Surah Ad-Dukhaan kata demi kata

Islam > Al-Quran > Quran_wbw > Surah Ad-Dukhaan kata demi kata

Ad-Dukhaan (الدخان) kata demi kata secara utuh: Makkiyah, diwahyukan di Mekah, 59 ayat, 346 kata. Setiap ayat ditampilkan dalam bahasa Arab dengan terjemahan bahasa Indonesia, lalu diurai per kata, masing-masing dengan transliterasi dan maknanya.

Dengan 346 kata untuk dipelajari, Surah Ad-Dukhaan menjadi mudah diakses meski belum bisa membaca bahasa Arab: transliterasi memandu pelafalan dan makna memberi pemahaman. Ulangi setiap kata, lalu baca ulang seluruh ayat: inilah cara paling efektif untuk menghafal surah ini, memahami bacaan shalat, dan memperkaya kosakata Al-Qur'an.

Diperbarui pada 30 September 2026 pukul 04.42

📖 2 menit baca

بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَـٰنِ ٱلرَّحِيمِ

Ayat 1 - Surah Ad-Dukhaan: 1 kata

حمٓ

Haa miim.

حمٓ hha-meem Haa Miim.

Ayat 2 - Surah Ad-Dukhaan: 2 kata

وَٱلْكِتَـٰبِ ٱلْمُبِينِ

Demi Kitab (Al Quran) yang menjelaskan,

وَٱلْكِتَـٰبِ wal-kitābi demi kitab
ٱلْمُبِينِ l-mubīni yang jelas

Ayat 3 - Surah Ad-Dukhaan: 8 kata

إِنَّآ أَنزَلْنَـٰهُ فِى لَيْلَةٍۢ مُّبَـٰرَكَةٍ ۚ إِنَّا كُنَّا مُنذِرِينَ

sesungguhnya Kami menurunkannya pada suatu malam yang diberkahi dan sesungguhnya Kami-lah yang memberi peringatan.

إِنَّآ innā sesungguhnya Kami
أَنزَلْنَـٰهُ anzalnāhu Kami menurunkannya
فِى fī pada
لَيْلَةٍۢ laylatin malam hari
مُّبَـٰرَكَةٍ ۚ mubārakatin yang diberkati
إِنَّا innā sesungguhnya Kami
كُنَّا kunnā adalah Kami
مُنذِرِينَ mundhirīna Pemberi peringatan

Ayat 4 - Surah Ad-Dukhaan: 5 kata

فِيهَا يُفْرَقُ كُلُّ أَمْرٍ حَكِيمٍ

Pada malam itu dijelaskan segala urusan yang penuh hikmah,

فِيهَا fīhā didalamnya
يُفْرَقُ yuf'raqu dijelaskan
كُلُّ kullu segala
أَمْرٍ amrin perkara/urusan
حَكِيمٍ ḥakīmin hikmah/bijaksana

Ayat 5 - Surah Ad-Dukhaan: 6 kata

أَمْرًۭا مِّنْ عِندِنَآ ۚ إِنَّا كُنَّا مُرْسِلِينَ

(yaitu) urusan yang besar dari sisi Kami. Sesungguhnya Kami adalah Yang mengutus rasul-rasul,

أَمْرًۭا amran perintah/urusan
مِّنْ min dari
عِندِنَآ ۚ ʿindinā sisi Kami
إِنَّا innā sesungguhnya Kami
كُنَّا kunnā adalah Kami
مُرْسِلِينَ mur'silīna yang mengutus

Ayat 6 - Surah Ad-Dukhaan: 7 kata

رَحْمَةًۭ مِّن رَّبِّكَ ۚ إِنَّهُۥ هُوَ ٱلسَّمِيعُ ٱلْعَلِيمُ

sebagai rahmat dari Tuhanmu. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui,

رَحْمَةًۭ raḥmatan rahmat
مِّن min dari
رَّبِّكَ ۚ rabbika Tuhanmu
إِنَّهُۥ innahu sesungguhnya
هُوَ huwa Dia
ٱلسَّمِيعُ l-samīʿu Maha Mendengar
ٱلْعَلِيمُ l-ʿalīmu Maha Mengetahui

Ayat 7 - Surah Ad-Dukhaan: 8 kata

رَبِّ ٱلسَّمَـٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ وَمَا بَيْنَهُمَآ ۖ إِن كُنتُم مُّوقِنِينَ

Tuhan Yang memelihara langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya, jika kamu adalah orang yang meyakini.

