Surah Az-Zumar kata demi kata

Islam > Al-Quran > Quran_wbw > Surah Az-Zumar kata demi kata

Az-Zumar (الزمر) kata demi kata secara utuh: Makkiyah, diwahyukan di Mekah, 75 ayat, 1.172 kata. Setiap ayat ditampilkan dalam bahasa Arab dengan terjemahan bahasa Indonesia, lalu diurai per kata, masing-masing dengan transliterasi dan maknanya.

Dengan 1.172 kata untuk dipelajari, Surah Az-Zumar menjadi mudah diakses meski belum bisa membaca bahasa Arab: transliterasi memandu pelafalan dan makna memberi pemahaman. Ulangi setiap kata, lalu baca ulang seluruh ayat: inilah cara paling efektif untuk menghafal surah ini, memahami bacaan shalat, dan memperkaya kosakata Al-Qur'an.

Diperbarui pada 30 September 2026 pukul 04.42

📖 6 menit baca

بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَـٰنِ ٱلرَّحِيمِ

Ayat 1 - Surah Az-Zumar: 6 kata

تَنزِيلُ ٱلْكِتَـٰبِ مِنَ ٱللَّهِ ٱلْعَزِيزِ ٱلْحَكِيمِ

Kitab (Al Quran ini) diturunkan oleh Allah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.

تَنزِيلُ tanzīlu turunnya
ٱلْكِتَـٰبِ l-kitābi Kitab/Al Quran
مِنَ mina dari
ٱللَّهِ l-lahi Allah
ٱلْعَزِيزِ l-ʿazīzi Maha Perkasa
ٱلْحَكِيمِ l-ḥakīmi Maha Bijaksana

Ayat 2 - Surah Az-Zumar: 10 kata

إِنَّآ أَنزَلْنَآ إِلَيْكَ ٱلْكِتَـٰبَ بِٱلْحَقِّ فَٱعْبُدِ ٱللَّهَ مُخْلِصًۭا لَّهُ ٱلدِّينَ

Sesunguhnya Kami menurunkan kepadamu Kitab (Al Quran) dengan (membawa) kebenaran. Maka sembahlah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya.

إِنَّآ innā sesungguhnya Kami
أَنزَلْنَآ anzalnā Kami menurunkan
إِلَيْكَ ilayka kepadamu
ٱلْكِتَـٰبَ l-kitāba Kitab
بِٱلْحَقِّ bil-ḥaqi dengan kebenaran
فَٱعْبُدِ fa-uʿ'budi maka sembahlah
ٱللَّهَ l-laha Allah
مُخْلِصًۭا mukh'liṣan dengan ikhlas
لَّهُ lahu kepada-Nya
ٱلدِّينَ l-dīna ketaatan

Ayat 3 - Surah Az-Zumar: 33 kata

أَلَا لِلَّهِ ٱلدِّينُ ٱلْخَالِصُ ۚ وَٱلَّذِينَ ٱتَّخَذُوا۟ مِن دُونِهِۦٓ أَوْلِيَآءَ مَا نَعْبُدُهُمْ إِلَّا لِيُقَرِّبُونَآ إِلَى ٱللَّهِ زُلْفَىٰٓ إِنَّ ٱللَّهَ يَحْكُمُ بَيْنَهُمْ فِى مَا هُمْ فِيهِ يَخْتَلِفُونَ ۗ إِنَّ ٱللَّهَ لَا يَهْدِى مَنْ هُوَ كَـٰذِبٌۭ كَفَّارٌۭ

Ingatlah, hanya kepunyaan Allah-lah agama yang bersih (dari syirik). Dan orang-orang yang mengambil pelindung selain Allah (berkata): "Kami tidak menyembah mereka melainkan supaya mereka mendekatkan kami kepada Allah dengan sedekat-dekatnya". Sesungguhnya Allah akan memutuskan di antara mereka tentang apa yang mereka berselisih padanya. Sesungguhnya Allah tidak menunjuki orang-orang yang pendusta dan sangat ingkar.

أَلَا alā ingatlah
لِلَّهِ lillahi kepunyaan Allah
ٱلدِّينُ l-dīnu ketaatan/agama
ٱلْخَالِصُ ۚ l-khāliṣu ikhlas/suci
وَٱلَّذِينَ wa-alladhīna dan orang-orang yang
ٱتَّخَذُوا۟ ittakhadhū (mereka) mengambil
مِن min dari
دُونِهِۦٓ dūnihi selain Dia
أَوْلِيَآءَ awliyāa pelindung
مَا mā tidak
نَعْبُدُهُمْ naʿbuduhum kami menyembah mereka
إِلَّا illā kecuali
لِيُقَرِّبُونَآ liyuqarribūnā supaya mereka mendekatkan kami
إِلَى ilā kepada
ٱللَّهِ l-lahi Allah
زُلْفَىٰٓ zul'fā lebih dekat
إِنَّ inna sesungguhnya
ٱللَّهَ l-laha Allah
يَحْكُمُ yaḥkumu Dia memutuskan
بَيْنَهُمْ baynahum diantara mereka
فِى fī pada
مَا mā apa
هُمْ hum mereka
فِيهِ fīhi padanya
يَخْتَلِفُونَ ۗ yakhtalifūna mereka perselisihkan
إِنَّ inna sesungguhnya
ٱللَّهَ l-laha Allah
لَا lā tidak
يَهْدِى yahdī Dia memberi petunjuk
مَنْ man orang
هُوَ huwa dia
كَـٰذِبٌۭ kādhibun pendusta
كَفَّارٌۭ kaffārun sangat ingkar

Ayat 4 - Surah Az-Zumar: 16 kata

لَّوْ أَرَادَ ٱللَّهُ أَن يَتَّخِذَ وَلَدًۭا لَّٱصْطَفَىٰ مِمَّا يَخْلُقُ مَا يَشَآءُ ۚ سُبْحَـٰنَهُۥ ۖ هُوَ ٱللَّهُ ٱلْوَٰحِدُ ٱلْقَهَّارُ

Kalau sekiranya Allah hendak mengambil anak, tentu Dia akan memilih apa yang dikehendaki-Nya di antara ciptaan-ciptaan yang telah diciptakan-Nya. Maha Suci Allah. Dialah Allah Yang Maha Esa lagi Maha Mengalahkan.

لَّوْ law jika
أَرَادَ arāda menghendaki
ٱللَّهُ l-lahu Allah
أَن an bahwa
يَتَّخِذَ yattakhidha Dia mengambil
وَلَدًۭا waladan seorang anak
لَّٱصْطَفَىٰ la-iṣ'ṭafā tentu Dia memilih
مِمَّا mimmā dari apa
يَخْلُقُ yakhluqu Dia ciptakan/ciptaan-Nya
مَا mā apa
يَشَآءُ ۚ yashāu Dia kehendaki
سُبْحَـٰنَهُۥ ۖ sub'ḥānahu Maha Suci Dia
هُوَ huwa Dia
ٱللَّهُ l-lahu Allah
ٱلْوَٰحِدُ l-wāḥidu Maha Esa
ٱلْقَهَّارُ l-qahāru Maha Perkasa/Mengalahkan

Ayat 5 - Surah Az-Zumar: 23 kata

خَلَقَ ٱلسَّمَـٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضَ بِٱلْحَقِّ ۖ يُكَوِّرُ ٱلَّيْلَ عَلَى ٱلنَّهَارِ وَيُكَوِّرُ ٱلنَّهَارَ عَلَى ٱلَّيْلِ ۖ وَسَخَّرَ ٱلشَّمْسَ وَٱلْقَمَرَ ۖ كُلٌّۭ يَجْرِى لِأَجَلٍۢ مُّسَمًّى ۗ أَلَا هُوَ ٱلْعَزِيزُ ٱلْغَفَّـٰرُ

Dia menciptakan langit dan bumi dengan (tujuan) yang benar; Dia menutupkan malam atas siang dan menutupkan siang atas malam dan menundukkan matahari dan bulan, masing-masing berjalan menurut waktu yang ditentukan. Ingatlah Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Pengampun.

خَلَقَ khalaqa Dia menciptakan
ٱلسَّمَـٰوَٰتِ l-samāwāti langit(jamak)
وَٱلْأَرْضَ wal-arḍa dan bumi
بِٱلْحَقِّ ۖ bil-ḥaqi dengan benar
يُكَوِّرُ yukawwiru Dia menutupkan
ٱلَّيْلَ al-layla malam
عَلَى ʿalā atas
ٱلنَّهَارِ l-nahāri siang
وَيُكَوِّرُ wayukawwiru dan Dia menutupkan
ٱلنَّهَارَ l-nahāra siang
عَلَى ʿalā atas
ٱلَّيْلِ ۖ al-layli malam
وَسَخَّرَ wasakhara dan Dia menundukkan
ٱلشَّمْسَ l-shamsa matahari
وَٱلْقَمَرَ ۖ wal-qamara dan bulan
كُلٌّۭ kullun masing-masing
يَجْرِى yajrī berjalan
لِأَجَلٍۢ li-ajalin menurut waktu
مُّسَمًّى ۗ musamman tertentu
أَلَا alā ingatlah
هُوَ huwa Dia
ٱلْعَزِيزُ l-ʿazīzu Maha Perkasa
ٱلْغَفَّـٰرُ l-ghafāru Maha Pengampun

Ayat 6 - Surah Az-Zumar: 36 kata

خَلَقَكُم مِّن نَّفْسٍۢ وَٰحِدَةٍۢ ثُمَّ جَعَلَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَأَنزَلَ لَكُم مِّنَ ٱلْأَنْعَـٰمِ ثَمَـٰنِيَةَ أَزْوَٰجٍۢ ۚ يَخْلُقُكُمْ فِى بُطُونِ أُمَّهَـٰتِكُمْ خَلْقًۭا مِّنۢ بَعْدِ خَلْقٍۢ فِى ظُلُمَـٰتٍۢ ثَلَـٰثٍۢ ۚ ذَٰلِكُمُ ٱللَّهُ رَبُّكُمْ لَهُ ٱلْمُلْكُ ۖ لَآ إِلَـٰهَ إِلَّا هُوَ ۖ فَأَنَّىٰ تُصْرَفُونَ

Dia menciptakan kamu dari seorang diri kemudian Dia jadikan daripadanya isterinya dan Dia menurunkan untuk kamu delapan ekor yang berpasangan dari binatang ternak. Dia menjadikan kamu dalam perut ibumu kejadian demi kejadian dalam tiga kegelapan. Yang (berbuat) demikian itu adalah Allah, Tuhan kamu, Tuhan Yang mempunyai kerajaan. Tidak ada Tuhan selain Dia; maka bagaimana kamu dapat dipalingkan?

خَلَقَكُم khalaqakum menciptakan kalian
مِّن min dari
نَّفْسٍۢ nafsin diri/jiwa
وَٰحِدَةٍۢ wāḥidatin satu/seorang
ثُمَّ thumma kemudian
جَعَلَ jaʿala Dia menjadikan
مِنْهَا min'hā dari padanya
زَوْجَهَا zawjahā jodohnya/isterinya
وَأَنزَلَ wa-anzala dan Dia menurunkan
لَكُم lakum bagi kalian
مِّنَ mina dari
ٱلْأَنْعَـٰمِ l-anʿāmi binatang ternak
ثَمَـٰنِيَةَ thamāniyata delapan
أَزْوَٰجٍۢ ۚ azwājin pasangan/macam
يَخْلُقُكُمْ yakhluqukum Dia menciptakan kamu
فِى fī dalam
بُطُونِ buṭūni perut
أُمَّهَـٰتِكُمْ ummahātikum ibu-ibu kamu
خَلْقًۭا khalqan ciptaan/kejadian
مِّنۢ min dari
بَعْدِ baʿdi sesudah
خَلْقٍۢ khalqin ciptaan/kejadian
فِى fī dalam
ظُلُمَـٰتٍۢ ẓulumātin kegelapan
ثَلَـٰثٍۢ ۚ thalāthin tiga
ذَٰلِكُمُ dhālikumu demikianlah
ٱللَّهُ l-lahu Allah
رَبُّكُمْ rabbukum Tuhan kalian
لَهُ lahu bagi-Nya
ٱلْمُلْكُ ۖ l-mul'ku kerajaan
لَآ lā tidak ada
إِلَـٰهَ ilāha tuhan
إِلَّا illā kecuali
هُوَ ۖ huwa Dia
فَأَنَّىٰ fa-annā maka bagaimana
تُصْرَفُونَ tuṣ'rafūna kamu dipalingkan

Ayat 7 - Surah Az-Zumar: 31 kata

إِن تَكْفُرُوا۟ فَإِنَّ ٱللَّهَ غَنِىٌّ عَنكُمْ ۖ وَلَا يَرْضَىٰ لِعِبَادِهِ ٱلْكُفْرَ ۖ وَإِن تَشْكُرُوا۟ يَرْضَهُ لَكُمْ ۗ وَلَا تَزِرُ وَازِرَةٌۭ وِزْرَ أُخْرَىٰ ۗ ثُمَّ إِلَىٰ رَبِّكُم مَّرْجِعُكُمْ فَيُنَبِّئُكُم بِمَا كُنتُمْ تَعْمَلُونَ ۚ إِنَّهُۥ عَلِيمٌۢ بِذَاتِ ٱلصُّدُورِ

Jika kamu kafir maka sesungguhnya Allah tidak memerlukan (iman)mu dan Dia tidak meridhai kekafiran bagi hamba-Nya; dan jika kamu bersyukur, niscaya Dia meridhai bagimu kesyukuranmu itu; dan seorang yang berdosa tidak akan memikul dosa orang lain. Kemudian kepada Tuhanmulah kembalimu lalu Dia memberitakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan. Sesungguhnya Dia Maha Mengetahui apa yang tersimpan dalam (dada)mu.

