Arti istilah Al-mlamya (ملامية) dalam glosarium Islam.
Daftar isi :
Diperbarui pada 11 April 2026 pukul 01.05
📖 2 menit bacaMereka adalah orang-orang yang tidak membiarkan apa yang ada di dalam batin mereka tampak pada lahir mereka, dan mereka berikhtiar mewujudkan kesempurnaan ikhlas. Mereka menempatkan hal-hal pada tempat-tempatnya yang sebenarnya sesuai yang telah ditetapkan dalam arena gaib, sehingga iradah dan ilmu mereka tidak menyelisihi iradah maupun ilmu Allah Ta'ala. Mereka tidak menyangkal sebab-sebab kecuali di tempat yang konteksnya menuntut penyangkalan mereka, dan mereka tidak menetapkannya kecuali di tempat yang konteksnya menuntut penetapannya.
Siapa pun yang menghapus suatu sebab di tempat penciptanya menetapkannya telah berbuat bodoh dan tidak mengetahui nilainya, dan siapa pun yang bertumpu padanya di tempat ia harus disangkal telah menyekutukan Allah dan tersesat. Mereka adalah orang-orang yang tentang mereka dikatakan: Wali-wali-Ku berada di bawah kubah-kubah-Ku, tidak ada yang mengenal mereka selain-Ku.
Orang-orang yang batinnya tidak tampak pada lahirnya. Mereka berikhtiar mencapai kesempurnaan ikhlas dan menempatkan hal-hal pada tempat-tempatnya, iradah dan ilmu mereka tidak menyelisihi iradah al-Haqq maupun ilmu-Nya. Mereka tidak menyangkal sebab-sebab yang berada dalam konteks yang menuntut penyangkalannya dan sebaliknya.
Siapa pun yang menghapus suatu sebab di tempat penciptanya menetapkannya telah berbuat bodoh dan tidak mengetahui nilainya, dan siapa pun yang bertumpu padanya di tempat ia harus disangkal telah berbuat syirik dan tersesat. Mereka adalah orang-orang yang tentang mereka telah dikatakan: Wali-wali-Ku berada di bawah kubah-kubah-Ku, tidak ada yang mengenal mereka selain-Ku (disebutkan oleh Maula Ali al-Qari dalam Syarh asy-Syama'il, bab makanan Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, dan dalam hadis lengan, tanpa diatribusikan).