِّـَٔاتِكُمْ وَيُدْخِلَكُمْ جَنَّـٰتٍۢ تَجْرِى مِن تَحْتِهَا ٱلْأَنْهَـٰرُ يَوْمَ لَا يُخْزِى ٱللَّهُ ٱلنَّبِىَّ وَٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ مَعَهُۥ ۖ نُورُهُمْ يَسْعَىٰ بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَبِأَيْمَـٰنِهِمْ يَقُولُونَ رَبَّنَآ أَتْمِمْ لَنَا نُورَنَا وَٱغْفِرْ لَنَآ ۖ إِنَّكَ عَلَىٰ كُلِّ شَىْءٍۢ قَدِيرٌۭ

Hai orang-orang yang beriman, bertaubatlah kepada Allah dengan taubatan nasuhaa (taubat yang semurni-murninya). Mudah-mudahan Rabbmu akan menutupi kesalahan-kesalahanmu dan memasukkanmu ke dalam jannah yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, pada hari ketika Allah tidak menghinakan Nabi dan orang-orang mukmin yang bersama dia; sedang cahaya mereka memancar di hadapan dan di sebelah kanan mereka, sambil mereka mengatakan: "Ya Rabb kami, sempurnakanlah bagi kami cahaya kami dan ampunilah kami; Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu".

يَـٰٓأَيُّهَا yāayyuhā wahai
ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
ءَامَنُوا۟ āmanū beriman
تُوبُوٓا۟ tūbū bertaubatlah kamu
إِلَى ilā kepada
ٱللَّهِ l-lahi Allah
تَوْبَةًۭ tawbatan taubat
نَّصُوحًا naṣūḥan sungguh-sungguh dan ikhlas
عَسَىٰ ʿasā boleh jadi/mudah-mudahan
رَبُّكُمْ rabbukum Tuhan kalian
أَن an akan
يُكَفِّرَ yukaffira menghapus/menutupi
عَنكُمْ ʿankum dari kalian
سَيِّـَٔاتِكُمْ sayyiātikum kesalahan-kesalahanmu
وَيُدْخِلَكُمْ wayud'khilakum dan akan memasukkan kamu
جَنَّـٰتٍۢ jannātin surga-surga
تَجْرِى tajrī mengalir
مِن min dari
تَحْتِهَا taḥtihā bawahnya
ٱلْأَنْهَـٰرُ l-anhāru sungai-sungai
يَوْمَ yawma pada hari
لَا lā tidak
يُخْزِى yukh'zī menghinakan
ٱللَّهُ l-lahu Allah
ٱلنَّبِىَّ l-nabiya Nabi
وَٱلَّذِينَ wa-alladhīna dan orang-orang yang
ءَامَنُوا۟ āmanū beriman
مَعَهُۥ ۖ maʿahu bersama dia
نُورُهُمْ nūruhum cahaya mereka
يَسْعَىٰ yasʿā berjalan/bersinar
بَيْنَ bayna diantara
أَيْدِيهِمْ aydīhim hadapan mereka
وَبِأَيْمَـٰنِهِمْ wabi-aymānihim dan di sebelah kanan mereka
يَقُولُونَ yaqūlūna mereka mengatakan
رَبَّنَآ rabbanā ya Tuhan kami
أَتْمِمْ atmim sempurnakanlah
لَنَا lanā bagi kami
نُورَنَا nūranā cahaya kami
وَٱغْفِرْ wa-igh'fir dan ampunilah
لَنَآ ۖ lanā bagi kami
إِنَّكَ innaka sesungguhnya Engkau
عَلَىٰ ʿalā atas
كُلِّ kulli segala
شَىْءٍۢ shayin sesuatu
قَدِيرٌۭ qadīrun Maha Kuasa

Ayat 9 - Surah At-Tahrim: 11 kata

يَـٰٓأَيُّهَا ٱلنَّبِىُّ جَـٰهِدِ ٱلْكُفَّارَ وَٱلْمُنَـٰفِقِينَ وَٱغْلُظْ عَلَيْهِمْ ۚ وَمَأْوَىٰهُمْ جَهَنَّمُ ۖ وَبِئْسَ ٱلْمَصِيرُ

Hai Nabi, perangilah orang-orang kafir dan orang-orang munafik dan bersikap keraslah terhadap mereka. Tempat mereka adalah jahannam dan itu adalah seburuk-buruknya tempat kembali.