إِن in jika
تَكْفُرُوا۟ takfurū kamu ingkar/kafir
فَإِنَّ fa-inna maka sesungguhnya
ٱللَّهَ l-laha Allah
غَنِىٌّ ghaniyyun Maha Kaya/tidak membutuhkan
عَنكُمْ ۖ ʿankum dari kalian
وَلَا walā dan tidak
يَرْضَىٰ yarḍā ridha/menyukai
لِعِبَادِهِ liʿibādihi kepada hamba-hamba-Nya
ٱلْكُفْرَ ۖ l-kuf'ra ingkar/kafir
وَإِن wa-in dan jika
تَشْكُرُوا۟ tashkurū kamu bersyukur
يَرْضَهُ yarḍahu Dia ridha/menyukai
لَكُمْ ۗ lakum bagi kalian
وَلَا walā dan tidak
تَزِرُ taziru memilkul dosa
وَازِرَةٌۭ wāziratun seorang yang berdosa
وِزْرَ wiz'ra dosa
أُخْرَىٰ ۗ ukh'rā yang lain
ثُمَّ thumma kemudian
إِلَىٰ ilā kepada
رَبِّكُم rabbikum Tuhan kalian
مَّرْجِعُكُمْ marjiʿukum tempat kembalimu
فَيُنَبِّئُكُم fayunabbi-ukum lalu Dia menerangkan kepadamu
بِمَا bimā dengan/terhadap apa
كُنتُمْ kuntum kalian adalah
تَعْمَلُونَ ۚ taʿmalūna kamu kerjakan
إِنَّهُۥ innahu sesungguhnya Dia
عَلِيمٌۢ ʿalīmun Maha Mengetahui
بِذَاتِ bidhāti dengan isi
ٱلصُّدُورِ l-ṣudūri dada

Ayat 8 - Surah Az-Zumar: 34 kata

۞ وَإِذَا مَسَّ ٱلْإِنسَـٰنَ ضُرٌّۭ دَعَا رَبَّهُۥ مُنِيبًا إِلَيْهِ ثُمَّ إِذَا خَوَّلَهُۥ نِعْمَةًۭ مِّنْهُ نَسِىَ مَا كَانَ يَدْعُوٓا۟ إِلَيْهِ مِن قَبْلُ وَجَعَلَ لِلَّهِ أَندَادًۭا لِّيُضِلَّ عَن سَبِيلِهِۦ ۚ قُلْ تَمَتَّعْ بِكُفْرِكَ قَلِيلًا ۖ إِنَّكَ مِنْ أَصْحَـٰبِ ٱلنَّارِ

Dan apabila manusia itu ditimpa kemudharatan, dia memohon (pertolongan) kepada Tuhannya dengan kembali kepada-Nya; kemudian apabila Tuhan memberikan nikmat-Nya kepadanya lupalah dia akan kemudharatan yang pernah dia berdoa (kepada Allah) untuk (menghilangkannya) sebelum itu, dan dia mengada-adakan sekutu-sekutu bagi Allah untuk menyesatkan (manusia) dari jalan-Nya. Katakanlah: "Bersenang-senanglah dengan kekafiranmu itu sementara waktu; sesungguhnya kamu termasuk penghuni neraka".

۞ وَإِذَا wa-idhā dan apabila
مَسَّ massa menimpa
ٱلْإِنسَـٰنَ l-insāna manusia
ضُرٌّۭ ḍurrun bahaya
دَعَا daʿā dia berdoa
رَبَّهُۥ rabbahu Tuhan-Nya
مُنِيبًا munīban kembali
إِلَيْهِ ilayhi kepada-Nya
ثُمَّ thumma kemudian
إِذَا idhā apabila
خَوَّلَهُۥ khawwalahu Dia memberinya
نِعْمَةًۭ niʿ'matan nikmat
مِّنْهُ min'hu dari padanya
نَسِىَ nasiya dia lupa
مَا mā apa
كَانَ kāna adalah
يَدْعُوٓا۟ yadʿū dia berdoa
إِلَيْهِ ilayhi kepada-Nya
مِن min dari
قَبْلُ qablu sebelum
وَجَعَلَ wajaʿala dan dia menjadikan
لِلَّهِ lillahi bagi Allah
أَندَادًۭا andādan sekutu-sekutu
لِّيُضِلَّ liyuḍilla untuk dia menyesatkan
عَن ʿan dari
سَبِيلِهِۦ ۚ sabīlihi jalan-Nya
قُلْ qul katakanlah
تَمَتَّعْ tamattaʿ bersenang-senanglah
بِكُفْرِكَ bikuf'rika dengan kekafiranmu
قَلِيلًا ۖ qalīlan sedikit (sementara)
إِنَّكَ innaka sesungguhnya kamu
مِنْ min dari/termasuk
أَصْحَـٰبِ aṣḥābi penghuni
ٱلنَّارِ l-nāri neraka

Ayat 9 - Surah Az-Zumar: 24 kata

أَمَّنْ هُوَ قَـٰنِتٌ ءَانَآءَ ٱلَّيْلِ سَاجِدًۭا وَقَآئِمًۭا يَحْذَرُ ٱلْـَٔاخِرَةَ وَيَرْجُوا۟ رَحْمَةَ رَبِّهِۦ ۗ قُلْ هَلْ يَسْتَوِى ٱلَّذِينَ يَعْلَمُونَ وَٱلَّذِينَ لَا يَعْلَمُونَ ۗ إِنَّمَا يَتَذَكَّرُ أُو۟لُوا۟ ٱلْأَلْبَـٰبِ

(Apakah kamu hai orang musyrik yang lebih beruntung) ataukah orang yang beribadat di waktu-waktu malam dengan sujud dan berdiri, sedang ia takut kepada (azab) akhirat dan mengharapkan rahmat Tuhannya? Katakanlah: "Adakah sama orang-orang yang mengetahui dengan orang-orang yang tidak mengetahui?" Sesungguhnya orang yang berakallah yang dapat menerima pelajaran.

أَمَّنْ amman apakah orang yang
هُوَ huwa dia
قَـٰنِتٌ qānitun taat/beribadat
ءَانَآءَ ānāa di waktu
ٱلَّيْلِ al-layli malam
سَاجِدًۭا sājidan bersujud
وَقَآئِمًۭا waqāiman dan berdiri
يَحْذَرُ yaḥdharu ia takut
ٱلْـَٔاخِرَةَ l-ākhirata akhirat
وَيَرْجُوا۟ wayarjū dan dia mengharapkan
رَحْمَةَ raḥmata rahmat
رَبِّهِۦ ۗ rabbihi Tuhannya
قُلْ qul katakanlah
هَلْ hal apakah
يَسْتَوِى yastawī sama
ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
يَعْلَمُونَ yaʿlamūna mereka mengetahui
وَٱلَّذِينَ wa-alladhīna dan orang-orang yang
لَا lā tidak
يَعْلَمُونَ ۗ yaʿlamūna mereka mengetahui
إِنَّمَا innamā sesungguhnya hanyalah
يَتَذَكَّرُ yatadhakkaru mengambil pelajaran
أُو۟لُوا۟ ulū orang-orang yang mempunyai
ٱلْأَلْبَـٰبِ l-albābi akal/pikiran

Ayat 10 - Surah Az-Zumar: 21 kata

قُلْ يَـٰعِبَادِ ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ ٱتَّقُوا۟ رَبَّكُمْ ۚ لِلَّذِينَ أَحْسَنُوا۟ فِى هَـٰذِهِ ٱلدُّنْيَا حَسَنَةٌۭ ۗ وَأَرْضُ ٱللَّهِ وَٰسِعَةٌ ۗ إِنَّمَا يُوَفَّى ٱلصَّـٰبِرُونَ أَجْرَهُم بِغَيْرِ حِسَابٍۢ

Katakanlah: "Hai hamba-hamba-Ku yang beriman. bertakwalah kepada Tuhanmu". Orang-orang yang berbuat baik di dunia ini memperoleh kebaikan. Dan bumi Allah itu adalah luas. Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah Yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas.

قُلْ qul katakanlah
يَـٰعِبَادِ yāʿibādi hai hamba-Ku
ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
ءَامَنُوا۟ āmanū beriman
ٱتَّقُوا۟ ittaqū bertakwalah
رَبَّكُمْ ۚ rabbakum Tuhan kalian
لِلَّذِينَ lilladhīna bagi orang-orang yang
أَحْسَنُوا۟ aḥsanū berbuat baik
فِى fī pada
هَـٰذِهِ hādhihi ini
ٱلدُّنْيَا l-dun'yā dunia
حَسَنَةٌۭ ۗ ḥasanatun kebaikan
وَأَرْضُ wa-arḍu dan bumi
ٱللَّهِ l-lahi Allah
وَٰسِعَةٌ ۗ wāsiʿatun luas
إِنَّمَا innamā sesungguhnya hanyalah
يُوَفَّى yuwaffā disempurnakan
ٱلصَّـٰبِرُونَ l-ṣābirūna orang-orang yang sabar
أَجْرَهُم ajrahum pahala mereka
بِغَيْرِ bighayri dengan tidak/tanpa
حِسَابٍۢ ḥisābin perhitungan

Ayat 11 - Surah Az-Zumar: 9 kata

قُلْ إِنِّىٓ أُمِرْتُ أَنْ أَعْبُدَ ٱللَّهَ مُخْلِصًۭا لَّهُ ٱلدِّينَ

Katakanlah: "Sesungguhnya aku diperintahkan supaya menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agama.

قُلْ qul katakanlah
إِنِّىٓ innī sesungguhnya aku
أُمِرْتُ umir'tu aku diperintah
أَنْ an untuk/bahwa
أَعْبُدَ aʿbuda aku menyembah
ٱللَّهَ l-laha Allah
مُخْلِصًۭا mukh'liṣan ikhlas/suci
لَّهُ lahu kepada-Nya
ٱلدِّينَ l-dīna ketaatan/taat

Ayat 12 - Surah Az-Zumar: 5 kata

وَأُمِرْتُ لِأَنْ أَكُونَ أَوَّلَ ٱلْمُسْلِمِينَ

Dan aku diperintahkan supaya menjadi orang yang pertama-tama berserah diri".

وَأُمِرْتُ wa-umir'tu dan aku diperintahkan
لِأَنْ li-an agar
أَكُونَ akūna aku menjadi
أَوَّلَ awwala pertama-tama
ٱلْمُسْلِمِينَ l-mus'limīna orang-orang yang berserah diri

Ayat 13 - Surah Az-Zumar: 9 kata

قُلْ إِنِّىٓ أَخَافُ إِنْ عَصَيْتُ رَبِّى عَذَابَ يَوْمٍ عَظِيمٍۢ

Katakanlah: "Sesungguhnya aku takut akan siksaan hari yang besar jika aku durhaka kepada Tuhanku".

قُلْ qul katakanlah
إِنِّىٓ innī sesungguhnya aku
أَخَافُ akhāfu aku takut
إِنْ in jika
عَصَيْتُ ʿaṣaytu aku mendurhakai
رَبِّى rabbī Tuhan-ku
عَذَابَ ʿadhāba siksaan
يَوْمٍ yawmin hari
عَظِيمٍۢ ʿaẓīmin yang besar

Ayat 14 - Surah Az-Zumar: 6 kata

قُلِ ٱللَّهَ أَعْبُدُ مُخْلِصًۭا لَّهُۥ دِينِى

Katakanlah: "Hanya Allah saja Yang aku sembah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agamaku".

قُلِ quli katakanlah
ٱللَّهَ l-laha Allah
أَعْبُدُ aʿbudu aku menyembah
مُخْلِصًۭا mukh'liṣan ikhlas/suci
لَّهُۥ lahu kepada-Nya
دِينِى dīnī agamaku/ketaatanku

Ayat 15 - Surah Az-Zumar: 19 kata

فَٱعْبُدُوا۟ مَا شِئْتُم مِّن دُونِهِۦ ۗ قُلْ إِنَّ ٱلْخَـٰسِرِينَ ٱلَّذِينَ خَسِرُوٓا۟ أَنفُسَهُمْ وَأَهْلِيهِمْ يَوْمَ ٱلْقِيَـٰمَةِ ۗ أَلَا ذَٰلِكَ هُوَ ٱلْخُسْرَانُ ٱلْمُبِينُ

Maka sembahlah olehmu (hai orang-orang musyrik) apa yang kamu kehendaki selain Dia. Katakanlah: "Sesungguhnya orang-orang yang rugi ialah orang-orang yang merugikan diri mereka sendiri dan keluarganya pada hari kiamat". Ingatlah yang demikian itu adalah kerugian yang nyata.

فَٱعْبُدُوا۟ fa-uʿ'budū maka sembahlah olehmu
مَا mā apa
شِئْتُم shi'tum kalian kehendaki
مِّن min dari
دُونِهِۦ ۗ dūnihi selain Dia
قُلْ qul katakanlah
إِنَّ inna sesungguhnya
ٱلْخَـٰسِرِينَ l-khāsirīna orang-orang yang merugi
ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
خَسِرُوٓا۟ khasirū (mereka) merugikan
أَنفُسَهُمْ anfusahum diri mereka
وَأَهْلِيهِمْ wa-ahlīhim dan keluarga mereka
يَوْمَ yawma hari
ٱلْقِيَـٰمَةِ ۗ l-qiyāmati kiamat
أَلَا alā ingatlah
ذَٰلِكَ dhālika demikan itu
هُوَ huwa dia/hal itu
ٱلْخُسْرَانُ l-khus'rānu kerugian
ٱلْمُبِينُ l-mubīnu nyata

Ayat 16 - Surah Az-Zumar: 16 kata

لَهُم مِّن فَوْقِهِمْ ظُلَلٌۭ مِّنَ ٱلنَّارِ وَمِن تَحْتِهِمْ ظُلَلٌۭ ۚ ذَٰلِكَ يُخَوِّفُ ٱللَّهُ بِهِۦ عِبَادَهُۥ ۚ يَـٰعِبَادِ فَٱتَّقُونِ

Bagi mereka lapisan-lapisan dari api di atas mereka dan di bawah merekapun lapisan-lapisan (dari api). Demikianlah Allah mempertakuti hamba-hamba-Nya dengan azab itu. Maka bertakwalah kepada-Ku hai hamba-hamba-Ku.

