Surah Al-Ghaafir kata demi kata

Islam > Al-Quran > Quran_wbw > Surah Al-Ghaafir kata demi kata

Al-Ghaafir (غافر) kata demi kata secara utuh: Makkiyah, diwahyukan di Mekah, 85 ayat, 1.219 kata. Setiap ayat ditampilkan dalam bahasa Arab dengan terjemahan bahasa Indonesia, lalu diurai per kata, masing-masing dengan transliterasi dan maknanya.

Dengan 1.219 kata untuk dipelajari, Surah Al-Ghaafir menjadi mudah diakses meski belum bisa membaca bahasa Arab: transliterasi memandu pelafalan dan makna memberi pemahaman. Ulangi setiap kata, lalu baca ulang seluruh ayat: inilah cara paling efektif untuk menghafal surah ini, memahami bacaan shalat, dan memperkaya kosakata Al-Qur'an.

Diperbarui pada 30 September 2026 pukul 04.42

📖 7 menit baca

بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَـٰنِ ٱلرَّحِيمِ

Ayat 1 - Surah Al-Ghaafir: 1 kata

حمٓ

Haa Miim.

حمٓ hha-meem haa miim

Ayat 2 - Surah Al-Ghaafir: 6 kata

تَنزِيلُ ٱلْكِتَـٰبِ مِنَ ٱللَّهِ ٱلْعَزِيزِ ٱلْعَلِيمِ

Diturunkan Kitab ini (Al Quran) dari Allah Yang Maha Perkasa lagi Maha Mengetahui,

تَنزِيلُ tanzīlu diturunkan
ٱلْكِتَـٰبِ l-kitābi kitab
مِنَ mina dari
ٱللَّهِ l-lahi Allah
ٱلْعَزِيزِ l-ʿazīzi Maha Perkasa
ٱلْعَلِيمِ l-ʿalīmi Maha Mengetahui

Ayat 3 - Surah Al-Ghaafir: 14 kata

غَافِرِ ٱلذَّنۢبِ وَقَابِلِ ٱلتَّوْبِ شَدِيدِ ٱلْعِقَابِ ذِى ٱلطَّوْلِ ۖ لَآ إِلَـٰهَ إِلَّا هُوَ ۖ إِلَيْهِ ٱلْمَصِيرُ

Yang Mengampuni dosa dan Menerima taubat lagi keras hukuman-Nya. Yang mempunyai karunia. Tiada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia. Hanya kepada-Nya-lah kembali (semua makhluk).

غَافِرِ ghāfiri yang mengampuni
ٱلذَّنۢبِ l-dhanbi dosa
وَقَابِلِ waqābili yang menerima
ٱلتَّوْبِ l-tawbi taubat
شَدِيدِ shadīdi sangat keras
ٱلْعِقَابِ l-ʿiqābi hukuman/siksaan
ذِى dhī yang mempunyai
ٱلطَّوْلِ ۖ l-ṭawli karunia
لَآ lā tidak ada
إِلَـٰهَ ilāha Tuhan
إِلَّا illā kecuali
هُوَ ۖ huwa Dia
إِلَيْهِ ilayhi kepada-Nya
ٱلْمَصِيرُ l-maṣīru tempat kembali

Ayat 4 - Surah Al-Ghaafir: 13 kata

مَا يُجَـٰدِلُ فِىٓ ءَايَـٰتِ ٱللَّهِ إِلَّا ٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ فَلَا يَغْرُرْكَ تَقَلُّبُهُمْ فِى ٱلْبِلَـٰدِ

Tidak ada yang memperdebatkan tentang ayat-ayat Allah, kecuali orang-orang yang kafir. Karena itu janganlah pulang balik mereka dengan bebas dari suatu kota ke kota yang lain memperdayakan kamu.

مَا mā tidak ada
يُجَـٰدِلُ yujādilu yang memperdebatkan
فِىٓ fī pada/tentang
ءَايَـٰتِ āyāti ayat-ayat
ٱللَّهِ l-lahi Allah
إِلَّا illā kecuali
ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
كَفَرُوا۟ kafarū kafir/ingkar
فَلَا falā maka janganlah
يَغْرُرْكَ yaghrur'ka kamu tertipu
تَقَلُّبُهُمْ taqallubuhum mondar mandirnya mereka
فِى fī dalam
ٱلْبِلَـٰدِ l-bilādi negeri/kota

Ayat 5 - Surah Al-Ghaafir: 21 kata

كَذَّبَتْ قَبْلَهُمْ قَوْمُ نُوحٍۢ وَٱلْأَحْزَابُ مِنۢ بَعْدِهِمْ ۖ وَهَمَّتْ كُلُّ أُمَّةٍۭ بِرَسُولِهِمْ لِيَأْخُذُوهُ ۖ وَجَـٰدَلُوا۟ بِٱلْبَـٰطِلِ لِيُدْحِضُوا۟ بِهِ ٱلْحَقَّ فَأَخَذْتُهُمْ ۖ فَكَيْفَ كَانَ عِقَابِ

Sebelum mereka, kaum Nuh dan golongan-golongan yang bersekutu sesudah mereka telah mendustakan (rasul) dan tiap-tiap umat telah merencanakan makar terhadap rasul mereka untuk menawannya dan mereka membantah dengan (alasan) yang batil untuk melenyapkan kebenaran dengan yang batil itu; karena itu Aku azab mereka. Maka betapa (pedihnya) azab-Ku?

كَذَّبَتْ kadhabat telah mendustakan
قَبْلَهُمْ qablahum sebelum mereka
قَوْمُ qawmu kaum
نُوحٍۢ nūḥin Nuh
وَٱلْأَحْزَابُ wal-aḥzābu dan golongan yang bersekutu
مِنۢ min dari
بَعْدِهِمْ ۖ baʿdihim sesudah mereka
وَهَمَّتْ wahammat dan menuju/berniat
كُلُّ kullu tiap-tiap
أُمَّةٍۭ ummatin ummat
بِرَسُولِهِمْ birasūlihim dengan rasul
لِيَأْخُذُوهُ ۖ liyakhudhūhu untuk mereka menangkapnya
وَجَـٰدَلُوا۟ wajādalū dan mereka membantah
بِٱلْبَـٰطِلِ bil-bāṭili dengan yang batil
لِيُدْحِضُوا۟ liyud'ḥiḍū untuk melenyapkan
بِهِ bihi dengannya
ٱلْحَقَّ l-ḥaqa kebenaran
فَأَخَذْتُهُمْ ۖ fa-akhadhtuhum maka Aku mengazab mereka
فَكَيْفَ fakayfa maka bagaimana
كَانَ kāna adalah
عِقَابِ ʿiqābi hukuman-Ku

Ayat 6 - Surah Al-Ghaafir: 10 kata

وَكَذَٰلِكَ حَقَّتْ كَلِمَتُ رَبِّكَ عَلَى ٱلَّذِينَ كَفَرُوٓا۟ أَنَّهُمْ أَصْحَـٰبُ ٱلنَّارِ

Dan demikianlah telah pasti berlaku ketetapan azab Tuhanmu terhadap orang-orang kafir, karena sesungguhnya mereka adalah penghuni neraka.

وَكَذَٰلِكَ wakadhālika dan demikianlah
حَقَّتْ ḥaqqat telah pasti
كَلِمَتُ kalimatu beberapa kalimat
رَبِّكَ rabbika Tuhanmu
عَلَى ʿalā atas
ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
كَفَرُوٓا۟ kafarū kafir/ingkar
أَنَّهُمْ annahum bahwasanya mereka
أَصْحَـٰبُ aṣḥābu penghuni
ٱلنَّارِ l-nāri neraka

Ayat 7 - Surah Al-Ghaafir: 27 kata

ٱلَّذِينَ يَحْمِلُونَ ٱلْعَرْشَ وَمَنْ حَوْلَهُۥ يُسَبِّحُونَ بِحَمْدِ رَبِّهِمْ وَيُؤْمِنُونَ بِهِۦ وَيَسْتَغْفِرُونَ لِلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ رَبَّنَا وَسِعْتَ كُلَّ شَىْءٍۢ رَّحْمَةًۭ وَعِلْمًۭا فَٱغْفِرْ لِلَّذِينَ تَابُوا۟ وَٱتَّبَعُوا۟ سَبِيلَكَ وَقِهِمْ عَذَابَ ٱلْجَحِيمِ

(Malaikat-malaikat) yang memikul 'Arsy dan malaikat yang berada di sekelilingnya bertasbih memuji Tuhannya dan mereka beriman kepada-Nya serta memintakan ampun bagi orang-orang yang beriman (seraya mengucapkan): "Ya Tuhan kami, rahmat dan ilmu Engkau meliputi segala sesuatu, maka berilah ampunan kepada orang-orang yang bertaubat dan mengikuti jalan Engkau dan peliharalah mereka dari siksaan neraka yang menyala-nyala,

ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
يَحْمِلُونَ yaḥmilūna mereka memikul
ٱلْعَرْشَ l-ʿarsha 'Arsy
وَمَنْ waman dan orang/malaikat
حَوْلَهُۥ ḥawlahu sekitarnya/sekelilingnya
يُسَبِّحُونَ yusabbiḥūna mereka bertasbih
بِحَمْدِ biḥamdi dengan memuji
رَبِّهِمْ rabbihim Tuhan mereka
وَيُؤْمِنُونَ wayu'minūna dan mereka beriman
بِهِۦ bihi kepada-Nya
وَيَسْتَغْفِرُونَ wayastaghfirūna dan mereka memintakan ampun
لِلَّذِينَ lilladhīna bagi orang-orang yang
ءَامَنُوا۟ āmanū mereka beriman
رَبَّنَا rabbanā ya Tuhan kami
وَسِعْتَ wasiʿ'ta luas/meliputi Engkau
كُلَّ kulla segala
شَىْءٍۢ shayin sesuatu
رَّحْمَةًۭ raḥmatan rahmat
وَعِلْمًۭا waʿil'man dan ilmu
فَٱغْفِرْ fa-igh'fir maka ampunilah
لِلَّذِينَ lilladhīna bagi orang-orang yang
تَابُوا۟ tābū mereka bertaubat
وَٱتَّبَعُوا۟ wa-ittabaʿū dan mereka mengikuti
سَبِيلَكَ sabīlaka jalan-Mu
وَقِهِمْ waqihim dan peliharalah mereka
عَذَابَ ʿadhāba azab
ٱلْجَحِيمِ l-jaḥīmi neraka yang menyala-nyala

Ayat 8 - Surah Al-Ghaafir: 16 kata

رَبَّنَا وَأَدْخِلْهُمْ جَنَّـٰتِ عَدْنٍ ٱلَّتِى وَعَدتَّهُمْ وَمَن صَلَحَ مِنْ ءَابَآئِهِمْ وَأَزْوَٰجِهِمْ وَذُرِّيَّـٰتِهِمْ ۚ إِنَّكَ أَنتَ ٱلْعَزِيزُ ٱلْحَكِيمُ

ya Tuhan kami, dan masukkanlah mereka ke dalam surga 'Adn yang telah Engkau janjikan kepada mereka dan orang-orang yang saleh di antara bapak-bapak mereka, dan isteri-isteri mereka, dan keturunan mereka semua. Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana,

رَبَّنَا rabbanā ya Tuhan kami
وَأَدْخِلْهُمْ wa-adkhil'hum dan masukkanlah mereka
جَنَّـٰتِ jannāti surga
عَدْنٍ ʿadnin 'Adn
ٱلَّتِى allatī yang
وَعَدتَّهُمْ waʿadttahum Engkau janjikan kepada mereka
وَمَن waman dan orang
صَلَحَ ṣalaḥa berbuat baik
مِنْ min diantara
ءَابَآئِهِمْ ābāihim bapak-bapak mereka
وَأَزْوَٰجِهِمْ wa-azwājihim dan isteri-isteri mereka
وَذُرِّيَّـٰتِهِمْ ۚ wadhurriyyātihim dan keturunan mereka
إِنَّكَ innaka sesunguhnya Engkau
أَنتَ anta Engkau
ٱلْعَزِيزُ l-ʿazīzu Maha Perkasa
ٱلْحَكِيمُ l-ḥakīmu Maha Bijaksana

Ayat 9 - Surah Al-Ghaafir: 12 kata

وَقِهِمُ ٱلسَّيِّـَٔاتِ ۚ وَمَن تَقِ ٱلسَّيِّـَٔاتِ يَوْمَئِذٍۢ فَقَدْ رَحِمْتَهُۥ ۚ وَذَٰلِكَ هُوَ ٱلْفَوْزُ ٱلْعَظِيمُ

dan peliharalah mereka dari (balasan) kejahatan. Dan orang-orang yang Engkau pelihara dari (pembalasan) kejahatan pada hari itu maka sesungguhnya telah Engkau anugerahkan rahmat kepadanya dan itulah kemenangan yang besar".

وَقِهِمُ waqihimu dan peliharalah mereka
ٱلسَّيِّـَٔاتِ ۚ l-sayiāti kejahatan-kejahatan
وَمَن waman dan siapa/orang
تَقِ taqi Engkau pelihara
ٱلسَّيِّـَٔاتِ l-sayiāti kejahatan-kejahatan
يَوْمَئِذٍۢ yawma-idhin pada hari itu
فَقَدْ faqad maka sesungguhnya
رَحِمْتَهُۥ ۚ raḥim'tahu Engkau telah merahmatinya
وَذَٰلِكَ wadhālika dan demikian itu
هُوَ huwa ia
ٱلْفَوْزُ l-fawzu keuntungan/kemenangan
ٱلْعَظِيمُ l-ʿaẓīmu yang besar

Ayat 10 - Surah Al-Ghaafir: 15 kata

إِنَّ ٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ يُنَادَوْنَ لَمَقْتُ ٱللَّهِ أَكْبَرُ مِن مَّقْتِكُمْ أَنفُسَكُمْ إِذْ تُدْعَوْنَ إِلَى ٱلْإِيمَـٰنِ فَتَكْفُرُونَ

Sesungguhnya orang-orang yang kafir diserukan kepada mereka (pada hari kiamat): "Sesungguhnya kebencian Allah (kepadamu) lebih besar daripada kebencianmu kepada dirimu sendiri karena kamu diseru untuk beriman lalu kamu kafir".

