Surah Saad kata demi kata
Islam > Al-Quran > Quran_wbw > Surah Saad kata demi kata
Saad (ص) kata demi kata secara utuh: Makkiyah, diwahyukan di Mekah, 88 ayat, 733 kata. Setiap ayat ditampilkan dalam bahasa Arab dengan terjemahan bahasa Indonesia, lalu diurai per kata, masing-masing dengan transliterasi dan maknanya.
Dengan 733 kata untuk dipelajari, Surah Saad menjadi mudah diakses meski belum bisa membaca bahasa Arab: transliterasi memandu pelafalan dan makna memberi pemahaman. Ulangi setiap kata, lalu baca ulang seluruh ayat: inilah cara paling efektif untuk menghafal surah ini, memahami bacaan shalat, dan memperkaya kosakata Al-Qur'an.
Diperbarui pada 30 September 2026 pukul 04.42
📖 4 menit baca
بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَـٰنِ ٱلرَّحِيمِ
Ayat 1 - Surah Saad: 4 kata
▶ Ayat kata demi kata
صٓ ۚ وَٱلْقُرْءَانِ ذِى ٱلذِّكْرِ
Shaad, demi Al Quran yang mempunyai keagungan.
▶
صٓ ۚ
sad
shad
▶
وَٱلْقُرْءَانِ
wal-qur'āni
demi Al Quran
▶
ذِى
dhī
mempunyai
▶
ٱلذِّكْرِ
l-dhik'ri
peringatan
Ayat 2 - Surah Saad: 6 kata
▶ Ayat kata demi kata
بَلِ ٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ فِى عِزَّةٍۢ وَشِقَاقٍۢ
Sebenarnya orang-orang kafir itu (berada) dalam kesombongan dan permusuhan yang sengit.
▶
بَلِ
bali
bahkan/tetapi
▶
ٱلَّذِينَ
alladhīna
orang-orang yang
▶
كَفَرُوا۟
kafarū
kafir/ingkar
▶
فِى
fī
dalam
▶
عِزَّةٍۢ
ʿizzatin
kesombongan
▶
وَشِقَاقٍۢ
washiqāqin
dan perpecahan
Ayat 3 - Surah Saad: 10 kata
▶ Ayat kata demi kata
كَمْ أَهْلَكْنَا مِن قَبْلِهِم مِّن قَرْنٍۢ فَنَادَوا۟ وَّلَاتَ حِينَ مَنَاصٍۢ
Betapa banyaknya umat sebelum mereka yang telah Kami binasakan, lalu mereka meminta tolong padahal (waktu itu) bukanlah saat untuk lari melepaskan diri.
▶
كَمْ
kam
berapa banyak
▶
أَهْلَكْنَا
ahlaknā
Kami telah binasakan
▶
مِن
min
dari
▶
قَبْلِهِم
qablihim
sebelum mereka
▶
مِّن
min
dari
▶
قَرْنٍۢ
qarnin
kurun
▶
فَنَادَوا۟
fanādaw
lalu mereka menyeru/meminta
▶
وَّلَاتَ
walāta
pertolongan
▶
حِينَ
ḥīna
waktu
▶
مَنَاصٍۢ
manāṣin
kelepasan (melepaskan diri)
Ayat 4 - Surah Saad: 10 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَعَجِبُوٓا۟ أَن جَآءَهُم مُّنذِرٌۭ مِّنْهُمْ ۖ وَقَالَ ٱلْكَـٰفِرُونَ هَـٰذَا سَـٰحِرٌۭ كَذَّابٌ
Dan mereka heran karena mereka kedatangan seorang pemberi peringatan (rasul) dari kalangan mereka; dan orang-orang kafir berkata: "Ini adalah seorang ahli sihir yang banyak berdusta".
▶
وَعَجِبُوٓا۟
waʿajibū
dan mereka heran
▶
أَن
an
karena
▶
جَآءَهُم
jāahum
datang kepada mereka
▶
مُّنذِرٌۭ
mundhirun
seorang pemberi peringatan
▶
مِّنْهُمْ ۖ
min'hum
dari mereka
▶
وَقَالَ
waqāla
dan berkata
▶
ٱلْكَـٰفِرُونَ
l-kāfirūna
orang-orang kafir
▶
هَـٰذَا
hādhā
ini
▶
سَـٰحِرٌۭ
sāḥirun
seorang ahli sihir
▶
كَذَّابٌ
kadhābun
pendusta
Ayat 5 - Surah Saad: 8 kata
▶ Ayat kata demi kata
أَجَعَلَ ٱلْـَٔالِهَةَ إِلَـٰهًۭا وَٰحِدًا ۖ إِنَّ هَـٰذَا لَشَىْءٌ عُجَابٌۭ
Mengapa ia menjadikan tuhan-tuhan itu Tuhan Yang Satu saja? Sesungguhnya ini benar-benar suatu hal yang sangat mengherankan.
▶
أَجَعَلَ
ajaʿala
apakah dia menjadikan
▶
ٱلْـَٔالِهَةَ
l-ālihata
tuhan-tuhan
▶
إِلَـٰهًۭا
ilāhan
Tuhan
▶
وَٰحِدًا ۖ
wāḥidan
satu/esa
▶
إِنَّ
inna
sesungguhnya
▶
هَـٰذَا
hādhā
ini
▶
لَشَىْءٌ
lashayon
benar-benar sesuatu
▶
عُجَابٌۭ
ʿujābun
aneh/ganjil
Ayat 6 - Surah Saad: 12 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَٱنطَلَقَ ٱلْمَلَأُ مِنْهُمْ أَنِ ٱمْشُوا۟ وَٱصْبِرُوا۟ عَلَىٰٓ ءَالِهَتِكُمْ ۖ إِنَّ هَـٰذَا لَشَىْءٌۭ يُرَادُ
Dan pergilah pemimpin-pemimpin mereka (seraya berkata): "Pergilah kamu dan tetaplah (menyembah) tuhan-tuhanmu, sesungguhnya ini benar-benar suatu hal yang dikehendaki.
▶
وَٱنطَلَقَ
wa-inṭalaqa
dan pergilah
▶
ٱلْمَلَأُ
l-mala-u
pembesar-pembesar
▶
مِنْهُمْ
min'hum
dari mereka
▶
أَنِ
ani
maka
▶
ٱمْشُوا۟
im'shū
berjalanlah kamu
▶
وَٱصْبِرُوا۟
wa-iṣ'birū
dan bersabarlah
▶
عَلَىٰٓ
ʿalā
atas
▶
ءَالِهَتِكُمْ ۖ
ālihatikum
tuhan-tuhan kamu
▶
إِنَّ
inna
sesungguhnya
▶
هَـٰذَا
hādhā
ini
▶
لَشَىْءٌۭ
lashayon
benar-benar sesuatu
▶
يُرَادُ
yurādu
dikehendaki
Ayat 7 - Surah Saad: 10 kata
▶ Ayat kata demi kata
مَا سَمِعْنَا بِهَـٰذَا فِى ٱلْمِلَّةِ ٱلْـَٔاخِرَةِ إِنْ هَـٰذَآ إِلَّا ٱخْتِلَـٰقٌ
Kami tidak pernah mendengar hal ini dalam agama yang terakhir; ini (mengesakan Allah), tidak lain hanyalah (dusta) yang diada-adakan,
▶
مَا
mā
tidak
▶
سَمِعْنَا
samiʿ'nā
kami mendengar
▶
بِهَـٰذَا
bihādhā
dengan/hal ini
▶
فِى
fī
dalam
▶
ٱلْمِلَّةِ
l-milati
agama
▶
ٱلْـَٔاخِرَةِ
l-ākhirati
yang akhir
▶
إِنْ
in
tidaklah
▶
هَـٰذَآ
hādhā
ini
▶
إِلَّا
illā
kecuali
▶
ٱخْتِلَـٰقٌ
ikh'tilāqun
diada-adakan
Ayat 8 - Surah Saad: 15 kata
▶ Ayat kata demi kata
أَءُنزِلَ عَلَيْهِ ٱلذِّكْرُ مِنۢ بَيْنِنَا ۚ بَلْ هُمْ فِى شَكٍّۢ مِّن ذِكْرِى ۖ بَل لَّمَّا يَذُوقُوا۟ عَذَابِ
mengapa Al Quran itu diturunkan kepadanya di antara kita?" Sebenarnya mereka ragu-ragu terhadap Al Quran-Ku, dan sebenarnya mereka belum merasakan azab-Ku.
▶
أَءُنزِلَ
a-unzila
apakah diturunkan
▶
عَلَيْهِ
ʿalayhi
atasnya/kepadanya
▶
ٱلذِّكْرُ
l-dhik'ru
pengajaran/Al Quran
▶
مِنۢ
min
dari
▶
بَيْنِنَا ۚ
bayninā
antara kita
▶
بَلْ
bal
bahkan/sebenarnya
▶
هُمْ
hum
mereka
▶
فِى
fī
dalam
▶
شَكٍّۢ
shakkin
keragu-raguan
▶
مِّن
min
dari
▶
ذِكْرِى ۖ
dhik'rī
peringatan-Ku
▶
بَل
bal
bahkan/sebenarnya
▶
لَّمَّا
lammā
belum
▶
يَذُوقُوا۟
yadhūqū
mereka merasakan
▶
عَذَابِ
ʿadhābi
azab-Ku
Ayat 9 - Surah Saad: 7 kata
▶ Ayat kata demi kata
أَمْ عِندَهُمْ خَزَآئِنُ رَحْمَةِ رَبِّكَ ٱلْعَزِيزِ ٱلْوَهَّابِ
Atau apakah mereka itu mempunyai perbendaharaan rahmat Tuhanmu Yang Maha Perkasa lagi Maha Pemberi?
▶
أَمْ
am
ataukah/apakah
▶
عِندَهُمْ
ʿindahum
disisi mereka/mereka mempunyai
▶
خَزَآئِنُ
khazāinu
perbendaharaan
▶
رَحْمَةِ
raḥmati
rahmat
▶
رَبِّكَ
rabbika
Tuhanmu
▶
ٱلْعَزِيزِ
l-ʿazīzi
Maha Perkasa
▶
ٱلْوَهَّابِ
l-wahābi
Maha Pemberi
Ayat 10 - Surah Saad: 10 kata
▶ Ayat kata demi kata
أَمْ لَهُم مُّلْكُ ٱلسَّمَـٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ وَمَا بَيْنَهُمَا ۖ فَلْيَرْتَقُوا۟ فِى ٱلْأَسْبَـٰبِ
Atau apakah bagi mereka kerajaan langit dan bumi dan yang ada di antara keduanya? (Jika ada), maka hendaklah mereka menaiki tangga-tangga (ke langit).