لَهُم lahum bagi mereka
مِّن min dari
فَوْقِهِمْ fawqihim atas mereka
ظُلَلٌۭ ẓulalun naungan/lapisan
مِّنَ mina dari
ٱلنَّارِ l-nāri api
وَمِن wamin dan dari
تَحْتِهِمْ taḥtihim bawah mereka
ظُلَلٌۭ ۚ ẓulalun naungan/lapisan
ذَٰلِكَ dhālika demikian itu
يُخَوِّفُ yukhawwifu mempertakuti
ٱللَّهُ l-lahu Allah
بِهِۦ bihi dengannya
عِبَادَهُۥ ۚ ʿibādahu hamba-hamba-Nya
يَـٰعِبَادِ yāʿibādi hai hamba-Ku
فَٱتَّقُونِ fa-ittaqūni maka bertakwalah kepada-Ku

Ayat 17 - Surah Az-Zumar: 12 kata

وَٱلَّذِينَ ٱجْتَنَبُوا۟ ٱلطَّـٰغُوتَ أَن يَعْبُدُوهَا وَأَنَابُوٓا۟ إِلَى ٱللَّهِ لَهُمُ ٱلْبُشْرَىٰ ۚ فَبَشِّرْ عِبَادِ

Dan orang-orang yang menjauhi thaghut (yaitu) tidak menyembahnya dan kembali kepada Allah, bagi mereka berita gembira; sebab itu sampaikanlah berita itu kepada hamba-hamba-Ku,

وَٱلَّذِينَ wa-alladhīna dan orang-orang yang
ٱجْتَنَبُوا۟ ij'tanabū mereka menjauhi
ٱلطَّـٰغُوتَ l-ṭāghūta taghut
أَن an bahwa
يَعْبُدُوهَا yaʿbudūhā mereka menyembahnya
وَأَنَابُوٓا۟ wa-anābū dan mereka kembali
إِلَى ilā kepada
ٱللَّهِ l-lahi Allah
لَهُمُ lahumu bagi mereka
ٱلْبُشْرَىٰ ۚ l-bush'rā berita gembira
فَبَشِّرْ fabashir maka sampaikan berita gembira
عِبَادِ ʿibādi hamba-hamba-Ku

Ayat 18 - Surah Az-Zumar: 13 kata

ٱلَّذِينَ يَسْتَمِعُونَ ٱلْقَوْلَ فَيَتَّبِعُونَ أَحْسَنَهُۥٓ ۚ أُو۟لَـٰٓئِكَ ٱلَّذِينَ هَدَىٰهُمُ ٱللَّهُ ۖ وَأُو۟لَـٰٓئِكَ هُمْ أُو۟لُوا۟ ٱلْأَلْبَـٰبِ

yang mendengarkan perkataan lalu mengikuti apa yang paling baik di antaranya. Mereka itulah orang-orang yang telah diberi Allah petunjuk dan mereka itulah orang-orang yang mempunyai akal.

ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
يَسْتَمِعُونَ yastamiʿūna mereka mendengarkan
ٱلْقَوْلَ l-qawla perkataan
فَيَتَّبِعُونَ fayattabiʿūna lalu mereka mengikuti
أَحْسَنَهُۥٓ ۚ aḥsanahu paling baik dari padanya
أُو۟لَـٰٓئِكَ ulāika mereka itu
ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
هَدَىٰهُمُ hadāhumu memberi petunjuk pada mereka
ٱللَّهُ ۖ l-lahu Allah
وَأُو۟لَـٰٓئِكَ wa-ulāika dan mereka itu
هُمْ hum mereka
أُو۟لُوا۟ ulū orang-orang yang mempunyai
ٱلْأَلْبَـٰبِ l-albābi akal/fikiran

Ayat 19 - Surah Az-Zumar: 10 kata

أَفَمَنْ حَقَّ عَلَيْهِ كَلِمَةُ ٱلْعَذَابِ أَفَأَنتَ تُنقِذُ مَن فِى ٱلنَّارِ

Apakah (kamu hendak merubah nasib) orang-orang yang telah pasti ketentuan azab atasnya? Apakah kamu akan menyelamatkan orang yang berada dalam api neraka?

أَفَمَنْ afaman apakah maka orang
حَقَّ ḥaqqa telah pasti
عَلَيْهِ ʿalayhi atasnya
كَلِمَةُ kalimatu kalimat/ketentuan
ٱلْعَذَابِ l-ʿadhābi azab
أَفَأَنتَ afa-anta apakah maka kamu
تُنقِذُ tunqidhu kamu akan melepaskan/menyelamatkan
مَن man orang
فِى fī dalam
ٱلنَّارِ l-nāri api neraka

Ayat 20 - Surah Az-Zumar: 20 kata

لَـٰكِنِ ٱلَّذِينَ ٱتَّقَوْا۟ رَبَّهُمْ لَهُمْ غُرَفٌۭ مِّن فَوْقِهَا غُرَفٌۭ مَّبْنِيَّةٌۭ تَجْرِى مِن تَحْتِهَا ٱلْأَنْهَـٰرُ ۖ وَعْدَ ٱللَّهِ ۖ لَا يُخْلِفُ ٱللَّهُ ٱلْمِيعَادَ

Tetapi orang-orang yang bertakwa kepada Tuhannya mereka mendapat tempat-tempat yang tinggi, di atasnya dibangun pula tempat-tempat yang tinggi yang di bawahnya mengalir sungai-sungai. Allah telah berjanji dengan sebenar-benarnya. Allah tidak akan memungkiri janji-Nya.

لَـٰكِنِ lākini tetapi
ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
ٱتَّقَوْا۟ ittaqaw (mereka) bertakwa
رَبَّهُمْ rabbahum Tuhan mereka
لَهُمْ lahum bagi mereka
غُرَفٌۭ ghurafun tempat yang tinggi
مِّن min dari
فَوْقِهَا fawqihā atasnya
غُرَفٌۭ ghurafun tempat yang tinggi
مَّبْنِيَّةٌۭ mabniyyatun bangunan/dibangun
تَجْرِى tajrī mengalir
مِن min dari
تَحْتِهَا taḥtihā bawahnya
ٱلْأَنْهَـٰرُ ۖ l-anhāru sungai-sungai
وَعْدَ waʿda janji
ٱللَّهِ ۖ l-lahi Allah
لَا lā tidak
يُخْلِفُ yukh'lifu menyalahi
ٱللَّهُ l-lahu Allah
ٱلْمِيعَادَ l-mīʿāda janji

Ayat 21 - Surah Az-Zumar: 31 kata

أَلَمْ تَرَ أَنَّ ٱللَّهَ أَنزَلَ مِنَ ٱلسَّمَآءِ مَآءًۭ فَسَلَكَهُۥ يَنَـٰبِيعَ فِى ٱلْأَرْضِ ثُمَّ يُخْرِجُ بِهِۦ زَرْعًۭا مُّخْتَلِفًا أَلْوَٰنُهُۥ ثُمَّ يَهِيجُ فَتَرَىٰهُ مُصْفَرًّۭا ثُمَّ يَجْعَلُهُۥ حُطَـٰمًا ۚ إِنَّ فِى ذَٰلِكَ لَذِكْرَىٰ لِأُو۟لِى ٱلْأَلْبَـٰبِ

Apakah kamu tidak memperhatikan, bahwa sesungguhnya Allah menurunkan air dari langit, maka diaturnya menjadi sumber-sumber air di bumi kemudian ditumbuhkan-Nya dengan air itu tanam-tanaman yang bermacam-macam warnanya, lalu menjadi kering lalu kamu melihatnya kekuning-kuningan, kemudian dijadikan-Nya hancur berderai-derai. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat pelajaran bagi orang-orang yang mempunyai akal.

أَلَمْ alam apakah tidak
تَرَ tara kamu memperhatikan
أَنَّ anna bahwasannya
ٱللَّهَ l-laha Allah
أَنزَلَ anzala telah menurunkan
مِنَ mina dari
ٱلسَّمَآءِ l-samāi langit
مَآءًۭ māan air
فَسَلَكَهُۥ fasalakahu lalu Dia mengalirkan
يَنَـٰبِيعَ yanābīʿa menjadi mata air
فِى fī di
ٱلْأَرْضِ l-arḍi bumi
ثُمَّ thumma kemudian
يُخْرِجُ yukh'riju Dia mengeluarkan
بِهِۦ bihi dengannya
زَرْعًۭا zarʿan tanaman-tanaman
مُّخْتَلِفًا mukh'talifan bermacam-macam
أَلْوَٰنُهُۥ alwānuhu warnanya
ثُمَّ thumma kemudian
يَهِيجُ yahīju menjadi kering
فَتَرَىٰهُ fatarāhu maka kamu melihatnya
مُصْفَرًّۭا muṣ'farran kekuning-kuningan
ثُمَّ thumma kemudian
يَجْعَلُهُۥ yajʿaluhu Dia menjadikannya
حُطَـٰمًا ۚ ḥuṭāman hancur
إِنَّ inna sesungguhnya
فِى fī pada
ذَٰلِكَ dhālika demikian itu
لَذِكْرَىٰ ladhik'rā benar-benar peringatan/pengajaran
لِأُو۟لِى li-ulī bagi orang-orang yang mempunyai
ٱلْأَلْبَـٰبِ l-albābi akal/fikiran

Ayat 22 - Surah Az-Zumar: 20 kata

أَفَمَن شَرَحَ ٱللَّهُ صَدْرَهُۥ لِلْإِسْلَـٰمِ فَهُوَ عَلَىٰ نُورٍۢ مِّن رَّبِّهِۦ ۚ فَوَيْلٌۭ لِّلْقَـٰسِيَةِ قُلُوبُهُم مِّن ذِكْرِ ٱللَّهِ ۚ أُو۟لَـٰٓئِكَ فِى ضَلَـٰلٍۢ مُّبِينٍ

Maka apakah orang-orang yang dibukakan Allah hatinya untuk (menerima) agama Islam lalu ia mendapat cahaya dari Tuhannya (sama dengan orang yang membatu hatinya)? Maka kecelakaan yang besarlah bagi mereka yang telah membatu hatinya untuk mengingat Allah. Mereka itu dalam kesesatan yang nyata.

أَفَمَن afaman apakah maka orang
شَرَحَ sharaḥa melapangkan
ٱللَّهُ l-lahu Allah
صَدْرَهُۥ ṣadrahu dadanya
لِلْإِسْلَـٰمِ lil'is'lāmi untuk Islam
فَهُوَ fahuwa maka dia
عَلَىٰ ʿalā atas
نُورٍۢ nūrin cahaya
مِّن min dari
رَّبِّهِۦ ۚ rabbihi Tuhannya
فَوَيْلٌۭ fawaylun maka kecelakaanlah
لِّلْقَـٰسِيَةِ lil'qāsiyati bagi yang keras/membatu
قُلُوبُهُم qulūbuhum hati mereka
مِّن min dari
ذِكْرِ dhik'ri mengingat
ٱللَّهِ ۚ l-lahi Allah
أُو۟لَـٰٓئِكَ ulāika mereka itu
فِى fī dalam
ضَلَـٰلٍۢ ḍalālin kesesatan
مُّبِينٍ mubīnin nyata

Ayat 23 - Surah Az-Zumar: 34 kata

ٱللَّهُ نَزَّلَ أَحْسَنَ ٱلْحَدِيثِ كِتَـٰبًۭا مُّتَشَـٰبِهًۭا مَّثَانِىَ تَقْشَعِرُّ مِنْهُ جُلُودُ ٱلَّذِينَ يَخْشَوْنَ رَبَّهُمْ ثُمَّ تَلِينُ جُلُودُهُمْ وَقُلُوبُهُمْ إِلَىٰ ذِكْرِ ٱللَّهِ ۚ ذَٰلِكَ هُدَى ٱللَّهِ يَهْدِى بِهِۦ مَن يَشَآءُ ۚ وَمَن يُضْلِلِ ٱللَّهُ فَمَا لَهُۥ مِنْ هَادٍ

Allah telah menurunkan perkataan yang paling baik (yaitu) Al Quran yang serupa (mutu ayat-ayatnya) lagi berulang-ulang, gemetar karenanya kulit orang-orang yang takut kepada Tuhannya, kemudian menjadi tenang kulit dan hati mereka di waktu mengingat Allah. Itulah petunjuk Allah, dengan kitab itu Dia menunjuki siapa yang dikehendaki-Nya. Dan barangsiapa yang disesatkan Allah, niscaya tak ada baginya seorang pemimpinpun.

ٱللَّهُ al-lahu Allah
نَزَّلَ nazzala Dia menurunkan
أَحْسَنَ aḥsana paling baik
ٱلْحَدِيثِ l-ḥadīthi pembicaraan/perkataan
كِتَـٰبًۭا kitāban Kitab
مُّتَشَـٰبِهًۭا mutashābihan serupa
مَّثَانِىَ mathāniya berulang-ulang
تَقْشَعِرُّ taqshaʿirru gemetar
مِنْهُ min'hu dari padanya/karenanya
جُلُودُ julūdu kulit-kulit
ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
يَخْشَوْنَ yakhshawna (mereka) takut
رَبَّهُمْ rabbahum Tuhan mereka
ثُمَّ thumma kemudian
تَلِينُ talīnu menjadi lembut/tenang
جُلُودُهُمْ julūduhum kulit-kulit mereka
وَقُلُوبُهُمْ waqulūbuhum dan hati mereka
إِلَىٰ ilā kepada
ذِكْرِ dhik'ri mengingat
ٱللَّهِ ۚ l-lahi Allah
ذَٰلِكَ dhālika demikianlah
هُدَى hudā petunjuk
ٱللَّهِ l-lahi Allah
يَهْدِى yahdī Dia memberi petunjuk
بِهِۦ bihi dengannya
مَن man siapa
يَشَآءُ ۚ yashāu Dia kehendaki
وَمَن waman dan barang siapa
يُضْلِلِ yuḍ'lili menyesatkan
ٱللَّهُ l-lahu Allah
فَمَا famā maka tidak
لَهُۥ lahu baginya
مِنْ min dari
هَادٍ hādin seorang petunjuk/pemimpin

Ayat 24 - Surah Az-Zumar: 13 kata

أَفَمَن يَتَّقِى بِوَجْهِهِۦ سُوٓءَ ٱلْعَذَابِ يَوْمَ ٱلْقِيَـٰمَةِ ۚ وَقِيلَ لِلظَّـٰلِمِينَ ذُوقُوا۟ مَا كُنتُمْ تَكْسِبُونَ

Maka apakah orang-orang yang menoleh dengan mukanya menghindari azab yang buruk pada hari kiamat (sama dengan orang mukmin yang tidak kena azab)? Dan dikatakan kepada orang-orang yang zalim: "Rasakanlah olehmu balasan apa yang telah kamu kerjakan".

