Islam > Adhkar > Invocations du voyage
6 invocations prophétiques authentiques de la Fortresse du musulman (Hisn al-Muslim), sourcées du Livre et de la Sunna. Choisissez l'invocation souhaitée dans le sommaire ci-dessous.
Diperbarui pada 07 Oktober 2026 pukul 10.21
إذا تزوج أحدكم امرأة ،أو إذا اشترى خادماً فليقل : اللهم إني أسألك خيرها وخير ما جبلتها عليه وأعوذ بك من شرها وشر ما جبلتها عليه ، وإذا اشترى بعيراً فليأخذ بذروة سنامه وليقل مثل ذلك
Idza tazawwaja ahadukum imra'atan au idzasytara khadiman falyaqul: Allahumma inni as-aluka khairaha wa khaira ma jabaltaha 'alaih, wa a'uudzu bika min syarriha wa syarri ma jabaltaha 'alaih, wa idzasytara ba'iran falyaakhudz bi dzuruwati sinaamihi wa falyaqul mitsla dzaalik.
Apabila salah seorang dari kalian menikahi seorang wanita atau membeli seorang pelayan, hendaklah ia berkata: "Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu kebaikannya dan kebaikan apa yang Engkau ciptakan padanya, dan aku berlindung kepada-Mu dari keburukannya dan keburukan apa yang Engkau ciptakan padanya." Dan apabila ia membeli seekor unta, hendaklah ia memegang bagian atas punuknya dan mengucapkan yang seperti itu.
Abu Dawud 2/248 dan Ibnu Majah 1/617, lihat Shahih Ibnu Majah 1/324
بسم الله. الحمد لله. {سُبْحانَ الَّذِي سَخَّرَ لَنَا هَذَا وَمَا كُنَّا لَهُ مُقْرِنِينَ * وَإِنَّا إِلَى رَبِّنَا لَمُنقَلِبُونَ} الحمد لله ، الحمد لله ، الحمد لله ، الله اكبر ، الله اكبر ، الله اكبر ، سبحانك اللهم إني ظلمت نفسي فاغفر لي ، فإنه لا يغفر الذنوب إلا أنت
Bismillah. Alhamdulillah. {Subhaanalladzi sakhkhara lanaa haadzaa wa maa kunnaa lahuu muqrinin, wa innaa ilaa rabbinaa lamunqalibun}. Alhamdulillah, alhamdulillah, alhamdulillah, Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar, Subhaanaka Allahumma inni dhalamtu nafsii faghfir lii, fa innahu laa yaghfirudz dzunuuba illaa Anta.
Bismillah. Alhamdulillah. {Mahasuci (Allah) yang telah menundukkan (kendaraan) ini bagi kami, padahal kami sebelumnya tidak mampu menguasainya, dan sesungguhnya hanya kepada Tuhan kamilah kami akan kembali.} Alhamdulillah, alhamdulillah, alhamdulillah, Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar. Mahasuci Engkau ya Allah, sesungguhnya aku telah menzalimi diriku sendiri, maka ampunilah aku, karena tidak ada yang mengampuni dosa-dosa selain Engkau.
Abu Dawud 3/34 dan at-Tirmidzi 5/501, lihat Shahih at-Tirmidzi 3/156
الله أكبر، الله أكبر، الله أكبر،{سُبْحانَ الَّذِي سَخَّرَ لَنَا هَذَا وَمَا كُنَّا لَهُ مُقْرِنِينَ * وَإِنَّا إِلَى رَبِّنَا لَمُنقَلِبُونَ} اللهم إنا نسألُكَ في سفرنا هذا البرَّ والتقوى، ومن العمل ما ترضى، اللهم هون علينا سفرنا هذا واطو عنا بعده، اللهم أنت الصاحب في السفر، والخليفة في الأهل، اللهم إني أعوذ بك من وعْثاءِ السفر، وكآبة المنظر وسوء المنقلب في المال والأهل وإذا رجع قالهن وزاد فيهن آيبون، تائبون، عابدون، لربنا حامدون
Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar, {Subhaanalladzi sakhkhara lanaa haadzaa wa maa kunnaa lahuu muqrinin, wa innaa ilaa rabbinaa lamunqalibun}. Allahumma innaa nas-aluka fii safarinaa haadzaal birra wat taqwaa, wa minal 'amali maa tardhaa. Allahumma hawwin 'alainaa safaranaa haadzaa watwi 'annaa ba'dah. Allahumma Antash Shaahibu fish safar, wal khalifatu fil ahl. Allahumma inni a'uudzu bika min wa'thaa'ish safar, wa ka'aabatil manzhari, wa suu'il munqalabi fil maali wal ahl. Wa idzaa raja'a qaalahunna wa zaada fiihinna: aa'ibuun, taa'ibuun, 'aabiduun, li rabbinaa haamiduun.
Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar. {Mahasuci (Allah) yang telah menundukkan (kendaraan) ini bagi kami, padahal kami sebelumnya tidak mampu menguasainya, dan sesungguhnya hanya kepada Tuhan kamilah kami akan kembali.} Ya Allah, sesungguhnya kami memohon kepada-Mu dalam safar kami ini kebaikan (al birr) dan ketakwaan, serta amal yang Engkau ridhai. Ya Allah, mudahkanlah safar kami ini bagi kami dan lipatkanlah jaraknya bagi kami. Ya Allah, Engkaulah teman dalam safar dan pengganti (penjaga) keluarga. Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kesulitan safar, kesedihan pemandangan (yang buruk), dan buruknya keadaan saat kembali, dalam harta dan keluarga. Dan apabila kembali, ia mengucapkan semuanya itu dan menambahkan: "Kami kembali dengan bertobat, kami kembali dengan beribadah, kami memuji Tuhan kami."
Diriwayatkan oleh Muslim 2/978
بسم الله
Bismillah.
Dengan nama Allah.
Abu Dawud 4/296, dishahihkan oleh al-Albani dalam Shahih Abu Dawud 3/941
قال جابر رضي الله عنه : كنا إذا صعدنا كبرنا ، وإذا نزلنا سبحنا
Qaala Jaabir radhiyallahu 'anhu: kunnaa idzaa sha'adnaa kabbarnaa, wa idzaa nazalnaa sabbahnaa.
Jabir radhiyallahu 'anhu berkata: "Apabila kami mendaki (tempat tinggi), kami bertakbir, dan apabila kami menuruninya, kami bertasbih."
al-Bukhari, Fathul Bari 6/135
يكبر على كل شرف ثلاث تكبيرات ثم يقول : لا إله إلا الله وحده لا شريك لهُ ،لهُ الملك ، ولهُ الحمدُ وهو على كل شيءٍ قدير ، آيبون ،تائبون ، عابدون ، لربنا حامدون ،صدق الله وعده،ونصر عبده،وهزم الأحزاب وحده
Yukabbiru 'alaa kulli syarafin tsalaatsa takbiiraatin, tsumma yaquulu: Laa ilaaha illallaahu wahdahuu laa syariika lah, lahul mulku wa lahul hamd, wa huwa 'alaa kulli syai'in qadiir, aa'ibuun, taa'ibuun, 'aabiduun, li rabbinaa haamiduun, shadaqallaahu wa'dah, wa nashara 'abdah, wa hazamal ahzaaba wahdah.
Ia bertakbir tiga kali pada setiap tempat yang tinggi, kemudian berkata: "Tidak ada tuhan (yang berhak disembah) selain Allah, Yang Maha Esa, tiada sekutu bagi-Nya; milik-Nya kerajaan dan pujian, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu. Kami kembali dengan bertobat, kami kembali dengan beribadah, kami memuji Tuhan kami. Allah telah membenarkan janji-Nya, menolong hamba-Nya, dan mengalahkan pasukan-pasukan (musuh) sendirian."
Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam mengucapkannya ketika kembali dari perang atau haji. al-Bukhari 7/163 dan Muslim 2/980