▶
أَمْ
am
ataukah/apakah
▶
لَهُم
lahum
bagi mereka
▶
مُّلْكُ
mul'ku
kerajaan
▶
ٱلسَّمَـٰوَٰتِ
l-samāwāti
langit(jamak)
▶
وَٱلْأَرْضِ
wal-arḍi
dan bumi
▶
وَمَا
wamā
dan apa
▶
بَيْنَهُمَا ۖ
baynahumā
diantara keduanya
▶
فَلْيَرْتَقُوا۟
falyartaqū
maka hendaklah mereka menaiki
▶
فِى
fī
pada
▶
ٱلْأَسْبَـٰبِ
l-asbābi
jalan/tangga-tangga
Ayat 11 - Surah Saad: 6 kata
▶ Ayat kata demi kata
جُندٌۭ مَّا هُنَالِكَ مَهْزُومٌۭ مِّنَ ٱلْأَحْزَابِ
Suatu tentara yang besar yang berada disana dari golongan-golongan yang berserikat, pasti akan dikalahkan.
▶
جُندٌۭ
jundun
bala tentara
▶
مَّا
mā
apa
▶
هُنَالِكَ
hunālika
ada disana
▶
مَهْزُومٌۭ
mahzūmun
dibinasakan/dikalahkan
▶
مِّنَ
mina
dari
▶
ٱلْأَحْزَابِ
l-aḥzābi
golongan yang berserikat
Ayat 12 - Surah Saad: 8 kata
▶ Ayat kata demi kata
كَذَّبَتْ قَبْلَهُمْ قَوْمُ نُوحٍۢ وَعَادٌۭ وَفِرْعَوْنُ ذُو ٱلْأَوْتَادِ
Telah mendustakan (rasul-rasul pula) sebelum mereka itu kaum Nuh, 'Aad, Fir'aun yang mempunyai tentara yang banyak,
▶
كَذَّبَتْ
kadhabat
telah mendustakan
▶
قَبْلَهُمْ
qablahum
sebelum mereka
▶
قَوْمُ
qawmu
kaum
▶
نُوحٍۢ
nūḥin
Nuh
▶
وَعَادٌۭ
waʿādun
dan 'Ad
▶
وَفِرْعَوْنُ
wafir'ʿawnu
dan Fir'aun
▶
ذُو
dhū
mempunyai
▶
ٱلْأَوْتَادِ
l-awtādi
bala tentara
Ayat 13 - Surah Saad: 7 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَثَمُودُ وَقَوْمُ لُوطٍۢ وَأَصْحَـٰبُ لْـَٔيْكَةِ ۚ أُو۟لَـٰٓئِكَ ٱلْأَحْزَابُ
dan Tsamud, kaum Luth dan penduduk Aikah. Mereka itulah golongan-golongan yang bersekutu (menentang rasul-rasul).
▶
وَثَمُودُ
wathamūdu
dan Samud
▶
وَقَوْمُ
waqawmu
dan kaum
▶
لُوطٍۢ
lūṭin
Lut
▶
وَأَصْحَـٰبُ
wa-aṣḥābu
dan penduduk
▶
لْـَٔيْكَةِ ۚ
al'aykati
Aikah
▶
أُو۟لَـٰٓئِكَ
ulāika
mereka itu
▶
ٱلْأَحْزَابُ
l-aḥzābu
golongan yang bersekutu
Ayat 14 - Surah Saad: 7 kata
▶ Ayat kata demi kata
إِن كُلٌّ إِلَّا كَذَّبَ ٱلرُّسُلَ فَحَقَّ عِقَابِ
Semua mereka itu tidak lain hanyalah mendustakan rasul-rasul, maka pastilah (bagi mereka) azab-Ku.
▶
إِن
in
tidak lain
▶
كُلٌّ
kullun
semua itu
▶
إِلَّا
illā
kecuali
▶
كَذَّبَ
kadhaba
telah mendustakan
▶
ٱلرُّسُلَ
l-rusula
Rasul-rasul
▶
فَحَقَّ
faḥaqqa
maka pastilah
▶
عِقَابِ
ʿiqābi
azab-Ku
Ayat 15 - Surah Saad: 10 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَمَا يَنظُرُ هَـٰٓؤُلَآءِ إِلَّا صَيْحَةًۭ وَٰحِدَةًۭ مَّا لَهَا مِن فَوَاقٍۢ
Tidaklah yang mereka tunggu melainkan hanya satu teriakan saja yang tidak ada baginya saat berselang.
▶
وَمَا
wamā
dan tidak
▶
يَنظُرُ
yanẓuru
menunggu
▶
هَـٰٓؤُلَآءِ
hāulāi
mereka itu
▶
إِلَّا
illā
melainkan
▶
صَيْحَةًۭ
ṣayḥatan
suara keras/teriakan
▶
وَٰحِدَةًۭ
wāḥidatan
satu kali
▶
مَّا
mā
tidak
▶
لَهَا
lahā
bagi mereka
▶
مِن
min
dari
▶
فَوَاقٍۢ
fawāqin
ulangan/tangguh
Ayat 16 - Surah Saad: 8 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَقَالُوا۟ رَبَّنَا عَجِّل لَّنَا قِطَّنَا قَبْلَ يَوْمِ ٱلْحِسَابِ
Dan mereka berkata: "Ya Tuhan kami cepatkanlah untuk kami azab yang diperuntukkan bagi kami sebelum hari berhisab".
▶
وَقَالُوا۟
waqālū
dan mereka berkata
▶
رَبَّنَا
rabbanā
ya Tuhan kami
▶
عَجِّل
ʿajjil
segerakanlah
▶
لَّنَا
lanā
untuk kami
▶
قِطَّنَا
qiṭṭanā
bahagian kami
▶
قَبْلَ
qabla
sebelum
▶
يَوْمِ
yawmi
hari
▶
ٱلْحِسَابِ
l-ḥisābi
perhitungan
Ayat 17 - Surah Saad: 11 kata
▶ Ayat kata demi kata
ٱصْبِرْ عَلَىٰ مَا يَقُولُونَ وَٱذْكُرْ عَبْدَنَا دَاوُۥدَ ذَا ٱلْأَيْدِ ۖ إِنَّهُۥٓ أَوَّابٌ
Bersabarlah atas segala apa yang mereka katakan; dan ingatlah hamba Kami Daud yang mempunyai kekuatan; sesungguhnya dia amat taat (kepada Tuhan).
▶
ٱصْبِرْ
iṣ'bir
bersabarlah
▶
عَلَىٰ
ʿalā
atas
▶
مَا
mā
apa
▶
يَقُولُونَ
yaqūlūna
mereka katakan
▶
وَٱذْكُرْ
wa-udh'kur
dan ingatlah
▶
عَبْدَنَا
ʿabdanā
hamba Kami
▶
دَاوُۥدَ
dāwūda
Daud
▶
ذَا
dhā
mempunyai
▶
ٱلْأَيْدِ ۖ
l-aydi
tangan/kekuatan
▶
إِنَّهُۥٓ
innahu
sesungguhnya dia
▶
أَوَّابٌ
awwābun
seorang yang kembali
Ayat 18 - Surah Saad: 7 kata
▶ Ayat kata demi kata
إِنَّا سَخَّرْنَا ٱلْجِبَالَ مَعَهُۥ يُسَبِّحْنَ بِٱلْعَشِىِّ وَٱلْإِشْرَاقِ
Sesungguhnya Kami menundukkan gunung-gunung untuk bertasbih bersama dia (Daud) di waktu petang dan pagi,
▶
إِنَّا
innā
sesungguhnya Kami
▶
سَخَّرْنَا
sakharnā
Kami menundukkan
▶
ٱلْجِبَالَ
l-jibāla
gunung-gunung
▶
مَعَهُۥ
maʿahu
bersama dia
▶
يُسَبِّحْنَ
yusabbiḥ'na
mereka bertasbih
▶
بِٱلْعَشِىِّ
bil-ʿashiyi
diwaktu petang
▶
وَٱلْإِشْرَاقِ
wal-ish'rāqi
dan pagi
Ayat 19 - Surah Saad: 5 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَٱلطَّيْرَ مَحْشُورَةًۭ ۖ كُلٌّۭ لَّهُۥٓ أَوَّابٌۭ
dan (Kami tundukkan pula) burung-burung dalam keadaan terkumpul. Masing-masingnya amat taat kepada Allah.
▶
وَٱلطَّيْرَ
wal-ṭayra
dan burung-burung
▶
مَحْشُورَةًۭ ۖ
maḥshūratan
keadaan berkumpul
▶
كُلٌّۭ
kullun
masing-masing/semuanya
▶
لَّهُۥٓ
lahu
kepada-Nya
▶
أَوَّابٌۭ
awwābun
kembali/bertaubat
Ayat 20 - Surah Saad: 6 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَشَدَدْنَا مُلْكَهُۥ وَءَاتَيْنَـٰهُ ٱلْحِكْمَةَ وَفَصْلَ ٱلْخِطَابِ
Dan Kami kuatkan kerajaannya dan Kami berikan kepadanya hikmahdan kebijaksanaan dalam menyelesaikan perselisihan.
▶
وَشَدَدْنَا
washadadnā
dan Kami kuatkan
▶
مُلْكَهُۥ
mul'kahu
kerajaannya
▶
وَءَاتَيْنَـٰهُ
waātaynāhu
dan Kami berikan kepadanya
▶
ٱلْحِكْمَةَ
l-ḥik'mata
kebijaksanaan
▶
وَفَصْلَ
wafaṣla
dan memutus
▶
ٱلْخِطَابِ
l-khiṭābi
perkara
Ayat 21 - Surah Saad: 7 kata
▶ Ayat kata demi kata
۞ وَهَلْ أَتَىٰكَ نَبَؤُا۟ ٱلْخَصْمِ إِذْ تَسَوَّرُوا۟ ٱلْمِحْرَابَ
Dan adakah sampai kepadamu berita orang-orang yang berperkara ketika mereka memanjat pagar?
▶
۞ وَهَلْ
wahal
dan apakah
▶
أَتَىٰكَ
atāka
telah datang kepadamu
▶
نَبَؤُا۟
naba-u
berita
▶
ٱلْخَصْمِ
l-khaṣmi
orang yang bermusuhan
▶
إِذْ
idh
ketika
▶
تَسَوَّرُوا۟
tasawwarū
mereka melompati pagar
▶
ٱلْمِحْرَابَ
l-miḥ'rāba
mihrab/kamar
Ayat 22 - Surah Saad: 23 kata
▶ Ayat kata demi kata
إِذْ دَخَلُوا۟ عَلَىٰ دَاوُۥدَ فَفَزِعَ مِنْهُمْ ۖ قَالُوا۟ لَا تَخَفْ ۖ خَصْمَانِ بَغَىٰ بَعْضُنَا عَلَىٰ بَعْضٍۢ فَٱحْكُم بَيْنَنَا بِٱلْحَقِّ وَلَا تُشْطِطْ وَٱهْدِنَآ إِلَىٰ سَوَآءِ ٱلصِّرَٰطِ
Ketika mereka masuk (menemui) Daud lalu ia terkejut karena kedatangan) mereka. Mereka berkata: "Janganlah kamu merasa takut; (kami) adalah dua orang yang berperkara yang salah seorang dari kami berbuat zalim kepada yang lain; maka berilah keputusan antara kami dengan adil dan janganlah kamu menyimpang dari kebenaran dan tunjukilah kami ke jalan yang lurus.