إِنَّ inna sesungguhnya
ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
كَفَرُوا۟ kafarū kafir/ingkar
يُنَادَوْنَ yunādawna mereka di seru
لَمَقْتُ lamaqtu sungguh kemurkaan/kebencian
ٱللَّهِ l-lahi Allah
أَكْبَرُ akbaru lebih besar
مِن min daripada
مَّقْتِكُمْ maqtikum kebencianmu
أَنفُسَكُمْ anfusakum diri kalian sendiri
إِذْ idh ketika/karena
تُدْعَوْنَ tud'ʿawna kamu di seru
إِلَى ilā kepada
ٱلْإِيمَـٰنِ l-īmāni iman
فَتَكْفُرُونَ fatakfurūna lalu kamu ingkar

Ayat 11 - Surah Al-Ghaafir: 13 kata

قَالُوا۟ رَبَّنَآ أَمَتَّنَا ٱثْنَتَيْنِ وَأَحْيَيْتَنَا ٱثْنَتَيْنِ فَٱعْتَرَفْنَا بِذُنُوبِنَا فَهَلْ إِلَىٰ خُرُوجٍۢ مِّن سَبِيلٍۢ

Mereka menjawab: "Ya Tuhan kami Engkau telah mematikan kami dua kali dan telah menghidupkan kami dua kali (pula), lalu kami mengakui dosa-dosa kami. Maka adakah sesuatu jalan (bagi kami) untuk keluar (dari neraka)?"

قَالُوا۟ qālū mereka berkata
رَبَّنَآ rabbanā ya Tuhan kami
أَمَتَّنَا amattanā Engkau mematikan kami
ٱثْنَتَيْنِ ith'natayni dua kali
وَأَحْيَيْتَنَا wa-aḥyaytanā dan Engkau menghidupkan kami
ٱثْنَتَيْنِ ith'natayni dua kali
فَٱعْتَرَفْنَا fa-iʿ'tarafnā lalu kami mengakui
بِذُنُوبِنَا bidhunūbinā dengan dosa-dosa kami
فَهَلْ fahal maka adakah
إِلَىٰ ilā untuk
خُرُوجٍۢ khurūjin keluar
مِّن min dari
سَبِيلٍۢ sabīlin jalan

Ayat 12 - Surah Al-Ghaafir: 15 kata

ذَٰلِكُم بِأَنَّهُۥٓ إِذَا دُعِىَ ٱللَّهُ وَحْدَهُۥ كَفَرْتُمْ ۖ وَإِن يُشْرَكْ بِهِۦ تُؤْمِنُوا۟ ۚ فَٱلْحُكْمُ لِلَّهِ ٱلْعَلِىِّ ٱلْكَبِيرِ

Yang demikian itu adalah karena kamu kafir apabila Allah saja disembah. Dan kamu percaya apabila Allah dipersekutukan. Maka putusan (sekarang ini) adalah pada Allah Yang Maha Tinggi lagi Maha Besar.

ذَٰلِكُم dhālikum demikian itu
بِأَنَّهُۥٓ bi-annahu karena sesungguhnya
إِذَا idhā apabila
دُعِىَ duʿiya di seru/di sembah
ٱللَّهُ l-lahu Allah
وَحْدَهُۥ waḥdahu sendiri-Nya
كَفَرْتُمْ ۖ kafartum kamu kafir
وَإِن wa-in dan jika
يُشْرَكْ yush'rak dipersekutukan
بِهِۦ bihi dengan-Nya
تُؤْمِنُوا۟ ۚ tu'minū kamu percaya
فَٱلْحُكْمُ fal-ḥuk'mu maka hukum/keputusan
لِلَّهِ lillahi bagi Allah
ٱلْعَلِىِّ l-ʿaliyi Maha Tinggi
ٱلْكَبِيرِ l-kabīri Maha Besar

Ayat 13 - Surah Al-Ghaafir: 14 kata

هُوَ ٱلَّذِى يُرِيكُمْ ءَايَـٰتِهِۦ وَيُنَزِّلُ لَكُم مِّنَ ٱلسَّمَآءِ رِزْقًۭا ۚ وَمَا يَتَذَكَّرُ إِلَّا مَن يُنِيبُ

Dialah yang memperlihatkan kepadamu tanda-tanda (kekuasaan)-Nya dan menurunkan untukmu rezeki dari langit. Dan tiadalah mendapat pelajaran kecuali orang-orang yang kembali (kepada Allah).

هُوَ huwa Dia
ٱلَّذِى alladhī yang
يُرِيكُمْ yurīkum memperlihatkan kepadamu
ءَايَـٰتِهِۦ āyātihi tanda-tanda-Nya
وَيُنَزِّلُ wayunazzilu dan Dia menurunkan
لَكُم lakum bagi kalian
مِّنَ mina dari
ٱلسَّمَآءِ l-samāi langit
رِزْقًۭا ۚ riz'qan rezeki
وَمَا wamā dan tidak
يَتَذَكَّرُ yatadhakkaru mendapat pelajaran
إِلَّا illā kecuali
مَن man orang yang
يُنِيبُ yunību kembali

Ayat 14 - Surah Al-Ghaafir: 8 kata

فَٱدْعُوا۟ ٱللَّهَ مُخْلِصِينَ لَهُ ٱلدِّينَ وَلَوْ كَرِهَ ٱلْكَـٰفِرُونَ

Maka sembahlah Allah dengan memurnikan ibadat kepada-Nya, meskipun orang-orang kafir tidak menyukai(nya).

فَٱدْعُوا۟ fa-id'ʿū maka sembahlah
ٱللَّهَ l-laha Allah
مُخْلِصِينَ mukh'liṣīna dengan ikhlas
لَهُ lahu kepada-Nya
ٱلدِّينَ l-dīna ketaatan/agama
وَلَوْ walaw meskipun
كَرِهَ kariha benci/tidak menyukai
ٱلْكَـٰفِرُونَ l-kāfirūna orang-orang yang kafir

Ayat 15 - Surah Al-Ghaafir: 16 kata

رَفِيعُ ٱلدَّرَجَـٰتِ ذُو ٱلْعَرْشِ يُلْقِى ٱلرُّوحَ مِنْ أَمْرِهِۦ عَلَىٰ مَن يَشَآءُ مِنْ عِبَادِهِۦ لِيُنذِرَ يَوْمَ ٱلتَّلَاقِ

(Dialah) Yang Maha Tinggi derajat-Nya, Yang mempunyai 'Arsy, Yang mengutus Jibril dengan (membawa) perintah-Nya kepada siapa yang dikehendaki-Nya di antara hamba-hamba-Nya, supaya dia memperingatkan (manusia) tentang hari pertemuan (hari kiamat).

رَفِيعُ rafīʿu yang tinggi
ٱلدَّرَجَـٰتِ l-darajāti derajat-Nya
ذُو dhū yang mempunyai
ٱلْعَرْشِ l-ʿarshi 'Arsy
يُلْقِى yul'qī Dia menurunkan
ٱلرُّوحَ l-rūḥa roh/jibril
مِنْ min dari
أَمْرِهِۦ amrihi perintah-Nya
عَلَىٰ ʿalā kepada
مَن man siapa yang
يَشَآءُ yashāu Dia kehendaki
مِنْ min dari
عِبَادِهِۦ ʿibādihi hamba-hamba-Nya
لِيُنذِرَ liyundhira supaya memberi peringatan
يَوْمَ yawma hari
ٱلتَّلَاقِ l-talāqi pertemuan

Ayat 16 - Surah Al-Ghaafir: 15 kata

يَوْمَ هُم بَـٰرِزُونَ ۖ لَا يَخْفَىٰ عَلَى ٱللَّهِ مِنْهُمْ شَىْءٌۭ ۚ لِّمَنِ ٱلْمُلْكُ ٱلْيَوْمَ ۖ لِلَّهِ ٱلْوَٰحِدِ ٱلْقَهَّارِ

(Yaitu) hari (ketika) mereka keluar (dari kubur); tiada suatupun dari keadaan mereka yang tersembunyi bagi Allah. (Lalu Allah berfirman): "Kepunyaan siapakah kerajaan pada hari ini?" Kepunyaan Allah Yang Maha Esa lagi Maha Mengalahkan.

يَوْمَ yawma pada hari
هُم hum mereka
بَـٰرِزُونَ ۖ bārizūna mereka keluar
لَا lā tidak
يَخْفَىٰ yakhfā tersembunyi
عَلَى ʿalā atas/bagi
ٱللَّهِ l-lahi Allah
مِنْهُمْ min'hum dari mereka
شَىْءٌۭ ۚ shayon sesuatu pun
لِّمَنِ limani kepunyaan siapa
ٱلْمُلْكُ l-mul'ku kerajaan
ٱلْيَوْمَ ۖ l-yawma hari ini
لِلَّهِ lillahi kepunyaan Allah
ٱلْوَٰحِدِ l-wāḥidi satu/Esa
ٱلْقَهَّارِ l-qahāri Maha mengalahkan/Perkasa

Ayat 17 - Surah Al-Ghaafir: 13 kata

ٱلْيَوْمَ تُجْزَىٰ كُلُّ نَفْسٍۭ بِمَا كَسَبَتْ ۚ لَا ظُلْمَ ٱلْيَوْمَ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ سَرِيعُ ٱلْحِسَابِ

Pada hari ini tiap-tiap jiwa diberi balasan dengan apa yang diusahakannya. Tidak ada yang dirugikan pada hari ini. Sesungguhnya Allah amat cepat hisabnya.

ٱلْيَوْمَ al-yawma pada hari
تُجْزَىٰ tuj'zā diberi balasan
كُلُّ kullu tiap-tiap
نَفْسٍۭ nafsin jiwa
بِمَا bimā dengan menurut
كَسَبَتْ ۚ kasabat ia telah usahakan
لَا lā tidak
ظُلْمَ ẓul'ma dirugikan
ٱلْيَوْمَ ۚ l-yawma pada hari
إِنَّ inna sesungguhnya
ٱللَّهَ l-laha Allah
سَرِيعُ sarīʿu amat cepat
ٱلْحِسَابِ l-ḥisābi perhitungan

Ayat 18 - Surah Al-Ghaafir: 15 kata

وَأَنذِرْهُمْ يَوْمَ ٱلْـَٔازِفَةِ إِذِ ٱلْقُلُوبُ لَدَى ٱلْحَنَاجِرِ كَـٰظِمِينَ ۚ مَا لِلظَّـٰلِمِينَ مِنْ حَمِيمٍۢ وَلَا شَفِيعٍۢ يُطَاعُ

Berilah mereka peringatan dengan hari yang dekat (hari kiamat yaitu) ketika hati (menyesak) sampai di kerongkongan dengan menahan kesedihan. Orang-orang yang zalim tidak mempunyai teman setia seorangpun dan tidak (pula) mempunyai seorang pemberi syafa'at yang diterima syafa'atnya.

وَأَنذِرْهُمْ wa-andhir'hum dan berilah mereka peringatan
يَوْمَ yawma hari
ٱلْـَٔازِفَةِ l-āzifati yang dekat
إِذِ idhi ketika
ٱلْقُلُوبُ l-qulūbu hati
لَدَى ladā sampai pada
ٱلْحَنَاجِرِ l-ḥanājiri kerongkongan
كَـٰظِمِينَ ۚ kāẓimīna menahan kesedihan
مَا mā tidaklah
لِلظَّـٰلِمِينَ lilẓẓālimīna bagi orang-orang yang zalim
مِنْ min dari
حَمِيمٍۢ ḥamīmin kawan dekat
وَلَا walā dan tidak
شَفِيعٍۢ shafīʿin penolong
يُطَاعُ yuṭāʿu dipatuhi

Ayat 19 - Surah Al-Ghaafir: 6 kata

يَعْلَمُ خَآئِنَةَ ٱلْأَعْيُنِ وَمَا تُخْفِى ٱلصُّدُورُ

Dia mengetahui (pandangan) mata yang khianat dan apa yang disembunyikan oleh hati.

يَعْلَمُ yaʿlamu Dia mengetahui
خَآئِنَةَ khāinata khianat
ٱلْأَعْيُنِ l-aʿyuni mata
وَمَا wamā dan apa
تُخْفِى tukh'fī disembunyikan
ٱلصُّدُورُ l-ṣudūru dada(hati)

Ayat 20 - Surah Al-Ghaafir: 15 kata

وَٱللَّهُ يَقْضِى بِٱلْحَقِّ ۖ وَٱلَّذِينَ يَدْعُونَ مِن دُونِهِۦ لَا يَقْضُونَ بِشَىْءٍ ۗ إِنَّ ٱللَّهَ هُوَ ٱلسَّمِيعُ ٱلْبَصِيرُ

Dan Allah menghukum dengan keadilan. Dan sembahan-sembahan yang mereka sembah selain Allah tiada dapat menghukum dengan sesuatu apapun. Sesungguhnya Allah Dialah Yang Maha Mendengar lagi Maha Melihat.

وَٱللَّهُ wal-lahu dan Allah
يَقْضِى yaqḍī menghukum
بِٱلْحَقِّ ۖ bil-ḥaqi dengan hak/adil
وَٱلَّذِينَ wa-alladhīna dan orang-orang yang
يَدْعُونَ yadʿūna mereka seru/sembah
مِن min dari
دُونِهِۦ dūnihi selain Dia
لَا lā tidak
يَقْضُونَ yaqḍūna mereka menghukum
بِشَىْءٍ ۗ bishayin dengan sesuatu apapun
إِنَّ inna sesungguhnya
ٱللَّهَ l-laha Allah
هُوَ huwa Dia
ٱلسَّمِيعُ l-samīʿu Maha Mendengar
ٱلْبَصِيرُ l-baṣīru Maha Melihat

Ayat 21 - Surah Al-Ghaafir: 30 kata

۞ أَوَلَمْ يَسِيرُوا۟ فِى ٱلْأَرْضِ فَيَنظُرُوا۟ كَيْفَ كَانَ عَـٰقِبَةُ ٱلَّذِينَ كَانُوا۟ مِن قَبْلِهِمْ ۚ كَانُوا۟ هُمْ أَشَدَّ مِنْهُمْ قُوَّةًۭ وَءَاثَارًۭا فِى ٱلْأَرْضِ فَأَخَذَهُمُ ٱللَّهُ بِذُنُوبِهِمْ وَمَا كَانَ لَهُم مِّنَ ٱللَّهِ مِن وَاقٍۢ

Dan apakah mereka tidak mengadakan perjalanan di muka bumi, lalu memperhatikan betapa kesudahan orang-orang yang sebelum mereka. Mereka itu adalah lebih hebat kekuatannya daripada mereka dan (lebih banyak) bekas-bekas mereka di muka bumi, maka Allah mengazab mereka disebabkan dosa-dosa mereka. Dan mereka tidak mempunyai seorang pelindung dari azab Allah.

