Surah Nooh kata demi kata
Islam > Al-Quran > Quran_wbw > Surah Nooh kata demi kata
Nooh (نوح) kata demi kata secara utuh: Makkiyah, diwahyukan di Mekah, 28 ayat, 226 kata. Setiap ayat ditampilkan dalam bahasa Arab dengan terjemahan bahasa Indonesia, lalu diurai per kata, masing-masing dengan transliterasi dan maknanya.
Dengan 226 kata untuk dipelajari, Surah Nooh menjadi mudah diakses meski belum bisa membaca bahasa Arab: transliterasi memandu pelafalan dan makna memberi pemahaman. Ulangi setiap kata, lalu baca ulang seluruh ayat: inilah cara paling efektif untuk menghafal surah ini, memahami bacaan shalat, dan memperkaya kosakata Al-Qur'an.
Diperbarui pada 30 September 2026 pukul 04.42
📖 2 menit baca
بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَـٰنِ ٱلرَّحِيمِ
Ayat 1 - Surah Nooh: 14 kata
▶ Ayat kata demi kata
إِنَّآ أَرْسَلْنَا نُوحًا إِلَىٰ قَوْمِهِۦٓ أَنْ أَنذِرْ قَوْمَكَ مِن قَبْلِ أَن يَأْتِيَهُمْ عَذَابٌ أَلِيمٌۭ
Sesungguhnya Kami telah mengutus Nuh kepada kaumnya (dengan memerintahkan): "Berilah kaummu peringatan sebelum datang kepadanya azab yang pedih",
▶
إِنَّآ
innā
sesungguhnya Kami
▶
أَرْسَلْنَا
arsalnā
Kami telah mengutus
▶
نُوحًا
nūḥan
Nuh
▶
إِلَىٰ
ilā
kepada
▶
قَوْمِهِۦٓ
qawmihi
kaumnya
▶
أَنْ
an
bahwa
▶
أَنذِرْ
andhir
berilah peringatan
▶
قَوْمَكَ
qawmaka
kaummu
▶
مِن
min
dari
▶
قَبْلِ
qabli
sebelum
▶
أَن
an
bahwa
▶
يَأْتِيَهُمْ
yatiyahum
akan datang kepada mereka
▶
عَذَابٌ
ʿadhābun
azab
▶
أَلِيمٌۭ
alīmun
pedih
Ayat 2 - Surah Nooh: 6 kata
▶ Ayat kata demi kata
قَالَ يَـٰقَوْمِ إِنِّى لَكُمْ نَذِيرٌۭ مُّبِينٌ
Nuh berkata: "Hai kaumku, sesungguhnya aku adalah pemberi peringatan yang menjelaskan kepada kamu,
▶
قَالَ
qāla
dia (Nuh) berkata
▶
يَـٰقَوْمِ
yāqawmi
wahai kaumku
▶
إِنِّى
innī
sesungguhnya aku
▶
لَكُمْ
lakum
bagi kalian
▶
نَذِيرٌۭ
nadhīrun
pemberi peringatan
▶
مُّبِينٌ
mubīnun
jelas/menjelaskan
Ayat 3 - Surah Nooh: 5 kata
▶ Ayat kata demi kata
أَنِ ٱعْبُدُوا۟ ٱللَّهَ وَٱتَّقُوهُ وَأَطِيعُونِ
(yaitu) sembahlah olehmu Allah, bertakwalah kepada-Nya dan taatlah kepadaku,
▶
أَنِ
ani
hendaklah
▶
ٱعْبُدُوا۟
uʿ'budū
kamu menyembah
▶
ٱللَّهَ
l-laha
Allah
▶
وَٱتَّقُوهُ
wa-ittaqūhu
dan bertakwalah kepada-Nya
▶
وَأَطِيعُونِ
wa-aṭīʿūni
dan taatilah aku
Ayat 4 - Surah Nooh: 18 kata
▶ Ayat kata demi kata
يَغْفِرْ لَكُم مِّن ذُنُوبِكُمْ وَيُؤَخِّرْكُمْ إِلَىٰٓ أَجَلٍۢ مُّسَمًّى ۚ إِنَّ أَجَلَ ٱللَّهِ إِذَا جَآءَ لَا يُؤَخَّرُ ۖ لَوْ كُنتُمْ تَعْلَمُونَ
niscaya Allah akan mengampuni sebagian dosa-dosamu dan menangguhkan kamu sampai kepada waktu yang ditentukan. Sesungguhnya ketetapan Allah apabila telah datang tidak dapat ditangguhkan, kalau kamu mengetahui".