أَفَمَن afaman apakah maka orang
يَتَّقِى yattaqī bertakwa/memelihara
بِوَجْهِهِۦ biwajhihi dengan mukanya/dirinya
سُوٓءَ sūa seburuk-buruk
ٱلْعَذَابِ l-ʿadhābi azab
يَوْمَ yawma hari
ٱلْقِيَـٰمَةِ ۚ l-qiyāmati kiamat
وَقِيلَ waqīla dan dikatakan
لِلظَّـٰلِمِينَ lilẓẓālimīna pada orang-orang yang zalim
ذُوقُوا۟ dhūqū rasakanlah olehmu
مَا mā apa
كُنتُمْ kuntum kalian adalah
تَكْسِبُونَ taksibūna kamu kerjakan

Ayat 25 - Surah Az-Zumar: 10 kata

كَذَّبَ ٱلَّذِينَ مِن قَبْلِهِمْ فَأَتَىٰهُمُ ٱلْعَذَابُ مِنْ حَيْثُ لَا يَشْعُرُونَ

Orang-orang yang sebelum mereka telah mendustakan (rasul-rasul), maka datanglah kepada mereka azab dari arah yang tidak mereka sangka.

كَذَّبَ kadhaba telah mendustakan
ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
مِن min dari
قَبْلِهِمْ qablihim sebelum mereka
فَأَتَىٰهُمُ fa-atāhumu maka datang kepada mereka
ٱلْعَذَابُ l-ʿadhābu azab
مِنْ min dari
حَيْثُ ḥaythu tempat/arah
لَا lā tidak
يَشْعُرُونَ yashʿurūna mereka menyadari

Ayat 26 - Surah Az-Zumar: 12 kata

فَأَذَاقَهُمُ ٱللَّهُ ٱلْخِزْىَ فِى ٱلْحَيَوٰةِ ٱلدُّنْيَا ۖ وَلَعَذَابُ ٱلْـَٔاخِرَةِ أَكْبَرُ ۚ لَوْ كَانُوا۟ يَعْلَمُونَ

Maka Allah merasakan kepada mereka kehinaan pada kehidupan dunia. Dan sesungguhnya azab pada hari akhirat lebih besar kalau mereka mengetahui.

فَأَذَاقَهُمُ fa-adhāqahumu maka merasakan kepada mereka
ٱللَّهُ l-lahu Allah
ٱلْخِزْىَ l-khiz'ya kehinaan
فِى fī dalam
ٱلْحَيَوٰةِ l-ḥayati kehidupan
ٱلدُّنْيَا ۖ l-dun'yā dunia
وَلَعَذَابُ walaʿadhābu dan sungguh azab
ٱلْـَٔاخِرَةِ l-ākhirati akhirat
أَكْبَرُ ۚ akbaru lebih besar
لَوْ law jika
كَانُوا۟ kānū mereka adalah
يَعْلَمُونَ yaʿlamūna mereka mengetahui

Ayat 27 - Surah Az-Zumar: 11 kata

وَلَقَدْ ضَرَبْنَا لِلنَّاسِ فِى هَـٰذَا ٱلْقُرْءَانِ مِن كُلِّ مَثَلٍۢ لَّعَلَّهُمْ يَتَذَكَّرُونَ

Sesungguhnya telah Kami buatkan bagi manusia dalam Al Quran ini setiap macam perumpamaan supaya mereka dapat pelajaran.

وَلَقَدْ walaqad dan sesungguhnya
ضَرَبْنَا ḍarabnā telah Kami buat
لِلنَّاسِ lilnnāsi bagi manusia
فِى fī dalam
هَـٰذَا hādhā ini
ٱلْقُرْءَانِ l-qur'āni Al Qur'an
مِن min dari
كُلِّ kulli segala
مَثَلٍۢ mathalin perumpamaan
لَّعَلَّهُمْ laʿallahum agar mereka
يَتَذَكَّرُونَ yatadhakkarūna mereka mengambil pelajaran

Ayat 28 - Surah Az-Zumar: 7 kata

قُرْءَانًا عَرَبِيًّا غَيْرَ ذِى عِوَجٍۢ لَّعَلَّهُمْ يَتَّقُونَ

(Ialah) Al Quran dalam bahasa Arab yang tidak ada kebengkokan (di dalamnya) supaya mereka bertakwa.

قُرْءَانًا qur'ānan Al Qur'an
عَرَبِيًّا ʿarabiyyan bahasa Arab
غَيْرَ ghayra tidak/bukan
ذِى dhī mempunyai
عِوَجٍۢ ʿiwajin kebengkokan
لَّعَلَّهُمْ laʿallahum agar mereka
يَتَّقُونَ yattaqūna mereka bertakwa

Ayat 29 - Surah Az-Zumar: 19 kata

ضَرَبَ ٱللَّهُ مَثَلًۭا رَّجُلًۭا فِيهِ شُرَكَآءُ مُتَشَـٰكِسُونَ وَرَجُلًۭا سَلَمًۭا لِّرَجُلٍ هَلْ يَسْتَوِيَانِ مَثَلًا ۚ ٱلْحَمْدُ لِلَّهِ ۚ بَلْ أَكْثَرُهُمْ لَا يَعْلَمُونَ

Allah membuat perumpamaan (yaitu) seorang laki-laki (budak) yang dimiliki oleh beberapa orang yang berserikat yang dalam perselisihan dan seorang budak yang menjadi milik penuh dari seorang laki-laki (saja); Adakah kedua budak itu sama halnya? Segala puji bagi Allah tetapi kebanyakan mereka tidak mengetahui.

ضَرَبَ ḍaraba membuat
ٱللَّهُ l-lahu Allah
مَثَلًۭا mathalan perumpamaan
رَّجُلًۭا rajulan seorang laki-laki
فِيهِ fīhi didalamnya/padanya
شُرَكَآءُ shurakāu berserikat
مُتَشَـٰكِسُونَ mutashākisūna dalam perselisihan
وَرَجُلًۭا warajulan dan seorang laki-laki
سَلَمًۭا salaman selamat (penuh)
لِّرَجُلٍ lirajulin kepunyaan seorang laki-laki
هَلْ hal apakah
يَسْتَوِيَانِ yastawiyāni keduanya sama
مَثَلًا ۚ mathalan perumpamaan
ٱلْحَمْدُ l-ḥamdu segala puji
لِلَّهِ ۚ lillahi bagi Allah
بَلْ bal bahkan/tetapi
أَكْثَرُهُمْ aktharuhum kebanyakan mereka
لَا lā tidak
يَعْلَمُونَ yaʿlamūna mereka mengetahui

Ayat 30 - Surah Az-Zumar: 4 kata

إِنَّكَ مَيِّتٌۭ وَإِنَّهُم مَّيِّتُونَ

Sesungguhnya kamu akan mati dan sesungguhnya mereka akan mati (pula).

إِنَّكَ innaka sesungguhnya kamu
مَيِّتٌۭ mayyitun mereka akan mati
وَإِنَّهُم wa-innahum dan sesungguhnya mereka
مَّيِّتُونَ mayyitūna mereka akan mati

Ayat 31 - Surah Az-Zumar: 7 kata

ثُمَّ إِنَّكُمْ يَوْمَ ٱلْقِيَـٰمَةِ عِندَ رَبِّكُمْ تَخْتَصِمُونَ

Kemudian sesungguhnya kamu pada hari kiamat akan berbantah-bantah di hadapan Tuhanmu.

ثُمَّ thumma kemudian
إِنَّكُمْ innakum sesungguhnya kalian
يَوْمَ yawma pada hari
ٱلْقِيَـٰمَةِ l-qiyāmati kiamat
عِندَ ʿinda disisi/dihadapan
رَبِّكُمْ rabbikum Tuhan kalian
تَخْتَصِمُونَ takhtaṣimūna kamu bertengkar

Ayat 32 - Surah Az-Zumar: 15 kata

۞ فَمَنْ أَظْلَمُ مِمَّن كَذَبَ عَلَى ٱللَّهِ وَكَذَّبَ بِٱلصِّدْقِ إِذْ جَآءَهُۥٓ ۚ أَلَيْسَ فِى جَهَنَّمَ مَثْوًۭى لِّلْكَـٰفِرِينَ

Maka siapakah yang lebih zalim daripada orang yang membuat-buat dusta terhadap Allah dan mendustakan kebenaran ketika datang kepadanya? Bukankah di neraka Jahannam tersedia tempat tinggal bagi orang-orang yang kafir?

۞ فَمَنْ faman maka siapakah
أَظْلَمُ aẓlamu yang lebih zalim
مِمَّن mimman daripada orang
كَذَبَ kadhaba membuat kedustaan
عَلَى ʿalā atas/terhadap
ٱللَّهِ l-lahi Allah
وَكَذَّبَ wakadhaba dan dia mendustakan
بِٱلصِّدْقِ bil-ṣid'qi dengan kebenaran
إِذْ idh ketika
جَآءَهُۥٓ ۚ jāahu ia datang kepadanya
أَلَيْسَ alaysa bukankah
فِى fī dalam
جَهَنَّمَ jahannama neraka Jahannam
مَثْوًۭى mathwan tempat tinggal
لِّلْكَـٰفِرِينَ lil'kāfirīna bagi orang-orang yang kafir

Ayat 33 - Surah Az-Zumar: 8 kata

وَٱلَّذِى جَآءَ بِٱلصِّدْقِ وَصَدَّقَ بِهِۦٓ ۙ أُو۟لَـٰٓئِكَ هُمُ ٱلْمُتَّقُونَ

Dan orang yang membawa kebenaran (Muhammad) dan membenarkannya, mereka itulah orang-orang yang bertakwa.

وَٱلَّذِى wa-alladhī dan yang/orang
جَآءَ jāa datang/membawa
بِٱلصِّدْقِ bil-ṣid'qi dengan kebenaran
وَصَدَّقَ waṣaddaqa dan dia membenarkan
بِهِۦٓ ۙ bihi dengannya
أُو۟لَـٰٓئِكَ ulāika mereka itu
هُمُ humu mereka
ٱلْمُتَّقُونَ l-mutaqūna orang-orang yang bertakwa

Ayat 34 - Surah Az-Zumar: 8 kata

لَهُم مَّا يَشَآءُونَ عِندَ رَبِّهِمْ ۚ ذَٰلِكَ جَزَآءُ ٱلْمُحْسِنِينَ

Mereka memperoleh apa yang mereka kehendaki pada sisi Tuhan mereka. Demikianlah balasan orang-orang yang berbuat baik,

لَهُم lahum bagi mereka
مَّا mā apa
يَشَآءُونَ yashāūna yang mereka kehendaki
عِندَ ʿinda disisi
رَبِّهِمْ ۚ rabbihim Tuhan mereka
ذَٰلِكَ dhālika demikianlah
جَزَآءُ jazāu balasan
ٱلْمُحْسِنِينَ l-muḥ'sinīna orang-orang yang berbuat baik

Ayat 35 - Surah Az-Zumar: 12 kata

لِيُكَفِّرَ ٱللَّهُ عَنْهُمْ أَسْوَأَ ٱلَّذِى عَمِلُوا۟ وَيَجْزِيَهُمْ أَجْرَهُم بِأَحْسَنِ ٱلَّذِى كَانُوا۟ يَعْمَلُونَ

agar Allah akan menutupi (mengampuni) bagi mereka perbuatan yang paling buruk yang mereka kerjakan dan membalas mereka dengan upah yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan.

لِيُكَفِّرَ liyukaffira karena akan menutup
ٱللَّهُ l-lahu Allah
عَنْهُمْ ʿanhum dari mereka
أَسْوَأَ aswa-a paling buruk
ٱلَّذِى alladhī yang
عَمِلُوا۟ ʿamilū mereka kerjakan
وَيَجْزِيَهُمْ wayajziyahum dan Dia memberi balasan kepada mereka
أَجْرَهُم ajrahum pahala/ganjaran mereka
بِأَحْسَنِ bi-aḥsani dengan yang lebih baik
ٱلَّذِى alladhī yang
كَانُوا۟ kānū adalah mereka
يَعْمَلُونَ yaʿmalūna mereka kerjakan

Ayat 36 - Surah Az-Zumar: 15 kata

أَلَيْسَ ٱللَّهُ بِكَافٍ عَبْدَهُۥ ۖ وَيُخَوِّفُونَكَ بِٱلَّذِينَ مِن دُونِهِۦ ۚ وَمَن يُضْلِلِ ٱللَّهُ فَمَا لَهُۥ مِنْ هَادٍۢ

Bukankah Allah cukup untuk melindungi hamba-hamba-Nya. Dan mereka mempertakuti kamu dengan (sembahan-sembahan) yang selain Allah? Dan siapa yang disesatkan Allah maka tidak seorangpun pemberi petunjuk baginya.

أَلَيْسَ alaysa bukankah
ٱللَّهُ l-lahu Allah
بِكَافٍ bikāfin dengan cukup
عَبْدَهُۥ ۖ ʿabdahu hamba-Nya
وَيُخَوِّفُونَكَ wayukhawwifūnaka dan mereka mempertakuti kamu
بِٱلَّذِينَ bi-alladhīna dengan orang-orang (sesembahan)
مِن min dari
دُونِهِۦ ۚ dūnihi selain Dia
وَمَن waman dan barang siapa
يُضْلِلِ yuḍ'lili menyesatkan
ٱللَّهُ l-lahu Allah
فَمَا famā maka tidak
لَهُۥ lahu baginya
مِنْ min dari
هَادٍۢ hādin petunjuk

Ayat 37 - Surah Az-Zumar: 12 kata

وَمَن يَهْدِ ٱللَّهُ فَمَا لَهُۥ مِن مُّضِلٍّ ۗ أَلَيْسَ ٱللَّهُ بِعَزِيزٍۢ ذِى ٱنتِقَامٍۢ

Dan barangsiapa yang diberi petunjuk oleh Allah, maka tidak seorangpun yang dapat menyesatkannya. Bukankah Allah Maha Perkasa lagi mempunyai (kekuasaan untuk) mengazab?