۞ أَوَلَمْ awalam dan apakah
يَسِيرُوا۟ yasīrū mereka berjalan
فِى fī di muka
ٱلْأَرْضِ l-arḍi bumi
فَيَنظُرُوا۟ fayanẓurū lalu mereka memperhatikan
كَيْفَ kayfa bagaimana
كَانَ kāna adalah
عَـٰقِبَةُ ʿāqibatu akibat
ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
كَانُوا۟ kānū adalah mereka
مِن min dari
قَبْلِهِمْ ۚ qablihim sebelum mereka
كَانُوا۟ kānū adalah mereka
هُمْ hum mereka
أَشَدَّ ashadda sangat/lebih
مِنْهُمْ min'hum dari mereka
قُوَّةًۭ quwwatan kekuatan
وَءَاثَارًۭا waāthāran dan bekas-bekas mereka
فِى fī di muka
ٱلْأَرْضِ l-arḍi bumi
فَأَخَذَهُمُ fa-akhadhahumu maka mengambil/mengazab mereka
ٱللَّهُ l-lahu Allah
بِذُنُوبِهِمْ bidhunūbihim dengan dosa-dosa mereka
وَمَا wamā dan tidak
كَانَ kāna adalah
لَهُم lahum bagi mereka
مِّنَ mina dari
ٱللَّهِ l-lahi Allah
مِن min dari
وَاقٍۢ wāqin seorang pelindung

Ayat 22 - Surah Al-Ghaafir: 13 kata

ذَٰلِكَ بِأَنَّهُمْ كَانَت تَّأْتِيهِمْ رُسُلُهُم بِٱلْبَيِّنَـٰتِ فَكَفَرُوا۟ فَأَخَذَهُمُ ٱللَّهُ ۚ إِنَّهُۥ قَوِىٌّۭ شَدِيدُ ٱلْعِقَابِ

Yang demiklan itu adalah karena telah datang kepada mereka rasul-rasul mereka dengan membawa bukti-bukti yang nyata lalu mereka kafir; maka Allah mengazab mereka. Sesungguhnya Dia Maha Kuat lagi Maha Keras hukuman-Nya.

ذَٰلِكَ dhālika demikian itu
بِأَنَّهُمْ bi-annahum karena sesungguhnya mereka
كَانَت kānat adalah
تَّأْتِيهِمْ tatīhim datang kepada mereka
رُسُلُهُم rusuluhum rasul-rasul mereka
بِٱلْبَيِّنَـٰتِ bil-bayināti dengan bukti-bukti yang nyata
فَكَفَرُوا۟ fakafarū lalu mereka kafir
فَأَخَذَهُمُ fa-akhadhahumu lalu mengazab mereka
ٱللَّهُ ۚ l-lahu Allah
إِنَّهُۥ innahu sesungguhnya Dia
قَوِىٌّۭ qawiyyun Maha Kuat
شَدِيدُ shadīdu sangat/keras
ٱلْعِقَابِ l-ʿiqābi hukuman

Ayat 23 - Surah Al-Ghaafir: 6 kata

وَلَقَدْ أَرْسَلْنَا مُوسَىٰ بِـَٔايَـٰتِنَا وَسُلْطَـٰنٍۢ مُّبِينٍ

Dan sesungguhnya telah Kami utus Musa dengan membawa ayat-ayat Kami dan keterangan yang nyata,

وَلَقَدْ walaqad dan sesungguhnya
أَرْسَلْنَا arsalnā Kami telah mengutus
مُوسَىٰ mūsā Musa
بِـَٔايَـٰتِنَا biāyātinā dengan ayat-ayat Kami
وَسُلْطَـٰنٍۢ wasul'ṭānin dan kekuasaan/keterangan
مُّبِينٍ mubīnin yang nyata

Ayat 24 - Surah Al-Ghaafir: 7 kata

إِلَىٰ فِرْعَوْنَ وَهَـٰمَـٰنَ وَقَـٰرُونَ فَقَالُوا۟ سَـٰحِرٌۭ كَذَّابٌۭ

kepada Fir'aun, Haman dan Qarun; maka mereka berkata: "(Ia) adalah seorang ahli sihir yang pendusta".

إِلَىٰ ilā kepada
فِرْعَوْنَ fir'ʿawna Fir'aun
وَهَـٰمَـٰنَ wahāmāna dan Haman
وَقَـٰرُونَ waqārūna dan Karun
فَقَالُوا۟ faqālū maka mereka berkata
سَـٰحِرٌۭ sāḥirun seorang ahli sihir
كَذَّابٌۭ kadhābun pendusta

Ayat 25 - Surah Al-Ghaafir: 19 kata

فَلَمَّا جَآءَهُم بِٱلْحَقِّ مِنْ عِندِنَا قَالُوا۟ ٱقْتُلُوٓا۟ أَبْنَآءَ ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ مَعَهُۥ وَٱسْتَحْيُوا۟ نِسَآءَهُمْ ۚ وَمَا كَيْدُ ٱلْكَـٰفِرِينَ إِلَّا فِى ضَلَـٰلٍۢ

Maka tatkala Musa datang kepada mereka membawa kebenaran dari sisi Kami mereka berkata: "Bunuhlah anak-anak orang-orang yang beriman bersama dengan dia dan biarkanlah hidup wanita-wanita mereka". Dan tipu daya orang-orang kafir itu tak lain hanyalah sia-sia (belaka).

فَلَمَّا falammā maka ketika
جَآءَهُم jāahum dia datang kepada mereka
بِٱلْحَقِّ bil-ḥaqi dengan kebenaran
مِنْ min dari
عِندِنَا ʿindinā sisi kami
قَالُوا۟ qālū mereka berkata
ٱقْتُلُوٓا۟ uq'tulū bunuhlah
أَبْنَآءَ abnāa anak-anak lelaki
ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
ءَامَنُوا۟ āmanū beriman
مَعَهُۥ maʿahu bersama dengan dia
وَٱسْتَحْيُوا۟ wa-is'taḥyū dan biarkan hidup
نِسَآءَهُمْ ۚ nisāahum perempuan-perempuan mereka
وَمَا wamā dan tidaklah
كَيْدُ kaydu tipu daya
ٱلْكَـٰفِرِينَ l-kāfirīna orang-orang kafir
إِلَّا illā kecuali
فِى fī dalam
ضَلَـٰلٍۢ ḍalālin kesesatan

Ayat 26 - Surah Al-Ghaafir: 18 kata

وَقَالَ فِرْعَوْنُ ذَرُونِىٓ أَقْتُلْ مُوسَىٰ وَلْيَدْعُ رَبَّهُۥٓ ۖ إِنِّىٓ أَخَافُ أَن يُبَدِّلَ دِينَكُمْ أَوْ أَن يُظْهِرَ فِى ٱلْأَرْضِ ٱلْفَسَادَ

Dan berkata Fir'aun (kepada pembesar-pembesarnya): "Biarkanlah aku membunuh Musa dan hendaklah ia memohon kepada Tuhannya, karena sesungguhnya aku khawatir dia akan menukar agamamu atau menimbulkan kerusakan di muka bumi".

وَقَالَ waqāla dan berkata
فِرْعَوْنُ fir'ʿawnu Fir'aun
ذَرُونِىٓ dharūnī biarkan aku
أَقْتُلْ aqtul aku membunuh
مُوسَىٰ mūsā Musa
وَلْيَدْعُ walyadʿu dan hendaklah dia berdo'a
رَبَّهُۥٓ ۖ rabbahu Tuhannya
إِنِّىٓ innī sesungguhnya aku
أَخَافُ akhāfu aku takut
أَن an bahwa
يُبَدِّلَ yubaddila dia akan menukar
دِينَكُمْ dīnakum agamamu
أَوْ aw atau
أَن an bahwa
يُظْهِرَ yuẓ'hira dia akan menimbulkan
فِى fī di muka
ٱلْأَرْضِ l-arḍi bumi
ٱلْفَسَادَ l-fasāda kerusakan

Ayat 27 - Surah Al-Ghaafir: 13 kata

وَقَالَ مُوسَىٰٓ إِنِّى عُذْتُ بِرَبِّى وَرَبِّكُم مِّن كُلِّ مُتَكَبِّرٍۢ لَّا يُؤْمِنُ بِيَوْمِ ٱلْحِسَابِ

Dan Musa berkata: "Sesungguhnya aku berlindung kepada Tuhanku dan Tuhanmu dari setiap orang yang menyombongkan diri yang tidak beriman kepada hari berhisab".

وَقَالَ waqāla dan berkata
مُوسَىٰٓ mūsā Musa
إِنِّى innī sesungguhnya aku
عُذْتُ ʿudh'tu aku berlindung
بِرَبِّى birabbī kepada Tuhanku
وَرَبِّكُم warabbikum dan Tuhanmu
مِّن min dari
كُلِّ kulli setiap
مُتَكَبِّرٍۢ mutakabbirin orang yang menyombongkan diri
لَّا lā tidak
يُؤْمِنُ yu'minu yang beriman
بِيَوْمِ biyawmi kepada hari
ٱلْحِسَابِ l-ḥisābi perhitungan

Ayat 28 - Surah Al-Ghaafir: 39 kata

وَقَالَ رَجُلٌۭ مُّؤْمِنٌۭ مِّنْ ءَالِ فِرْعَوْنَ يَكْتُمُ إِيمَـٰنَهُۥٓ أَتَقْتُلُونَ رَجُلًا أَن يَقُولَ رَبِّىَ ٱللَّهُ وَقَدْ جَآءَكُم بِٱلْبَيِّنَـٰتِ مِن رَّبِّكُمْ ۖ وَإِن يَكُ كَـٰذِبًۭا فَعَلَيْهِ كَذِبُهُۥ ۖ وَإِن يَكُ صَادِقًۭا يُصِبْكُم بَعْضُ ٱلَّذِى يَعِدُكُمْ ۖ إِنَّ ٱللَّهَ لَا يَهْدِى مَنْ هُوَ مُسْرِفٌۭ كَذَّابٌۭ

Dan seorang laki-laki yang beriman di antara pengikut-pengikut Fir'aun yang menyembunyikan imannya berkata: "Apakah kamu akan membunuh seorang laki-laki karena dia menyatakan: "Tuhanku ialah Allah padahal dia telah datang kepadamu dengan membawa keterangan-keterangan dari Tuhanmu. Dan jika ia seorang pendusta maka dialah yang menanggung (dosa) dustanya itu; dan jika ia seorang yang benar niscaya sebagian (bencana) yang diancamkannya kepadamu akan menimpamu". Sesungguhnya Allah tidak menunjuki orang-orang yang melampaui batas lagi pendusta.

وَقَالَ waqāla dan berkata
رَجُلٌۭ rajulun seorang laki-laki
مُّؤْمِنٌۭ mu'minun beriman
مِّنْ min dari
ءَالِ āli keluarga/pengikut
فِرْعَوْنَ fir'ʿawna Fir'aun
يَكْتُمُ yaktumu ia menyembunyikan
إِيمَـٰنَهُۥٓ īmānahu imannya
أَتَقْتُلُونَ ataqtulūna apakah kamu akan membunuhnya
رَجُلًا rajulan seorang laki-laki
أَن an bahwa
يَقُولَ yaqūla dia mengatakan
رَبِّىَ rabbiya Tuhanku
ٱللَّهُ l-lahu Allah
وَقَدْ waqad dan sesungguhnya
جَآءَكُم jāakum dia datang kepadamu
بِٱلْبَيِّنَـٰتِ bil-bayināti dengan keterangan yang nyata
مِن min dari
رَّبِّكُمْ ۖ rabbikum Tuhan kalian
وَإِن wa-in dan jika dia
يَكُ yaku adalah ia
كَـٰذِبًۭا kādhiban seorang pendusta
فَعَلَيْهِ faʿalayhi maka atasnya
كَذِبُهُۥ ۖ kadhibuhu dustanya
وَإِن wa-in dan jika dia
يَكُ yaku adalah ia
صَادِقًۭا ṣādiqan benar
يُصِبْكُم yuṣib'kum akan menimpamu
بَعْضُ baʿḍu sebagian
ٱلَّذِى alladhī yang
يَعِدُكُمْ ۖ yaʿidukum diancamkan kepadamu
إِنَّ inna sesungguhnya
ٱللَّهَ l-laha Allah
لَا lā tidak
يَهْدِى yahdī memberi petunjuk
مَنْ man orang
هُوَ huwa ia
مُسْرِفٌۭ mus'rifun seorang yang melampaui batas
كَذَّابٌۭ kadhābun pendusta

Ayat 29 - Surah Al-Ghaafir: 26 kata

يَـٰقَوْمِ لَكُمُ ٱلْمُلْكُ ٱلْيَوْمَ ظَـٰهِرِينَ فِى ٱلْأَرْضِ فَمَن يَنصُرُنَا مِنۢ بَأْسِ ٱللَّهِ إِن جَآءَنَا ۚ قَالَ فِرْعَوْنُ مَآ أُرِيكُمْ إِلَّا مَآ أَرَىٰ وَمَآ أَهْدِيكُمْ إِلَّا سَبِيلَ ٱلرَّشَادِ

(Musa berkata): "Hai kaumku, untukmulah kerajaan pada hari ini dengan berkuasa di muka bumi. Siapakah yang akan menolong kita dari azab Allah jika azab itu menimpa kita!" Fir'aun berkata: "Aku tidak mengemukakan kepadamu, melainkan apa yang aku pandang baik; dan aku tiada menunjukkan kepadamu selain jalan yang benar".

يَـٰقَوْمِ yāqawmi wahai kaumku
لَكُمُ lakumu bagi kalian
ٱلْمُلْكُ l-mul'ku kerajaan
ٱلْيَوْمَ l-yawma hari ini
ظَـٰهِرِينَ ẓāhirīna berkuasa
فِى fī di muka
ٱلْأَرْضِ l-arḍi bumi
فَمَن faman maka siapa
يَنصُرُنَا yanṣurunā menolong kita
مِنۢ min dari
بَأْسِ basi siksaan
ٱللَّهِ l-lahi Allah
إِن in jika
جَآءَنَا ۚ jāanā ia datang kepada kami
قَالَ qāla berkata
فِرْعَوْنُ fir'ʿawnu Fir'aun
مَآ mā tidak
أُرِيكُمْ urīkum aku kemukakan kepadamu
إِلَّا illā kecuali
مَآ mā apa yang
أَرَىٰ arā aku pandang
وَمَآ wamā dan tidak
أَهْدِيكُمْ ahdīkum aku beri petunjuk kamu
إِلَّا illā kecuali
سَبِيلَ sabīla jalan
ٱلرَّشَادِ l-rashādi petunjuk/benar

Ayat 30 - Surah Al-Ghaafir: 10 kata

وَقَالَ ٱلَّذِىٓ ءَامَنَ يَـٰقَوْمِ إِنِّىٓ أَخَافُ عَلَيْكُم مِّثْلَ يَوْمِ ٱلْأَحْزَابِ

Dan orang yang beriman itu berkata: "Hai kaumku, sesungguhnya aku khawatir kamu akan ditimpa (bencana) seperti peristiwa kehancuran golongan yang bersekutu.