▶
إِذْ
idh
ketika
▶
دَخَلُوا۟
dakhalū
mereka masuk
▶
عَلَىٰ
ʿalā
atas
▶
دَاوُۥدَ
dāwūda
Daud
▶
فَفَزِعَ
fafaziʿa
maka dia terkejut
▶
مِنْهُمْ ۖ
min'hum
dari mereka
▶
قَالُوا۟
qālū
mereka berkata
▶
لَا
lā
tidak
▶
تَخَفْ ۖ
takhaf
kamu takut
▶
خَصْمَانِ
khaṣmāni
dua orang bermusuhan
▶
بَغَىٰ
baghā
berbuat zalim
▶
بَعْضُنَا
baʿḍunā
sebagian kami
▶
عَلَىٰ
ʿalā
atas
▶
بَعْضٍۢ
baʿḍin
sebagian yang lain
▶
فَٱحْكُم
fa-uḥ'kum
maka berilah keputusan
▶
بَيْنَنَا
baynanā
di antara kami
▶
بِٱلْحَقِّ
bil-ḥaqi
dengan benar
▶
وَلَا
walā
dan tidak
▶
تُشْطِطْ
tush'ṭiṭ
melewati batas/menyimpang
▶
وَٱهْدِنَآ
wa-ih'dinā
dan tunjukilah kami
▶
إِلَىٰ
ilā
kepada
▶
سَوَآءِ
sawāi
sama/lurus
▶
ٱلصِّرَٰطِ
l-ṣirāṭi
jalan
Ayat 23 - Surah Saad: 15 kata
▶ Ayat kata demi kata
إِنَّ هَـٰذَآ أَخِى لَهُۥ تِسْعٌۭ وَتِسْعُونَ نَعْجَةًۭ وَلِىَ نَعْجَةٌۭ وَٰحِدَةٌۭ فَقَالَ أَكْفِلْنِيهَا وَعَزَّنِى فِى ٱلْخِطَابِ
Sesungguhnya saudaraku ini mempunyai sembilan puluh sembilan ekor kambing betina dan aku mempunyai seekor saja. Maka dia berkata: "Serahkanlah kambingmu itu kepadaku dan dia mengalahkan aku dalam perdebatan".
▶
إِنَّ
inna
sesungguhnya
▶
هَـٰذَآ
hādhā
ini
▶
أَخِى
akhī
saudaraku
▶
لَهُۥ
lahu
baginya (mempunyai)
▶
تِسْعٌۭ
tis'ʿun
sembilan puluh
▶
وَتِسْعُونَ
watis'ʿūna
sembilan
▶
نَعْجَةًۭ
naʿjatan
kambing betina
▶
وَلِىَ
waliya
dan bagiku
▶
نَعْجَةٌۭ
naʿjatun
kambing betina
▶
وَٰحِدَةٌۭ
wāḥidatun
satu/seekor
▶
فَقَالَ
faqāla
maka dia berkata
▶
أَكْفِلْنِيهَا
akfil'nīhā
serahkan ia (kambing itu) kepadaku
▶
وَعَزَّنِى
waʿazzanī
dan dia mengalahkan aku
▶
فِى
fī
dalam
▶
ٱلْخِطَابِ
l-khiṭābi
perkara/perdebatan
Ayat 24 - Surah Saad: 32 kata
▶ Ayat kata demi kata
قَالَ لَقَدْ ظَلَمَكَ بِسُؤَالِ نَعْجَتِكَ إِلَىٰ نِعَاجِهِۦ ۖ وَإِنَّ كَثِيرًۭا مِّنَ ٱلْخُلَطَآءِ لَيَبْغِى بَعْضُهُمْ عَلَىٰ بَعْضٍ إِلَّا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ وَعَمِلُوا۟ ٱلصَّـٰلِحَـٰتِ وَقَلِيلٌۭ مَّا هُمْ ۗ وَظَنَّ دَاوُۥدُ أَنَّمَا فَتَنَّـٰهُ فَٱسْتَغْفَرَ رَبَّهُۥ وَخَرَّ رَاكِعًۭا وَأَنَابَ ۩
Daud berkata: "Sesungguhnya dia telah berbuat zalim kepadamu dengan meminta kambingmu itu untuk ditambahkan kepada kambingnya. Dan sesungguhnya kebanyakan dari orang-orang yang berserikat itu sebahagian mereka berbuat zalim kepada sebahagian yang lain, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal yang saleh; dan amat sedikitlah mereka ini". Dan Daud mengetahui bahwa Kami mengujinya; maka ia meminta ampun kepada Tuhannya lalu menyungkur sujud dan bertaubat.
▶
قَالَ
qāla
(Daud) berkata
▶
لَقَدْ
laqad
sesungguhnya
▶
ظَلَمَكَ
ẓalamaka
dia berbuat zalim kepadamu
▶
بِسُؤَالِ
bisuāli
dengan meminta
▶
نَعْجَتِكَ
naʿjatika
kambingmu
▶
إِلَىٰ
ilā
kepada
▶
نِعَاجِهِۦ ۖ
niʿājihi
kambingnya
▶
وَإِنَّ
wa-inna
dan sesungguhnya
▶
كَثِيرًۭا
kathīran
kebanyakan
▶
مِّنَ
mina
dari
▶
ٱلْخُلَطَآءِ
l-khulaṭāi
bercampur/sepergaulan
▶
لَيَبْغِى
layabghī
sungguh berbuat zalim
▶
بَعْضُهُمْ
baʿḍuhum
sebagian mereka
▶
عَلَىٰ
ʿalā
atas
▶
بَعْضٍ
baʿḍin
sebagian yang lain
▶
إِلَّا
illā
kecuali
▶
ٱلَّذِينَ
alladhīna
orang-orang yang
▶
ءَامَنُوا۟
āmanū
beriman
▶
وَعَمِلُوا۟
waʿamilū
dan mereka berbuat/beramal
▶
ٱلصَّـٰلِحَـٰتِ
l-ṣāliḥāti
kebajikan/saleh
▶
وَقَلِيلٌۭ
waqalīlun
dan sedikit
▶
مَّا
mā
apa
▶
هُمْ ۗ
hum
mereka
▶
وَظَنَّ
waẓanna
dan mengira
▶
دَاوُۥدُ
dāwūdu
Daud
▶
أَنَّمَا
annamā
bahwasannya
▶
فَتَنَّـٰهُ
fatannāhu
Kami mengujinya
▶
فَٱسْتَغْفَرَ
fa-is'taghfara
maka dia minta ampun
▶
رَبَّهُۥ
rabbahu
Tuhannya
▶
وَخَرَّ
wakharra
dan dia menyungkur
▶
رَاكِعًۭا
rākiʿan
tunduk
▶
وَأَنَابَ ۩
wa-anāba
dan dia kembali/taubat
Ayat 25 - Surah Saad: 9 kata
▶ Ayat kata demi kata
فَغَفَرْنَا لَهُۥ ذَٰلِكَ ۖ وَإِنَّ لَهُۥ عِندَنَا لَزُلْفَىٰ وَحُسْنَ مَـَٔابٍۢ
Maka Kami ampuni baginya kesalahannya itu. Dan sesungguhnya dia mempunyai kedudukan dekat pada sisi Kami dan tempat kembali yang baik.
▶
فَغَفَرْنَا
faghafarnā
maka Kami mengampuni
▶
لَهُۥ
lahu
baginya
▶
ذَٰلِكَ ۖ
dhālika
demikian/itu
▶
وَإِنَّ
wa-inna
dan sesungguhnya
▶
لَهُۥ
lahu
baginya (dia mempunyai)
▶
عِندَنَا
ʿindanā
disisi Kami
▶
لَزُلْفَىٰ
lazul'fā
sungguh dekat
▶
وَحُسْنَ
waḥus'na
dan amat baik
▶
مَـَٔابٍۢ
maābin
tempat kembali
Ayat 26 - Surah Saad: 30 kata
▶ Ayat kata demi kata
يَـٰدَاوُۥدُ إِنَّا جَعَلْنَـٰكَ خَلِيفَةًۭ فِى ٱلْأَرْضِ فَٱحْكُم بَيْنَ ٱلنَّاسِ بِٱلْحَقِّ وَلَا تَتَّبِعِ ٱلْهَوَىٰ فَيُضِلَّكَ عَن سَبِيلِ ٱللَّهِ ۚ إِنَّ ٱلَّذِينَ يَضِلُّونَ عَن سَبِيلِ ٱللَّهِ لَهُمْ عَذَابٌۭ شَدِيدٌۢ بِمَا نَسُوا۟ يَوْمَ ٱلْحِسَابِ
Hai Daud, sesungguhnya Kami menjadikan kamu khalifah (penguasa) di muka bumi, maka berilah keputusan (perkara) di antara manusia dengan adil dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu, karena ia akan menyesatkan kamu dari jalan Allah. Sesungguhnya orang-orang yang sesat darin jalan Allah akan mendapat azab yang berat, karena mereka melupakan hari perhitungan.
▶
يَـٰدَاوُۥدُ
yādāwūdu
hai Daud
▶
إِنَّا
innā
sesungguhnya
▶
جَعَلْنَـٰكَ
jaʿalnāka
Kami menjadikan kamu
▶
خَلِيفَةًۭ
khalīfatan
khalifah/penguasa
▶
فِى
fī
dimuka
▶
ٱلْأَرْضِ
l-arḍi
bumi
▶
فَٱحْكُم
fa-uḥ'kum
maka berilah keputusan
▶
بَيْنَ
bayna
diantara
▶
ٱلنَّاسِ
l-nāsi
manusia
▶
بِٱلْحَقِّ
bil-ḥaqi
dengan benar
▶
وَلَا
walā
dan tidak
▶
تَتَّبِعِ
tattabiʿi
kamu mengikuti
▶
ٱلْهَوَىٰ
l-hawā
hawa nafsu
▶
فَيُضِلَّكَ
fayuḍillaka
maka akan menyesatkan kamu
▶
عَن
ʿan
dari
▶
سَبِيلِ
sabīli
jalan
▶
ٱللَّهِ ۚ
l-lahi
Allah
▶
إِنَّ
inna
sesungguhnya
▶
ٱلَّذِينَ
alladhīna
orang-orang yang
▶
يَضِلُّونَ
yaḍillūna
(mereka) tersesat
▶
عَن
ʿan
dari
▶
سَبِيلِ
sabīli
jalan
▶
ٱللَّهِ
l-lahi
Allah
▶
لَهُمْ
lahum
bagi mereka
▶
عَذَابٌۭ
ʿadhābun
azab
▶
شَدِيدٌۢ
shadīdun
sangat/keras
▶
بِمَا
bimā
dengan apa/sebab
▶
نَسُوا۟
nasū
mereka melupakan
▶
يَوْمَ
yawma
pada hari
▶
ٱلْحِسَابِ
l-ḥisābi
perhitungan
Ayat 27 - Surah Saad: 16 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَمَا خَلَقْنَا ٱلسَّمَآءَ وَٱلْأَرْضَ وَمَا بَيْنَهُمَا بَـٰطِلًۭا ۚ ذَٰلِكَ ظَنُّ ٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ ۚ فَوَيْلٌۭ لِّلَّذِينَ كَفَرُوا۟ مِنَ ٱلنَّارِ
Dan Kami tidak menciptakan langit dan bumi dan apa yang ada antara keduanya tanpa hikmah. Yang demikian itu adalah anggapan orang-orang kafir, maka celakalah orang-orang kafir itu karena mereka akan masuk neraka.