▶
يَغْفِرْ
yaghfir
mengampuni
▶
لَكُم
lakum
bagi kalian
▶
مِّن
min
dari
▶
ذُنُوبِكُمْ
dhunūbikum
dosa-dosamu
▶
وَيُؤَخِّرْكُمْ
wayu-akhir'kum
dan Dia menangguhkan kamu
▶
إِلَىٰٓ
ilā
sampai
▶
أَجَلٍۢ
ajalin
waktu
▶
مُّسَمًّى ۚ
musamman
tertentu
▶
إِنَّ
inna
sesungguhnya
▶
أَجَلَ
ajala
waktu/ketentuan
▶
ٱللَّهِ
l-lahi
Allah
▶
إِذَا
idhā
apabila
▶
جَآءَ
jāa
bila telah datang
▶
لَا
lā
tidak
▶
يُؤَخَّرُ ۖ
yu-akharu
ditangguhkan
▶
لَوْ
law
jika
▶
كُنتُمْ
kuntum
kalian adalah
▶
تَعْلَمُونَ
taʿlamūna
(kalian) mengetahui
Ayat 5 - Surah Nooh: 7 kata
▶ Ayat kata demi kata
قَالَ رَبِّ إِنِّى دَعَوْتُ قَوْمِى لَيْلًۭا وَنَهَارًۭا
Nuh berkata: "Ya Tuhanku sesungguhnya aku telah menyeru kaumku malam dan siang,
▶
قَالَ
qāla
(Nuh) berkata
▶
رَبِّ
rabbi
ya Tuhanku
▶
إِنِّى
innī
sesungguhnya Aku
▶
دَعَوْتُ
daʿawtu
aku telah menyeru
▶
قَوْمِى
qawmī
kaumku
▶
لَيْلًۭا
laylan
malam
▶
وَنَهَارًۭا
wanahāran
dan siang
Ayat 6 - Surah Nooh: 5 kata
▶ Ayat kata demi kata
فَلَمْ يَزِدْهُمْ دُعَآءِىٓ إِلَّا فِرَارًۭا
maka seruanku itu hanyalah menambah mereka lari (dari kebenaran).
▶
فَلَمْ
falam
maka tidak
▶
يَزِدْهُمْ
yazid'hum
menambah mereka
▶
دُعَآءِىٓ
duʿāī
seruanku
▶
إِلَّا
illā
kecuali
▶
فِرَارًۭا
firāran
lari
Ayat 7 - Surah Nooh: 14 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَإِنِّى كُلَّمَا دَعَوْتُهُمْ لِتَغْفِرَ لَهُمْ جَعَلُوٓا۟ أَصَـٰبِعَهُمْ فِىٓ ءَاذَانِهِمْ وَٱسْتَغْشَوْا۟ ثِيَابَهُمْ وَأَصَرُّوا۟ وَٱسْتَكْبَرُوا۟ ٱسْتِكْبَارًۭا
Dan sesungguhnya setiap kali aku menyeru mereka (kepada iman) agar Engkau mengampuni mereka, mereka memasukkan anak jari mereka ke dalam telinganya dan menutupkan bajunya (kemukanya) dan mereka tetap (mengingkari) dan menyombongkan diri dengan sangat.