وَقَالَ waqāla dan berkata
ٱلَّذِىٓ alladhī orang yang
ءَامَنَ āmana ia beriman
يَـٰقَوْمِ yāqawmi wahai kaumku
إِنِّىٓ innī sesungguhnya aku
أَخَافُ akhāfu aku takut/khawatir
عَلَيْكُم ʿalaykum atas kalian
مِّثْلَ mith'la seperti
يَوْمِ yawmi hari
ٱلْأَحْزَابِ l-aḥzābi golongan yang bersekutu

Ayat 31 - Surah Al-Ghaafir: 14 kata

مِثْلَ دَأْبِ قَوْمِ نُوحٍۢ وَعَادٍۢ وَثَمُودَ وَٱلَّذِينَ مِنۢ بَعْدِهِمْ ۚ وَمَا ٱللَّهُ يُرِيدُ ظُلْمًۭا لِّلْعِبَادِ

(Yakni) seperti keadaan kaum Nuh, 'Aad, Tsamud dan orang-orang yang datang sesudah mereka. Dan Allah tidak menghendaki berbuat kezaliman terhadap hamba-hamba-Nya.

مِثْلَ mith'la seperti
دَأْبِ dabi keadaan
قَوْمِ qawmi kaum
نُوحٍۢ nūḥin Nuh
وَعَادٍۢ waʿādin dan 'Ad
وَثَمُودَ wathamūda dan Tsamud
وَٱلَّذِينَ wa-alladhīna dan orang-orang yang
مِنۢ min dari
بَعْدِهِمْ ۚ baʿdihim sesudah mereka
وَمَا wamā dan tidaklah
ٱللَّهُ l-lahu Allah
يُرِيدُ yurīdu menghendaki
ظُلْمًۭا ẓul'man berbuat zalim
لِّلْعِبَادِ lil'ʿibādi kepada hamba-hamba

Ayat 32 - Surah Al-Ghaafir: 6 kata

وَيَـٰقَوْمِ إِنِّىٓ أَخَافُ عَلَيْكُمْ يَوْمَ ٱلتَّنَادِ

Hai kaumku, sesungguhnya aku khawatir terhadapmu akan siksaan hari panggil-memanggil.

وَيَـٰقَوْمِ wayāqawmi hai kaumku
إِنِّىٓ innī sesungguhnya aku
أَخَافُ akhāfu aku takut/khawatir
عَلَيْكُمْ ʿalaykum atas kalian
يَوْمَ yawma hari
ٱلتَّنَادِ l-tanādi panggil-memanggil

Ayat 33 - Surah Al-Ghaafir: 16 kata

يَوْمَ تُوَلُّونَ مُدْبِرِينَ مَا لَكُم مِّنَ ٱللَّهِ مِنْ عَاصِمٍۢ ۗ وَمَن يُضْلِلِ ٱللَّهُ فَمَا لَهُۥ مِنْ هَادٍۢ

(yaitu) hari (ketika) kamu (lari) berpaling ke belakang, tidak ada bagimu seorangpun yang menyelamatkan kamu dari (azab) Allah, dan siapa yang disesatkan Allah, niscaya tidak ada baginya seorangpun yang akan memberi petunjuk.

يَوْمَ yawma pada hari
تُوَلُّونَ tuwallūna kamu berpaling
مُدْبِرِينَ mud'birīna ke belakang
مَا mā tidak ada
لَكُم lakum bagi kalian
مِّنَ mina dari
ٱللَّهِ l-lahi Allah
مِنْ min dari
عَاصِمٍۢ ۗ ʿāṣimin pelindung/penyelamat
وَمَن waman dan barang siapa
يُضْلِلِ yuḍ'lili menyesatkan
ٱللَّهُ l-lahu Allah
فَمَا famā maka tidak ada
لَهُۥ lahu baginya
مِنْ min dari
هَادٍۢ hādin seorang pemberi petunjuk

Ayat 34 - Surah Al-Ghaafir: 30 kata

وَلَقَدْ جَآءَكُمْ يُوسُفُ مِن قَبْلُ بِٱلْبَيِّنَـٰتِ فَمَا زِلْتُمْ فِى شَكٍّۢ مِّمَّا جَآءَكُم بِهِۦ ۖ حَتَّىٰٓ إِذَا هَلَكَ قُلْتُمْ لَن يَبْعَثَ ٱللَّهُ مِنۢ بَعْدِهِۦ رَسُولًۭا ۚ كَذَٰلِكَ يُضِلُّ ٱللَّهُ مَنْ هُوَ مُسْرِفٌۭ مُّرْتَابٌ

Dan sesungguhnya telah datang Yusuf kepadamu dengan membawa keterangan-keterangan, tetapi kamu senantiasa dalam keraguan tentang apa yang dibawanya kepadamu, hingga ketika dia meninggal, kamu berkata: "Allah tidak akan mengirim seorang (rasulpun) sesudahnya. Demikianlah Allah menyesatkan orang-orang yang melampaui batas dan ragu-ragu.

وَلَقَدْ walaqad dan sesungguhnya
جَآءَكُمْ jāakum telah datang kepadamu
يُوسُفُ yūsufu Yusuf
مِن min dari
قَبْلُ qablu sebelum/dahulu
بِٱلْبَيِّنَـٰتِ bil-bayināti dengan keterangan yang nyata
فَمَا famā maka tidak
زِلْتُمْ zil'tum senantiasa
فِى fī dalam
شَكٍّۢ shakkin keraguan
مِّمَّا mimmā tentang apa
جَآءَكُم jāakum dia datang kepadamu
بِهِۦ ۖ bihi dengannya
حَتَّىٰٓ ḥattā sehingga
إِذَا idhā ketika
هَلَكَ halaka dia binasa/meninggal
قُلْتُمْ qul'tum kamu berkata
لَن lan tidak akan
يَبْعَثَ yabʿatha mengutus
ٱللَّهُ l-lahu Allah
مِنۢ min dari
بَعْدِهِۦ baʿdihi sesudahnya
رَسُولًۭا ۚ rasūlan seorang rasul
كَذَٰلِكَ kadhālika demikianlah
يُضِلُّ yuḍillu menyesatkan
ٱللَّهُ l-lahu Allah
مَنْ man orang
هُوَ huwa ia
مُسْرِفٌۭ mus'rifun melampaui batas
مُّرْتَابٌ mur'tābun ragu-ragu

Ayat 35 - Surah Al-Ghaafir: 23 kata

ٱلَّذِينَ يُجَـٰدِلُونَ فِىٓ ءَايَـٰتِ ٱللَّهِ بِغَيْرِ سُلْطَـٰنٍ أَتَىٰهُمْ ۖ كَبُرَ مَقْتًا عِندَ ٱللَّهِ وَعِندَ ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ ۚ كَذَٰلِكَ يَطْبَعُ ٱللَّهُ عَلَىٰ كُلِّ قَلْبِ مُتَكَبِّرٍۢ جَبَّارٍۢ

(Yaitu) orang-orang yang memperdebatkan ayat-ayat Allah tanpa alasan yang sampai kepada mereka. Amat besar kemurkaan (bagi mereka) di sisi Allah dan di sisi orang-orang yang beriman. Demikianlah Allah mengunci mati hati orang yang sombong dan sewenang-wenang.

ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
يُجَـٰدِلُونَ yujādilūna mereka membantah
فِىٓ fī pada
ءَايَـٰتِ āyāti ayat-ayat
ٱللَّهِ l-lahi Allah
بِغَيْرِ bighayri dengan tanpa
سُلْطَـٰنٍ sul'ṭānin alasan
أَتَىٰهُمْ ۖ atāhum datang kepada mereka
كَبُرَ kabura amat besar
مَقْتًا maqtan kemurkaan/kebencian
عِندَ ʿinda di sisi
ٱللَّهِ l-lahi Allah
وَعِندَ waʿinda dan di sisi
ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
ءَامَنُوا۟ ۚ āmanū beriman
كَذَٰلِكَ kadhālika demikianlah
يَطْبَعُ yaṭbaʿu menutup
ٱللَّهُ l-lahu Allah
عَلَىٰ ʿalā atas
كُلِّ kulli setiap
قَلْبِ qalbi hati
مُتَكَبِّرٍۢ mutakabbirin orang yang sombong
جَبَّارٍۢ jabbārin sewenang-wenang

Ayat 36 - Surah Al-Ghaafir: 9 kata

وَقَالَ فِرْعَوْنُ يَـٰهَـٰمَـٰنُ ٱبْنِ لِى صَرْحًۭا لَّعَلِّىٓ أَبْلُغُ ٱلْأَسْبَـٰبَ

Dan berkatalah Fir'aun: "Hai Haman, buatkanlah bagiku sebuah bangunan yang tinggi supaya aku sampai ke pintu-pintu,

وَقَالَ waqāla dan berkata
فِرْعَوْنُ fir'ʿawnu Fir'aun
يَـٰهَـٰمَـٰنُ yāhāmānu hai Haman
ٱبْنِ ib'ni buatkan
لِى lī untukku
صَرْحًۭا ṣarḥan istana/bangunan yang tinggi
لَّعَلِّىٓ laʿallī supaya aku
أَبْلُغُ ablughu aku sampai
ٱلْأَسْبَـٰبَ l-asbāba pintu-pintu

Ayat 37 - Surah Al-Ghaafir: 23 kata

أَسْبَـٰبَ ٱلسَّمَـٰوَٰتِ فَأَطَّلِعَ إِلَىٰٓ إِلَـٰهِ مُوسَىٰ وَإِنِّى لَأَظُنُّهُۥ كَـٰذِبًۭا ۚ وَكَذَٰلِكَ زُيِّنَ لِفِرْعَوْنَ سُوٓءُ عَمَلِهِۦ وَصُدَّ عَنِ ٱلسَّبِيلِ ۚ وَمَا كَيْدُ فِرْعَوْنَ إِلَّا فِى تَبَابٍۢ

(yaitu) pintu-pintu langit, supaya aku dapat melihat Tuhan Musa dan sesungguhnya aku memandangnya seorang pendusta". Demikianlah dijadikan Fir'aun memandang baik perbuatan yang buruk itu, dan dia dihalangi dari jalan (yang benar); dan tipu daya Fir'aun itu tidak lain hanyalah membawa kerugian.

أَسْبَـٰبَ asbāba pintu-pintu
ٱلسَّمَـٰوَٰتِ l-samāwāti langit(jamak)
فَأَطَّلِعَ fa-aṭṭaliʿa maka aku akan melihat
إِلَىٰٓ ilā kepada
إِلَـٰهِ ilāhi Tuhan
مُوسَىٰ mūsā Musa
وَإِنِّى wa-innī dan sesungguhnya aku
لَأَظُنُّهُۥ la-aẓunnuhu sungguh aku menyangkanya
كَـٰذِبًۭا ۚ kādhiban seorang pendusta
وَكَذَٰلِكَ wakadhālika dan demikianlah
زُيِّنَ zuyyina dijadikan memandang baik
لِفِرْعَوْنَ lifir'ʿawna bagi Fir'aun
سُوٓءُ sūu seburuk-buruk
عَمَلِهِۦ ʿamalihi perbuatannya
وَصُدَّ waṣudda dan dia dihalangi
عَنِ ʿani dari
ٱلسَّبِيلِ ۚ l-sabīli jalan
وَمَا wamā dan tidaklah
كَيْدُ kaydu tipu daya
فِرْعَوْنَ fir'ʿawna Fir'aun
إِلَّا illā kecuali
فِى fī dalam
تَبَابٍۢ tabābin kerugian/kebinasaan

Ayat 38 - Surah Al-Ghaafir: 8 kata

وَقَالَ ٱلَّذِىٓ ءَامَنَ يَـٰقَوْمِ ٱتَّبِعُونِ أَهْدِكُمْ سَبِيلَ ٱلرَّشَادِ

Orang yang beriman itu berkata: "Hai kaumku, ikutilah aku, aku akan menunjukkan kepadamu jalan yang benar.

وَقَالَ waqāla dan berkata
ٱلَّذِىٓ alladhī orang-orang yang
ءَامَنَ āmana beriman
يَـٰقَوْمِ yāqawmi wahai kaumku
ٱتَّبِعُونِ ittabiʿūni ikutilah aku
أَهْدِكُمْ ahdikum aku akan tunjukkan kepadamu
سَبِيلَ sabīla jalan
ٱلرَّشَادِ l-rashādi petunjuk/benar

Ayat 39 - Surah Al-Ghaafir: 11 kata

يَـٰقَوْمِ إِنَّمَا هَـٰذِهِ ٱلْحَيَوٰةُ ٱلدُّنْيَا مَتَـٰعٌۭ وَإِنَّ ٱلْـَٔاخِرَةَ هِىَ دَارُ ٱلْقَرَارِ

Hai kaumku, sesungguhnya kehidupan dunia ini hanyalah kesenangan (sementara) dan sesungguhnya akhirat itulah negeri yang kekal.

يَـٰقَوْمِ yāqawmi wahai kaumku
إِنَّمَا innamā sesungguhnya hanyalah
هَـٰذِهِ hādhihi ini
ٱلْحَيَوٰةُ l-ḥayatu kehidupan
ٱلدُّنْيَا l-dun'yā dunia
مَتَـٰعٌۭ matāʿun kesenangan
وَإِنَّ wa-inna dan sesungguhnya
ٱلْـَٔاخِرَةَ l-ākhirata akhirat
هِىَ hiya itu
دَارُ dāru tempat/negri
ٱلْقَرَارِ l-qarāri kekal

Ayat 40 - Surah Al-Ghaafir: 23 kata

مَنْ عَمِلَ سَيِّئَةًۭ فَلَا يُجْزَىٰٓ إِلَّا مِثْلَهَا ۖ وَمَنْ عَمِلَ صَـٰلِحًۭا مِّن ذَكَرٍ أَوْ أُنثَىٰ وَهُوَ مُؤْمِنٌۭ فَأُو۟لَـٰٓئِكَ يَدْخُلُونَ ٱلْجَنَّةَ يُرْزَقُونَ فِيهَا بِغَيْرِ حِسَابٍۢ

Barangsiapa mengerjakan perbuatan jahat, maka dia tidak akan dibalasi melainkan sebanding dengan kejahatan itu. Dan barangsiapa mengerjakan amal yang saleh baik laki-laki maupun perempuan sedang ia dalam keadaan beriman, maka mereka akan masuk surga, mereka diberi rezeki di dalamnya tanpa hisab.