وَمَن waman dan barang siapa
يَهْدِ yahdi memberi petunjuk
ٱللَّهُ l-lahu Allah
فَمَا famā maka tidak
لَهُۥ lahu baginya
مِن min dari
مُّضِلٍّ ۗ muḍillin seorang yang menyesatkan
أَلَيْسَ alaysa bukankah
ٱللَّهُ l-lahu Allah
بِعَزِيزٍۢ biʿazīzin dengan Maha Perkasa
ذِى dhī mempunyai
ٱنتِقَامٍۢ intiqāmin hukuman

Ayat 38 - Surah Az-Zumar: 36 kata

وَلَئِن سَأَلْتَهُم مَّنْ خَلَقَ ٱلسَّمَـٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضَ لَيَقُولُنَّ ٱللَّهُ ۚ قُلْ أَفَرَءَيْتُم مَّا تَدْعُونَ مِن دُونِ ٱللَّهِ إِنْ أَرَادَنِىَ ٱللَّهُ بِضُرٍّ هَلْ هُنَّ كَـٰشِفَـٰتُ ضُرِّهِۦٓ أَوْ أَرَادَنِى بِرَحْمَةٍ هَلْ هُنَّ مُمْسِكَـٰتُ رَحْمَتِهِۦ ۚ قُلْ حَسْبِىَ ٱللَّهُ ۖ عَلَيْهِ يَتَوَكَّلُ ٱلْمُتَوَكِّلُونَ

Dan sungguh jika kamu bertanya kepada mereka: "Siapakah yang menciptakan langit dan bumi?", niscaya mereka menjawab: "Allah". Katakanlah: "Maka terangkanlah kepadaku tentang apa yang kamu seru selain Allah, jika Allah hendak mendatangkan kemudharatan kepadaku, apakah berhala-berhalamu itu dapat menghilangkan kemudharatan itu, atau jika Allah hendak memberi rahmat kepadaku, apakah mereka dapat menahan rahmat-Nya?. Katakanlah: "Cukuplah Allah bagiku". Kepada-Nya-lah bertawakkal orang-orang yang berserah diri.

وَلَئِن wala-in dan sungguh jika
سَأَلْتَهُم sa-altahum kamu bertanya kepada mereka
مَّنْ man siapakah
خَلَقَ khalaqa menciptakan
ٱلسَّمَـٰوَٰتِ l-samāwāti langit(jamak)
وَٱلْأَرْضَ wal-arḍa dan bumi
لَيَقُولُنَّ layaqūlunna niscaya mereka akan mengatakan
ٱللَّهُ ۚ l-lahu Allah
قُلْ qul katakanlah
أَفَرَءَيْتُم afara-aytum apakah maka pendapatmu
مَّا mā apa
تَدْعُونَ tadʿūna kamu seru/sembah
مِن min dari
دُونِ dūni selain
ٱللَّهِ l-lahi Allah
إِنْ in jika
أَرَادَنِىَ arādaniya menghendaki padaku
ٱللَّهُ l-lahu Allah
بِضُرٍّ biḍurrin dengan bahaya
هَلْ hal apakah
هُنَّ hunna mereka
كَـٰشِفَـٰتُ kāshifātu membuka/menghilangkan
ضُرِّهِۦٓ ḍurrihi bahaya-Nya
أَوْ aw atau
أَرَادَنِى arādanī Dia menghendaki padaku
بِرَحْمَةٍ biraḥmatin dengan rahmat
هَلْ hal apakah
هُنَّ hunna mereka
مُمْسِكَـٰتُ mum'sikātu menahan
رَحْمَتِهِۦ ۚ raḥmatihi rahmat-Nya
قُلْ qul katakanlah
حَسْبِىَ ḥasbiya cukup bagiku
ٱللَّهُ ۖ l-lahu Allah
عَلَيْهِ ʿalayhi atas-Nya/kepada-Nya
يَتَوَكَّلُ yatawakkalu bertawakkal/berserah diri
ٱلْمُتَوَكِّلُونَ l-mutawakilūna orang-orang yang berserah diri

Ayat 39 - Surah Az-Zumar: 9 kata

قُلْ يَـٰقَوْمِ ٱعْمَلُوا۟ عَلَىٰ مَكَانَتِكُمْ إِنِّى عَـٰمِلٌۭ ۖ فَسَوْفَ تَعْلَمُونَ

Katakanlah: "Hai kaumku, bekerjalah sesuai dengan keadaanmu, sesungguhnya aku akan bekerja (pula), maka kelak kamu akan mengetahui,

قُلْ qul katakanlah
يَـٰقَوْمِ yāqawmi wahai kaumku
ٱعْمَلُوا۟ iʿ'malū bekerjalah kamu
عَلَىٰ ʿalā atas
مَكَانَتِكُمْ makānatikum keadaan/kemampuanmu
إِنِّى innī sesungguhnya aku
عَـٰمِلٌۭ ۖ ʿāmilun orang yang bekerja
فَسَوْفَ fasawfa maka kelak
تَعْلَمُونَ taʿlamūna (kalian) mengetahui

Ayat 40 - Surah Az-Zumar: 8 kata

مَن يَأْتِيهِ عَذَابٌۭ يُخْزِيهِ وَيَحِلُّ عَلَيْهِ عَذَابٌۭ مُّقِيمٌ

siapa yang akan mendapat siksa yang menghinakannya dan lagi ditimpa oleh azab yang kekal".

مَن man siapa
يَأْتِيهِ yatīhi akan datang padanya
عَذَابٌۭ ʿadhābun azab
يُخْزِيهِ yukh'zīhi menghinakannya
وَيَحِلُّ wayaḥillu dan menimpa
عَلَيْهِ ʿalayhi atasnya
عَذَابٌۭ ʿadhābun azab
مُّقِيمٌ muqīmun tetap/kekal

Ayat 41 - Surah Az-Zumar: 18 kata

إِنَّآ أَنزَلْنَا عَلَيْكَ ٱلْكِتَـٰبَ لِلنَّاسِ بِٱلْحَقِّ ۖ فَمَنِ ٱهْتَدَىٰ فَلِنَفْسِهِۦ ۖ وَمَن ضَلَّ فَإِنَّمَا يَضِلُّ عَلَيْهَا ۖ وَمَآ أَنتَ عَلَيْهِم بِوَكِيلٍ

Sesungguhnya Kami menurunkan kepadamu Al Kitab (Al Quran) untuk manusia dengan membawa kebenaran; siapa yang mendapat petunjuk maka (petunjuk itu) untuk dirinya sendiri, dan siapa yang sesat maka sesungguhnya dia semata-mata sesat buat (kerugian) dirinya sendiri, dan kamu sekali-kali bukanlah orang yang bertanggung jawab terhadap mereka.

إِنَّآ innā sesungguhnya Kami
أَنزَلْنَا anzalnā Kami telah menurunkan
عَلَيْكَ ʿalayka atasmu/kepadamu
ٱلْكِتَـٰبَ l-kitāba kitab
لِلنَّاسِ lilnnāsi bagi manusia
بِٱلْحَقِّ ۖ bil-ḥaqi dengan kebenaran
فَمَنِ famani maka barang siapa
ٱهْتَدَىٰ ih'tadā mendapat petunjuk
فَلِنَفْسِهِۦ ۖ falinafsihi maka untuk dirinya sendiri
وَمَن waman dan barang siapa
ضَلَّ ḍalla sesat
فَإِنَّمَا fa-innamā maka sesungguhnya hanyalah
يَضِلُّ yaḍillu dia sesat
عَلَيْهَا ۖ ʿalayhā atasnya/dirinya sendiri
وَمَآ wamā dan tidaklah
أَنتَ anta kamu
عَلَيْهِم ʿalayhim atas mereka
بِوَكِيلٍ biwakīlin pengawal/bertanggung jawab

Ayat 42 - Surah Az-Zumar: 26 kata

ٱللَّهُ يَتَوَفَّى ٱلْأَنفُسَ حِينَ مَوْتِهَا وَٱلَّتِى لَمْ تَمُتْ فِى مَنَامِهَا ۖ فَيُمْسِكُ ٱلَّتِى قَضَىٰ عَلَيْهَا ٱلْمَوْتَ وَيُرْسِلُ ٱلْأُخْرَىٰٓ إِلَىٰٓ أَجَلٍۢ مُّسَمًّى ۚ إِنَّ فِى ذَٰلِكَ لَـَٔايَـٰتٍۢ لِّقَوْمٍۢ يَتَفَكَّرُونَ

Allah memegang jiwa (orang) ketika matinya dan (memegang) jiwa (orang) yang belum mati di waktu tidurnya; maka Dia tahanlah jiwa (orang) yang telah Dia tetapkan kematiannya dan Dia melepaskan jiwa yang lain sampai waktu yang ditetapkan. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda kekuasaan Allah bagi kaum yang berfikir.

ٱللَّهُ al-lahu Allah
يَتَوَفَّى yatawaffā mewafatkan/mengambil
ٱلْأَنفُسَ l-anfusa jiwa
حِينَ ḥīna ketika
مَوْتِهَا mawtihā matinya
وَٱلَّتِى wa-allatī dan yang
لَمْ lam tidak/belum
تَمُتْ tamut mati
فِى fī dalam
مَنَامِهَا ۖ manāmihā tidurnya
فَيُمْسِكُ fayum'siku maka Dia menahan
ٱلَّتِى allatī yang
قَضَىٰ qaḍā Dia telah tetapkan
عَلَيْهَا ʿalayhā atasnya
ٱلْمَوْتَ l-mawta kematian
وَيُرْسِلُ wayur'silu dan Dia melepaskan
ٱلْأُخْرَىٰٓ l-ukh'rā yang lain
إِلَىٰٓ ilā sampai
أَجَلٍۢ ajalin waktu
مُّسَمًّى ۚ musamman tertentu
إِنَّ inna sesungguhnya
فِى fī dalam/pada
ذَٰلِكَ dhālika demikian/ini
لَـَٔايَـٰتٍۢ laāyātin benar-benar tanda-tanda
لِّقَوْمٍۢ liqawmin bagi kamu
يَتَفَكَّرُونَ yatafakkarūna mereka berfikir

Ayat 43 - Surah Az-Zumar: 14 kata

أَمِ ٱتَّخَذُوا۟ مِن دُونِ ٱللَّهِ شُفَعَآءَ ۚ قُلْ أَوَلَوْ كَانُوا۟ لَا يَمْلِكُونَ شَيْـًۭٔا وَلَا يَعْقِلُونَ

Bahkan mereka mengambil pemberi syafa'at selain Allah. Katakanlah: "Dan apakah (kamu mengambilnya juga) meskipun mereka tidak memiliki sesuatupun dan tidak berakal?"

أَمِ ami atau/bahkan
ٱتَّخَذُوا۟ ittakhadhū mereka mengambil
مِن min dari
دُونِ dūni selain
ٱللَّهِ l-lahi Allah
شُفَعَآءَ ۚ shufaʿāa syafa'at/penolong
قُلْ qul katakanlah
أَوَلَوْ awalaw apakah meskipun
كَانُوا۟ kānū adalah mereka
لَا lā tidak
يَمْلِكُونَ yamlikūna mereka memiliki
شَيْـًۭٔا shayan sesuatu
وَلَا walā dan tidak
يَعْقِلُونَ yaʿqilūna mereka berakal

Ayat 44 - Surah Az-Zumar: 11 kata

قُل لِّلَّهِ ٱلشَّفَـٰعَةُ جَمِيعًۭا ۖ لَّهُۥ مُلْكُ ٱلسَّمَـٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ ۖ ثُمَّ إِلَيْهِ تُرْجَعُونَ

Katakanlah: "Hanya kepunyaan Allah syafa'at itu semuanya. Kepunyaan-Nya kerajaan langit dan bumi. Kemudian kepada-Nya-lah kamu dikembalikan"

قُل qul katakanlah
لِّلَّهِ lillahi kepunyaan Allah
ٱلشَّفَـٰعَةُ l-shafāʿatu syafa'at/pertolongan
جَمِيعًۭا ۖ jamīʿan semua
لَّهُۥ lahu kepunyaan-Nya
مُلْكُ mul'ku kerajaan
ٱلسَّمَـٰوَٰتِ l-samāwāti langit(jamak)
وَٱلْأَرْضِ ۖ wal-arḍi dan bumi
ثُمَّ thumma kemudian
إِلَيْهِ ilayhi kepada-Nya
تُرْجَعُونَ tur'jaʿūna kalian dikembalikan

Ayat 45 - Surah Az-Zumar: 18 kata

وَإِذَا ذُكِرَ ٱللَّهُ وَحْدَهُ ٱشْمَأَزَّتْ قُلُوبُ ٱلَّذِينَ لَا يُؤْمِنُونَ بِٱلْـَٔاخِرَةِ ۖ وَإِذَا ذُكِرَ ٱلَّذِينَ مِن دُونِهِۦٓ إِذَا هُمْ يَسْتَبْشِرُونَ

Dan apabila hanya nama Allah saja disebut, kesallah hati orang-orang yang tidak beriman kepada kehidupan akhirat; dan apabila nama sembahan-sembahan selain Allah yang disebut, tiba-tiba mereka bergirang hati.

وَإِذَا wa-idhā dan apabila
ذُكِرَ dhukira disebut
ٱللَّهُ l-lahu Allah
وَحْدَهُ waḥdahu sendiri-Nya
ٱشْمَأَزَّتْ ish'ma-azzat mengerut/kesal
قُلُوبُ qulūbu hati
ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
لَا lā tidak
يُؤْمِنُونَ yu'minūna mereka beriman
بِٱلْـَٔاخِرَةِ ۖ bil-ākhirati kepada hari akhirat
وَإِذَا wa-idhā dan apabila
ذُكِرَ dhukira disebut
ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
مِن min dari
دُونِهِۦٓ dūnihi selain Dia/Allah
إِذَا idhā tiba-tiba
هُمْ hum mereka
يَسْتَبْشِرُونَ yastabshirūna mereka bergembira

Ayat 46 - Surah Az-Zumar: 17 kata

قُلِ ٱللَّهُمَّ فَاطِرَ ٱلسَّمَـٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ عَـٰلِمَ ٱلْغَيْبِ وَٱلشَّهَـٰدَةِ أَنتَ تَحْكُمُ بَيْنَ عِبَادِكَ فِى مَا كَانُوا۟ فِيهِ يَخْتَلِفُونَ

Katakanlah: "Wahai Allah, Pencipta langit dan bumi, Yang mengetahui barang ghaib dan yang nyata, Engkaulah Yang memutuskan antara hamba-hamba-Mu tentang apa yang selalu mereka memperselisihkannya".