▶
وَإِنِّى
wa-innī
dan sesungguhnya aku
▶
كُلَّمَا
kullamā
setiap kali
▶
دَعَوْتُهُمْ
daʿawtuhum
aku menyeru mereka
▶
لِتَغْفِرَ
litaghfira
agar Engkau mengampuni
▶
لَهُمْ
lahum
kepada mereka
▶
جَعَلُوٓا۟
jaʿalū
mereka menjadikan (memasukkan)
▶
أَصَـٰبِعَهُمْ
aṣābiʿahum
jari-jari mereka
▶
فِىٓ
fī
dalam
▶
ءَاذَانِهِمْ
ādhānihim
telinga mereka
▶
وَٱسْتَغْشَوْا۟
wa-is'taghshaw
dan mereka menutup
▶
ثِيَابَهُمْ
thiyābahum
baju mereka
▶
وَأَصَرُّوا۟
wa-aṣarrū
dan mereka berkekalan/tetap
▶
وَٱسْتَكْبَرُوا۟
wa-is'takbarū
dan mereka menyombongkan diri
▶
ٱسْتِكْبَارًۭا
is'tik'bāran
sangat sombong
Ayat 8 - Surah Nooh: 4 kata
▶ Ayat kata demi kata
ثُمَّ إِنِّى دَعَوْتُهُمْ جِهَارًۭا
Kemudian sesungguhnya aku telah menyeru mereka (kepada iman) dengan cara terang-terangan,
▶
ثُمَّ
thumma
kemudian
▶
إِنِّى
innī
sesungguhnya aku
▶
دَعَوْتُهُمْ
daʿawtuhum
aku telah menyeru mereka
▶
جِهَارًۭا
jihāran
terang-terangan
Ayat 9 - Surah Nooh: 7 kata
▶ Ayat kata demi kata
ثُمَّ إِنِّىٓ أَعْلَنتُ لَهُمْ وَأَسْرَرْتُ لَهُمْ إِسْرَارًۭا
kemudian sesungguhnya aku (menyeru) mereka (lagi) dengan terang-terangan dan dengan diam-diam,
▶
ثُمَّ
thumma
kemudian
▶
إِنِّىٓ
innī
sesungguhnya aku
▶
أَعْلَنتُ
aʿlantu
aku telah nyatakan/terang-terangan
▶
لَهُمْ
lahum
kepada mereka
▶
وَأَسْرَرْتُ
wa-asrartu
dan aku merahasiakan
▶
لَهُمْ
lahum
kepada mereka
▶
إِسْرَارًۭا
is'rāran
rahasia/diam-diam
Ayat 10 - Surah Nooh: 6 kata
▶ Ayat kata demi kata
فَقُلْتُ ٱسْتَغْفِرُوا۟ رَبَّكُمْ إِنَّهُۥ كَانَ غَفَّارًۭا
maka aku katakan kepada mereka: 'Mohonlah ampun kepada Tuhanmu, -sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun-,
▶
فَقُلْتُ
faqul'tu
maka aku katakan
▶
ٱسْتَغْفِرُوا۟
is'taghfirū
mohonlah ampun
▶
رَبَّكُمْ
rabbakum
Tuhan kalian
▶
إِنَّهُۥ
innahu
sesungguhnya Dia
▶
كَانَ
kāna
adalah dia
▶
غَفَّارًۭا
ghaffāran
Maha Pengampun
Ayat 11 - Surah Nooh: 4 kata
▶ Ayat kata demi kata
يُرْسِلِ ٱلسَّمَآءَ عَلَيْكُم مِّدْرَارًۭا
niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat,
▶
يُرْسِلِ
yur'sili
Dia akan mengirimkan
▶
ٱلسَّمَآءَ
l-samāa
langit (hujan)
▶
عَلَيْكُم
ʿalaykum
atas kalian
▶
مِّدْرَارًۭا
mid'rāran
lebat
Ayat 12 - Surah Nooh: 9 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَيُمْدِدْكُم بِأَمْوَٰلٍۢ وَبَنِينَ وَيَجْعَل لَّكُمْ جَنَّـٰتٍۢ وَيَجْعَل لَّكُمْ أَنْهَـٰرًۭا
dan membanyakkan harta dan anak-anakmu, dan mengadakan untukmu kebun-kebun dan mengadakan (pula di dalamnya) untukmu sungai-sungai.