▶
وَمَا
wamā
dan tidaklah
▶
خَلَقْنَا
khalaqnā
Kami jadikan
▶
ٱلسَّمَآءَ
l-samāa
langit
▶
وَٱلْأَرْضَ
wal-arḍa
dan bumi
▶
وَمَا
wamā
dan apa
▶
بَيْنَهُمَا
baynahumā
diantara keduanya
▶
بَـٰطِلًۭا ۚ
bāṭilan
batil/palsu/sia-sia
▶
ذَٰلِكَ
dhālika
demikianlah
▶
ظَنُّ
ẓannu
prasangkaan
▶
ٱلَّذِينَ
alladhīna
orang-orang yang
▶
كَفَرُوا۟ ۚ
kafarū
kafir/ingkar
▶
فَوَيْلٌۭ
fawaylun
maka celakalah
▶
لِّلَّذِينَ
lilladhīna
bagi orang-orang yang
▶
كَفَرُوا۟
kafarū
kafir/ingkar
▶
مِنَ
mina
dari
▶
ٱلنَّارِ
l-nāri
api/neraka
Ayat 28 - Surah Saad: 13 kata
▶ Ayat kata demi kata
أَمْ نَجْعَلُ ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ وَعَمِلُوا۟ ٱلصَّـٰلِحَـٰتِ كَٱلْمُفْسِدِينَ فِى ٱلْأَرْضِ أَمْ نَجْعَلُ ٱلْمُتَّقِينَ كَٱلْفُجَّارِ
Patutkah Kami menganggap orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal yang saleh sama dengan orang-orang yang berbuat kerusakan di muka bumi? Patutkah (pula) Kami menganggap orang-orang yang bertakwa sama dengan orang-orang yang berbuat maksiat?
▶
أَمْ
am
atau
▶
نَجْعَلُ
najʿalu
Kami jadikan
▶
ٱلَّذِينَ
alladhīna
orang-orang yang
▶
ءَامَنُوا۟
āmanū
beriman
▶
وَعَمِلُوا۟
waʿamilū
dan mereka beramal
▶
ٱلصَّـٰلِحَـٰتِ
l-ṣāliḥāti
shaleh
▶
كَٱلْمُفْسِدِينَ
kal-muf'sidīna
seperti orang-orang yang berbuat kerusakan
▶
فِى
fī
di
▶
ٱلْأَرْضِ
l-arḍi
bumi
▶
أَمْ
am
atau
▶
نَجْعَلُ
najʿalu
Kami jadikan
▶
ٱلْمُتَّقِينَ
l-mutaqīna
orang-orang yang bertakwa
▶
كَٱلْفُجَّارِ
kal-fujāri
seperti orang-orang yang durhaka
Ayat 29 - Surah Saad: 9 kata
▶ Ayat kata demi kata
كِتَـٰبٌ أَنزَلْنَـٰهُ إِلَيْكَ مُبَـٰرَكٌۭ لِّيَدَّبَّرُوٓا۟ ءَايَـٰتِهِۦ وَلِيَتَذَكَّرَ أُو۟لُوا۟ ٱلْأَلْبَـٰبِ
Ini adalah sebuah kitab yang Kami turunkan kepadamu penuh dengan berkah supaya mereka memperhatikan ayat-ayatnya dan supaya mendapat pelajaran orang-orang yang mempunyai fikiran.
▶
كِتَـٰبٌ
kitābun
Kitab
▶
أَنزَلْنَـٰهُ
anzalnāhu
Kami turunkannya
▶
إِلَيْكَ
ilayka
kepadamu
▶
مُبَـٰرَكٌۭ
mubārakun
penuh keberkatan
▶
لِّيَدَّبَّرُوٓا۟
liyaddabbarū
supaya mereka memperhatikan
▶
ءَايَـٰتِهِۦ
āyātihi
ayat-ayatnya
▶
وَلِيَتَذَكَّرَ
waliyatadhakkara
dan supaya mendapat pelajaran
▶
أُو۟لُوا۟
ulū
orang-orang yang mempunyai
▶
ٱلْأَلْبَـٰبِ
l-albābi
hati/pikiran
Ayat 30 - Surah Saad: 7 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَوَهَبْنَا لِدَاوُۥدَ سُلَيْمَـٰنَ ۚ نِعْمَ ٱلْعَبْدُ ۖ إِنَّهُۥٓ أَوَّابٌ
Dan Kami karuniakan kepada Daud, Sulaiman, dia adalah sebaik-baik hamba. Sesungguhnya dia amat taat (kepada Tuhannya),
▶
وَوَهَبْنَا
wawahabnā
dan Kami karuniakan
▶
لِدَاوُۥدَ
lidāwūda
kepada Daud
▶
سُلَيْمَـٰنَ ۚ
sulaymāna
Sulaiman
▶
نِعْمَ
niʿ'ma
sebaik-baiknya
▶
ٱلْعَبْدُ ۖ
l-ʿabdu
hamba
▶
إِنَّهُۥٓ
innahu
sesungguhnya dia
▶
أَوَّابٌ
awwābun
orang yang suka kembali
Ayat 31 - Surah Saad: 6 kata
▶ Ayat kata demi kata
إِذْ عُرِضَ عَلَيْهِ بِٱلْعَشِىِّ ٱلصَّـٰفِنَـٰتُ ٱلْجِيَادُ
(ingatlah) ketika dipertunjukkan kepadanya kuda-kuda yang tenang di waktu berhenti dan cepat waktu berlari pada waktu sore,
▶
إِذْ
idh
ketika
▶
عُرِضَ
ʿuriḍa
dipertunjukkan
▶
عَلَيْهِ
ʿalayhi
atasnya/kepadanya
▶
بِٱلْعَشِىِّ
bil-ʿashiyi
pada waktu sore
▶
ٱلصَّـٰفِنَـٰتُ
l-ṣāfinātu
yang diam waktu berhenti
▶
ٱلْجِيَادُ
l-jiyādu
yang cepat berlari
Ayat 32 - Surah Saad: 11 kata
▶ Ayat kata demi kata
فَقَالَ إِنِّىٓ أَحْبَبْتُ حُبَّ ٱلْخَيْرِ عَن ذِكْرِ رَبِّى حَتَّىٰ تَوَارَتْ بِٱلْحِجَابِ
maka ia berkata: "Sesungguhnya aku menyukai kesenangan terhadap barang yang baik (kuda) sehingga aku lalai mengingat Tuhanku sampai kuda itu hilang dari pandangan".
▶
فَقَالَ
faqāla
maka dia berkata
▶
إِنِّىٓ
innī
sesungguhnya aku
▶
أَحْبَبْتُ
aḥbabtu
aku menyukai
▶
حُبَّ
ḥubba
kesenangan
▶
ٱلْخَيْرِ
l-khayri
yang baik
▶
عَن
ʿan
dari
▶
ذِكْرِ
dhik'ri
ingat
▶
رَبِّى
rabbī
Tuhanku
▶
حَتَّىٰ
ḥattā
sehingga
▶
تَوَارَتْ
tawārat
tersembunyi/tertutup
▶
بِٱلْحِجَابِ
bil-ḥijābi
dengan tabir/dinding
Ayat 33 - Surah Saad: 6 kata
▶ Ayat kata demi kata
رُدُّوهَا عَلَىَّ ۖ فَطَفِقَ مَسْحًۢا بِٱلسُّوقِ وَٱلْأَعْنَاقِ
"Bawalah kuda-kuda itu kembali kepadaku". Lalu ia potong kaki dan leher kuda itu.
▶
رُدُّوهَا
ruddūhā
bawalah kembali
▶
عَلَىَّ ۖ
ʿalayya
kepadaku
▶
فَطَفِقَ
faṭafiqa
lalu dia mulai berbuat
▶
مَسْحًۢا
masḥan
mengusap-usap
▶
بِٱلسُّوقِ
bil-sūqi
dengan kaki
▶
وَٱلْأَعْنَاقِ
wal-aʿnāqi
dan leher
Ayat 34 - Surah Saad: 9 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَلَقَدْ فَتَنَّا سُلَيْمَـٰنَ وَأَلْقَيْنَا عَلَىٰ كُرْسِيِّهِۦ جَسَدًۭا ثُمَّ أَنَابَ
Dan sesungguhnya Kami telah menguji Sulaiman dan Kami jadikan (dia) tergeletak di atas kursinya sebagai tubuh (yang lemah karena sakit), kemudian ia bertaubat.
▶
وَلَقَدْ
walaqad
dan sesungguhnya
▶
فَتَنَّا
fatannā
Kami telah menguji
▶
سُلَيْمَـٰنَ
sulaymāna
Sulaiman
▶
وَأَلْقَيْنَا
wa-alqaynā
dan Kami jatuhkan/letakkan
▶
عَلَىٰ
ʿalā
atas
▶
كُرْسِيِّهِۦ
kur'siyyihi
kursinya
▶
جَسَدًۭا
jasadan
jasad
▶
ثُمَّ
thumma
kemudian
▶
أَنَابَ
anāba
dia kembali
Ayat 35 - Surah Saad: 15 kata
▶ Ayat kata demi kata
قَالَ رَبِّ ٱغْفِرْ لِى وَهَبْ لِى مُلْكًۭا لَّا يَنۢبَغِى لِأَحَدٍۢ مِّنۢ بَعْدِىٓ ۖ إِنَّكَ أَنتَ ٱلْوَهَّابُ
Ia berkata: "Ya Tuhanku, ampunilah aku dan anugerahkanlah kepadaku kerajaan yang tidak dimiliki oleh seorang juapun sesudahku, sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Pemberi".