قُلِ quli katakanlah
ٱللَّهُمَّ l-lahuma ya Allah
فَاطِرَ fāṭira Pencipta
ٱلسَّمَـٰوَٰتِ l-samāwāti langit(jamak)
وَٱلْأَرْضِ wal-arḍi dan bumi
عَـٰلِمَ ʿālima mengetahui
ٱلْغَيْبِ l-ghaybi yang gaib
وَٱلشَّهَـٰدَةِ wal-shahādati dan yang nyata
أَنتَ anta Engkau
تَحْكُمُ taḥkumu Engkau memutuskan
بَيْنَ bayna diantara
عِبَادِكَ ʿibādika hamba-hamba-Mu
فِى fī dalam/tentang
مَا mā apa
كَانُوا۟ kānū adalah mereka
فِيهِ fīhi didalamnya
يَخْتَلِفُونَ yakhtalifūna mereka perselisihkan

Ayat 47 - Surah Az-Zumar: 25 kata

وَلَوْ أَنَّ لِلَّذِينَ ظَلَمُوا۟ مَا فِى ٱلْأَرْضِ جَمِيعًۭا وَمِثْلَهُۥ مَعَهُۥ لَٱفْتَدَوْا۟ بِهِۦ مِن سُوٓءِ ٱلْعَذَابِ يَوْمَ ٱلْقِيَـٰمَةِ ۚ وَبَدَا لَهُم مِّنَ ٱللَّهِ مَا لَمْ يَكُونُوا۟ يَحْتَسِبُونَ

Dan sekiranya orang-orang yang zalim mempunyai apa yang ada di bumi semuanya dan (ada pula) sebanyak itu besertanya, niscaya mereka akan menebus dirinya dengan itu dari siksa yang buruk pada hari kiamat. Dan jelaslah bagi mereka azab dari Allah yang belum pernah mereka perkirakan.

وَلَوْ walaw dan jika
أَنَّ anna sekiranya
لِلَّذِينَ lilladhīna bagi orang-orang yang
ظَلَمُوا۟ ẓalamū (mereka) zalim
مَا mā apa yang ada
فِى fī di
ٱلْأَرْضِ l-arḍi bumi
جَمِيعًۭا jamīʿan semuanya
وَمِثْلَهُۥ wamith'lahu dan serupa itu
مَعَهُۥ maʿahu besertanya
لَٱفْتَدَوْا۟ la-if'tadaw niscaya mereka menebus
بِهِۦ bihi dengannya/itu
مِن min dari
سُوٓءِ sūi seburuk-buruk
ٱلْعَذَابِ l-ʿadhābi azab
يَوْمَ yawma pada hari
ٱلْقِيَـٰمَةِ ۚ l-qiyāmati kiamat
وَبَدَا wabadā dan jelas
لَهُم lahum bagi mereka
مِّنَ mina dari
ٱللَّهِ l-lahi Allah
مَا mā apa
لَمْ lam tidak ada
يَكُونُوا۟ yakūnū adalah mereka
يَحْتَسِبُونَ yaḥtasibūna mereka perkirakan

Ayat 48 - Surah Az-Zumar: 11 kata

وَبَدَا لَهُمْ سَيِّـَٔاتُ مَا كَسَبُوا۟ وَحَاقَ بِهِم مَّا كَانُوا۟ بِهِۦ يَسْتَهْزِءُونَ

Dan (jelaslah) bagi mereka akibat buruk dari apa yang telah mereka perbuat dan mereka diliputi oleh pembalasan yang mereka dahulu selalu memperolok-olokkannya.

وَبَدَا wabadā dan jelas
لَهُمْ lahum bagi mereka
سَيِّـَٔاتُ sayyiātu kejahatan-kejahatan
مَا mā apa
كَسَبُوا۟ kasabū mereka kerjakan
وَحَاقَ waḥāqa dan meliputi
بِهِم bihim dengan mereka
مَّا mā apa
كَانُوا۟ kānū mereka adalah
بِهِۦ bihi dengannya
يَسْتَهْزِءُونَ yastahziūna mereka perolok-olokkan

Ayat 49 - Surah Az-Zumar: 22 kata

فَإِذَا مَسَّ ٱلْإِنسَـٰنَ ضُرٌّۭ دَعَانَا ثُمَّ إِذَا خَوَّلْنَـٰهُ نِعْمَةًۭ مِّنَّا قَالَ إِنَّمَآ أُوتِيتُهُۥ عَلَىٰ عِلْمٍۭ ۚ بَلْ هِىَ فِتْنَةٌۭ وَلَـٰكِنَّ أَكْثَرَهُمْ لَا يَعْلَمُونَ

Maka apabila manusia ditimpa bahaya ia menyeru Kami, kemudian apabila Kami berikan kepadanya nikmat dari Kami ia berkata: "Sesungguhnya aku diberi nikmat itu hanyalah karena kepintaranku". Sebenarnya itu adalah ujian, tetapi kebanyakan mereka itu tidak mengetahui.

فَإِذَا fa-idhā maka apabila
مَسَّ massa menimpa
ٱلْإِنسَـٰنَ l-insāna manusia
ضُرٌّۭ ḍurrun bahaya
دَعَانَا daʿānā dia menyeru Kami
ثُمَّ thumma kemudian
إِذَا idhā apabila
خَوَّلْنَـٰهُ khawwalnāhu Kami berikan kepadanya
نِعْمَةًۭ niʿ'matan kenikmatan
مِّنَّا minnā dari Kami
قَالَ qāla dia berkata
إِنَّمَآ innamā sesungguhnya hanyalah
أُوتِيتُهُۥ ūtītuhu aku diberinya/nikmat
عَلَىٰ ʿalā atas/karena
عِلْمٍۭ ۚ ʿil'min ilmu
بَلْ bal bahkan/sebenarnya
هِىَ hiya ia/itu
فِتْنَةٌۭ fit'natun fitnah/ujian
وَلَـٰكِنَّ walākinna tetapi
أَكْثَرَهُمْ aktharahum kebanyakan mereka
لَا lā tidak
يَعْلَمُونَ yaʿlamūna mereka mengetahui

Ayat 50 - Surah Az-Zumar: 11 kata

قَدْ قَالَهَا ٱلَّذِينَ مِن قَبْلِهِمْ فَمَآ أَغْنَىٰ عَنْهُم مَّا كَانُوا۟ يَكْسِبُونَ

Sungguh orang-orang yang sebelum mereka (juga) telah mengatakan itu pula, maka tiadalah berguna bagi mereka apa yang dahulu mereka usahakan.

قَدْ qad sesungguhnya
قَالَهَا qālahā telah mengucapkannya
ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
مِن min dari
قَبْلِهِمْ qablihim sebelum mereka
فَمَآ famā maka tidak
أَغْنَىٰ aghnā berguna
عَنْهُم ʿanhum dari/bagi mereka
مَّا mā apa
كَانُوا۟ kānū mereka adalah
يَكْسِبُونَ yaksibūna mereka usahakan

Ayat 51 - Surah Az-Zumar: 15 kata

فَأَصَابَهُمْ سَيِّـَٔاتُ مَا كَسَبُوا۟ ۚ وَٱلَّذِينَ ظَلَمُوا۟ مِنْ هَـٰٓؤُلَآءِ سَيُصِيبُهُمْ سَيِّـَٔاتُ مَا كَسَبُوا۟ وَمَا هُم بِمُعْجِزِينَ

Maka mereka ditimpa oleh akibat buruk dari apa yang mereka usahakan. Dan orang-orang yang zalim di antara mereka akan ditimpa akibat buruk dari usahanya dan mereka tidak dapat melepaskan diri.

فَأَصَابَهُمْ fa-aṣābahum maka akan menimpa mereka
سَيِّـَٔاتُ sayyiātu kejahatan-kejahatan
مَا mā apa
كَسَبُوا۟ ۚ kasabū mereka kerjakan
وَٱلَّذِينَ wa-alladhīna dan orang-orang yang
ظَلَمُوا۟ ẓalamū (mereka) zalim
مِنْ min dari/diantara
هَـٰٓؤُلَآءِ hāulāi mereka itu
سَيُصِيبُهُمْ sayuṣībuhum akan menimpa mereka
سَيِّـَٔاتُ sayyiātu kejahatan-kejahatan
مَا mā apa
كَسَبُوا۟ kasabū yang mereka kerjakan
وَمَا wamā dan tidaklah
هُم hum mereka
بِمُعْجِزِينَ bimuʿ'jizīna dengan melemahkan/melepaskan

Ayat 52 - Surah Az-Zumar: 15 kata

أَوَلَمْ يَعْلَمُوٓا۟ أَنَّ ٱللَّهَ يَبْسُطُ ٱلرِّزْقَ لِمَن يَشَآءُ وَيَقْدِرُ ۚ إِنَّ فِى ذَٰلِكَ لَـَٔايَـٰتٍۢ لِّقَوْمٍۢ يُؤْمِنُونَ

Dan tidakkah mereka mengetahui bahwa Allah melapangkan rezeki dan menyempitkannya bagi siapa yang dikehendaki-Nya? Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda kekuasaan Allah bagi kaum yang beriman.

أَوَلَمْ awalam ataukah tidak
يَعْلَمُوٓا۟ yaʿlamū mereka mengetahui
أَنَّ anna bahwa
ٱللَّهَ l-laha Allah
يَبْسُطُ yabsuṭu Dia melapangkan
ٱلرِّزْقَ l-riz'qa rizki
لِمَن liman bagi siapa
يَشَآءُ yashāu Dia kehendaki
وَيَقْدِرُ ۚ wayaqdiru dan Dia menentukan/menyempitkan
إِنَّ inna sesungguhnya
فِى fī pada
ذَٰلِكَ dhālika demikian itu
لَـَٔايَـٰتٍۢ laāyātin benar-benar tanda-tanda
لِّقَوْمٍۢ liqawmin bagi kaum
يُؤْمِنُونَ yu'minūna mereka beriman

Ayat 53 - Surah Az-Zumar: 20 kata

۞ قُلْ يَـٰعِبَادِىَ ٱلَّذِينَ أَسْرَفُوا۟ عَلَىٰٓ أَنفُسِهِمْ لَا تَقْنَطُوا۟ مِن رَّحْمَةِ ٱللَّهِ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ يَغْفِرُ ٱلذُّنُوبَ جَمِيعًا ۚ إِنَّهُۥ هُوَ ٱلْغَفُورُ ٱلرَّحِيمُ

Katakanlah: "Hai hamba-hamba-Ku yang malampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

۞ قُلْ qul katakanlah
يَـٰعِبَادِىَ yāʿibādiya hai hamba-Ku
ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
أَسْرَفُوا۟ asrafū (mereka) melampaui batas
عَلَىٰٓ ʿalā atas
أَنفُسِهِمْ anfusihim diri mereka sendiri
لَا lā tidak
تَقْنَطُوا۟ taqnaṭū kamu berputus asa
مِن min dari
رَّحْمَةِ raḥmati rahmat
ٱللَّهِ ۚ l-lahi Allah
إِنَّ inna sesungguhnya
ٱللَّهَ l-laha Allah
يَغْفِرُ yaghfiru Dia mengampuni
ٱلذُّنُوبَ l-dhunūba dosa-dosa
جَمِيعًا ۚ jamīʿan semuanya
إِنَّهُۥ innahu sesungguhnya Dia
هُوَ huwa Dia
ٱلْغَفُورُ l-ghafūru Maha Pengampun
ٱلرَّحِيمُ l-raḥīmu Maha Penyayang

Ayat 54 - Surah Az-Zumar: 13 kata

وَأَنِيبُوٓا۟ إِلَىٰ رَبِّكُمْ وَأَسْلِمُوا۟ لَهُۥ مِن قَبْلِ أَن يَأْتِيَكُمُ ٱلْعَذَابُ ثُمَّ لَا تُنصَرُونَ

Dan kembalilah kamu kepada Tuhanmu, dan berserah dirilah kepada-Nya sebelum datang azab kepadamu kemudian kamu tidak dapat ditolong (lagi).

وَأَنِيبُوٓا۟ wa-anībū dan kembalilah
إِلَىٰ ilā kepada
رَبِّكُمْ rabbikum Tuhan kalian
وَأَسْلِمُوا۟ wa-aslimū dan berserah dirilah kamu
لَهُۥ lahu kepadaNYA
مِن min dari
قَبْلِ qabli sebelum
أَن an bahwa
يَأْتِيَكُمُ yatiyakumu akan datang kepadamu
ٱلْعَذَابُ l-ʿadhābu azab
ثُمَّ thumma kemudian
لَا lā tidak
تُنصَرُونَ tunṣarūna kamu ditolong

Ayat 55 - Surah Az-Zumar: 16 kata

وَٱتَّبِعُوٓا۟ أَحْسَنَ مَآ أُنزِلَ إِلَيْكُم مِّن رَّبِّكُم مِّن قَبْلِ أَن يَأْتِيَكُمُ ٱلْعَذَابُ بَغْتَةًۭ وَأَنتُمْ لَا تَشْعُرُونَ

Dan ikutilah sebaik-baik apa yang telah diturunkan kepadamu dari Tuhanmu sebelum datang azab kepadamu dengan tiba-tiba, sedang kamu tidak menyadarinya,

وَٱتَّبِعُوٓا۟ wa-ittabiʿū dan ikutilah
أَحْسَنَ aḥsana sebaik-baiknya
مَآ mā apa
أُنزِلَ unzila yang diturunkan
إِلَيْكُم ilaykum kepadamu
مِّن min dari
رَّبِّكُم rabbikum Tuhan kalian
مِّن min dari
قَبْلِ qabli sebelum
أَن an bahwa
يَأْتِيَكُمُ yatiyakumu akan datang kepadamu
ٱلْعَذَابُ l-ʿadhābu azab
بَغْتَةًۭ baghtatan tiba-tiba
وَأَنتُمْ wa-antum dan kalian
لَا lā tidak
تَشْعُرُونَ tashʿurūna kamu menyadari

Ayat 56 - Surah Az-Zumar: 14 kata

أَن تَقُولَ نَفْسٌۭ يَـٰحَسْرَتَىٰ عَلَىٰ مَا فَرَّطتُ فِى جَنۢبِ ٱللَّهِ وَإِن كُنتُ لَمِنَ ٱلسَّـٰخِرِينَ

supaya jangan ada orang yang mengatakan: "Amat besar penyesalanku atas kelalaianku dalam (menunaikan kewajiban) terhadap Allah, sedang aku sesungguhnya termasuk orang-orang yang memperolok-olokkan (agama Allah),

أَن an bahwa
تَقُولَ taqūla mengatakan
نَفْسٌۭ nafsun seseorang
يَـٰحَسْرَتَىٰ yāḥasratā penyesalanku
عَلَىٰ ʿalā atas
مَا mā apa
فَرَّطتُ farraṭtu aku telah lalaikan
فِى fī di/pada
جَنۢبِ janbi sisi
ٱللَّهِ l-lahi Allah
وَإِن wa-in dan sesungguhnya
كُنتُ kuntu aku
لَمِنَ lamina sungguh dari/termasuk
ٱلسَّـٰخِرِينَ l-sākhirīna orang-orang yang memperolokkan

Ayat 57 - Surah Az-Zumar: 9 kata

أَوْ تَقُولَ لَوْ أَنَّ ٱللَّهَ هَدَىٰنِى لَكُنتُ مِنَ ٱلْمُتَّقِينَ

atau supaya jangan ada yang berkata: 'Kalau sekiranya Allah memberi petunjuk kepadaku tentulah aku termasuk orang-orang yang bertakwa'.