▶
وَيُمْدِدْكُم
wayum'did'kum
dan Dia memanjangkan/memberimu
▶
بِأَمْوَٰلٍۢ
bi-amwālin
dengan harta
▶
وَبَنِينَ
wabanīna
dan anak-anak
▶
وَيَجْعَل
wayajʿal
dan dia menjadikan
▶
لَّكُمْ
lakum
bagi kalian
▶
جَنَّـٰتٍۢ
jannātin
kebun-kebun
▶
وَيَجْعَل
wayajʿal
dan Dia menjadikan
▶
لَّكُمْ
lakum
bagi kalian
▶
أَنْهَـٰرًۭا
anhāran
sungai-sungai
Ayat 13 - Surah Nooh: 6 kata
▶ Ayat kata demi kata
مَّا لَكُمْ لَا تَرْجُونَ لِلَّهِ وَقَارًۭا
Mengapa kamu tidak percaya akan kebesaran Allah?
▶
مَّا
mā
mengapa
▶
لَكُمْ
lakum
bagi kalian
▶
لَا
lā
tidak
▶
تَرْجُونَ
tarjūna
kamu mengharapkan
▶
لِلَّهِ
lillahi
bagi Allah
▶
وَقَارًۭا
waqāran
kebesaran
Ayat 14 - Surah Nooh: 3 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَقَدْ خَلَقَكُمْ أَطْوَارًا
Padahal Dia sesungguhnya telah menciptakan kamu dalam beberapa tingkatan kejadian.
▶
وَقَدْ
waqad
dan sesungguhnya
▶
خَلَقَكُمْ
khalaqakum
menciptakan kalian
▶
أَطْوَارًا
aṭwāran
beberapa tingkatan
Ayat 15 - Surah Nooh: 8 kata
▶ Ayat kata demi kata
أَلَمْ تَرَوْا۟ كَيْفَ خَلَقَ ٱللَّهُ سَبْعَ سَمَـٰوَٰتٍۢ طِبَاقًۭا
Tidakkah kamu perhatikan bagaimana Allah telah menciptakan tujuh langit bertingkat-tingkat?
▶
أَلَمْ
alam
tidaklah
▶
تَرَوْا۟
taraw
kamu perhatikan
▶
كَيْفَ
kayfa
bagaimana
▶
خَلَقَ
khalaqa
telah menciptakan
▶
ٱللَّهُ
l-lahu
Allah
▶
سَبْعَ
sabʿa
tujuh
▶
سَمَـٰوَٰتٍۢ
samāwātin
langit
▶
طِبَاقًۭا
ṭibāqan
bertingkat-tingkat
Ayat 16 - Surah Nooh: 7 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَجَعَلَ ٱلْقَمَرَ فِيهِنَّ نُورًۭا وَجَعَلَ ٱلشَّمْسَ سِرَاجًۭا
Dan Allah menciptakan padanya bulan sebagai cahaya dan menjadikan matahari sebagai pelita?
▶
وَجَعَلَ
wajaʿala
dan Dia telah menjadikan
▶
ٱلْقَمَرَ
l-qamara
bulan
▶
فِيهِنَّ
fīhinna
padanya
▶
نُورًۭا
nūran
cahaya
▶
وَجَعَلَ
wajaʿala
dan Dia telah menjadikan
▶
ٱلشَّمْسَ
l-shamsa
matahari
▶
سِرَاجًۭا
sirājan
pelita
Ayat 17 - Surah Nooh: 5 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَٱللَّهُ أَنۢبَتَكُم مِّنَ ٱلْأَرْضِ نَبَاتًۭا
Dan Allah menumbuhkan kamu dari tanah dengan sebaik-baiknya,
▶
وَٱللَّهُ
wal-lahu
dan Allah
▶
أَنۢبَتَكُم
anbatakum
menumbuhkan kamu
▶
مِّنَ
mina
dari
▶
ٱلْأَرْضِ
l-arḍi
bumi
▶
نَبَاتًۭا
nabātan
pertumbuhan
Ayat 18 - Surah Nooh: 5 kata
▶ Ayat kata demi kata
ثُمَّ يُعِيدُكُمْ فِيهَا وَيُخْرِجُكُمْ إِخْرَاجًۭا
kemudian Dia mengembalikan kamu ke dalam tanah dan mengeluarkan kamu (daripadanya pada hari kiamat) dengan sebenar-benarnya.