▶
قَالَ
qāla
dia berkata
▶
رَبِّ
rabbi
ya Tuhanku
▶
ٱغْفِرْ
igh'fir
ampunilah
▶
لِى
lī
aku
▶
وَهَبْ
wahab
dan anugerahkanlah
▶
لِى
lī
aku
▶
مُلْكًۭا
mul'kan
kerajaan
▶
لَّا
lā
tidak
▶
يَنۢبَغِى
yanbaghī
patut
▶
لِأَحَدٍۢ
li-aḥadin
bagi seorang
▶
مِّنۢ
min
dari
▶
بَعْدِىٓ ۖ
baʿdī
sesudahku
▶
إِنَّكَ
innaka
sesungguhnya Engkau
▶
أَنتَ
anta
Engkau
▶
ٱلْوَهَّابُ
l-wahābu
Maha Pemberi
Ayat 36 - Surah Saad: 8 kata
▶ Ayat kata demi kata
فَسَخَّرْنَا لَهُ ٱلرِّيحَ تَجْرِى بِأَمْرِهِۦ رُخَآءً حَيْثُ أَصَابَ
Kemudian Kami tundukkan kepadanya angin yang berhembus dengan baik menurut ke mana saja yang dikehendakinya,
▶
فَسَخَّرْنَا
fasakharnā
maka Kami tundukkan
▶
لَهُ
lahu
baginya
▶
ٱلرِّيحَ
l-rīḥa
angin
▶
تَجْرِى
tajrī
mengalir berhembus
▶
بِأَمْرِهِۦ
bi-amrihi
menurut perintahnya
▶
رُخَآءً
rukhāan
baik/lembut
▶
حَيْثُ
ḥaythu
kemana saja
▶
أَصَابَ
aṣāba
ia tuju/kehendaki
Ayat 37 - Surah Saad: 4 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَٱلشَّيَـٰطِينَ كُلَّ بَنَّآءٍۢ وَغَوَّاصٍۢ
dan (Kami tundukkan pula kepadanya) syaitan-syaitan semuanya ahli bangunan dan penyelam,
▶
وَٱلشَّيَـٰطِينَ
wal-shayāṭīna
dan syaitan-syaitan
▶
كُلَّ
kulla
semuanya
▶
بَنَّآءٍۢ
bannāin
ahli bangunan
▶
وَغَوَّاصٍۢ
waghawwāṣin
dan penyelam
Ayat 38 - Surah Saad: 4 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَءَاخَرِينَ مُقَرَّنِينَ فِى ٱلْأَصْفَادِ
dan syaitan yang lain yang terikat dalam belenggu.
▶
وَءَاخَرِينَ
waākharīna
dan yang lain
▶
مُقَرَّنِينَ
muqarranīna
yang terikat
▶
فِى
fī
dalam
▶
ٱلْأَصْفَادِ
l-aṣfādi
belenggu
Ayat 39 - Surah Saad: 7 kata
▶ Ayat kata demi kata
هَـٰذَا عَطَآؤُنَا فَٱمْنُنْ أَوْ أَمْسِكْ بِغَيْرِ حِسَابٍۢ
Inilah anugerah Kami; maka berikanlah (kepada orang lain) atau tahanlah (untuk dirimu sendiri) dengan tiada pertanggungan jawab.
▶
هَـٰذَا
hādhā
ini
▶
عَطَآؤُنَا
ʿaṭāunā
anugerah Kami
▶
فَٱمْنُنْ
fa-um'nun
maka berikanlah
▶
أَوْ
aw
atau
▶
أَمْسِكْ
amsik
tahanlah
▶
بِغَيْرِ
bighayri
dengan tidak
▶
حِسَابٍۢ
ḥisābin
perhitungan
Ayat 40 - Surah Saad: 6 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَإِنَّ لَهُۥ عِندَنَا لَزُلْفَىٰ وَحُسْنَ مَـَٔابٍۢ
Dan sesungguhnya dia mempunyai kedudukan yang dekat pada sisi Kami dan tempat kembali yang baik.
▶
وَإِنَّ
wa-inna
dan sesungguhnya
▶
لَهُۥ
lahu
baginya (dia mempunyai)
▶
عِندَنَا
ʿindanā
disisi Kami
▶
لَزُلْفَىٰ
lazul'fā
sungguh dekat
▶
وَحُسْنَ
waḥus'na
dan amat baik
▶
مَـَٔابٍۢ
maābin
tempat kembali
Ayat 41 - Surah Saad: 11 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَٱذْكُرْ عَبْدَنَآ أَيُّوبَ إِذْ نَادَىٰ رَبَّهُۥٓ أَنِّى مَسَّنِىَ ٱلشَّيْطَـٰنُ بِنُصْبٍۢ وَعَذَابٍ
Dan ingatlah akan hamba Kami Ayyub ketika ia menyeru Tuhan-nya: "Sesungguhnya aku diganggu syaitan dengan kepayahan dan siksaan".
▶
وَٱذْكُرْ
wa-udh'kur
dan ingatlah
▶
عَبْدَنَآ
ʿabdanā
hamba Kami
▶
أَيُّوبَ
ayyūba
Ayyub
▶
إِذْ
idh
tatkala
▶
نَادَىٰ
nādā
dia menyeru
▶
رَبَّهُۥٓ
rabbahu
Tuhannya
▶
أَنِّى
annī
sesungguhnya aku
▶
مَسَّنِىَ
massaniya
menimpaku/mengganggu aku
▶
ٱلشَّيْطَـٰنُ
l-shayṭānu
syaitan
▶
بِنُصْبٍۢ
binuṣ'bin
dengan kesusahan/kepayahan
▶
وَعَذَابٍ
waʿadhābin
dan siksaan
Ayat 42 - Surah Saad: 6 kata
▶ Ayat kata demi kata
ٱرْكُضْ بِرِجْلِكَ ۖ هَـٰذَا مُغْتَسَلٌۢ بَارِدٌۭ وَشَرَابٌۭ
(Allah berfirman): "Hantamkanlah kakimu; inilah air yang sejuk untuk mandi dan untuk minum".
▶
ٱرْكُضْ
ur'kuḍ
hentakkanlah
▶
بِرِجْلِكَ ۖ
birij'lika
dengan kakimu
▶
هَـٰذَا
hādhā
ini
▶
مُغْتَسَلٌۢ
mugh'tasalun
(untuk) mandi
▶
بَارِدٌۭ
bāridun
sejuk
▶
وَشَرَابٌۭ
washarābun
dan minum
Ayat 43 - Surah Saad: 10 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَوَهَبْنَا لَهُۥٓ أَهْلَهُۥ وَمِثْلَهُم مَّعَهُمْ رَحْمَةًۭ مِّنَّا وَذِكْرَىٰ لِأُو۟لِى ٱلْأَلْبَـٰبِ
Dan Kami anugerahi dia (dengan mengumpulkan kembali) keluarganya dan (Kami tambahkan) kepada mereka sebanyak mereka pula sebagai rahmat dari Kami dan pelajaran bagi orang-orang yang mempunyai fikiran.
▶
وَوَهَبْنَا
wawahabnā
dan Kami anugerahkan
▶
لَهُۥٓ
lahu
kepadanya
▶
أَهْلَهُۥ
ahlahu
keluarganya
▶
وَمِثْلَهُم
wamith'lahum
dan serupa/sebanyak itu
▶
مَّعَهُمْ
maʿahum
beserta mereka
▶
رَحْمَةًۭ
raḥmatan
rahmat
▶
مِّنَّا
minnā
dari Kami
▶
وَذِكْرَىٰ
wadhik'rā
dan pelajaran/peringatan
▶
لِأُو۟لِى
li-ulī
bagi orang yang mempunyai
▶
ٱلْأَلْبَـٰبِ
l-albābi
pikiran
Ayat 44 - Surah Saad: 14 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَخُذْ بِيَدِكَ ضِغْثًۭا فَٱضْرِب بِّهِۦ وَلَا تَحْنَثْ ۗ إِنَّا وَجَدْنَـٰهُ صَابِرًۭا ۚ نِّعْمَ ٱلْعَبْدُ ۖ إِنَّهُۥٓ أَوَّابٌۭ
Dan ambillah dengan tanganmu seikat (rumput), maka pukullah dengan itu dan janganlah kamu melanggar sumpah. Sesungguhnya Kami dapati dia (Ayyub) seorang yang sabar. Dialah sebaik-baik hamba. Sesungguhnya dia amat taat (kepada Tuhan-nya).
▶
وَخُذْ
wakhudh
dan ambillah
▶
بِيَدِكَ
biyadika
dengan tanganmu
▶
ضِغْثًۭا
ḍigh'than
ranting/seikat rumput
▶
فَٱضْرِب
fa-iḍ'rib
maka pukullah
▶
بِّهِۦ
bihi
dengannya
▶
وَلَا
walā
dan jangan
▶
تَحْنَثْ ۗ
taḥnath
kamu melanggar
▶
إِنَّا
innā
sesungguhnya Kami
▶
وَجَدْنَـٰهُ
wajadnāhu
Kami dapati dia
▶
صَابِرًۭا ۚ
ṣābiran
seorang yang sabar
▶
نِّعْمَ
niʿ'ma
sebaik-baik
▶
ٱلْعَبْدُ ۖ
l-ʿabdu
hamba
▶
إِنَّهُۥٓ
innahu
sesungguhnya dia
▶
أَوَّابٌۭ
awwābun
orang yang kembali/bertaubat
Ayat 45 - Surah Saad: 8 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَٱذْكُرْ عِبَـٰدَنَآ إِبْرَٰهِيمَ وَإِسْحَـٰقَ وَيَعْقُوبَ أُو۟لِى ٱلْأَيْدِى وَٱلْأَبْصَـٰرِ
Dan ingatlah hamba-hamba Kami: Ibrahim, Ishaq dan Ya'qub yang mempunyai perbuatan-perbuatan yang besar dan ilmu-ilmu yang tinggi.
▶
وَٱذْكُرْ
wa-udh'kur
dan ingatlah
▶
عِبَـٰدَنَآ
ʿibādanā
hamba-hamba Kami
▶
إِبْرَٰهِيمَ
ib'rāhīma
Ibrahim
▶
وَإِسْحَـٰقَ
wa-is'ḥāqa
dan Ishaq
▶
وَيَعْقُوبَ
wayaʿqūba
dan Ya'qub
▶
أُو۟لِى
ulī
mempunyai
▶
ٱلْأَيْدِى
l-aydī
tangan/perbuatan
▶
وَٱلْأَبْصَـٰرِ
wal-abṣāri
dan pandangan/ilmu
Ayat 46 - Surah Saad: 5 kata
▶ Ayat kata demi kata
إِنَّآ أَخْلَصْنَـٰهُم بِخَالِصَةٍۢ ذِكْرَى ٱلدَّارِ
Sesungguhnya Kami telah mensucikan mereka dengan (menganugerahkan kepada mereka) akhlak yang tinggi yaitu selalu mengingatkan (manusia) kepada negeri akhirat.
▶
إِنَّآ
innā
sesungguhnya Kami
▶
أَخْلَصْنَـٰهُم
akhlaṣnāhum
Kami mensucikan mereka
▶
بِخَالِصَةٍۢ
bikhāliṣatin
dengan suci/bersih
▶
ذِكْرَى
dhik'rā
ingat/mengingat
▶
ٱلدَّارِ
l-dāri
rumah/kampung
Ayat 47 - Surah Saad: 5 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَإِنَّهُمْ عِندَنَا لَمِنَ ٱلْمُصْطَفَيْنَ ٱلْأَخْيَارِ
Dan sesungguhnya mereka pada sisi Kami benar-benar termasuk orang-orang pilihan yang paling baik.