يَـٰٓأَيُّهَا yāayyuhā wahai
ٱلنَّبِىُّ l-nabiyu Nabi
جَـٰهِدِ jāhidi perangilah
ٱلْكُفَّارَ l-kufāra orang-orang kafir
وَٱلْمُنَـٰفِقِينَ wal-munāfiqīna dan orang-orang munafik
وَٱغْلُظْ wa-ugh'luẓ dan bersikap keraslah
عَلَيْهِمْ ۚ ʿalayhim atas/terhadap mereka
وَمَأْوَىٰهُمْ wamawāhum dan tempat tinggal mereka
جَهَنَّمُ ۖ jahannamu neraka Jahannam
وَبِئْسَ wabi'sa dan seburuk-buruk
ٱلْمَصِيرُ l-maṣīru tempat kembali

Ayat 10 - Surah At-Tahrim: 27 kata

ضَرَبَ ٱللَّهُ مَثَلًۭا لِّلَّذِينَ كَفَرُوا۟ ٱمْرَأَتَ نُوحٍۢ وَٱمْرَأَتَ لُوطٍۢ ۖ كَانَتَا تَحْتَ عَبْدَيْنِ مِنْ عِبَادِنَا صَـٰلِحَيْنِ فَخَانَتَاهُمَا فَلَمْ يُغْنِيَا عَنْهُمَا مِنَ ٱللَّهِ شَيْـًۭٔا وَقِيلَ ٱدْخُلَا ٱلنَّارَ مَعَ ٱلدَّٰخِلِينَ

Allah membuat isteri Nuh dan isteri Luth sebagai perumpamaan bagi orang-orang kafir. Keduanya berada di bawah pengawasan dua orang hamba yang saleh di antara hamba-hamba Kami; lalu kedua isteri itu berkhianat kepada suaminya (masing-masing), maka suaminya itu tiada dapat membantu mereka sedikitpun dari (siksa) Allah; dan dikatakan (kepada keduanya): "Masuklah ke dalam jahannam bersama orang-orang yang masuk (jahannam)".

ضَرَبَ ḍaraba telah membuat
ٱللَّهُ l-lahu Allah
مَثَلًۭا mathalan perumpamaan
لِّلَّذِينَ lilladhīna bagi orang-orang yang
كَفَرُوا۟ kafarū kafir/ingkar
ٱمْرَأَتَ im'ra-ata isteri
نُوحٍۢ nūḥin Nuh
وَٱمْرَأَتَ wa-im'ra-ata dan isteri
لُوطٍۢ ۖ lūṭin Luth
كَانَتَا kānatā keduanya adalah
تَحْتَ taḥta di bawah
عَبْدَيْنِ ʿabdayni dua orang hamba
مِنْ min dari
عِبَادِنَا ʿibādinā hamba Kami
صَـٰلِحَيْنِ ṣāliḥayni dua orang saleh
فَخَانَتَاهُمَا fakhānatāhumā lalu keduanya berkhianat kepada keduanya
فَلَمْ falam maka tidak
يُغْنِيَا yugh'niyā keduanya mampu
عَنْهُمَا ʿanhumā dari keduanya
مِنَ mina dari
ٱللَّهِ l-lahi Allah
شَيْـًۭٔا shayan sesuatu/sedikitpun
وَقِيلَ waqīla dan dikatakan
ٱدْخُلَا ud'khulā masuklah kamu berdua
ٱلنَّارَ l-nāra api/neraka
مَعَ maʿa bersama
ٱلدَّٰخِلِينَ l-dākhilīna orang-orang yang masuk

Ayat 11 - Surah At-Tahrim: 24 kata

وَضَرَبَ ٱللَّهُ مَثَلًۭا لِّلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ ٱمْرَأَتَ فِرْعَوْنَ إِذْ قَالَتْ رَبِّ ٱبْنِ لِى عِندَكَ بَيْتًۭا فِى ٱلْجَنَّةِ وَنَجِّنِى مِن فِرْعَوْنَ وَعَمَلِهِۦ وَنَجِّنِى مِنَ ٱلْقَوْمِ ٱلظَّـٰلِمِينَ

Dan Allah membuat isteri Fir'aun perumpamaan bagi orang-orang yang beriman, ketika ia berkata: "Ya Rabbku, bangunkanlah untukku sebuah rumah di sisi-Mu dalam firdaus, dan selamatkanlah aku dari Fir'aun dan perbuatannya, dan selamatkanlah aku dari kaum yang zhalim.