▶
ثُمَّ
thumma
kemudian
▶
يُعِيدُكُمْ
yuʿīdukum
Dia mengembalikan kamu
▶
فِيهَا
fīhā
kedalamnya
▶
وَيُخْرِجُكُمْ
wayukh'rijukum
dan Dia mengeluarkan kamu
▶
إِخْرَاجًۭا
ikh'rājan
pengeluaran
Ayat 19 - Surah Nooh: 5 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَٱللَّهُ جَعَلَ لَكُمُ ٱلْأَرْضَ بِسَاطًۭا
Dan Allah menjadikan bumi untukmu sebagai hamparan,
▶
وَٱللَّهُ
wal-lahu
dan Allah
▶
جَعَلَ
jaʿala
menjadikan
▶
لَكُمُ
lakumu
bagi kalian
▶
ٱلْأَرْضَ
l-arḍa
bumi
▶
بِسَاطًۭا
bisāṭan
hamparan
Ayat 20 - Surah Nooh: 4 kata
▶ Ayat kata demi kata
لِّتَسْلُكُوا۟ مِنْهَا سُبُلًۭا فِجَاجًۭا
supaya kamu menjalani jalan-jalan yang luas di bumi itu".
▶
لِّتَسْلُكُوا۟
litaslukū
supaya kamu melalui
▶
مِنْهَا
min'hā
dari padanya
▶
سُبُلًۭا
subulan
jalan-jalan
▶
فِجَاجًۭا
fijājan
luas
Ayat 21 - Surah Nooh: 13 kata
▶ Ayat kata demi kata
قَالَ نُوحٌۭ رَّبِّ إِنَّهُمْ عَصَوْنِى وَٱتَّبَعُوا۟ مَن لَّمْ يَزِدْهُ مَالُهُۥ وَوَلَدُهُۥٓ إِلَّا خَسَارًۭا
Nuh berkata: "Ya Tuhanku, sesungguhnya mereka telah mendurhakaiku dan telah mengikuti orang-orang yang harta dan anak-anaknya tidak menambah kepadanya melainkan kerugian belaka,
▶
قَالَ
qāla
berkata
▶
نُوحٌۭ
nūḥun
Nuh
▶
رَّبِّ
rabbi
ya Tuhanku
▶
إِنَّهُمْ
innahum
sesungguhnya mereka
▶
عَصَوْنِى
ʿaṣawnī
mereka mendurhakai aku
▶
وَٱتَّبَعُوا۟
wa-ittabaʿū
dan mereka mengikuti
▶
مَن
man
orang
▶
لَّمْ
lam
tidak
▶
يَزِدْهُ
yazid'hu
menambah kepadanya
▶
مَالُهُۥ
māluhu
hartanya
▶
وَوَلَدُهُۥٓ
wawaladuhu
dan anak-anaknya
▶
إِلَّا
illā
kecuali
▶
خَسَارًۭا
khasāran
kerugian
Ayat 22 - Surah Nooh: 3 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَمَكَرُوا۟ مَكْرًۭا كُبَّارًۭا
dan melakukan tipu-daya yang amat besar".
