Arti istilah Al-mqdar (مقدار) dalam glosarium Islam.
Daftar isi :
Diperbarui pada 11 April 2026 pukul 01.05
📖 2 menit bacaYaitu besaran menerus; ia dibedakan dari bentuk benda dan sifat : besaran (miqdar) adalah baik perpanjangan satu, yaitu garis, atau dua, yaitu bidang, atau tiga, yaitu jirim didaktis (jism ta'limi). Miqdar dalam bahasa berarti banyaknya; dalam istilah teknis : banyaknya yang menerus yang meliputi secara umum jirim, garis, bidang dan tebal. Miqdar, kedudukan (hai'ah), bentuk dan jirim didaktis semuanya adalah aradh (sesuatu yang melekat) dalam satu pengertian dalam terminologi para hikmat.
Dalam bahasa : sesuatu yang dengan itu diketahui ukuran suatu benda, seperti hasta, takaran, timbangan, gelas ukur dan bilangan. Menurut para hikmat : banyaknya yang menerus yang bagian-bagiannya menetap, seperti garis, bidang dan jirim didaktis; atau yang bagian-bagiannya tidak menetap, seperti waktu. Maksud besaran menjadi rata dalam perbandingan, menurut para ahli geometri, adalah bahwa ia berada di antara dua besaran, dengan perbandingan besaran rata ini kepada salah satu dari kedua besaran itu serupa dengan perbandingan besaran yang lain dari kedua besaran itu kepada besaran rata ini; seperti empat di antara dua dan delapan : empat adalah setengah dari delapan, sebagaimana dua adalah setengahnya; atau dikatakan bahwa delapan adalah dua kali lipat empat, sebagaimana empat adalah dua kali lipat dua.
Maksud besaran rata menjadi sisi dari apa yang dikelilingi kedua ujung adalah bahwa hasil kali besaran itu dikalikan dirinya sendiri sama dengan hasil kali salah satu ujung dengan ujung yang lain : hasil kali empat dengan dirinya sendiri adalah enam belas, sebagaimana hasil kali dua dengan delapan, dan sebaliknya, adalah enam belas.
Dalam bahasa : banyaknya.
Sesuatu yang dengan itu diketahui bendanya, baik yang dihitung, yang diukur maupun yang ditimbang.