مَنْ man barang siapa
عَمِلَ ʿamila berbuat
سَيِّئَةًۭ sayyi-atan kejahatan
فَلَا falā maka tidak
يُجْزَىٰٓ yuj'zā ia di beri balasan
إِلَّا illā kecuali
مِثْلَهَا ۖ mith'lahā sebanding dengannya
وَمَنْ waman dan barang siapa
عَمِلَ ʿamila berbuat
صَـٰلِحًۭا ṣāliḥan kebajikan
مِّن min dari
ذَكَرٍ dhakarin laki-laki
أَوْ aw atau
أُنثَىٰ unthā perempuan
وَهُوَ wahuwa dan dia
مُؤْمِنٌۭ mu'minun mukmin
فَأُو۟لَـٰٓئِكَ fa-ulāika maka mereka itu
يَدْخُلُونَ yadkhulūna mereka masuk
ٱلْجَنَّةَ l-janata surga
يُرْزَقُونَ yur'zaqūna mereka di beri rezeki
فِيهَا fīhā di dalamnya
بِغَيْرِ bighayri dengan tanpa
حِسَابٍۢ ḥisābin perhitungan

Ayat 41 - Surah Al-Ghaafir: 9 kata

۞ وَيَـٰقَوْمِ مَا لِىٓ أَدْعُوكُمْ إِلَى ٱلنَّجَوٰةِ وَتَدْعُونَنِىٓ إِلَى ٱلنَّارِ

Hai kaumku, bagaimanakah kamu, aku menyeru kamu kepada keselamatan, tetapi kamu menyeru aku ke neraka?

۞ وَيَـٰقَوْمِ wayāqawmi hai kaumku
مَا mā mengapa
لِىٓ lī aku
أَدْعُوكُمْ adʿūkum aku menyeru kamu
إِلَى ilā kepada
ٱلنَّجَوٰةِ l-najati keselamatan
وَتَدْعُونَنِىٓ watadʿūnanī dan kamu menyeru-ku
إِلَى ilā kepada
ٱلنَّارِ l-nāri neraka

Ayat 42 - Surah Al-Ghaafir: 15 kata

تَدْعُونَنِى لِأَكْفُرَ بِٱللَّهِ وَأُشْرِكَ بِهِۦ مَا لَيْسَ لِى بِهِۦ عِلْمٌۭ وَأَنَا۠ أَدْعُوكُمْ إِلَى ٱلْعَزِيزِ ٱلْغَفَّـٰرِ

(Kenapa) kamu menyeruku supaya kafir kepada Allah dan mempersekutukan-Nya dengan apa yang tidak kuketahui padahal aku menyeru kamu (beriman) kepada Yang Maha Perkasa lagi Maha Pengampun?

تَدْعُونَنِى tadʿūnanī kamu menyeruku
لِأَكْفُرَ li-akfura supaya aku kafir
بِٱللَّهِ bil-lahi kepada Allah
وَأُشْرِكَ wa-ush'rika dan aku mempersekutukan
بِهِۦ bihi dengan-Nya
مَا mā apa-apa
لَيْسَ laysa tidak
لِى lī bagiku
بِهِۦ bihi tentang itu
عِلْمٌۭ ʿil'mun pengetahuan
وَأَنَا۠ wa-anā dan/padahal aku
أَدْعُوكُمْ adʿūkum aku menyeru kamu
إِلَى ilā kepada
ٱلْعَزِيزِ l-ʿazīzi Maha Perkasa
ٱلْغَفَّـٰرِ l-ghafāri Maha Pengampun

Ayat 43 - Surah Al-Ghaafir: 22 kata

لَا جَرَمَ أَنَّمَا تَدْعُونَنِىٓ إِلَيْهِ لَيْسَ لَهُۥ دَعْوَةٌۭ فِى ٱلدُّنْيَا وَلَا فِى ٱلْـَٔاخِرَةِ وَأَنَّ مَرَدَّنَآ إِلَى ٱللَّهِ وَأَنَّ ٱلْمُسْرِفِينَ هُمْ أَصْحَـٰبُ ٱلنَّارِ

Sudah pasti bahwa apa yang kamu seru supaya aku (beriman) kepadanya tidak dapat memperkenankan seruan apapun baik di dunia maupun di akhirat. Dan sesungguhnya kita kembali kepada Allah dan sesungguhnya orang-orang yang melampaui batas, mereka itulah penghuni neraka.

لَا lā tidak
جَرَمَ jarama ragu-ragu
أَنَّمَا annamā bahwasanya
تَدْعُونَنِىٓ tadʿūnanī kamu menyeru kepadaku
إِلَيْهِ ilayhi kepadanya
لَيْسَ laysa tidak
لَهُۥ lahu baginya
دَعْوَةٌۭ daʿwatun seruan
فِى fī di
ٱلدُّنْيَا l-dun'yā dunia
وَلَا walā dan tidak
فِى fī di
ٱلْـَٔاخِرَةِ l-ākhirati akhirat
وَأَنَّ wa-anna dan sesungguhnya
مَرَدَّنَآ maraddanā tempat kembali kita
إِلَى ilā kepada
ٱللَّهِ l-lahi Allah
وَأَنَّ wa-anna dan sesungguhnya
ٱلْمُسْرِفِينَ l-mus'rifīna orang-orang yang melampaui batas
هُمْ hum mereka
أَصْحَـٰبُ aṣḥābu penghuni
ٱلنَّارِ l-nāri neraka

Ayat 44 - Surah Al-Ghaafir: 12 kata

فَسَتَذْكُرُونَ مَآ أَقُولُ لَكُمْ ۚ وَأُفَوِّضُ أَمْرِىٓ إِلَى ٱللَّهِ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ بَصِيرٌۢ بِٱلْعِبَادِ

Kelak kamu akan ingat kepada apa yang kukatakan kepada kamu. Dan aku menyerahkan urusanku kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Melihat akan hamba-hamba-Nya".

فَسَتَذْكُرُونَ fasatadhkurūna maka kelak kamu akan ingat
مَآ mā apa yang
أَقُولُ aqūlu ku katakan
لَكُمْ ۚ lakum bagi kalian
وَأُفَوِّضُ wa-ufawwiḍu dan aku menyerahkan
أَمْرِىٓ amrī urusanku
إِلَى ilā kepada
ٱللَّهِ ۚ l-lahi Allah
إِنَّ inna sesungguhnya
ٱللَّهَ l-laha Allah
بَصِيرٌۢ baṣīrun Maha Melihat
بِٱلْعِبَادِ bil-ʿibādi kepada hamba-hamba-Nya

Ayat 45 - Surah Al-Ghaafir: 10 kata

فَوَقَىٰهُ ٱللَّهُ سَيِّـَٔاتِ مَا مَكَرُوا۟ ۖ وَحَاقَ بِـَٔالِ فِرْعَوْنَ سُوٓءُ ٱلْعَذَابِ

Maka Allah memeliharanya dari kejahatan tipu daya mereka, dan Fir'aun beserta kaumnya dikepung oleh azab yang amat buruk.

فَوَقَىٰهُ fawaqāhu maka melindungi/memeliharanya
ٱللَّهُ l-lahu Allah
سَيِّـَٔاتِ sayyiāti kejahatan
مَا mā apa yang
مَكَرُوا۟ ۖ makarū mereka tipu dayakan
وَحَاقَ waḥāqa dan meliputi/mengepung
بِـَٔالِ biāli dengan keluarga/kaum
فِرْعَوْنَ fir'ʿawna Fir'aun
سُوٓءُ sūu seburuk-buruk
ٱلْعَذَابِ l-ʿadhābi azab

Ayat 46 - Surah Al-Ghaafir: 13 kata

ٱلنَّارُ يُعْرَضُونَ عَلَيْهَا غُدُوًّۭا وَعَشِيًّۭا ۖ وَيَوْمَ تَقُومُ ٱلسَّاعَةُ أَدْخِلُوٓا۟ ءَالَ فِرْعَوْنَ أَشَدَّ ٱلْعَذَابِ

Kepada mereka dinampakkan neraka pada pagi dan petang, dan pada hari terjadinya Kiamat. (Dikatakan kepada malaikat): "Masukkanlah Fir'aun dan kaumnya ke dalam azab yang sangat keras".

ٱلنَّارُ al-nāru api neraka
يُعْرَضُونَ yuʿ'raḍūna mereka dinampakkan
عَلَيْهَا ʿalayhā atasnya
غُدُوًّۭا ghuduwwan pagi
وَعَشِيًّۭا ۖ waʿashiyyan dan petang
وَيَوْمَ wayawma dan pada hari
تَقُومُ taqūmu terjadinya
ٱلسَّاعَةُ l-sāʿatu kiamat
أَدْخِلُوٓا۟ adkhilū masukkanlah
ءَالَ āla keluarga/kaum
فِرْعَوْنَ fir'ʿawna Fir'aun
أَشَدَّ ashadda sangat keras
ٱلْعَذَابِ l-ʿadhābi azab

Ayat 47 - Surah Al-Ghaafir: 19 kata

وَإِذْ يَتَحَآجُّونَ فِى ٱلنَّارِ فَيَقُولُ ٱلضُّعَفَـٰٓؤُا۟ لِلَّذِينَ ٱسْتَكْبَرُوٓا۟ إِنَّا كُنَّا لَكُمْ تَبَعًۭا فَهَلْ أَنتُم مُّغْنُونَ عَنَّا نَصِيبًۭا مِّنَ ٱلنَّارِ

Dan (ingatlah), ketika mereka berbantah-bantah dalam neraka, maka orang-orang yang lemah berkata kepada orang-orang yang menyombongkan diri: "Sesungguhnya kami adalah pengikut-pengikutmu, maka dapatkah kamu menghindarkan dari kami sebahagian azab api neraka?"

وَإِذْ wa-idh dan ketika
يَتَحَآجُّونَ yataḥājjūna mereka berbantah-bantahan
فِى fī dalam
ٱلنَّارِ l-nāri neraka
فَيَقُولُ fayaqūlu maka berkatalah
ٱلضُّعَفَـٰٓؤُا۟ l-ḍuʿafāu orang-orang yang lemah
لِلَّذِينَ lilladhīna kepada orang-orang yang
ٱسْتَكْبَرُوٓا۟ is'takbarū menyombongkan diri
إِنَّا innā sesungguhnya kami
كُنَّا kunnā adalah kami
لَكُمْ lakum bagi kalian
تَبَعًۭا tabaʿan pengikut-pengikut
فَهَلْ fahal maka apakah
أَنتُم antum kamu
مُّغْنُونَ mugh'nūna menghindarkan
عَنَّا ʿannā dari kami
نَصِيبًۭا naṣīban bahagian
مِّنَ mina dari
ٱلنَّارِ l-nāri neraka

Ayat 48 - Surah Al-Ghaafir: 12 kata

قَالَ ٱلَّذِينَ ٱسْتَكْبَرُوٓا۟ إِنَّا كُلٌّۭ فِيهَآ إِنَّ ٱللَّهَ قَدْ حَكَمَ بَيْنَ ٱلْعِبَادِ

Orang-orang yang menyombongkan diri menjawab: "Sesungguhnya kita semua sama-sama dalam neraka karena sesungguhnya Allah telah menetapkan keputusan antara hamba-hamba-(Nya)".

قَالَ qāla berkata
ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
ٱسْتَكْبَرُوٓا۟ is'takbarū menyombongkan diri
إِنَّا innā sesungguhnya kami
كُلٌّۭ kullun masing-masing/semua
فِيهَآ fīhā di dalamnya(neraka)
إِنَّ inna sesungguhnya
ٱللَّهَ l-laha Allah
قَدْ qad sungguh
حَكَمَ ḥakama Dia telah memutuskan
بَيْنَ bayna diantara
ٱلْعِبَادِ l-ʿibādi hamba-hamba

Ayat 49 - Surah Al-Ghaafir: 13 kata

وَقَالَ ٱلَّذِينَ فِى ٱلنَّارِ لِخَزَنَةِ جَهَنَّمَ ٱدْعُوا۟ رَبَّكُمْ يُخَفِّفْ عَنَّا يَوْمًۭا مِّنَ ٱلْعَذَابِ

Dan orang-orang yang berada dalam neraka berkata kepada penjaga-penjaga neraka Jahannam: "Mohonkanlah kepada Tuhanmu supaya Dia meringankan azab dari kami barang sehari".

وَقَالَ waqāla dan berkata
ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
فِى fī di dalam
ٱلنَّارِ l-nāri neraka
لِخَزَنَةِ likhazanati kepada penjaga
جَهَنَّمَ jahannama neraka jahanam
ٱدْعُوا۟ id'ʿū mohonkanlah
رَبَّكُمْ rabbakum Tuhan kalian
يُخَفِّفْ yukhaffif supaya Dia meringankan
عَنَّا ʿannā dari kami
يَوْمًۭا yawman sehari
مِّنَ mina dari
ٱلْعَذَابِ l-ʿadhābi azab

Ayat 50 - Surah Al-Ghaafir: 16 kata

قَالُوٓا۟ أَوَلَمْ تَكُ تَأْتِيكُمْ رُسُلُكُم بِٱلْبَيِّنَـٰتِ ۖ قَالُوا۟ بَلَىٰ ۚ قَالُوا۟ فَٱدْعُوا۟ ۗ وَمَا دُعَـٰٓؤُا۟ ٱلْكَـٰفِرِينَ إِلَّا فِى ضَلَـٰلٍ

Penjaga Jahannam berkata: "Dan apakah belum datang kepada kamu rasul-rasulmu dengan membawa keterangan-keterangan?" Mereka menjawab: "Benar, sudah datang". Penjaga-penjaga Jahannam berkata: "Berdoalah kamu". Dan doa orang-orang kafir itu hanyalah sia-sia belaka.

قَالُوٓا۟ qālū mereka berkata
أَوَلَمْ awalam ataukah tidak
تَكُ taku kepadamu
تَأْتِيكُمْ tatīkum datang kepadamu
رُسُلُكُم rusulukum rasul-rasul kamu
بِٱلْبَيِّنَـٰتِ ۖ bil-bayināti dengan keterangan yang nyata
قَالُوا۟ qālū mereka berkata
بَلَىٰ ۚ balā ya benar
قَالُوا۟ qālū mereka berkata
فَٱدْعُوا۟ ۗ fa-id'ʿū maka berdo'alah
وَمَا wamā dan tidaklah
دُعَـٰٓؤُا۟ duʿāu do'a
ٱلْكَـٰفِرِينَ l-kāfirīna orang-orang yang kafir
إِلَّا illā kecuali
فِى fī dalam
ضَلَـٰلٍ ḍalālin kesesatan

Ayat 51 - Surah Al-Ghaafir: 11 kata

إِنَّا لَنَنصُرُ رُسُلَنَا وَٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ فِى ٱلْحَيَوٰةِ ٱلدُّنْيَا وَيَوْمَ يَقُومُ ٱلْأَشْهَـٰدُ

Sesungguhnya Kami menolong rasul-rasul Kami dan orang-orang yang beriman dalam kehidupan dunia dan pada hari berdirinya saksi-saksi (hari kiamat),

إِنَّا innā sesungguhnya Kami
لَنَنصُرُ lananṣuru benar-benar kami menolong
رُسُلَنَا rusulanā rasul-rasul Kami
وَٱلَّذِينَ wa-alladhīna dan orang-orang yang
ءَامَنُوا۟ āmanū mereka beriman
فِى fī dalam
ٱلْحَيَوٰةِ l-ḥayati kehidupan
ٱلدُّنْيَا l-dun'yā dunia
وَيَوْمَ wayawma dan pada hari
يَقُومُ yaqūmu wahai kaumku
ٱلْأَشْهَـٰدُ l-ashhādu saksi-saksi

Ayat 52 - Surah Al-Ghaafir: 10 kata

يَوْمَ لَا يَنفَعُ ٱلظَّـٰلِمِينَ مَعْذِرَتُهُمْ ۖ وَلَهُمُ ٱللَّعْنَةُ وَلَهُمْ سُوٓءُ ٱلدَّارِ

(yaitu) hari yang tidak berguna bagi orang-orang zalim permintaan maafnya dan bagi merekalah laknat dan bagi merekalah tempat tinggal yang buruk.