▶
وَمَكَرُوا۟
wamakarū
dan mereka membuat tipu daya
▶
مَكْرًۭا
makran
tipu daya
▶
كُبَّارًۭا
kubbāran
yang besar
Ayat 23 - Surah Nooh: 13 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَقَالُوا۟ لَا تَذَرُنَّ ءَالِهَتَكُمْ وَلَا تَذَرُنَّ وَدًّۭا وَلَا سُوَاعًۭا وَلَا يَغُوثَ وَيَعُوقَ وَنَسْرًۭا
Dan mereka berkata: "Jangan sekali-kali kamu meninggalkan (penyembahan) tuhan-tuhan kamu dan jangan pula sekali-kali kamu meninggalkan (penyembahan) wadd, dan jangan pula suwwa', yaghuts, ya'uq dan nasr".
▶
وَقَالُوا۟
waqālū
dan mereka berkata
▶
لَا
lā
jangan sekali-kali
▶
تَذَرُنَّ
tadharunna
kamu meninggalkan
▶
ءَالِهَتَكُمْ
ālihatakum
tuhan-tuhan kamu
▶
وَلَا
walā
dan janganlah sekali-kali
▶
تَذَرُنَّ
tadharunna
kamu tinggalkan
▶
وَدًّۭا
waddan
wadd
▶
وَلَا
walā
dan jangan
▶
سُوَاعًۭا
suwāʿan
suwa'
▶
وَلَا
walā
dan jangan
▶
يَغُوثَ
yaghūtha
yagus
▶
وَيَعُوقَ
wayaʿūqa
dan ya'uq
▶
وَنَسْرًۭا
wanasran
dan nasr
Ayat 24 - Surah Nooh: 8 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَقَدْ أَضَلُّوا۟ كَثِيرًۭا ۖ وَلَا تَزِدِ ٱلظَّـٰلِمِينَ إِلَّا ضَلَـٰلًۭا
Dan sesudahnya mereka menyesatkan kebanyakan (manusia); dan janganlah Engkau tambahkan bagi orang-orang yang zalim itu selain kesesatan.
▶
وَقَدْ
waqad
dan sesungguhnya
▶
أَضَلُّوا۟
aḍallū
mereka telah menyesatkan
▶
كَثِيرًۭا ۖ
kathīran
kebanyakan
▶
وَلَا
walā
dan jangan
▶
تَزِدِ
tazidi
Engkau tambahkan
▶
ٱلظَّـٰلِمِينَ
l-ẓālimīna
orang-orang yang zalim
▶
إِلَّا
illā
kecuali
▶
ضَلَـٰلًۭا
ḍalālan
kesesatan
Ayat 25 - Surah Nooh: 12 kata
▶ Ayat kata demi kata
مِّمَّا خَطِيٓـَٔـٰتِهِمْ أُغْرِقُوا۟ فَأُدْخِلُوا۟ نَارًۭا فَلَمْ يَجِدُوا۟ لَهُم مِّن دُونِ ٱللَّهِ أَنصَارًۭا
Disebabkan kesalahan-kesalahan mereka, mereka ditenggelamkan lalu dimasukkan ke neraka, maka mereka tidak mendapat penolong-penolong bagi mereka selain dari Allah.
▶
مِّمَّا
mimmā
dari apa/disebabkan
▶
خَطِيٓـَٔـٰتِهِمْ
khaṭīātihim
kesalahan-kesalahan mereka
▶
أُغْرِقُوا۟
ugh'riqū
mereka ditenggelamkan
▶
فَأُدْخِلُوا۟
fa-ud'khilū
lalu mereka dimasukkan
▶
نَارًۭا
nāran
api/neraka
▶
فَلَمْ
falam
maka
▶
يَجِدُوا۟
yajidū
mereka tidak mendapatkan
▶
لَهُم
lahum
bagi mereka
▶
مِّن
min
dari
▶
دُونِ
dūni
selain
▶
ٱللَّهِ
l-lahi
Allah
▶
أَنصَارًۭا
anṣāran
penolong
Ayat 26 - Surah Nooh: 10 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَقَالَ نُوحٌۭ رَّبِّ لَا تَذَرْ عَلَى ٱلْأَرْضِ مِنَ ٱلْكَـٰفِرِينَ دَيَّارًا
Nuh berkata: "Ya Tuhanku, janganlah Engkau biarkan seorangpun di antara orang-orang kafir itu tinggal di atas bumi.
