Arti istilah Al-ḍrwra (ضرورة) dalam glosarium Islam.
Daftar isi :
Diperbarui pada 11 April 2026 pukul 01.05
📖 1 menit bacaDiturunkan dari «dharr» (mudarat), yaitu apa yang datang tanpa dapat ditolak.
Yaitu kesempitan (syiddah) yang tidak dapat ditolak, kesukaran dan hajat. Dharuri (niscaya) adalah segala yang dibutuhkan dan tidak dapat ditinggalkan; jamaknya: dharuriyyat. Di kalangan teoretikus ushul: hal-hal yang tak tergantikan bagi tegaknya mashlahah agama dan dunia, sedemikian rupa seandainya lenyap, urusan dunia tidak dapat berjalan dengan lurus, melainkan dalam kekacauan, kehancuran dan hilangnya hidup; dan di dunia lain, hilangnya keselamatan, kebahagiaan, dengan kembalinya pada kegagalan yang nyata.
Itu adalah: penjagaan agama, jiwa, akal, keturunan dan harta. [al-Mishbah al-munir hlm. 138, al-Mu'jam al-washith 1/558, al-Muwafaqat 2/8, al-Musthashfa 1/287].
Diturunkan dari «dharr» (mudarat), yaitu apa yang datang tanpa dapat ditolak; juga menunjukkan apa yang tidak memerlukan pencarian maupun penarikan, karena diketahui orang awam.