Apa arti Al-mʿaad?

Islam > Glosarium > Al-mʿaad

Découvrez la signification du terme Al-mʿaad (معَاد) dans le vocabulaire islamique.

Daftar isi :

Diperbarui pada 11 April 2026 pukul 01.05

📖 1 menit baca

Definisi Al-mʿaad

Al-mʿaad selon Dustur al-'Ulama (Al-Ahmadnagari)

Isim masdar dan isim tempat, bermakna kembali dan arahnya sesuatu kepada keadaan awalnya. Dalam ilmu kalam, ia menunjuk kembali kepada wujud setelah tiada, atau kembalinya bagian-bagian tubuh kepada kesatuan setelah penyebarannya, serta hidup setelah mati, dan kembalinya jiwa-jiwa kepada tubuh-tubuh yang pernah mereka tinggalkan; itulah ma'ad jasmaniah. Adapun kembali yang murni ruhaniah, menurut pendapat para filsuf, bermakna kembalinya jiwa-jiwa kepada keadaan awalnya, yaitu terbebasnya dari semua keterikatan dengan tubuh dan dari semua penggunaan anggota, atau terbebasnya mereka dari kegelapan yang menimpanya.

Ma'ad (kembali), ba'th (kebangkitan), dan hasyr (pengumpulan) memiliki satu makna, sebagaimana disebutkan pada bahasan kebangkitan.

Istilah terkait: Al-mʿaad

بسم الله الرحمن الرحيم Sel 23 Rabiul Akhir
الثلاثاء 23 ربيع الآخر
هلال متناقص Sabit Tua Hari 24.1 / 29.5
Iluminasi 29%
Bulan baru dalam 5 hari
لا حول ولا قوة إلا بالله Tiada daya dan kekuatan kecuali dari Allah

إِنَّ ٱللَّهَ وَمَلَٰٓئِكَتَهُۥ يُصَلُّونَ عَلَى ٱلنَّبِىِّ ۚ يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ صَلُّوا۟ عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا۟ تَسْلِيمًا

Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.

QS. Al-Ahzab: 56

Shalawat Nabi