▶
وَإِنَّهُمْ
wa-innahum
dan sesungguhnya mereka
▶
عِندَنَا
ʿindanā
pada sisi Kami
▶
لَمِنَ
lamina
benar-benar termasuk
▶
ٱلْمُصْطَفَيْنَ
l-muṣ'ṭafayna
orang-orang pilihan
▶
ٱلْأَخْيَارِ
l-akhyāri
terpilih
Ayat 48 - Surah Saad: 8 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَٱذْكُرْ إِسْمَـٰعِيلَ وَٱلْيَسَعَ وَذَا ٱلْكِفْلِ ۖ وَكُلٌّۭ مِّنَ ٱلْأَخْيَارِ
Dan ingatlah akan Ismail, Ilyasa' dan Zulkifli. Semuanya termasuk orang-orang yang paling baik.
▶
وَٱذْكُرْ
wa-udh'kur
dan ingatlah
▶
إِسْمَـٰعِيلَ
is'māʿīla
Ismail
▶
وَٱلْيَسَعَ
wal-yasaʿa
dan Ilyas
▶
وَذَا
wadhā
dan
▶
ٱلْكِفْلِ ۖ
l-kif'li
Zulkifli
▶
وَكُلٌّۭ
wakullun
dan semuanya
▶
مِّنَ
mina
dari/termasuk
▶
ٱلْأَخْيَارِ
l-akhyāri
orang-orang yang terpilih
Ayat 49 - Surah Saad: 6 kata
▶ Ayat kata demi kata
هَـٰذَا ذِكْرٌۭ ۚ وَإِنَّ لِلْمُتَّقِينَ لَحُسْنَ مَـَٔابٍۢ
Ini adalah kehormatan (bagi mereka). Dan sesungguhnya bagi orang-orang yang bertakwa benar-benar (disediakan) tempat kembali yang baik,
▶
هَـٰذَا
hādhā
ini
▶
ذِكْرٌۭ ۚ
dhik'run
peringatan/pelajaran
▶
وَإِنَّ
wa-inna
dan sesungguhnya
▶
لِلْمُتَّقِينَ
lil'muttaqīna
bagi orang-orang yang bertakwa
▶
لَحُسْنَ
laḥus'na
benar-benar baik
▶
مَـَٔابٍۢ
maābin
tempat kembali
Ayat 50 - Surah Saad: 5 kata
▶ Ayat kata demi kata
جَنَّـٰتِ عَدْنٍۢ مُّفَتَّحَةًۭ لَّهُمُ ٱلْأَبْوَٰبُ
(yaitu) surga 'Adn yang pintu-pintunya terbuka bagi mereka,
▶
جَنَّـٰتِ
jannāti
sorga
▶
عَدْنٍۢ
ʿadnin
'Adn
▶
مُّفَتَّحَةًۭ
mufattaḥatan
terbuka
▶
لَّهُمُ
lahumu
bagi mereka
▶
ٱلْأَبْوَٰبُ
l-abwābu
pintu-pintu
Ayat 51 - Surah Saad: 7 kata
▶ Ayat kata demi kata
مُتَّكِـِٔينَ فِيهَا يَدْعُونَ فِيهَا بِفَـٰكِهَةٍۢ كَثِيرَةٍۢ وَشَرَابٍۢ
di dalamnya mereka bertelekan (diatas dipan-dipan) sambil meminta buah-buahan yang banyak dan minuman di surga itu.
▶
مُتَّكِـِٔينَ
muttakiīna
mereka bersandar
▶
فِيهَا
fīhā
di dalamnya
▶
يَدْعُونَ
yadʿūna
mereka meminta
▶
فِيهَا
fīhā
di dalamnya (sorga)
▶
بِفَـٰكِهَةٍۢ
bifākihatin
dengan buah-buahan
▶
كَثِيرَةٍۢ
kathīratin
banyak
▶
وَشَرَابٍۢ
washarābin
dan minuman
Ayat 52 - Surah Saad: 4 kata
▶ Ayat kata demi kata
۞ وَعِندَهُمْ قَـٰصِرَٰتُ ٱلطَّرْفِ أَتْرَابٌ
Dan pada sisi mereka (ada bidadari-bidadari) yang tidak liar pandangannya dan sebaya umurnya.
▶
۞ وَعِندَهُمْ
waʿindahum
dan disisi mereka
▶
قَـٰصِرَٰتُ
qāṣirātu
tidak liar
▶
ٱلطَّرْفِ
l-ṭarfi
maka/pandangan
▶
أَتْرَابٌ
atrābun
sebaya
Ayat 53 - Surah Saad: 5 kata
▶ Ayat kata demi kata
هَـٰذَا مَا تُوعَدُونَ لِيَوْمِ ٱلْحِسَابِ
Inilah apa yang dijanjikan kepadamu pada hari berhisab.
▶
هَـٰذَا
hādhā
ini
▶
مَا
mā
apa
▶
تُوعَدُونَ
tūʿadūna
yang kamu dijanjikan
▶
لِيَوْمِ
liyawmi
pada hari
▶
ٱلْحِسَابِ
l-ḥisābi
perhitungan
Ayat 54 - Surah Saad: 7 kata
▶ Ayat kata demi kata
إِنَّ هَـٰذَا لَرِزْقُنَا مَا لَهُۥ مِن نَّفَادٍ
Sesungguhnya ini adalah benar-benar rezeki dari Kami yang tiada habis-habisnya.
▶
إِنَّ
inna
sesungguhnya
▶
هَـٰذَا
hādhā
ini
▶
لَرِزْقُنَا
lariz'qunā
benar-benar rizki Kami
▶
مَا
mā
tidak
▶
لَهُۥ
lahu
baginya
▶
مِن
min
dari
▶
نَّفَادٍ
nafādin
habis
Ayat 55 - Surah Saad: 5 kata
▶ Ayat kata demi kata
هَـٰذَا ۚ وَإِنَّ لِلطَّـٰغِينَ لَشَرَّ مَـَٔابٍۢ
Beginilah (keadaan mereka). Dan sesungguhnya bagi orang-orang yang durhaka benar-benar (disediakan) tempat kembali yang buruk,
▶
هَـٰذَا ۚ
hādhā
ini
▶
وَإِنَّ
wa-inna
dan sesungguhnya
▶
لِلطَّـٰغِينَ
lilṭṭāghīna
bagi orang-orang yang durhaka
▶
لَشَرَّ
lasharra
benar-benar buruk
▶
مَـَٔابٍۢ
maābin
tempat kembali
Ayat 56 - Surah Saad: 4 kata
▶ Ayat kata demi kata
جَهَنَّمَ يَصْلَوْنَهَا فَبِئْسَ ٱلْمِهَادُ
(yaitu) neraka Jahannam, yang mereka masuk ke dalamnya; maka amat buruklah Jahannam itu sebagai tempat tinggal.
▶
جَهَنَّمَ
jahannama
neraka jahannam
▶
يَصْلَوْنَهَا
yaṣlawnahā
mereka memasukinya
▶
فَبِئْسَ
fabi'sa
maka alangkah buruk
▶
ٱلْمِهَادُ
l-mihādu
tempat tinggal
Ayat 57 - Surah Saad: 4 kata
▶ Ayat kata demi kata
هَـٰذَا فَلْيَذُوقُوهُ حَمِيمٌۭ وَغَسَّاقٌۭ
Inilah (azab neraka), biarlah mereka merasakannya, (minuman mereka) air yang sangat panas dan air yang sangat dingin.
▶
هَـٰذَا
hādhā
ini
▶
فَلْيَذُوقُوهُ
falyadhūqūhu
maka mereka merasakannya
▶
حَمِيمٌۭ
ḥamīmun
air sangat panas
▶
وَغَسَّاقٌۭ
waghassāqun
dan air sangat dingin
Ayat 58 - Surah Saad: 4 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَءَاخَرُ مِن شَكْلِهِۦٓ أَزْوَٰجٌ
Dan azab yang lain yang serupa itu berbagai macam.
▶
وَءَاخَرُ
waākharu
dan yang lain
▶
مِن
min
dari
▶
شَكْلِهِۦٓ
shaklihi
bentuknya/serupa
▶
أَزْوَٰجٌ
azwājun
berpasangan/bermacam-macam
Ayat 59 - Surah Saad: 10 kata
▶ Ayat kata demi kata
هَـٰذَا فَوْجٌۭ مُّقْتَحِمٌۭ مَّعَكُمْ ۖ لَا مَرْحَبًۢا بِهِمْ ۚ إِنَّهُمْ صَالُوا۟ ٱلنَّارِ
(Dikatakan kepada mereka): "Ini adalah suatu rombongan (pengikut-pengikutmu) yang masuk berdesak-desak bersama kamu (ke neraka)". (Berkata pemimpin-pemimpin mereka yang durhaka): "Tiadalah ucapan selamat datang kepada mereka karena sesungguhnya mereka akan masuk neraka".
▶
هَـٰذَا
hādhā
ini
▶
فَوْجٌۭ
fawjun
golongan
▶
مُّقْتَحِمٌۭ
muq'taḥimun
masuk berdesak-desak
▶
مَّعَكُمْ ۖ
maʿakum
beserta kamu
▶
لَا
lā
tidak
▶
مَرْحَبًۢا
marḥaban
ucapan selamat datang
▶
بِهِمْ ۚ
bihim
kepada mereka
▶
إِنَّهُمْ
innahum
sesungguhnya mereka
▶
صَالُوا۟
ṣālū
mereka masuk
▶
ٱلنَّارِ
l-nāri
api/neraka
Ayat 60 - Surah Saad: 11 kata
▶ Ayat kata demi kata
قَالُوا۟ بَلْ أَنتُمْ لَا مَرْحَبًۢا بِكُمْ ۖ أَنتُمْ قَدَّمْتُمُوهُ لَنَا ۖ فَبِئْسَ ٱلْقَرَارُ
Pengikut-pengikut mereka menjawab: "Sebenarnya kamulah. Tiada ucapan selamat datang bagimu, karena kamulah yang menjerumuskan kami ke dalam azab, maka amat buruklah Jahannam itu sebagai tempat menetap".
▶
قَالُوا۟
qālū
mereka berkata
▶
بَلْ
bal
bahkan/sebenarnya
▶
أَنتُمْ
antum
kamu
▶
لَا
lā
tidak
▶
مَرْحَبًۢا
marḥaban
ucapan selamat datang
▶
بِكُمْ ۖ
bikum
dengan/untuk kalian
▶
أَنتُمْ
antum
kamu
▶
قَدَّمْتُمُوهُ
qaddamtumūhu
kamu menyediakannya/membawanya
▶
لَنَا ۖ
lanā
bagi kami
▶
فَبِئْسَ
fabi'sa
maka amat buruk
▶
ٱلْقَرَارُ
l-qarāru
tempat menetap/tinggal
Ayat 61 - Surah Saad: 11 kata
▶ Ayat kata demi kata
قَالُوا۟ رَبَّنَا مَن قَدَّمَ لَنَا هَـٰذَا فَزِدْهُ عَذَابًۭا ضِعْفًۭا فِى ٱلنَّارِ
Mereka berkata (lagi): "Ya Tuhan kami; barang siapa yang menjerumuskan kami ke dalam azab ini maka tambahkanlah azab kepadanya dengan berlipat ganda di dalam neraka".