وَضَرَبَ waḍaraba dan membuat
ٱللَّهُ l-lahu Allah
مَثَلًۭا mathalan perumpamaan
لِّلَّذِينَ lilladhīna bagi orang-orang yang
ءَامَنُوا۟ āmanū beriman
ٱمْرَأَتَ im'ra-ata isteri
فِرْعَوْنَ fir'ʿawna Fir'aun
إِذْ idh ketika
قَالَتْ qālat ia berkata
رَبِّ rabbi ya Tuhanku
ٱبْنِ ib'ni bangunlah
لِى lī untukku
عِندَكَ ʿindaka di sisi-Mu
بَيْتًۭا baytan sebuah rumah
فِى fī dalam
ٱلْجَنَّةِ l-janati surga
وَنَجِّنِى wanajjinī dan selamatkanlah aku
مِن min dari
فِرْعَوْنَ fir'ʿawna Fir'aun
وَعَمَلِهِۦ waʿamalihi dan perbuatannya
وَنَجِّنِى wanajjinī dan selamatkanlah aku
مِنَ mina dari
ٱلْقَوْمِ l-qawmi kaum
ٱلظَّـٰلِمِينَ l-ẓālimīna orang-orang yang zalim

Ayat 12 - Surah At-Tahrim: 17 kata

وَمَرْيَمَ ٱبْنَتَ عِمْرَٰنَ ٱلَّتِىٓ أَحْصَنَتْ فَرْجَهَا فَنَفَخْنَا فِيهِ مِن رُّوحِنَا وَصَدَّقَتْ بِكَلِمَـٰتِ رَبِّهَا وَكُتُبِهِۦ وَكَانَتْ مِنَ ٱلْقَـٰنِتِينَ

dan (ingatlah) Maryam binti Imran yang memelihara kehormatannya, maka Kami tiupkan ke dalam rahimnya sebagian dari ruh (ciptaan) Kami, dan dia membenarkan kalimat Rabbnya dan Kitab-Kitab-Nya, dan dia adalah termasuk orang-orang yang taat.

وَمَرْيَمَ wamaryama dan Maryam
ٱبْنَتَ ib'nata puteri
عِمْرَٰنَ ʿim'rāna Imran
ٱلَّتِىٓ allatī yang
أَحْصَنَتْ aḥṣanat ia memelihara
فَرْجَهَا farjahā kemaluannya/kehormatannya
فَنَفَخْنَا fanafakhnā maka Kami tiupkan
فِيهِ fīhi ke dalamnya
مِن min dari
رُّوحِنَا rūḥinā ruh Kami
وَصَدَّقَتْ waṣaddaqat dan ia membenarkan
بِكَلِمَـٰتِ bikalimāti dengan kalimat
رَبِّهَا rabbihā Tuhannya
وَكُتُبِهِۦ wakutubihi dan Kitab-kitab-Nya
وَكَانَتْ wakānat dan ia adalah
مِنَ mina dari/termasuk
ٱلْقَـٰنِتِينَ l-qānitīna orang-orang yang taat

Lihat juga

Semua surah kata demi kata

بسم الله الرحمن الرحيم Sen 22 Rabiul Akhir
الاثنين 22 ربيع الآخر
هلال متناقص Sabit Tua Hari 24 / 29.5
Iluminasi 31%
Bulan baru dalam 6 hari
لا إله إلا الله Tiada Tuhan selain Allah

إِنَّ ٱللَّهَ وَمَلَٰٓئِكَتَهُۥ يُصَلُّونَ عَلَى ٱلنَّبِىِّ ۚ يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ صَلُّوا۟ عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا۟ تَسْلِيمًا

Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.

QS. Al-Ahzab: 56

Shalawat Nabi