Apa arti «Pencabutan; Ketidakpikirannya» dalam Al-Qur'an?

Temukan arti kata Pencabutan; Ketidakpikirannya (كسل) dalam Al-Quran, dengan 2 ayat di dalamnya, dan penjelasan rinci dari Mufradat fi gharib al-Qur'an karya Al-Raghib al-Asfahani.

كسل
Ksl
Pencabutan; Ketidakpikirannya
Akar: ك - س - ل
bahasa Alquran 2 ayat

Diperbarui pada 29 Mei 2026 pukul 07h00

📖 1 menit baca

Definisi Pencabutan; Ketidakpikirannya

Al-Kasal désigne la paresse et le manque d'énergie pour accomplir les actions.

Le Très-Haut dit : 'Et quand ils se lèvent pour la prière, ils se lèvent paresseusement' (An-Nisa 142).

Al-kaslân est le paresseux.

Al-kasûl est extrêmement paresseux.

Pencabutan; Ketidakpikirannya dalam Alquran (2)

Mekah: 0 Madinah: 2
Pembagian ayat berdasarkan surah
An-Nisa 1
At-Tawba 1
Surat An-Nisa : 142 Madinah
﴿إِنَّ ٱلْمُنَٰفِقِينَ يُخَٰدِعُونَ ٱللَّهَ وَهُوَ خَٰدِعُهُمْ وَإِذَا قَامُوٓا۟ إِلَى ٱلصَّلَوٰةِ قَامُوا۟ كُسَالَىٰ يُرَآءُونَ ٱلنَّاسَ وَلَا يَذْكُرُونَ ٱللَّهَ إِلَّا قَلِيلًا
Sesungguhnya orang-orang munafik itu menipu Allah, dan Allah akan membalas tipuan mereka. Dan apabila mereka berdiri untuk shalat mereka berdiri dengan malas. Mereka bermaksud riya (dengan shalat) di hadapan manusia. Dan tidaklah mereka menyebut Allah kecuali sedikit sekali.
Surat At-Tawba : 54 Madinah
﴿وَمَا مَنَعَهُمْ أَن تُقْبَلَ مِنْهُمْ نَفَقَٰتُهُمْ إِلَّآ أَنَّهُمْ كَفَرُوا۟ بِٱللَّهِ وَبِرَسُولِهِۦ وَلَا يَأْتُونَ ٱلصَّلَوٰةَ إِلَّا وَهُمْ كُسَالَىٰ وَلَا يُنفِقُونَ إِلَّا وَهُمْ كَٰرِهُونَ
Dan tidak ada yang menghalangi mereka untuk diterima dari mereka nafkah-nafkahnya melainkan karena mereka kafir kepada Allah dan Rasul-Nya dan mereka tidak mengerjakan sembahyang, melainkan dengan malas dan tidak (pula) menafkahkan (harta) mereka, melainkan dengan rasa enggan.

Kata-kata dari akar kata yang sama dengan Pencabutan; Ketidakpikirannya

Bagikan

بسم الله الرحمن الرحيم Sab 1 Rabiul Awal
السبت 1 ربيع الأول
هلال متزايد Sabit Muda Hari 2.6 / 29.5
Iluminasi 7%
Bulan purnama dalam 12 hari
حسبنا الله ونعم الوكيل Cukuplah Allah bagi kami, sebaik-baik pelindung