يَوْمَ yawma pada hari
لَا lā tidak
يَنفَعُ yanfaʿu berguna
ٱلظَّـٰلِمِينَ l-ẓālimīna orang-orang yang zalim
مَعْذِرَتُهُمْ ۖ maʿdhiratuhum permintaan maaf mereka
وَلَهُمُ walahumu dan bagi mereka
ٱللَّعْنَةُ l-laʿnatu kutukan
وَلَهُمْ walahum dan bagi mereka
سُوٓءُ sūu seburuk-buruk
ٱلدَّارِ l-dāri tempat tinggal

Ayat 53 - Surah Al-Ghaafir: 8 kata

وَلَقَدْ ءَاتَيْنَا مُوسَى ٱلْهُدَىٰ وَأَوْرَثْنَا بَنِىٓ إِسْرَٰٓءِيلَ ٱلْكِتَـٰبَ

Dan sesungguhnya telah Kami berikan petunjuk kepada Musa; dan Kami wariskan Taurat kepada Bani Israil,

وَلَقَدْ walaqad dan sesungguhnya
ءَاتَيْنَا ātaynā telah Kami berikan
مُوسَى mūsā Musa
ٱلْهُدَىٰ l-hudā petunjuk
وَأَوْرَثْنَا wa-awrathnā dan Kami wariskan
بَنِىٓ banī Bani
إِسْرَٰٓءِيلَ is'rāīla Israil
ٱلْكِتَـٰبَ l-kitāba kitab

Ayat 54 - Surah Al-Ghaafir: 4 kata

هُدًۭى وَذِكْرَىٰ لِأُو۟لِى ٱلْأَلْبَـٰبِ

untuk menjadi petunjuk dan peringatan bagi orang-orang yang berfikir.

هُدًۭى hudan petunjuk
وَذِكْرَىٰ wadhik'rā dan peringatan
لِأُو۟لِى li-ulī bagi orang-orang yang mempunyai
ٱلْأَلْبَـٰبِ l-albābi pikiran

Ayat 55 - Surah Al-Ghaafir: 12 kata

فَٱصْبِرْ إِنَّ وَعْدَ ٱللَّهِ حَقٌّۭ وَٱسْتَغْفِرْ لِذَنۢبِكَ وَسَبِّحْ بِحَمْدِ رَبِّكَ بِٱلْعَشِىِّ وَٱلْإِبْكَـٰرِ

Maka bersabarlah kamu, karena sesungguhnya janji Allah itu benar, dan mohonlah ampunan untuk dosamu dan bertasbihlah seraya memuji Tuhanmu pada waktu petang dan pagi.

فَٱصْبِرْ fa-iṣ'bir maka bersabarlah kamu
إِنَّ inna sesungguhnya
وَعْدَ waʿda janji
ٱللَّهِ l-lahi Allah
حَقٌّۭ ḥaqqun benar
وَٱسْتَغْفِرْ wa-is'taghfir dan mohon ampunlah
لِذَنۢبِكَ lidhanbika untuk dosamu
وَسَبِّحْ wasabbiḥ dan bertasbihlah
بِحَمْدِ biḥamdi dengan memuji
رَبِّكَ rabbika Tuhanmu
بِٱلْعَشِىِّ bil-ʿashiyi di waktu pagi
وَٱلْإِبْكَـٰرِ wal-ib'kāri dan petang

Ayat 56 - Surah Al-Ghaafir: 23 kata

إِنَّ ٱلَّذِينَ يُجَـٰدِلُونَ فِىٓ ءَايَـٰتِ ٱللَّهِ بِغَيْرِ سُلْطَـٰنٍ أَتَىٰهُمْ ۙ إِن فِى صُدُورِهِمْ إِلَّا كِبْرٌۭ مَّا هُم بِبَـٰلِغِيهِ ۚ فَٱسْتَعِذْ بِٱللَّهِ ۖ إِنَّهُۥ هُوَ ٱلسَّمِيعُ ٱلْبَصِيرُ

Sesungguhhnya orang-orang yang memperdebatkan tentang ayat-ayat Allah tanpa alasan yang sampai kepada mereka tidak ada dalam dada mereka melainkan hanyalah (keinginan akan) kebesaran yang mereka sekali-kali tiada akan mencapainya, maka mintalah perlindungan kepada Allah. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar lagi Maha Melihat.

إِنَّ inna sesungguhnya
ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
يُجَـٰدِلُونَ yujādilūna mereka membantah
فِىٓ fī pada
ءَايَـٰتِ āyāti ayat-ayat
ٱللَّهِ l-lahi Allah
بِغَيْرِ bighayri dengan tanpa
سُلْطَـٰنٍ sul'ṭānin kekuasaan/alasan
أَتَىٰهُمْ ۙ atāhum ia datang pada mereka
إِن in tidak ada
فِى fī dalam
صُدُورِهِمْ ṣudūrihim dada mereka
إِلَّا illā kecuali
كِبْرٌۭ kib'run kebesaran
مَّا mā tidaklah
هُم hum mereka
بِبَـٰلِغِيهِ ۚ bibālighīhi mencapainya
فَٱسْتَعِذْ fa-is'taʿidh maka berlindunglah
بِٱللَّهِ ۖ bil-lahi kepada Allah
إِنَّهُۥ innahu sesungguhnya Dia
هُوَ huwa Dia
ٱلسَّمِيعُ l-samīʿu Maha Mendengar
ٱلْبَصِيرُ l-baṣīru Maha Melihat

Ayat 57 - Surah Al-Ghaafir: 12 kata

لَخَلْقُ ٱلسَّمَـٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ أَكْبَرُ مِنْ خَلْقِ ٱلنَّاسِ وَلَـٰكِنَّ أَكْثَرَ ٱلنَّاسِ لَا يَعْلَمُونَ

Sesungguhnya penciptaan langit dan bumi lebih besar daripada penciptaan manusia akan tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui.

لَخَلْقُ lakhalqu sungguh penciptaan
ٱلسَّمَـٰوَٰتِ l-samāwāti langit(jamak)
وَٱلْأَرْضِ wal-arḍi dan bumi
أَكْبَرُ akbaru lebih besar
مِنْ min dari
خَلْقِ khalqi penciptaan
ٱلنَّاسِ l-nāsi manusia
وَلَـٰكِنَّ walākinna akan tetapi
أَكْثَرَ akthara kebanyakan
ٱلنَّاسِ l-nāsi manusia
لَا lā tidak
يَعْلَمُونَ yaʿlamūna mengetahui

Ayat 58 - Surah Al-Ghaafir: 13 kata

وَمَا يَسْتَوِى ٱلْأَعْمَىٰ وَٱلْبَصِيرُ وَٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ وَعَمِلُوا۟ ٱلصَّـٰلِحَـٰتِ وَلَا ٱلْمُسِىٓءُ ۚ قَلِيلًۭا مَّا تَتَذَكَّرُونَ

Dan tidaklah sama orang yang buta dengan orang yang melihat, dan tidaklah (pula sama) orang-orang yang beriman serta mengerjakan amal saleh dengan orang-orang yang durhaka. Sedikit sekali kamu mengambil pelajaran.

وَمَا wamā dan tidaklah
يَسْتَوِى yastawī sama
ٱلْأَعْمَىٰ l-aʿmā orang yang buta
وَٱلْبَصِيرُ wal-baṣīru dan orang yang melihat
وَٱلَّذِينَ wa-alladhīna dan orang-orang yang
ءَامَنُوا۟ āmanū beriman
وَعَمِلُوا۟ waʿamilū dan beramal
ٱلصَّـٰلِحَـٰتِ l-ṣāliḥāti shaleh
وَلَا walā dan tidak
ٱلْمُسِىٓءُ ۚ l-musīu orang yang jahat
قَلِيلًۭا qalīlan sedikit sekali
مَّا mā apa-apa
تَتَذَكَّرُونَ tatadhakkarūna kamu mengambil pelajaran

Ayat 59 - Surah Al-Ghaafir: 11 kata

إِنَّ ٱلسَّاعَةَ لَـَٔاتِيَةٌۭ لَّا رَيْبَ فِيهَا وَلَـٰكِنَّ أَكْثَرَ ٱلنَّاسِ لَا يُؤْمِنُونَ

Sesungguhnya hari kiamat pasti akan datang, tidak ada keraguan tentangnya, akan tetapi kebanyakan manusia tiada beriman.

إِنَّ inna sesungguhnya
ٱلسَّاعَةَ l-sāʿata hari kiamat
لَـَٔاتِيَةٌۭ laātiyatun pasti akan datang
لَّا lā tidak ada
رَيْبَ rayba keraguan
فِيهَا fīhā di dalamnya
وَلَـٰكِنَّ walākinna akan tetapi
أَكْثَرَ akthara kebanyakan
ٱلنَّاسِ l-nāsi manusia
لَا lā tidak
يُؤْمِنُونَ yu'minūna beriman

Ayat 60 - Surah Al-Ghaafir: 13 kata

وَقَالَ رَبُّكُمُ ٱدْعُونِىٓ أَسْتَجِبْ لَكُمْ ۚ إِنَّ ٱلَّذِينَ يَسْتَكْبِرُونَ عَنْ عِبَادَتِى سَيَدْخُلُونَ جَهَنَّمَ دَاخِرِينَ

Dan Tuhanmu berfirman: "Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina".

وَقَالَ waqāla dan berfirman
رَبُّكُمُ rabbukumu Tuhan kalian
ٱدْعُونِىٓ id'ʿūnī berdo'alah kepada-Ku
أَسْتَجِبْ astajib akan Ku perkenankan
لَكُمْ ۚ lakum bagi kalian
إِنَّ inna sesungguhnya
ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
يَسْتَكْبِرُونَ yastakbirūna menyombongkan diri
عَنْ ʿan dari
عِبَادَتِى ʿibādatī menyembah-Ku
سَيَدْخُلُونَ sayadkhulūna mereka akan masuk
جَهَنَّمَ jahannama neraka jahanam
دَاخِرِينَ dākhirīna keadaan hina

Ayat 61 - Surah Al-Ghaafir: 20 kata

ٱللَّهُ ٱلَّذِى جَعَلَ لَكُمُ ٱلَّيْلَ لِتَسْكُنُوا۟ فِيهِ وَٱلنَّهَارَ مُبْصِرًا ۚ إِنَّ ٱللَّهَ لَذُو فَضْلٍ عَلَى ٱلنَّاسِ وَلَـٰكِنَّ أَكْثَرَ ٱلنَّاسِ لَا يَشْكُرُونَ

Allah-lah yang menjadikan malam untuk kamu supaya kamu beristirahat padanya; dan menjadikan siang terang benderang. Sesungguhnya Allah benar-benar mempunyal karunia yang dilimpahkan atas manusia, akan tetapi kebanyakan manusia tidak bersyukur.

ٱللَّهُ al-lahu Allah
ٱلَّذِى alladhī yang
جَعَلَ jaʿala menjadikan
لَكُمُ lakumu bagi kalian
ٱلَّيْلَ al-layla malam
لِتَسْكُنُوا۟ litaskunū supaya kamu beristirahat
فِيهِ fīhi padanya
وَٱلنَّهَارَ wal-nahāra dan siang
مُبْصِرًا ۚ mub'ṣiran terang benderang
إِنَّ inna sesungguhnya
ٱللَّهَ l-laha Allah
لَذُو ladhū benar-benar mempunyai
فَضْلٍ faḍlin karunia
عَلَى ʿalā atas
ٱلنَّاسِ l-nāsi manusia
وَلَـٰكِنَّ walākinna akan tetapi
أَكْثَرَ akthara kebanyakan
ٱلنَّاسِ l-nāsi manusia
لَا lā tidak
يَشْكُرُونَ yashkurūna bersyukur

Ayat 62 - Surah Al-Ghaafir: 12 kata

ذَٰلِكُمُ ٱللَّهُ رَبُّكُمْ خَـٰلِقُ كُلِّ شَىْءٍۢ لَّآ إِلَـٰهَ إِلَّا هُوَ ۖ فَأَنَّىٰ تُؤْفَكُونَ

Yang demikian itu adalah Allah, Tuhanmu, Pencipta segala sesuatu, tiada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia; maka bagaimanakah kamu dapat dipalingkan?

ذَٰلِكُمُ dhālikumu demikian itu
ٱللَّهُ l-lahu Allah
رَبُّكُمْ rabbukum Tuhan kalian
خَـٰلِقُ khāliqu Pencipta
كُلِّ kulli segala
شَىْءٍۢ shayin sesuatu
لَّآ lā tidak ada
إِلَـٰهَ ilāha Tuhan
إِلَّا illā kecuali
هُوَ ۖ huwa Dia
فَأَنَّىٰ fa-annā maka bagaimana
تُؤْفَكُونَ tu'fakūna kamu dipalingkan

Ayat 63 - Surah Al-Ghaafir: 7 kata

كَذَٰلِكَ يُؤْفَكُ ٱلَّذِينَ كَانُوا۟ بِـَٔايَـٰتِ ٱللَّهِ يَجْحَدُونَ

Seperti demikianlah dipalingkan orang-orang yang selalu mengingkari ayat-ayat Allah.

كَذَٰلِكَ kadhālika seperti demikianlah
يُؤْفَكُ yu'faku dipalingkan
ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
كَانُوا۟ kānū adalah mereka
بِـَٔايَـٰتِ biāyāti dengan ayat-ayat
ٱللَّهِ l-lahi Allah
يَجْحَدُونَ yajḥadūna mereka mengingkari

Ayat 64 - Surah Al-Ghaafir: 21 kata

ٱللَّهُ ٱلَّذِى جَعَلَ لَكُمُ ٱلْأَرْضَ قَرَارًۭا وَٱلسَّمَآءَ بِنَآءًۭ وَصَوَّرَكُمْ فَأَحْسَنَ صُوَرَكُمْ وَرَزَقَكُم مِّنَ ٱلطَّيِّبَـٰتِ ۚ ذَٰلِكُمُ ٱللَّهُ رَبُّكُمْ ۖ فَتَبَارَكَ ٱللَّهُ رَبُّ ٱلْعَـٰلَمِينَ

Allah-lah yang menjadikan bumi bagi kamu tempat menetap dan langit sebagai atap, dan membentuk kamu lalu membaguskan rupamu serta memberi kamu rezeki dengan sebahagian yang baik-baik. Yang demikian itu adalah Allah Tuhanmu, Maha Agung Allah, Tuhan semesta alam.