▶
قَالُوا۟
qālū
mereka berkata
▶
رَبَّنَا
rabbanā
ya Tuhan kami
▶
مَن
man
barang siapa
▶
قَدَّمَ
qaddama
menyediakan/membawa
▶
لَنَا
lanā
pada kami
▶
هَـٰذَا
hādhā
ini
▶
فَزِدْهُ
fazid'hu
maka tambahkan kepadanya
▶
عَذَابًۭا
ʿadhāban
azab
▶
ضِعْفًۭا
ḍiʿ'fan
berlipat ganda
▶
فِى
fī
di dalam
▶
ٱلنَّارِ
l-nāri
neraka
Ayat 62 - Surah Saad: 10 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَقَالُوا۟ مَا لَنَا لَا نَرَىٰ رِجَالًۭا كُنَّا نَعُدُّهُم مِّنَ ٱلْأَشْرَارِ
Dan (orang-orang durhaka) berkata: "Mengapa kami tidak melihat orang-orang yang dahulu (di dunia) kami anggap sebagai orang-orang yang jahat (hina).
▶
وَقَالُوا۟
waqālū
dan mereka berkata
▶
مَا
mā
mengapa
▶
لَنَا
lanā
bagi kami
▶
لَا
lā
tidak
▶
نَرَىٰ
narā
kami melihat
▶
رِجَالًۭا
rijālan
orang laki-laki/orang-orang
▶
كُنَّا
kunnā
adalah kami
▶
نَعُدُّهُم
naʿudduhum
kami menganggap mereka
▶
مِّنَ
mina
dari
▶
ٱلْأَشْرَارِ
l-ashrāri
orang-orang jahat
Ayat 63 - Surah Saad: 6 kata
▶ Ayat kata demi kata
أَتَّخَذْنَـٰهُمْ سِخْرِيًّا أَمْ زَاغَتْ عَنْهُمُ ٱلْأَبْصَـٰرُ
Apakah kami dahulu menjadikan mereka olok-olokan, ataukah karena mata kami tidak melihat mereka?"
▶
أَتَّخَذْنَـٰهُمْ
attakhadhnāhum
apakah kami menjadikan mereka
▶
سِخْرِيًّا
sikh'riyyan
ejekan/olok-olokan
▶
أَمْ
am
atau
▶
زَاغَتْ
zāghat
suram/tidak melihat
▶
عَنْهُمُ
ʿanhumu
dari mereka
▶
ٱلْأَبْصَـٰرُ
l-abṣāru
penglihatan
Ayat 64 - Surah Saad: 6 kata
▶ Ayat kata demi kata
إِنَّ ذَٰلِكَ لَحَقٌّۭ تَخَاصُمُ أَهْلِ ٱلنَّارِ
Sesungguhnya yang demikian itu pasti terjadi, (yaitu) pertengkaran penghuni neraka.
▶
إِنَّ
inna
sesungguhnya
▶
ذَٰلِكَ
dhālika
demikian itu
▶
لَحَقٌّۭ
laḥaqqun
pasti benar/terjadi
▶
تَخَاصُمُ
takhāṣumu
pertengkaran
▶
أَهْلِ
ahli
penghuni
▶
ٱلنَّارِ
l-nāri
api/neraka
Ayat 65 - Surah Saad: 11 kata
▶ Ayat kata demi kata
قُلْ إِنَّمَآ أَنَا۠ مُنذِرٌۭ ۖ وَمَا مِنْ إِلَـٰهٍ إِلَّا ٱللَّهُ ٱلْوَٰحِدُ ٱلْقَهَّارُ
Katakanlah (ya Muhammad): "Sesungguhnya aku hanya seorang pemberi peringatan, dan sekali-kali tidak ada Tuhan selain Allah Yang Maha Esa dan Maha Mengalahkan.
▶
قُلْ
qul
katakanlah
▶
إِنَّمَآ
innamā
sesungguhnya hanyalah
▶
أَنَا۠
anā
aku
▶
مُنذِرٌۭ ۖ
mundhirun
seorang pemberi peringatan
▶
وَمَا
wamā
dan tidak
▶
مِنْ
min
dari
▶
إِلَـٰهٍ
ilāhin
Tuhan
▶
إِلَّا
illā
kecuali
▶
ٱللَّهُ
l-lahu
Allah
▶
ٱلْوَٰحِدُ
l-wāḥidu
yang satu/esa
▶
ٱلْقَهَّارُ
l-qahāru
Maha Mengalahkan/Perkasa
Ayat 66 - Surah Saad: 7 kata
▶ Ayat kata demi kata
رَبُّ ٱلسَّمَـٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ وَمَا بَيْنَهُمَا ٱلْعَزِيزُ ٱلْغَفَّـٰرُ
Tuhan langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya Yang Maha Perkasa lagi Maha Pengampun.
▶
رَبُّ
rabbu
Tuhan
▶
ٱلسَّمَـٰوَٰتِ
l-samāwāti
langit(jamak)
▶
وَٱلْأَرْضِ
wal-arḍi
dan bumi
▶
وَمَا
wamā
dan apa
▶
بَيْنَهُمَا
baynahumā
yang diantara keduanya
▶
ٱلْعَزِيزُ
l-ʿazīzu
Maha Perkasa
▶
ٱلْغَفَّـٰرُ
l-ghafāru
Maha Pengampun
Ayat 67 - Surah Saad: 4 kata
▶ Ayat kata demi kata
قُلْ هُوَ نَبَؤٌا۟ عَظِيمٌ
Katakanlah: "Berita itu adalah berita yang besar,
▶
قُلْ
qul
katakanlah
▶
هُوَ
huwa
ia/itu
▶
نَبَؤٌا۟
naba-on
berita
▶
عَظِيمٌ
ʿaẓīmun
besar
Ayat 68 - Surah Saad: 3 kata
▶ Ayat kata demi kata
أَنتُمْ عَنْهُ مُعْرِضُونَ
yang kamu berpaling daripadanya.
▶
أَنتُمْ
antum
kamu
▶
عَنْهُ
ʿanhu
dari padanya
▶
مُعْرِضُونَ
muʿ'riḍūna
orang yang berpaling
Ayat 69 - Surah Saad: 9 kata
▶ Ayat kata demi kata
مَا كَانَ لِىَ مِنْ عِلْمٍۭ بِٱلْمَلَإِ ٱلْأَعْلَىٰٓ إِذْ يَخْتَصِمُونَ
Aku tiada mempunyai pengetahuan sedikitpun tentang al mala'ul a'la (malaikat) itu ketika mereka berbantah-bantahan.
▶
مَا
mā
tidak
▶
كَانَ
kāna
ada
▶
لِىَ
liya
bagiku
▶
مِنْ
min
dari
▶
عِلْمٍۭ
ʿil'min
pengetahuan
▶
بِٱلْمَلَإِ
bil-mala-i
dengan pemimpin/golongan
▶
ٱلْأَعْلَىٰٓ
l-aʿlā
tertinggi
▶
إِذْ
idh
ketika
▶
يَخْتَصِمُونَ
yakhtaṣimūna
mereka bertengkar/berbantah-bantahan
Ayat 70 - Surah Saad: 8 kata
▶ Ayat kata demi kata
إِن يُوحَىٰٓ إِلَىَّ إِلَّآ أَنَّمَآ أَنَا۠ نَذِيرٌۭ مُّبِينٌ
Tidak diwahyukan kepadaku, melainkan bahwa sesungguhnya aku hanyalah seorang pemberi peringatan yang nyata".
▶
إِن
in
tidak
▶
يُوحَىٰٓ
yūḥā
diwahyukan
▶
إِلَىَّ
ilayya
kepadaku
▶
إِلَّآ
illā
kecuali/melainkan
▶
أَنَّمَآ
annamā
bahwa sesungguhnya hanyalah
▶
أَنَا۠
anā
aku
▶
نَذِيرٌۭ
nadhīrun
seorang pemberi peringatan
▶
مُّبِينٌ
mubīnun
nyata
Ayat 71 - Surah Saad: 9 kata
▶ Ayat kata demi kata
إِذْ قَالَ رَبُّكَ لِلْمَلَـٰٓئِكَةِ إِنِّى خَـٰلِقٌۢ بَشَرًۭا مِّن طِينٍۢ
(Ingatlah) ketika Tuhanmu berfirman kepada malaikat: "Sesungguhnya Aku akan menciptakan manusia dari tanah".
▶
إِذْ
idh
ketika
▶
قَالَ
qāla
berfirman
▶
رَبُّكَ
rabbuka
Tuhanmu
▶
لِلْمَلَـٰٓئِكَةِ
lil'malāikati
kepada para malaikat
▶
إِنِّى
innī
sesungguhnya aku
▶
خَـٰلِقٌۢ
khāliqun
menciptakan
▶
بَشَرًۭا
basharan
manusia
▶
مِّن
min
dari
▶
طِينٍۢ
ṭīnin
tanah
Ayat 72 - Surah Saad: 9 kata
▶ Ayat kata demi kata
فَإِذَا سَوَّيْتُهُۥ وَنَفَخْتُ فِيهِ مِن رُّوحِى فَقَعُوا۟ لَهُۥ سَـٰجِدِينَ
Maka apabila telah Kusempurnakan kejadiannya dan Kutiupkan kepadanya roh (ciptaan)Ku; maka hendaklah kamu tersungkur dengan bersujud kepadanya".
▶
فَإِذَا
fa-idhā
maka apabila
▶
سَوَّيْتُهُۥ
sawwaytuhu
telah Kusempurnakan kejadiannya
▶
وَنَفَخْتُ
wanafakhtu
dan kutiupkan
▶
فِيهِ
fīhi
ke dalamnya
▶
مِن
min
dari
▶
رُّوحِى
rūḥī
roh-Ku
▶
فَقَعُوا۟
faqaʿū
maka tunduklah kamu
▶
لَهُۥ
lahu
kepadanya
▶
سَـٰجِدِينَ
sājidīna
bersujud
Ayat 73 - Surah Saad: 4 kata
▶ Ayat kata demi kata
فَسَجَدَ ٱلْمَلَـٰٓئِكَةُ كُلُّهُمْ أَجْمَعُونَ
Lalu seluruh malaikat-malaikat itu bersujud semuanya,
▶
فَسَجَدَ
fasajada
maka bersujud
▶
ٱلْمَلَـٰٓئِكَةُ
l-malāikatu
Malaikat
▶
كُلُّهُمْ
kulluhum
semua mereka
▶
أَجْمَعُونَ
ajmaʿūna
semuanya
Ayat 74 - Surah Saad: 6 kata
▶ Ayat kata demi kata
إِلَّآ إِبْلِيسَ ٱسْتَكْبَرَ وَكَانَ مِنَ ٱلْكَـٰفِرِينَ
kecuali iblis; dia menyombongkan diri dan adalah dia termasuk orang-orang yang kafir.
