Islam > Glosarium > Al-astghfar
Découvrez la signification du terme Al-astghfar (استغفار) dans le vocabulaire islamique.
Daftar isi :
Diperbarui pada 11 April 2026 pukul 01.05
📖 1 menit bacaMengklaim amal-amal baik dan mengarahkan diri kepadanya, dan menghitung banyaknya amal-amal yang rusak dan berpaling darinya. Para teolog (ahl al-kalam) berkata: istighfar adalah meminta ampunan setelah melihat keburukan maksiat dan berpaling darinya. Seorang ulama berkata: istighfar adalah memperbaiki urusan yang rusak dengan perkataan dan perbuatan; dikatakan: «aghfiru (perbaikilah) urusan ini», artinya: «perbaikilah sebagaimana patut ia diperbaiki».
Dalam bahasa: meminta ampunan; akar ghafara bermakna menutupi dan menyelubungi; dikatakan: «Allah telah mengampuni (ghafara) dosa-dosanya», artinya Ia menyelubunginya. Dalam pemakaian istilah: meminta ampunan dengan doa, tobat atau amal ketaatan lain. Ibnul Qayyim berkata: ketika istighfar disebutkan sendirian, yang dimaksud adalah tobat yang disertai permintaan ampunan kepada Allah; itu adalah penghapusan dosa, penghilangan jejaknya dan perlindungan dari keburukannya.
Penyelubungan tidak terpisahkan dari makna ini, sebagaimana firman Yang Mahatinggi: (QS 71:10: «Maka mohonkanlah ampunan kepada Tuhanmu, sungguh Dia Maha Pengampun»).
Meminta ampunan setelah melihat maksiat.