أَوْ aw atau
تَقُولَ taqūla mengatakan
لَوْ law kalau
أَنَّ anna sekiranya
ٱللَّهَ l-laha Allah
هَدَىٰنِى hadānī memberi petunjuk kepadaku
لَكُنتُ lakuntu tentu aku adalah
مِنَ mina dari/termasuk
ٱلْمُتَّقِينَ l-mutaqīna orang-orang yang bertakwa

Ayat 58 - Surah Az-Zumar: 12 kata

أَوْ تَقُولَ حِينَ تَرَى ٱلْعَذَابَ لَوْ أَنَّ لِى كَرَّةًۭ فَأَكُونَ مِنَ ٱلْمُحْسِنِينَ

Atau supaya jangan ada yang berkata ketika ia melihat azab 'Kalau sekiranya aku dapat kemnbali (ke dunia), niscaya aku akan termasuk orang-orang berbuat baik'.

أَوْ aw atau
تَقُولَ taqūla mengatakan
حِينَ ḥīna ketika
تَرَى tarā melihat
ٱلْعَذَابَ l-ʿadhāba azab
لَوْ law kalau
أَنَّ anna sekiranya
لِى lī bagiku/aku
كَرَّةًۭ karratan mengulangi/kembali
فَأَكُونَ fa-akūna maka/niscaya aku menjadi
مِنَ mina dari
ٱلْمُحْسِنِينَ l-muḥ'sinīna orang-orang yang berbuat baik

Ayat 59 - Surah Az-Zumar: 10 kata

بَلَىٰ قَدْ جَآءَتْكَ ءَايَـٰتِى فَكَذَّبْتَ بِهَا وَٱسْتَكْبَرْتَ وَكُنتَ مِنَ ٱلْكَـٰفِرِينَ

(Bukan demikian) sebenarya telah datang keterangan-keterangan-Ku kepadamu lalu kamu mendustakannya dan kamu menyombongkan diri dan adalah kamu termasuk orang-orang yang kafir".

بَلَىٰ balā bahkan/sebenarnya
قَدْ qad sungguh
جَآءَتْكَ jāatka telah datang kepadamu
ءَايَـٰتِى āyātī keterangan-keterangan-Ku
فَكَذَّبْتَ fakadhabta lalu kamu mendustakan
بِهَا bihā dengannya
وَٱسْتَكْبَرْتَ wa-is'takbarta dan kamu menyombongkan diri
وَكُنتَ wakunta dan kamu adalah
مِنَ mina dari
ٱلْكَـٰفِرِينَ l-kāfirīna orang-orang yang kafir

Ayat 60 - Surah Az-Zumar: 14 kata

وَيَوْمَ ٱلْقِيَـٰمَةِ تَرَى ٱلَّذِينَ كَذَبُوا۟ عَلَى ٱللَّهِ وُجُوهُهُم مُّسْوَدَّةٌ ۚ أَلَيْسَ فِى جَهَنَّمَ مَثْوًۭى لِّلْمُتَكَبِّرِينَ

Dan pada hari kiamat kamu akan melihat orang-orang yang berbuat dusta terhadap Allah, mukanya menjadi hitam. Bukankah dalam neraka Jahannam itu ada tempat bagi orang-orang yang menyombongkan diri?

وَيَوْمَ wayawma dan pada hari
ٱلْقِيَـٰمَةِ l-qiyāmati kiamat
تَرَى tarā kamu akan melihat
ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
كَذَبُوا۟ kadhabū (mereka) berbuat dusta
عَلَى ʿalā atas/terhadap
ٱللَّهِ l-lahi Allah
وُجُوهُهُم wujūhuhum muka-muka mereka
مُّسْوَدَّةٌ ۚ mus'waddatun menjadi hitam
أَلَيْسَ alaysa bukankah
فِى fī dalam
جَهَنَّمَ jahannama neraka Jahannam
مَثْوًۭى mathwan tempat di dalam
لِّلْمُتَكَبِّرِينَ lil'mutakabbirīna orang-orang yang menyombongkan diri

Ayat 61 - Surah Az-Zumar: 11 kata

وَيُنَجِّى ٱللَّهُ ٱلَّذِينَ ٱتَّقَوْا۟ بِمَفَازَتِهِمْ لَا يَمَسُّهُمُ ٱلسُّوٓءُ وَلَا هُمْ يَحْزَنُونَ

Dan Allah menyelamatkan orang-orang yang bertakwa karena kemenangan mereka, mereka tiada disentuh oleh azab (neraka dan tidak pula) mereka berduka cita.

وَيُنَجِّى wayunajjī dan menyelamatkan
ٱللَّهُ l-lahu Allah
ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
ٱتَّقَوْا۟ ittaqaw (mereka) bertakwa
بِمَفَازَتِهِمْ bimafāzatihim dengan keberuntungan/kemenangan mereka
لَا lā tidak
يَمَسُّهُمُ yamassuhumu menyentuh/menimpa mereka
ٱلسُّوٓءُ l-sūu keburukan
وَلَا walā dan tidak
هُمْ hum mereka
يَحْزَنُونَ yaḥzanūna mereka berduka cita

Ayat 62 - Surah Az-Zumar: 9 kata

ٱللَّهُ خَـٰلِقُ كُلِّ شَىْءٍۢ ۖ وَهُوَ عَلَىٰ كُلِّ شَىْءٍۢ وَكِيلٌۭ

Allah menciptakan segala sesuatu dan Dia memelihara segala sesuatu.

ٱللَّهُ al-lahu Allah
خَـٰلِقُ khāliqu pencipta
كُلِّ kulli segala
شَىْءٍۢ ۖ shayin sesuatu
وَهُوَ wahuwa dan Dia
عَلَىٰ ʿalā atas
كُلِّ kulli segala
شَىْءٍۢ shayin sesuatu
وَكِيلٌۭ wakīlun penjaga

Ayat 63 - Surah Az-Zumar: 11 kata

لَّهُۥ مَقَالِيدُ ٱلسَّمَـٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ ۗ وَٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ بِـَٔايَـٰتِ ٱللَّهِ أُو۟لَـٰٓئِكَ هُمُ ٱلْخَـٰسِرُونَ

Kepunyaan-Nya-lah kunci-kunci (perbendaharaan) langit dan bumi. Dan orang-orang yang kafir terhadap ayat-ayat Allah, mereka itulah orang-orang yang merugi.

لَّهُۥ lahu bagi-Nya
مَقَالِيدُ maqālīdu kunci-kunci
ٱلسَّمَـٰوَٰتِ l-samāwāti langit(jamak)
وَٱلْأَرْضِ ۗ wal-arḍi dan bumi
وَٱلَّذِينَ wa-alladhīna dan orang-orang yang
كَفَرُوا۟ kafarū kafir/ingkar
بِـَٔايَـٰتِ biāyāti terhadap ayat-ayat
ٱللَّهِ l-lahi Allah
أُو۟لَـٰٓئِكَ ulāika mereka itu
هُمُ humu mereka
ٱلْخَـٰسِرُونَ l-khāsirūna orang-orang yang merugi

Ayat 64 - Surah Az-Zumar: 7 kata

قُلْ أَفَغَيْرَ ٱللَّهِ تَأْمُرُوٓنِّىٓ أَعْبُدُ أَيُّهَا ٱلْجَـٰهِلُونَ

Katakanlah: "Maka apakah kamu menyuruh aku menyembah selain Allah, hai orang-orang yang tidak berpengetahuan?"

قُلْ qul katakanlah
أَفَغَيْرَ afaghayra apakah maka selain
ٱللَّهِ l-lahi Allah
تَأْمُرُوٓنِّىٓ tamurūnnī kamu menyuruh aku
أَعْبُدُ aʿbudu aku menyembah
أَيُّهَا ayyuhā hai
ٱلْجَـٰهِلُونَ l-jāhilūna orang-orang yang bodoh

Ayat 65 - Surah Az-Zumar: 14 kata

وَلَقَدْ أُوحِىَ إِلَيْكَ وَإِلَى ٱلَّذِينَ مِن قَبْلِكَ لَئِنْ أَشْرَكْتَ لَيَحْبَطَنَّ عَمَلُكَ وَلَتَكُونَنَّ مِنَ ٱلْخَـٰسِرِينَ

Dan sesungguhnya telah diwahyukan kepadamu dan kepada (nabi-nabi) yang sebelummu. "Jika kamu mempersekutukan (Tuhan), niscaya akan hapuslah amalmu dan tentulah kamu termasuk orang-orang yang merugi.

وَلَقَدْ walaqad dan sesungguhnya
أُوحِىَ ūḥiya telah diwahyukan
إِلَيْكَ ilayka kepadamu
وَإِلَى wa-ilā dan kepada
ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
مِن min dari
قَبْلِكَ qablika sebelum kamu
لَئِنْ la-in sungguh jika
أَشْرَكْتَ ashrakta kamu mempersekutukan
لَيَحْبَطَنَّ layaḥbaṭanna niscaya akan gugurlah/hapuslah
عَمَلُكَ ʿamaluka amalmu
وَلَتَكُونَنَّ walatakūnanna dan tentulah kamu menjadi
مِنَ mina dari/termasuk
ٱلْخَـٰسِرِينَ l-khāsirīna orang-orang yang rugi

Ayat 66 - Surah Az-Zumar: 6 kata

بَلِ ٱللَّهَ فَٱعْبُدْ وَكُن مِّنَ ٱلشَّـٰكِرِينَ

Karena itu, maka hendaklah Allah saja kamu sembah dan hendaklah kamu termasuk orang-orang yang bersyukur".

بَلِ bali bahkan/sebenarnya
ٱللَّهَ l-laha Allah
فَٱعْبُدْ fa-uʿ'bud hendaknya kamu sembah
وَكُن wakun dan jadilah kamu
مِّنَ mina dari/termasuk
ٱلشَّـٰكِرِينَ l-shākirīna orang-orang yang bersyukur

Ayat 67 - Surah Az-Zumar: 17 kata

وَمَا قَدَرُوا۟ ٱللَّهَ حَقَّ قَدْرِهِۦ وَٱلْأَرْضُ جَمِيعًۭا قَبْضَتُهُۥ يَوْمَ ٱلْقِيَـٰمَةِ وَٱلسَّمَـٰوَٰتُ مَطْوِيَّـٰتٌۢ بِيَمِينِهِۦ ۚ سُبْحَـٰنَهُۥ وَتَعَـٰلَىٰ عَمَّا يُشْرِكُونَ

Dan mereka tidak mengagungkan Allah dengan pengagungan yang semestinya padahal bumi seluruhnya dalam genggaman-Nya pada hari kiamat dan langit digulung dengan tangan kanan-Nya. Maha Suci Tuhan dan Maha Tinggi Dia dari apa yang mereka persekutukan.

وَمَا wamā dan tidak
قَدَرُوا۟ qadarū mereka mengagungkan
ٱللَّهَ l-laha Allah
حَقَّ ḥaqqa sebenar-benar
قَدْرِهِۦ qadrihi pengagungan-Nya
وَٱلْأَرْضُ wal-arḍu dan bumi
جَمِيعًۭا jamīʿan seluruhnya
قَبْضَتُهُۥ qabḍatuhu genggaman-Nya
يَوْمَ yawma pada hari
ٱلْقِيَـٰمَةِ l-qiyāmati kiamat
وَٱلسَّمَـٰوَٰتُ wal-samāwātu dan langit
مَطْوِيَّـٰتٌۢ maṭwiyyātun tergulung/digulung
بِيَمِينِهِۦ ۚ biyamīnihi dengan tangan kanan-Nya
سُبْحَـٰنَهُۥ sub'ḥānahu Maha Suci Dia
وَتَعَـٰلَىٰ wataʿālā dan Maha Tinggi
عَمَّا ʿammā dari apa
يُشْرِكُونَ yush'rikūna mereka persekutukan

Ayat 68 - Surah Az-Zumar: 22 kata

وَنُفِخَ فِى ٱلصُّورِ فَصَعِقَ مَن فِى ٱلسَّمَـٰوَٰتِ وَمَن فِى ٱلْأَرْضِ إِلَّا مَن شَآءَ ٱللَّهُ ۖ ثُمَّ نُفِخَ فِيهِ أُخْرَىٰ فَإِذَا هُمْ قِيَامٌۭ يَنظُرُونَ

Dan ditiuplah sangkakala, maka matilah siapa yang di langit dan di bumi kecuali siapa yang dikehendaki Allah. Kemudian ditiup sangkakala itu sekali lagi maka tiba-tiba mereka berdiri menunggu (putusannya masing-masing).

