Arti istilah Al-mjaz (مجاز) dalam glosarium Islam.
Daftar isi :
Diperbarui pada 11 April 2026 pukul 01.05
📖 2 menit bacaApa yang melampaui dan keluar dari tempat penetapannya kepada yang lain, berdasarkan suatu relasi di antara keduanya: entah melalui gambaran, entah melalui makna yang masyhur dan tersirat, entah melalui kedekatan dan berdampingan; seperti nama singa yang diterapkan pada laki-laki pemberani, atau lafaz-lafaz yang dengannya diisyaratkan secara kinayah persetubuhan.
Asalnya adalah majaz pada pola maf'al, diturunkan dari al-jawaz bermakna menyeberang: dikatakan « aku menyeberangi sungai » (jaztu), artinya aku melewatinya; dan majaz: isim masdar dari bentuk mimi yang berlaku untuk waktu, tempat, dan peristiwa: entah penyeberangan itu sendiri, entah tempatnya, entah waktunya; makna dipindahkan dari makna itu kepada yang dihalalkan (diijinkan), yaitu yang menyeberang.
Lafaz yang dipakai dalam makna lain daripada makna yang ditetapkannya, dan yang cocok dengan makna itu.
Perpindahan dari yang tersirat (malzhum) kepada yang mengimplikasikannya (lazim).
Nama bagi apa yang dengannya dituju yang lain daripada yang ditetapkannya, berdasarkan suatu relasi di antara keduanya, seperti menyebut orang pemberani « singa »; diturunkan dari jaza yang muta'addi, seperti al-maula bermakna al-wali; dinamai demikian karena ia berpindah dari tempat makna hakiki ke tempat makna majazi (at-Ta'rifat, hlm. 214).
Nama bagi apa yang dengannya dituju yang lain daripada yang ditetapkannya, berdasarkan suatu relasi di antara keduanya, seperti menyebut orang pemberani « singa ».
Ialah lafaz yang dipakai di luar tempat penetapannya.