ٱللَّهُ al-lahu Allah
ٱلَّذِى alladhī yang
جَعَلَ jaʿala menjadikan
لَكُمُ lakumu bagi kalian
ٱلْأَرْضَ l-arḍa bumi
قَرَارًۭا qarāran tempat menetap
وَٱلسَّمَآءَ wal-samāa dan langit
بِنَآءًۭ bināan atap
وَصَوَّرَكُمْ waṣawwarakum dan Dia membentuk kamu
فَأَحْسَنَ fa-aḥsana lalu Dia membaguskan
صُوَرَكُمْ ṣuwarakum bentuk/rupamu
وَرَزَقَكُم warazaqakum dan Dia memberimu rezeki
مِّنَ mina dari
ٱلطَّيِّبَـٰتِ ۚ l-ṭayibāti yang baik-baik
ذَٰلِكُمُ dhālikumu demikian itu
ٱللَّهُ l-lahu Allah
رَبُّكُمْ ۖ rabbukum Tuhan kalian
فَتَبَارَكَ fatabāraka Maha Suci
ٱللَّهُ l-lahu Allah
رَبُّ rabbu Tuhan
ٱلْعَـٰلَمِينَ l-ʿālamīna semesta alam

Ayat 65 - Surah Al-Ghaafir: 14 kata

هُوَ ٱلْحَىُّ لَآ إِلَـٰهَ إِلَّا هُوَ فَٱدْعُوهُ مُخْلِصِينَ لَهُ ٱلدِّينَ ۗ ٱلْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ ٱلْعَـٰلَمِينَ

Dialah Yang hidup kekal, tiada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia; maka sembahlah Dia dengan memurnikan ibadat kepada-Nya. Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam.

هُوَ huwa Dia
ٱلْحَىُّ l-ḥayu yang hidup
لَآ lā tidak ada
إِلَـٰهَ ilāha Tuhan
إِلَّا illā kecuali
هُوَ huwa Dia
فَٱدْعُوهُ fa-id'ʿūhu maka sembahlah Dia
مُخْلِصِينَ mukh'liṣīna dengan ikhlas
لَهُ lahu kepada-Nya
ٱلدِّينَ ۗ l-dīna agama/ketaatan
ٱلْحَمْدُ l-ḥamdu segala puji
لِلَّهِ lillahi bagi Allah
رَبِّ rabbi Tuhan
ٱلْعَـٰلَمِينَ l-ʿālamīna semesta alam

Ayat 66 - Surah Al-Ghaafir: 20 kata

۞ قُلْ إِنِّى نُهِيتُ أَنْ أَعْبُدَ ٱلَّذِينَ تَدْعُونَ مِن دُونِ ٱللَّهِ لَمَّا جَآءَنِىَ ٱلْبَيِّنَـٰتُ مِن رَّبِّى وَأُمِرْتُ أَنْ أُسْلِمَ لِرَبِّ ٱلْعَـٰلَمِينَ

Katakanlah (ya Muhammad): "Sesungguhnya aku dilarang menyembah sembahan yang kamu sembah selain Allah setelah datang kepadaku keterangan-keterangan dari Tuhanku; dan aku diperintahkan supaya tunduk patuh kepada Tuhan semesta alam.

۞ قُلْ qul katakanlah
إِنِّى innī sesungguhnya aku
نُهِيتُ nuhītu aku dilarang
أَنْ an bahwa
أَعْبُدَ aʿbuda aku menyembah
ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
تَدْعُونَ tadʿūna kamu sembah
مِن min dari
دُونِ dūni selain
ٱللَّهِ l-lahi Allah
لَمَّا lammā setelah
جَآءَنِىَ jāaniya datang kepadaku
ٱلْبَيِّنَـٰتُ l-bayinātu keterangan yang nyata
مِن min dari
رَّبِّى rabbī Tuhanku
وَأُمِرْتُ wa-umir'tu dan aku di perintah
أَنْ an supaya
أُسْلِمَ us'lima aku berserah diri
لِرَبِّ lirabbi kepada Tuhan
ٱلْعَـٰلَمِينَ l-ʿālamīna semesta alam

Ayat 67 - Surah Al-Ghaafir: 30 kata

هُوَ ٱلَّذِى خَلَقَكُم مِّن تُرَابٍۢ ثُمَّ مِن نُّطْفَةٍۢ ثُمَّ مِنْ عَلَقَةٍۢ ثُمَّ يُخْرِجُكُمْ طِفْلًۭا ثُمَّ لِتَبْلُغُوٓا۟ أَشُدَّكُمْ ثُمَّ لِتَكُونُوا۟ شُيُوخًۭا ۚ وَمِنكُم مَّن يُتَوَفَّىٰ مِن قَبْلُ ۖ وَلِتَبْلُغُوٓا۟ أَجَلًۭا مُّسَمًّۭى وَلَعَلَّكُمْ تَعْقِلُونَ

Dialah yang menciptakan kamu dari tanah kemudian dari setetes mani, sesudah itu dari segumpal darah, kemudian dilahirkannya kamu sebagai seorang anak, kemudian (kamu dibiarkan hidup) supaya kamu sampai kepada masa (dewasa), kemudian (dibiarkan kamu hidup lagi) sampai tua, di antara kamu ada yang diwafatkan sebelum itu. (Kami perbuat demikian) supaya kamu sampai kepada ajal yang ditentukan dan supaya kamu memahami(nya).

هُوَ huwa Dia
ٱلَّذِى alladhī yang
خَلَقَكُم khalaqakum menciptakan kalian
مِّن min dari
تُرَابٍۢ turābin tanah
ثُمَّ thumma kemudian
مِن min dari
نُّطْفَةٍۢ nuṭ'fatin setetes mani
ثُمَّ thumma kemudian
مِنْ min dari
عَلَقَةٍۢ ʿalaqatin segumpal darah
ثُمَّ thumma kemudian
يُخْرِجُكُمْ yukh'rijukum Dia mengeluarkan kamu
طِفْلًۭا ṭif'lan anak kecil
ثُمَّ thumma kemudian
لِتَبْلُغُوٓا۟ litablughū supaya kamu sampai
أَشُدَّكُمْ ashuddakum kedewasaanmu
ثُمَّ thumma kemudian
لِتَكُونُوا۟ litakūnū supaya kamu menjadi
شُيُوخًۭا ۚ shuyūkhan tua
وَمِنكُم waminkum dan diantara kamu
مَّن man orang
يُتَوَفَّىٰ yutawaffā diwafatkan
مِن min dari
قَبْلُ ۖ qablu sebelum itu
وَلِتَبْلُغُوٓا۟ walitablughū dan supaya kamu sampai
أَجَلًۭا ajalan waktu
مُّسَمًّۭى musamman telah ditentukan
وَلَعَلَّكُمْ walaʿallakum dan supaya kamu
تَعْقِلُونَ taʿqilūna kalian menggunakan akal

Ayat 68 - Surah Al-Ghaafir: 12 kata

هُوَ ٱلَّذِى يُحْىِۦ وَيُمِيتُ ۖ فَإِذَا قَضَىٰٓ أَمْرًۭا فَإِنَّمَا يَقُولُ لَهُۥ كُن فَيَكُونُ

Dialah yang menghidupkan dan mematikan, maka apabila Dia menetapkan sesuatu urusan, Dia hanya bekata kepadanya: "Jadilah", maka jadilah ia.

هُوَ huwa Dia
ٱلَّذِى alladhī yang
يُحْىِۦ yuḥ'yī menghidupkan
وَيُمِيتُ ۖ wayumītu dan mematikan
فَإِذَا fa-idhā maka apabila
قَضَىٰٓ qaḍā Dia menetapkan
أَمْرًۭا amran suatu urusan
فَإِنَّمَا fa-innamā maka sesungguhnya hanyalah
يَقُولُ yaqūlu Dia berkata
لَهُۥ lahu kepadanya
كُن kun jadilah
فَيَكُونُ fayakūnu maka jadilah ia

Ayat 69 - Surah Al-Ghaafir: 10 kata

أَلَمْ تَرَ إِلَى ٱلَّذِينَ يُجَـٰدِلُونَ فِىٓ ءَايَـٰتِ ٱللَّهِ أَنَّىٰ يُصْرَفُونَ

Apakah kamu tidak melihat kepada orang-orang yang membantah ayat-ayat Allah? Bagaimanakah mereka dapat dipalingkan?

أَلَمْ alam tidakkah
تَرَ tara kamu memperhatikan
إِلَى ilā kepada
ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
يُجَـٰدِلُونَ yujādilūna mereka membantah
فِىٓ fī pada
ءَايَـٰتِ āyāti ayat-ayat
ٱللَّهِ l-lahi Allah
أَنَّىٰ annā bagaimana
يُصْرَفُونَ yuṣ'rafūna mereka dipalingkan

Ayat 70 - Surah Al-Ghaafir: 9 kata

ٱلَّذِينَ كَذَّبُوا۟ بِٱلْكِتَـٰبِ وَبِمَآ أَرْسَلْنَا بِهِۦ رُسُلَنَا ۖ فَسَوْفَ يَعْلَمُونَ

(Yaitu) orang-orang yang mendustakan Al Kitab (Al Quran) dan wahyu yang dibawa oleh rasul-rasul Kami yang telah Kami utus. Kelak mereka akan mengetahui,

ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
كَذَّبُوا۟ kadhabū mereka mendustakan
بِٱلْكِتَـٰبِ bil-kitābi dengan kitab
وَبِمَآ wabimā dan dengan apa
أَرْسَلْنَا arsalnā Kami utus
بِهِۦ bihi dengannya
رُسُلَنَا ۖ rusulanā rasul-rasul Kami
فَسَوْفَ fasawfa maka kelak
يَعْلَمُونَ yaʿlamūna mereka mengetahui

Ayat 71 - Surah Al-Ghaafir: 6 kata

إِذِ ٱلْأَغْلَـٰلُ فِىٓ أَعْنَـٰقِهِمْ وَٱلسَّلَـٰسِلُ يُسْحَبُونَ

ketika belenggu dan rantai dipasang di leher mereka, seraya mereka diseret,

إِذِ idhi ketika
ٱلْأَغْلَـٰلُ l-aghlālu belenggu
فِىٓ fī pada
أَعْنَـٰقِهِمْ aʿnāqihim leher mereka
وَٱلسَّلَـٰسِلُ wal-salāsilu dan rantai
يُسْحَبُونَ yus'ḥabūna mereka di seret

Ayat 72 - Surah Al-Ghaafir: 6 kata

فِى ٱلْحَمِيمِ ثُمَّ فِى ٱلنَّارِ يُسْجَرُونَ

ke dalam air yang sangat panas, kemudian mereka dibakar dalam api,

فِى fī dalam
ٱلْحَمِيمِ l-ḥamīmi air yang panas
ثُمَّ thumma kemudian
فِى fī dalam
ٱلنَّارِ l-nāri api
يُسْجَرُونَ yus'jarūna mereka di bakar

Ayat 73 - Surah Al-Ghaafir: 7 kata

ثُمَّ قِيلَ لَهُمْ أَيْنَ مَا كُنتُمْ تُشْرِكُونَ

kemudian dikatakan kepada mereka: "Manakah berhala-berhala yang selalu kamu persekutukan,

ثُمَّ thumma kemudian
قِيلَ qīla dikatakan
لَهُمْ lahum kepada mereka
أَيْنَ ayna dimanakah
مَا mā apa (berhala)
كُنتُمْ kuntum kalian adalah
تُشْرِكُونَ tush'rikūna kamu persekutukan

Ayat 74 - Surah Al-Ghaafir: 17 kata

مِن دُونِ ٱللَّهِ ۖ قَالُوا۟ ضَلُّوا۟ عَنَّا بَل لَّمْ نَكُن نَّدْعُوا۟ مِن قَبْلُ شَيْـًۭٔا ۚ كَذَٰلِكَ يُضِلُّ ٱللَّهُ ٱلْكَـٰفِرِينَ

(yang kamu sembah) selain Allah?" Mereka menjawab: "Mereka telah hilang lenyap dari kami, bahkan kami dahulu tiada pernah menyembah sesuatu". Seperti demikianlah Allah menyesatkan orang-orang kafir.

مِن min dari
دُونِ dūni selain
ٱللَّهِ ۖ l-lahi Allah
قَالُوا۟ qālū mereka berkata
ضَلُّوا۟ ḍallū merekah telah sesat
عَنَّا ʿannā dari kami
بَل bal bahkan
لَّمْ lam tidak ada
نَكُن nakun kami
نَّدْعُوا۟ nadʿū kami menyembah
مِن min dari
قَبْلُ qablu sebelum
شَيْـًۭٔا ۚ shayan sesuatu
كَذَٰلِكَ kadhālika seperti demikian
يُضِلُّ yuḍillu menyesatkan
ٱللَّهُ l-lahu Allah
ٱلْكَـٰفِرِينَ l-kāfirīna orang-orang kafir

Ayat 75 - Surah Al-Ghaafir: 11 kata

ذَٰلِكُم بِمَا كُنتُمْ تَفْرَحُونَ فِى ٱلْأَرْضِ بِغَيْرِ ٱلْحَقِّ وَبِمَا كُنتُمْ تَمْرَحُونَ

Yang demikian itu disebabkan karena kamu bersuka ria di muka bumi dengan tidak benar dan karena kamu selalu bersuka ria (dalam kemaksiatan).

ذَٰلِكُم dhālikum demikian itu
بِمَا bimā dengan apa
كُنتُمْ kuntum kalian adalah
تَفْرَحُونَ tafraḥūna bersuka ria
فِى fī di muka
ٱلْأَرْضِ l-arḍi bumi
بِغَيْرِ bighayri dengan tidak
ٱلْحَقِّ l-ḥaqi benar
وَبِمَا wabimā dan dengan apa
كُنتُمْ kuntum kalian adalah
تَمْرَحُونَ tamraḥūna kamu sombong/congkak

Ayat 76 - Surah Al-Ghaafir: 8 kata

ٱدْخُلُوٓا۟ أَبْوَٰبَ جَهَنَّمَ خَـٰلِدِينَ فِيهَا ۖ فَبِئْسَ مَثْوَى ٱلْمُتَكَبِّرِينَ

(Dikatakan kepada mereka): "Masuklah kamu ke pintu-pintu neraka Jahannam, sedang kamu kekal di dalamnya. Maka itulah seburuk-buruk tempat bagi orang-orang yang sombong".