▶
إِلَّآ
illā
kecuali
▶
إِبْلِيسَ
ib'līsa
iblis
▶
ٱسْتَكْبَرَ
is'takbara
ia menyombongkan diri
▶
وَكَانَ
wakāna
dan adalah ia
▶
مِنَ
mina
dari
▶
ٱلْكَـٰفِرِينَ
l-kāfirīna
orang-orang yang kafir
Ayat 75 - Surah Saad: 14 kata
▶ Ayat kata demi kata
قَالَ يَـٰٓإِبْلِيسُ مَا مَنَعَكَ أَن تَسْجُدَ لِمَا خَلَقْتُ بِيَدَىَّ ۖ أَسْتَكْبَرْتَ أَمْ كُنتَ مِنَ ٱلْعَالِينَ
Allah berfirman: "Hai iblis, apakah yang menghalangi kamu sujud kepada yang telah Ku-ciptakan dengan kedua tangan-Ku. Apakah kamu menyombongkan diri ataukah kamu (merasa) termasuk orang-orang yang (lebih) tinggi?".
▶
قَالَ
qāla
(Allah) berfirman
▶
يَـٰٓإِبْلِيسُ
yāib'līsu
hai iblis
▶
مَا
mā
apa
▶
مَنَعَكَ
manaʿaka
yang mencegah kamu
▶
أَن
an
untuk
▶
تَسْجُدَ
tasjuda
kamu bersujud
▶
لِمَا
limā
pada apa
▶
خَلَقْتُ
khalaqtu
Kuciptakan
▶
بِيَدَىَّ ۖ
biyadayya
dengan tangan-Ku
▶
أَسْتَكْبَرْتَ
astakbarta
apakah kamu menyombongkan diri
▶
أَمْ
am
atau
▶
كُنتَ
kunta
adalah kamu
▶
مِنَ
mina
dari/termasuk
▶
ٱلْعَالِينَ
l-ʿālīna
orang-orang yang lebih tinggi
Ayat 76 - Surah Saad: 10 kata
▶ Ayat kata demi kata
قَالَ أَنَا۠ خَيْرٌۭ مِّنْهُ ۖ خَلَقْتَنِى مِن نَّارٍۢ وَخَلَقْتَهُۥ مِن طِينٍۢ
Iblis berkata: "Aku lebih baik daripadanya, karena Engkau ciptakan aku dari api, sedangkan dia Engkau ciptakan dari tanah".
▶
قَالَ
qāla
(iblis) berkata
▶
أَنَا۠
anā
aku
▶
خَيْرٌۭ
khayrun
lebih baik
▶
مِّنْهُ ۖ
min'hu
dari padanya
▶
خَلَقْتَنِى
khalaqtanī
Engkau ciptakan aku
▶
مِن
min
dari
▶
نَّارٍۢ
nārin
api
▶
وَخَلَقْتَهُۥ
wakhalaqtahu
dan Engkau ciptakan dia
▶
مِن
min
dari
▶
طِينٍۢ
ṭīnin
tanah
Ayat 77 - Surah Saad: 5 kata
▶ Ayat kata demi kata
قَالَ فَٱخْرُجْ مِنْهَا فَإِنَّكَ رَجِيمٌۭ
Allah berfirman: "Maka keluarlah kamu dari surga; sesungguhnya kamu adalah orang yang terkutuk,
▶
قَالَ
qāla
(Allah) berfirman
▶
فَٱخْرُجْ
fa-ukh'ruj
maka keluarlah kamu
▶
مِنْهَا
min'hā
dari padanya (sorga)
▶
فَإِنَّكَ
fa-innaka
maka sesungguhnya kamu
▶
رَجِيمٌۭ
rajīmun
terkutuk
Ayat 78 - Surah Saad: 6 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَإِنَّ عَلَيْكَ لَعْنَتِىٓ إِلَىٰ يَوْمِ ٱلدِّينِ
Sesungguhnya kutukan-Ku tetap atasmu sampai hari pembalasan".
▶
وَإِنَّ
wa-inna
dan sesungguhnya
▶
عَلَيْكَ
ʿalayka
atasmu
▶
لَعْنَتِىٓ
laʿnatī
kutukan-Ku
▶
إِلَىٰ
ilā
sampai
▶
يَوْمِ
yawmi
hari
▶
ٱلدِّينِ
l-dīni
pembalasan
Ayat 79 - Surah Saad: 6 kata
▶ Ayat kata demi kata
قَالَ رَبِّ فَأَنظِرْنِىٓ إِلَىٰ يَوْمِ يُبْعَثُونَ
Iblis berkata: "Ya Tuhanku, beri tangguhlah aku sampai hari mereka dibangkitkan".
▶
قَالَ
qāla
(iblis) berkata
▶
رَبِّ
rabbi
ya Tuhanku
▶
فَأَنظِرْنِىٓ
fa-anẓir'nī
maka beri tangguhlah aku
▶
إِلَىٰ
ilā
sampai
▶
يَوْمِ
yawmi
hari
▶
يُبْعَثُونَ
yub'ʿathūna
mereka dibangkitkan
Ayat 80 - Surah Saad: 4 kata
▶ Ayat kata demi kata
قَالَ فَإِنَّكَ مِنَ ٱلْمُنظَرِينَ
Allah berfirman: "Sesungguhnya kamu termasuk orang-orang yang diberi tangguh,
▶
قَالَ
qāla
(Allah) berfirman
▶
فَإِنَّكَ
fa-innaka
maka sesungguhnya kamu
▶
مِنَ
mina
dari/termasuk
▶
ٱلْمُنظَرِينَ
l-munẓarīna
orang-orang yang diberi tangguh
Ayat 81 - Surah Saad: 4 kata
▶ Ayat kata demi kata
إِلَىٰ يَوْمِ ٱلْوَقْتِ ٱلْمَعْلُومِ
sampai kepada hari yang telah ditentukan waktunya (hari Kiamat)".
▶
إِلَىٰ
ilā
sampai
▶
يَوْمِ
yawmi
pada hari
▶
ٱلْوَقْتِ
l-waqti
waktu
▶
ٱلْمَعْلُومِ
l-maʿlūmi
tertentu/ditentukan
Ayat 82 - Surah Saad: 4 kata
▶ Ayat kata demi kata
قَالَ فَبِعِزَّتِكَ لَأُغْوِيَنَّهُمْ أَجْمَعِينَ
Iblis menjawab: "Demi kekuasaan Engkau aku akan menyesatkan mereka semuanya,
▶
قَالَ
qāla
(iblis) berkata
▶
فَبِعِزَّتِكَ
fabiʿizzatika
maka demi kemuliaan Engkau
▶
لَأُغْوِيَنَّهُمْ
la-ugh'wiyannahum
sungguh aku akan aku sesatkan mereka
▶
أَجْمَعِينَ
ajmaʿīna
semuanya
Ayat 83 - Surah Saad: 4 kata
▶ Ayat kata demi kata
إِلَّا عِبَادَكَ مِنْهُمُ ٱلْمُخْلَصِينَ
kecuali hamba-hamba-Mu yang mukhlis di antara mereka.
▶
إِلَّا
illā
kecuali
▶
عِبَادَكَ
ʿibādaka
hamba-hamba-Mu
▶
مِنْهُمُ
min'humu
diantara mereka
▶
ٱلْمُخْلَصِينَ
l-mukh'laṣīna
orang-orang yang mukhlis/disucikan
Ayat 84 - Surah Saad: 4 kata
▶ Ayat kata demi kata
قَالَ فَٱلْحَقُّ وَٱلْحَقَّ أَقُولُ
Allah berfirman: "Maka yang benar (adalah sumpah-Ku) dan hanya kebenaran itulah yang Ku-katakan".
▶
قَالَ
qāla
(Allah) berfirman
▶
فَٱلْحَقُّ
fal-ḥaqu
maka yang benar
▶
وَٱلْحَقَّ
wal-ḥaqa
dan yang benar/kebenaran
▶
أَقُولُ
aqūlu
Aku katakan
Ayat 85 - Surah Saad: 7 kata
▶ Ayat kata demi kata
لَأَمْلَأَنَّ جَهَنَّمَ مِنكَ وَمِمَّن تَبِعَكَ مِنْهُمْ أَجْمَعِينَ
Sesungguhnya Aku pasti akan memenuhi neraka Jahannam dengan jenis kamu dan dengan orang-orang yang mengikuti kamu di antara mereka kesemuanya.
▶
لَأَمْلَأَنَّ
la-amla-anna
sungguh akan Aku penuhi
▶
جَهَنَّمَ
jahannama
neraka jahannam
▶
مِنكَ
minka
dari kamu
▶
وَمِمَّن
wamimman
dan dari orang-orang
▶
تَبِعَكَ
tabiʿaka
mengikuti kamu
▶
مِنْهُمْ
min'hum
diantara mereka
▶
أَجْمَعِينَ
ajmaʿīna
semuanya
Ayat 86 - Surah Saad: 10 kata
▶ Ayat kata demi kata
قُلْ مَآ أَسْـَٔلُكُمْ عَلَيْهِ مِنْ أَجْرٍۢ وَمَآ أَنَا۠ مِنَ ٱلْمُتَكَلِّفِينَ
Katakanlah (hai Muhammad): "Aku tidak meminta upah sedikitpun padamu atas dakwahku dan bukanlah aku termasuk orang-orang yang mengada-adakan.
▶
قُلْ
qul
katakanlah
▶
مَآ
mā
tidak
▶
أَسْـَٔلُكُمْ
asalukum
aku meminta kepadamu
▶
عَلَيْهِ
ʿalayhi
atasnya
▶
مِنْ
min
dari
▶
أَجْرٍۢ
ajrin
upah
▶
وَمَآ
wamā
dan tidaklah/bukanlah
▶
أَنَا۠
anā
aku
▶
مِنَ
mina
dari
▶
ٱلْمُتَكَلِّفِينَ
l-mutakalifīna
orang-orang yang memaksa/mengada-adakan
Ayat 87 - Surah Saad: 5 kata
▶ Ayat kata demi kata
إِنْ هُوَ إِلَّا ذِكْرٌۭ لِّلْعَـٰلَمِينَ
Al Quran ini tidak lain hanyalah peringatan bagi semesta alam.
▶
إِنْ
in
tidak lain
▶
هُوَ
huwa
dia
▶
إِلَّا
illā
kecuali
▶
ذِكْرٌۭ
dhik'run
peringatan/pengajaran
▶
لِّلْعَـٰلَمِينَ
lil'ʿālamīna
bagi semesta alam
Ayat 88 - Surah Saad: 4 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَلَتَعْلَمُنَّ نَبَأَهُۥ بَعْدَ حِينٍۭ
Dan sesungguhnya kamu akan mengetahui (kebenaran) berita Al Quran setelah beberapa waktu lagi.
▶
وَلَتَعْلَمُنَّ
walataʿlamunna
dan sungguh kamu akan mengetahui
▶
نَبَأَهُۥ
naba-ahu
beritanya
▶
بَعْدَ
baʿda
sesudah
▶
حِينٍۭ
ḥīnin
waktu
Lihat juga
Semua surah kata demi kata