وَنُفِخَ wanufikha dan ditiuplah
فِى fī dalam
ٱلصُّورِ l-ṣūri sangkakala
فَصَعِقَ faṣaʿiqa maka pingsan/matilah
مَن man siapa/apa-apa
فِى fī di
ٱلسَّمَـٰوَٰتِ l-samāwāti langit(jamak)
وَمَن waman dan siapa/apa-apa
فِى fī di
ٱلْأَرْضِ l-arḍi bumi
إِلَّا illā kecuali
مَن man siapa/apa-apa
شَآءَ shāa menghendaki
ٱللَّهُ ۖ l-lahu Allah
ثُمَّ thumma kemudian
نُفِخَ nufikha ditiup
فِيهِ fīhi padanya (sangkakala)
أُخْرَىٰ ukh'rā yang lain (sekali lagi)
فَإِذَا fa-idhā maka tiba-tiba
هُمْ hum mereka
قِيَامٌۭ qiyāmun berdiri
يَنظُرُونَ yanẓurūna mereka menunggu

Ayat 69 - Surah Az-Zumar: 15 kata

وَأَشْرَقَتِ ٱلْأَرْضُ بِنُورِ رَبِّهَا وَوُضِعَ ٱلْكِتَـٰبُ وَجِا۟ىٓءَ بِٱلنَّبِيِّـۧنَ وَٱلشُّهَدَآءِ وَقُضِىَ بَيْنَهُم بِٱلْحَقِّ وَهُمْ لَا يُظْلَمُونَ

Dan terang benderanglah bumi (padang mahsyar) dengan cahaya (keadilan) Tuhannya; dan diberikanlah buku (perhitungan perbuatan masing-masing) dan didatangkanlah para nabi dan saksi-saksi dan diberi keputusan di antara mereka dengan adil, sedang mereka tidak dirugikan.

وَأَشْرَقَتِ wa-ashraqati dan terang benderang
ٱلْأَرْضُ l-arḍu bumi
بِنُورِ binūri dengan cahaya
رَبِّهَا rabbihā Tuhannya
وَوُضِعَ wawuḍiʿa dan diletakkan
ٱلْكِتَـٰبُ l-kitābu kitab
وَجِا۟ىٓءَ wajīa dan didatangkan
بِٱلنَّبِيِّـۧنَ bil-nabiyīna para Nabi
وَٱلشُّهَدَآءِ wal-shuhadāi dan para saksi
وَقُضِىَ waquḍiya dan diberi keputusan
بَيْنَهُم baynahum diantara mereka
بِٱلْحَقِّ bil-ḥaqi dengan benar/adil
وَهُمْ wahum dan/sedang mereka
لَا lā tidak
يُظْلَمُونَ yuẓ'lamūna mereka dianiaya/dirugikan

Ayat 70 - Surah Az-Zumar: 9 kata

وَوُفِّيَتْ كُلُّ نَفْسٍۢ مَّا عَمِلَتْ وَهُوَ أَعْلَمُ بِمَا يَفْعَلُونَ

Dan disempurnakan bagi tiap-tiap jiwa (balasan) apa yang telah dikerjakannya dan Dia lebih mengetahui apa yang mereka kerjakan.

وَوُفِّيَتْ wawuffiyat dan dicukupkan/disempurnakan
كُلُّ kullu tiap-tiap
نَفْسٍۢ nafsin jiwa
مَّا mā apa
عَمِلَتْ ʿamilat yang ia kerjakan
وَهُوَ wahuwa dan Dia
أَعْلَمُ aʿlamu lebih mengetahui
بِمَا bimā dengan/tentang apa
يَفْعَلُونَ yafʿalūna mereka kerjakan

Ayat 71 - Surah Az-Zumar: 34 kata

وَسِيقَ ٱلَّذِينَ كَفَرُوٓا۟ إِلَىٰ جَهَنَّمَ زُمَرًا ۖ حَتَّىٰٓ إِذَا جَآءُوهَا فُتِحَتْ أَبْوَٰبُهَا وَقَالَ لَهُمْ خَزَنَتُهَآ أَلَمْ يَأْتِكُمْ رُسُلٌۭ مِّنكُمْ يَتْلُونَ عَلَيْكُمْ ءَايَـٰتِ رَبِّكُمْ وَيُنذِرُونَكُمْ لِقَآءَ يَوْمِكُمْ هَـٰذَا ۚ قَالُوا۟ بَلَىٰ وَلَـٰكِنْ حَقَّتْ كَلِمَةُ ٱلْعَذَابِ عَلَى ٱلْكَـٰفِرِينَ

Orang-orang kafir dibawa ke neraka Jahannam berombong-rombongan. Sehingga apabila mereka sampai ke neraka itu dibukakanlah pintu-pintunya dan berkatalah kepada mereka penjaga-penjaganya: "Apakah belum pernah datang kepadamu rasul-rasul di antaramu yang membacakan kepadamu ayat-ayat Tuhanmu dan memperingatkan kepadamu akan pertemuan dengan hari ini?" Mereka menjawab: "Benar (telah datang)". Tetapi telah pasti berlaku ketetapan azab terhadap orang-orang yang kafir.

وَسِيقَ wasīqa dan dihalau/digiring
ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
كَفَرُوٓا۟ kafarū kafir/ingkar
إِلَىٰ ilā kepada
جَهَنَّمَ jahannama neraka Jahannam
زُمَرًا ۖ zumaran berbondong-bondong
حَتَّىٰٓ ḥattā sehingga
إِذَا idhā apabila
جَآءُوهَا jāūhā mereka sampai kepadanya
فُتِحَتْ futiḥat dibukakan
أَبْوَٰبُهَا abwābuhā pintu-pintunya
وَقَالَ waqāla dan berkata
لَهُمْ lahum kepada mereka
خَزَنَتُهَآ khazanatuhā penjaga-penjaganya
أَلَمْ alam apakah tidak
يَأْتِكُمْ yatikum datang kepadamu
رُسُلٌۭ rusulun Rasul-rasul
مِّنكُمْ minkum diantara kamu
يَتْلُونَ yatlūna mereka membacakan
عَلَيْكُمْ ʿalaykum atas kalian
ءَايَـٰتِ āyāti ayat-ayat
رَبِّكُمْ rabbikum Tuhan kalian
وَيُنذِرُونَكُمْ wayundhirūnakum dan mereka memberi peringatan kepadamu
لِقَآءَ liqāa pertemuan
يَوْمِكُمْ yawmikum harimu
هَـٰذَا ۚ hādhā ini
قَالُوا۟ qālū mereka berkata
بَلَىٰ balā benar
وَلَـٰكِنْ walākin tetapi
حَقَّتْ ḥaqqat telah pasti
كَلِمَةُ kalimatu kalimat/ketetapan
ٱلْعَذَابِ l-ʿadhābi azab
عَلَى ʿalā atas
ٱلْكَـٰفِرِينَ l-kāfirīna orang-orang kafir

Ayat 72 - Surah Az-Zumar: 9 kata

قِيلَ ٱدْخُلُوٓا۟ أَبْوَٰبَ جَهَنَّمَ خَـٰلِدِينَ فِيهَا ۖ فَبِئْسَ مَثْوَى ٱلْمُتَكَبِّرِينَ

Dikatakan (kepada mereka): "Masukilah pintu-pintu neraka Jahannam itu, sedang kamu kekal di dalamnya" Maka neraka Jahannam itulah seburuk-buruk tempat bagi orang-orang yang menyombongkan diri.

قِيلَ qīla dikatakan
ٱدْخُلُوٓا۟ ud'khulū masuklah
أَبْوَٰبَ abwāba pintu-pintu
جَهَنَّمَ jahannama neraka Jahanam
خَـٰلِدِينَ khālidīna kekallah
فِيهَا ۖ fīhā di dalamnya
فَبِئْسَ fabi'sa maka amat buruk
مَثْوَى mathwā tempat tinggal
ٱلْمُتَكَبِّرِينَ l-mutakabirīna orang-orang yang menyombongkan diri

Ayat 73 - Surah Az-Zumar: 20 kata

وَسِيقَ ٱلَّذِينَ ٱتَّقَوْا۟ رَبَّهُمْ إِلَى ٱلْجَنَّةِ زُمَرًا ۖ حَتَّىٰٓ إِذَا جَآءُوهَا وَفُتِحَتْ أَبْوَٰبُهَا وَقَالَ لَهُمْ خَزَنَتُهَا سَلَـٰمٌ عَلَيْكُمْ طِبْتُمْ فَٱدْخُلُوهَا خَـٰلِدِينَ

Dan orang-orang yang bertakwa kepada Tuhan dibawa ke dalam surga berombong-rombongan (pula). Sehingga apabila mereka sampai ke surga itu sedang pintu-pintunya telah terbuka dan berkatalah kepada mereka penjaga-penjaganya: "Kesejahteraan (dilimpahkan) atasmu. Berbahagialah kamu! maka masukilah surga ini, sedang kamu kekal di dalamnya".

وَسِيقَ wasīqa dan dihalau/digiring
ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
ٱتَّقَوْا۟ ittaqaw (mereka) bertakwa
رَبَّهُمْ rabbahum Tuhan mereka
إِلَى ilā ke
ٱلْجَنَّةِ l-janati sorga
زُمَرًا ۖ zumaran berbondong-bondong
حَتَّىٰٓ ḥattā sehingga
إِذَا idhā apabila
جَآءُوهَا jāūhā mereka sampai kepadanya
وَفُتِحَتْ wafutiḥat dan dibuka
أَبْوَٰبُهَا abwābuhā pintu-pintunya
وَقَالَ waqāla dan berkata
لَهُمْ lahum kepada mereka
خَزَنَتُهَا khazanatuhā penjaga-penjaganya
سَلَـٰمٌ salāmun kesejahteraan
عَلَيْكُمْ ʿalaykum atas kalian
طِبْتُمْ ṭib'tum baiklah/bahagialah kamu
فَٱدْخُلُوهَا fa-ud'khulūhā maka masukilah ia/sorga itu
خَـٰلِدِينَ khālidīna dalam keadaan kekal

Ayat 74 - Surah Az-Zumar: 16 kata

وَقَالُوا۟ ٱلْحَمْدُ لِلَّهِ ٱلَّذِى صَدَقَنَا وَعْدَهُۥ وَأَوْرَثَنَا ٱلْأَرْضَ نَتَبَوَّأُ مِنَ ٱلْجَنَّةِ حَيْثُ نَشَآءُ ۖ فَنِعْمَ أَجْرُ ٱلْعَـٰمِلِينَ

Dan mereka mengucapkan: "Segala puji bagi Allah yang telah memenuhi janji-Nya kepada kami dan telah (memberi) kepada kami tempat ini sedang kami (diperkenankan) menempati tempat dalam surga di mana saja yang kami kehendaki; maka surga itulah sebaik-baik balasan bagi orang-orang yang beramal".

وَقَالُوا۟ waqālū dan mereka berkata
ٱلْحَمْدُ l-ḥamdu segala puji
لِلَّهِ lillahi bagi Allah
ٱلَّذِى alladhī yang
صَدَقَنَا ṣadaqanā membenarkan/memenuhi pada kami
وَعْدَهُۥ waʿdahu janji-Nya
وَأَوْرَثَنَا wa-awrathanā dan Dia mewariskan kepada kami
ٱلْأَرْضَ l-arḍa bumi/negeri
نَتَبَوَّأُ natabawwa-u kami tinggal/menempati
مِنَ mina dari/di
ٱلْجَنَّةِ l-janati sorga
حَيْثُ ḥaythu dimana saja
نَشَآءُ ۖ nashāu kami kehendaki
فَنِعْمَ faniʿ'ma maka sebaik-baik
أَجْرُ ajru pahala/balasan
ٱلْعَـٰمِلِينَ l-ʿāmilīna orang-orang yang beramal

Ayat 75 - Surah Az-Zumar: 17 kata

وَتَرَى ٱلْمَلَـٰٓئِكَةَ حَآفِّينَ مِنْ حَوْلِ ٱلْعَرْشِ يُسَبِّحُونَ بِحَمْدِ رَبِّهِمْ ۖ وَقُضِىَ بَيْنَهُم بِٱلْحَقِّ وَقِيلَ ٱلْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ ٱلْعَـٰلَمِينَ

Dan kamu (Muhammad) akan melihat malaikat-mmlaikat berlingkar di sekeliling 'Arsy bertasbih sambil memuji Tuhannya; dan diberi putusan di antara hamba-hamba Allah dengan adil dan diucapkan: "Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam".

وَتَرَى watarā dan kamu akan melihat
ٱلْمَلَـٰٓئِكَةَ l-malāikata para Malaikat
حَآفِّينَ ḥāffīna meliputi/berkerumun
مِنْ min dari
حَوْلِ ḥawli sekitar/sekeliling
ٱلْعَرْشِ l-ʿarshi 'Arsy
يُسَبِّحُونَ yusabbiḥūna mereka bertasbih
بِحَمْدِ biḥamdi dengan memuji
رَبِّهِمْ ۖ rabbihim Tuhan mereka
وَقُضِىَ waquḍiya dan diberi keputusan
بَيْنَهُم baynahum diantara mereka
بِٱلْحَقِّ bil-ḥaqi dengan benar/adil
وَقِيلَ waqīla dan dikatakan
ٱلْحَمْدُ l-ḥamdu segala puji
لِلَّهِ lillahi bagi Allah
رَبِّ rabbi Tuhan
ٱلْعَـٰلَمِينَ l-ʿālamīna semesta alam

Lihat juga

Semua surah kata demi kata

بسم الله الرحمن الرحيم Sen 22 Rabiul Akhir
الاثنين 22 ربيع الآخر
هلال متناقص Sabit Tua Hari 24 / 29.5
Iluminasi 30%
Bulan baru dalam 5 hari
سبحان الله Maha Suci Allah

إِنَّ ٱللَّهَ وَمَلَٰٓئِكَتَهُۥ يُصَلُّونَ عَلَى ٱلنَّبِىِّ ۚ يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ صَلُّوا۟ عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا۟ تَسْلِيمًا

Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.

QS. Al-Ahzab: 56

Shalawat Nabi