ٱدْخُلُوٓا۟ ud'khulū masuklah
أَبْوَٰبَ abwāba pintu-pintu
جَهَنَّمَ jahannama neraka jahanam
خَـٰلِدِينَ khālidīna dalam keadaan kekal
فِيهَا ۖ fīhā di dalamnya
فَبِئْسَ fabi'sa maka amat buruk
مَثْوَى mathwā tempat
ٱلْمُتَكَبِّرِينَ l-mutakabirīna orang-orang yang sombong

Ayat 77 - Surah Al-Ghaafir: 14 kata

فَٱصْبِرْ إِنَّ وَعْدَ ٱللَّهِ حَقٌّۭ ۚ فَإِمَّا نُرِيَنَّكَ بَعْضَ ٱلَّذِى نَعِدُهُمْ أَوْ نَتَوَفَّيَنَّكَ فَإِلَيْنَا يُرْجَعُونَ

Maka bersabarlah kamu, sesungguhnya janji Allah adalah benar; maka meskipun Kami perlihatkan kepadamu sebagian siksa yang Kami ancamkan kepada mereka ataupun Kami wafatkan kamu (sebelum ajal menimpa mereka), namun kepada Kami sajalah mereka dikembalikan.

فَٱصْبِرْ fa-iṣ'bir maka bersabarlah kamu
إِنَّ inna sesungguhnya
وَعْدَ waʿda janji
ٱللَّهِ l-lahi Allah
حَقٌّۭ ۚ ḥaqqun benar
فَإِمَّا fa-immā maka adapun
نُرِيَنَّكَ nuriyannaka Kami perlihatkan kepadamu
بَعْضَ baʿḍa sebagai
ٱلَّذِى alladhī yang
نَعِدُهُمْ naʿiduhum Kami ancamkan pada mereka
أَوْ aw atau
نَتَوَفَّيَنَّكَ natawaffayannaka Kami wafatkan kamu
فَإِلَيْنَا fa-ilaynā maka kepada Kami
يُرْجَعُونَ yur'jaʿūna mereka dikembalikan

Ayat 78 - Surah Al-Ghaafir: 32 kata

وَلَقَدْ أَرْسَلْنَا رُسُلًۭا مِّن قَبْلِكَ مِنْهُم مَّن قَصَصْنَا عَلَيْكَ وَمِنْهُم مَّن لَّمْ نَقْصُصْ عَلَيْكَ ۗ وَمَا كَانَ لِرَسُولٍ أَن يَأْتِىَ بِـَٔايَةٍ إِلَّا بِإِذْنِ ٱللَّهِ ۚ فَإِذَا جَآءَ أَمْرُ ٱللَّهِ قُضِىَ بِٱلْحَقِّ وَخَسِرَ هُنَالِكَ ٱلْمُبْطِلُونَ

Dan sesungguhnya telah Kami utus beberapa orang rasul sebelum kamu, di antara mereka ada yang Kami ceritakan kepadamu dan di antara mereka ada (pula) yang tidak Kami ceritakan kepadamu. Tidak dapat bagi seorang rasul membawa suatu mukjizat, melainkan dengan seizin Allah; maka apabila telah datang perintah Allah, diputuskan (semua perkara) dengan adil. Dan ketika itu rugilah orang-orang yang berpegang kepada yang batil.

وَلَقَدْ walaqad dan sesungguhnya
أَرْسَلْنَا arsalnā telah Kami utus
رُسُلًۭا rusulan beberapa rasul
مِّن min dari
قَبْلِكَ qablika sebelum kamu
مِنْهُم min'hum di antara mereka
مَّن man orang
قَصَصْنَا qaṣaṣnā Kami ceritakan
عَلَيْكَ ʿalayka kepadamu
وَمِنْهُم wamin'hum dan diantara mereka
مَّن man orang
لَّمْ lam tidak
نَقْصُصْ naqṣuṣ Kami ceritakan
عَلَيْكَ ۗ ʿalayka kepadamu
وَمَا wamā dan tidak
كَانَ kāna ada
لِرَسُولٍ lirasūlin bagi seorang rasul
أَن an bahwa
يَأْتِىَ yatiya dia mendatangkan
بِـَٔايَةٍ biāyatin dengan suatu ayat/mu'jizat
إِلَّا illā kecuali
بِإِذْنِ bi-idh'ni dengan seizin
ٱللَّهِ ۚ l-lahi Allah
فَإِذَا fa-idhā maka apabila
جَآءَ jāa datang
أَمْرُ amru perintah
ٱللَّهِ l-lahi Allah
قُضِىَ quḍiya diputuskan
بِٱلْحَقِّ bil-ḥaqi dengan benar/adil
وَخَسِرَ wakhasira dan rugilah
هُنَالِكَ hunālika di waktu itu
ٱلْمُبْطِلُونَ l-mub'ṭilūna orang-orang yang berpegang pada yang bathil

Ayat 79 - Surah Al-Ghaafir: 9 kata

ٱللَّهُ ٱلَّذِى جَعَلَ لَكُمُ ٱلْأَنْعَـٰمَ لِتَرْكَبُوا۟ مِنْهَا وَمِنْهَا تَأْكُلُونَ

Allahlah yang menjadikan binatang ternak untuk kamu, sebagiannya untuk kamu kendarai dan sebagiannya untuk kamu makan.

ٱللَّهُ al-lahu Allah
ٱلَّذِى alladhī yang
جَعَلَ jaʿala menjadikan
لَكُمُ lakumu bagi kalian
ٱلْأَنْعَـٰمَ l-anʿāma binatang ternak
لِتَرْكَبُوا۟ litarkabū untuk kamu kendarai
مِنْهَا min'hā sebagiannya
وَمِنْهَا wamin'hā dan sebagiannya
تَأْكُلُونَ takulūna kamu makan

Ayat 80 - Surah Al-Ghaafir: 12 kata

وَلَكُمْ فِيهَا مَنَـٰفِعُ وَلِتَبْلُغُوا۟ عَلَيْهَا حَاجَةًۭ فِى صُدُورِكُمْ وَعَلَيْهَا وَعَلَى ٱلْفُلْكِ تُحْمَلُونَ

Dan (ada lagi) manfaat-manfaat yang lain pada binatang ternak itu untuk kamu dan supaya kamu mencapai suatu keperluan yang tersimpan dalam hati dengan mengendarainya. Dan kamu dapat diangkut dengan mengendarai binatang-binatang itu dan dengan mengendarai bahtera.

وَلَكُمْ walakum dan untuk kamu
فِيهَا fīhā padanya
مَنَـٰفِعُ manāfiʿu beberapa manfaat
وَلِتَبْلُغُوا۟ walitablughū dan supaya kamu mencapai
عَلَيْهَا ʿalayhā atasnya
حَاجَةًۭ ḥājatan keperluan
فِى fī dalam
صُدُورِكُمْ ṣudūrikum dada kamu
وَعَلَيْهَا waʿalayhā dan diatasnya
وَعَلَى waʿalā dan di atas
ٱلْفُلْكِ l-ful'ki perahu
تُحْمَلُونَ tuḥ'malūna kamu di bawa/ di angkut

Ayat 81 - Surah Al-Ghaafir: 6 kata

وَيُرِيكُمْ ءَايَـٰتِهِۦ فَأَىَّ ءَايَـٰتِ ٱللَّهِ تُنكِرُونَ

Dan Dia memperlihatkan kepada kamu tanda-tanda (kekuasaan-Nya); maka tanda-tanda (kekuasaan) Allah yang manakah yang kamu ingkari?

وَيُرِيكُمْ wayurīkum dan Dia memperlihatkan padamu
ءَايَـٰتِهِۦ āyātihi tanda-tanda-Nya
فَأَىَّ fa-ayya maka yang manakah
ءَايَـٰتِ āyāti tanda-tanda
ٱللَّهِ l-lahi Allah
تُنكِرُونَ tunkirūna kamu ingkari

Ayat 82 - Surah Al-Ghaafir: 25 kata

أَفَلَمْ يَسِيرُوا۟ فِى ٱلْأَرْضِ فَيَنظُرُوا۟ كَيْفَ كَانَ عَـٰقِبَةُ ٱلَّذِينَ مِن قَبْلِهِمْ ۚ كَانُوٓا۟ أَكْثَرَ مِنْهُمْ وَأَشَدَّ قُوَّةًۭ وَءَاثَارًۭا فِى ٱلْأَرْضِ فَمَآ أَغْنَىٰ عَنْهُم مَّا كَانُوا۟ يَكْسِبُونَ

Maka apakah mereka tiada mengadakan perjalanan di muka bumi lalu memperhatikan betapa kesudahan orang-orang yang sebelum mereka. Adalah orang-orang yang sebelum mereka itu lebih hebat kekuatannya dan (lebih banyak) bekas-bekas mereka di muka bumi, maka apa yang mereka usahakan itu tidak dapat menolong mereka.

أَفَلَمْ afalam apakah maka tidak
يَسِيرُوا۟ yasīrū mereka berjalan
فِى fī di muka
ٱلْأَرْضِ l-arḍi bumi
فَيَنظُرُوا۟ fayanẓurū lalu mereka memperhatikan
كَيْفَ kayfa bagaimana
كَانَ kāna adalah
عَـٰقِبَةُ ʿāqibatu akibat
ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
مِن min dari
قَبْلِهِمْ ۚ qablihim sebelum mereka
كَانُوٓا۟ kānū adalah mereka
أَكْثَرَ akthara lebih banyak
مِنْهُمْ min'hum daripada mereka
وَأَشَدَّ wa-ashadda dan lebih hebat
قُوَّةًۭ quwwatan kekuatan
وَءَاثَارًۭا waāthāran dan bekas-bekas
فِى fī di muka
ٱلْأَرْضِ l-arḍi bumi
فَمَآ famā maka tidak
أَغْنَىٰ aghnā berguna
عَنْهُم ʿanhum bagi mereka
مَّا mā apa
كَانُوا۟ kānū yang adalah mereka
يَكْسِبُونَ yaksibūna mereka usahakan

Ayat 83 - Surah Al-Ghaafir: 15 kata

فَلَمَّا جَآءَتْهُمْ رُسُلُهُم بِٱلْبَيِّنَـٰتِ فَرِحُوا۟ بِمَا عِندَهُم مِّنَ ٱلْعِلْمِ وَحَاقَ بِهِم مَّا كَانُوا۟ بِهِۦ يَسْتَهْزِءُونَ

Maka tatkala datang kepada mereka rasul-rasul (yang diutus kepada) mereka dengan membawa ketarangan-keterangan, mereka merasa senang dengan pengetahuan yang ada pada mereka dan mereka dikepung oleh azab Allah yang selalu mereka perolok-olokkan itu.

فَلَمَّا falammā maka tatkala
جَآءَتْهُمْ jāathum datang kepada mereka
رُسُلُهُم rusuluhum rasul-rasul mereka
بِٱلْبَيِّنَـٰتِ bil-bayināti dengan keterangan yang nyata
فَرِحُوا۟ fariḥū mereka bergembira
بِمَا bimā dengan apa
عِندَهُم ʿindahum di sisi mereka
مِّنَ mina daripada
ٱلْعِلْمِ l-ʿil'mi ilmu pengetahuan
وَحَاقَ waḥāqa dan mengepung
بِهِم bihim pada mereka
مَّا mā apa (azab)
كَانُوا۟ kānū adalah mereka
بِهِۦ bihi dengannya
يَسْتَهْزِءُونَ yastahziūna mereka memperolok-olok

Ayat 84 - Surah Al-Ghaafir: 12 kata

فَلَمَّا رَأَوْا۟ بَأْسَنَا قَالُوٓا۟ ءَامَنَّا بِٱللَّهِ وَحْدَهُۥ وَكَفَرْنَا بِمَا كُنَّا بِهِۦ مُشْرِكِينَ

Maka tatkala mereka melihat azab Kami, mereka berkata: "Kami beriman hanya kepada Allah saja, dan kami kafir kepada sembahan-sembahan yang telah kami persekutukan dengan Allah".

فَلَمَّا falammā maka tatkala
رَأَوْا۟ ra-aw mereka melihat
بَأْسَنَا basanā azab Kami
قَالُوٓا۟ qālū mereka berkata
ءَامَنَّا āmannā kami beriman
بِٱللَّهِ bil-lahi kepada Allah
وَحْدَهُۥ waḥdahu sendiri-Nya
وَكَفَرْنَا wakafarnā dan kami ingkar
بِمَا bimā dengan apa
كُنَّا kunnā adalah kami
بِهِۦ bihi dengan-Nya
مُشْرِكِينَ mush'rikīna orang-orang yang mempersekutukan

Ayat 85 - Surah Al-Ghaafir: 17 kata

فَلَمْ يَكُ يَنفَعُهُمْ إِيمَـٰنُهُمْ لَمَّا رَأَوْا۟ بَأْسَنَا ۖ سُنَّتَ ٱللَّهِ ٱلَّتِى قَدْ خَلَتْ فِى عِبَادِهِۦ ۖ وَخَسِرَ هُنَالِكَ ٱلْكَـٰفِرُونَ

Maka iman mereka tiada berguna bagi mereka tatkala mereka telah melihat siksa Kami. Itulah sunnah Allah yang telah berlaku terhadap hamba-hamba-Nya. Dan di waktu itu binasalah orang-orang kafir.

فَلَمْ falam maka tidak ada
يَكُ yaku adalah
يَنفَعُهُمْ yanfaʿuhum berguna bagi mereka
إِيمَـٰنُهُمْ īmānuhum iman mereka
لَمَّا lammā tatkala
رَأَوْا۟ ra-aw mereka melihat
بَأْسَنَا ۖ basanā azab Kami
سُنَّتَ sunnata sunnah/ketetapan
ٱللَّهِ l-lahi Allah
ٱلَّتِى allatī yang
قَدْ qad sungguh
خَلَتْ khalat telah berlaku
فِى fī pada
عِبَادِهِۦ ۖ ʿibādihi hamba-hamba-Nya
وَخَسِرَ wakhasira dan rugi
هُنَالِكَ hunālika di waktu itu
ٱلْكَـٰفِرُونَ l-kāfirūna orang-orang yang kafir

Lihat juga

Semua surah kata demi kata

بسم الله الرحمن الرحيم Sen 22 Rabiul Akhir
الاثنين 22 ربيع الآخر
هلال متناقص Sabit Tua Hari 24 / 29.5
Iluminasi 30%
Bulan baru dalam 5 hari
أستغفر الله Aku memohon ampun kepada Allah

إِنَّ ٱللَّهَ وَمَلَٰٓئِكَتَهُۥ يُصَلُّونَ عَلَى ٱلنَّبِىِّ ۚ يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ صَلُّوا۟ عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا۟ تَسْلِيمًا

Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.

QS. Al-Ahzab: 56

Shalawat Nabi