▶
وَقَالَ
waqāla
dan berkata
▶
نُوحٌۭ
nūḥun
Nuh
▶
رَّبِّ
rabbi
ya Tuhanku
▶
لَا
lā
jangan
▶
تَذَرْ
tadhar
Engkau tinggalkan/biarkan
▶
عَلَى
ʿalā
diatas
▶
ٱلْأَرْضِ
l-arḍi
bumi
▶
مِنَ
mina
dari
▶
ٱلْكَـٰفِرِينَ
l-kāfirīna
orang-orang kafir
▶
دَيَّارًا
dayyāran
menetap
Ayat 27 - Surah Nooh: 10 kata
▶ Ayat kata demi kata
إِنَّكَ إِن تَذَرْهُمْ يُضِلُّوا۟ عِبَادَكَ وَلَا يَلِدُوٓا۟ إِلَّا فَاجِرًۭا كَفَّارًۭا
Sesungguhnya jika Engkau biarkan mereka tinggal, niscaya mereka akan menyesatkan hamba-hamba-Mu, dan mereka tidak akan melahirkan selain anak yang berbuat maksiat lagi sangat kafir.
▶
إِنَّكَ
innaka
sesungguhnya
▶
إِن
in
jika
▶
تَذَرْهُمْ
tadharhum
Engkau biarkan mereka
▶
يُضِلُّوا۟
yuḍillū
mereka akan menyesatkan
▶
عِبَادَكَ
ʿibādaka
hamba-hamba-Mu
▶
وَلَا
walā
dan tidak
▶
يَلِدُوٓا۟
yalidū
mereka melahirkan
▶
إِلَّا
illā
kecuali
▶
فَاجِرًۭا
fājiran
durhaka
▶
كَفَّارًۭا
kaffāran
sangat kufur
Ayat 28 - Surah Nooh: 15 kata
▶ Ayat kata demi kata
رَّبِّ ٱغْفِرْ لِى وَلِوَٰلِدَىَّ وَلِمَن دَخَلَ بَيْتِىَ مُؤْمِنًۭا وَلِلْمُؤْمِنِينَ وَٱلْمُؤْمِنَـٰتِ وَلَا تَزِدِ ٱلظَّـٰلِمِينَ إِلَّا تَبَارًۢا
Ya Tuhanku! Ampunilah aku, ibu bapakku, orang yang masuk ke rumahku dengan beriman dan semua orang yang beriman laki-laki dan perempuan. Dan janganlah Engkau tambahkan bagi orang-orang yang zalim itu selain kebinasaan".
▶
رَّبِّ
rabbi
ya Tuhanku
▶
ٱغْفِرْ
igh'fir
ampunilah
▶
لِى
lī
aku
▶
وَلِوَٰلِدَىَّ
waliwālidayya
dan bagi kedua orang tuaku
▶
وَلِمَن
waliman
dan bagi orang
▶
دَخَلَ
dakhala
ia masuk
▶
بَيْتِىَ
baytiya
rumahku
▶
مُؤْمِنًۭا
mu'minan
dengan beriman
▶
وَلِلْمُؤْمِنِينَ
walil'mu'minīna
dan bagi orang-orang laki-laki yang beriman
▶
وَٱلْمُؤْمِنَـٰتِ
wal-mu'mināti
dan orang-orang perempuan yang beriman
▶
وَلَا
walā
dan jangan
▶
تَزِدِ
tazidi
Engkau tambahkan
▶
ٱلظَّـٰلِمِينَ
l-ẓālimīna
orang-orang yang zalim
▶
إِلَّا
illā
kecuali
▶
تَبَارًۢا
tabāran
kebinasaan
Lihat juga
Semua surah kata demi kata