رَبِّ rabbi Tuhan
ٱلسَّمَـٰوَٰتِ l-samāwāti langit(jamak)
وَٱلْأَرْضِ wal-arḍi dan bumi
وَمَا wamā dan apa
بَيْنَهُمَآ ۖ baynahumā yang ada di antara keduanya
إِن in jika
كُنتُم kuntum kalian adalah
مُّوقِنِينَ mūqinīna orang yang meyakini

Ayat 8 - Surah Ad-Dukhaan: 10 kata

لَآ إِلَـٰهَ إِلَّا هُوَ يُحْىِۦ وَيُمِيتُ ۖ رَبُّكُمْ وَرَبُّ ءَابَآئِكُمُ ٱلْأَوَّلِينَ

Tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia, Yang menghidupkan dan Yang mematikan (Dialah) Tuhanmu dan Tuhan bapak-bapakmu yang terdahulu.

لَآ lā tidak ada
إِلَـٰهَ ilāha Tuhan
إِلَّا illā kecuali
هُوَ huwa Dia
يُحْىِۦ yuḥ'yī Dia menghidupkan
وَيُمِيتُ ۖ wayumītu dan Dia mematikan
رَبُّكُمْ rabbukum Tuhan kalian
وَرَبُّ warabbu dan Tuhan
ءَابَآئِكُمُ ābāikumu bapak-bapak kamu
ٱلْأَوَّلِينَ l-awalīna terdahulu

Ayat 9 - Surah Ad-Dukhaan: 5 kata

بَلْ هُمْ فِى شَكٍّۢ يَلْعَبُونَ

Tetapi mereka bermain-main dalam keragu-raguan.

بَلْ bal tetapi
هُمْ hum mereka
فِى fī dalam
شَكٍّۢ shakkin keragu-raguan
يَلْعَبُونَ yalʿabūna mereka bermain-main

Ayat 10 - Surah Ad-Dukhaan: 6 kata

فَٱرْتَقِبْ يَوْمَ تَأْتِى ٱلسَّمَآءُ بِدُخَانٍۢ مُّبِينٍۢ

Maka tunggulah hari ketika langit membawa kabut yang nyata,

فَٱرْتَقِبْ fa-ir'taqib maka tunggulah
يَوْمَ yawma hari
تَأْتِى tatī datang/membawa
ٱلسَّمَآءُ l-samāu langit
بِدُخَانٍۢ bidukhānin dengan asap/kabut
مُّبِينٍۢ mubīnin nyata

Ayat 11 - Surah Ad-Dukhaan: 5 kata

يَغْشَى ٱلنَّاسَ ۖ هَـٰذَا عَذَابٌ أَلِيمٌۭ

yang meliputi manusia. Inilah azab yang pedih.

يَغْشَى yaghshā menutupi
ٱلنَّاسَ ۖ l-nāsa manusia
هَـٰذَا hādhā ini
عَذَابٌ ʿadhābun azab
أَلِيمٌۭ alīmun yang pedih

Ayat 12 - Surah Ad-Dukhaan: 6 kata

رَّبَّنَا ٱكْشِفْ عَنَّا ٱلْعَذَابَ إِنَّا مُؤْمِنُونَ

(Mereka berdoa): "Ya Tuhan kami, lenyapkanlah dari kami azab itu. Sesungguhnya kami akan beriman".

رَّبَّنَا rabbanā ya Tuhan kami
ٱكْشِفْ ik'shif hilangkanlah
عَنَّا ʿannā dari kami
ٱلْعَذَابَ l-ʿadhāba azab
إِنَّا innā sesungguhnya kami
مُؤْمِنُونَ mu'minūna orang-orang yang beriman

Ayat 13 - Surah Ad-Dukhaan: 7 kata

أَنَّىٰ لَهُمُ ٱلذِّكْرَىٰ وَقَدْ جَآءَهُمْ رَسُولٌۭ مُّبِينٌۭ

Bagaimanakah mereka dapat menerima peringatan, padahal telah datang kepada mereka seorang rasul yang memberi penjelasan,

أَنَّىٰ annā bagaimana
لَهُمُ lahumu bagi mereka
ٱلذِّكْرَىٰ l-dhik'rā peringatan
وَقَدْ waqad dan sungguh
جَآءَهُمْ jāahum telah datang kepada mereka
رَسُولٌۭ rasūlun seorang rasul
مُّبِينٌۭ mubīnun nyata/jelas

Ayat 14 - Surah Ad-Dukhaan: 6 kata

ثُمَّ تَوَلَّوْا۟ عَنْهُ وَقَالُوا۟ مُعَلَّمٌۭ مَّجْنُونٌ

kemudian mereka berpaling daripadanya dan berkata: "Dia adalah seorang yang menerima ajaran (dari orang lain) lagi pula seorang yang gila".

ثُمَّ thumma kemudian
تَوَلَّوْا۟ tawallaw mereka berpaling
عَنْهُ ʿanhu dari padanya
وَقَالُوا۟ waqālū dan mereka berkata
مُعَلَّمٌۭ muʿallamun seorang yang diajar
مَّجْنُونٌ majnūnun seorang gila

Ayat 15 - Surah Ad-Dukhaan: 6 kata

إِنَّا كَاشِفُوا۟ ٱلْعَذَابِ قَلِيلًا ۚ إِنَّكُمْ عَآئِدُونَ

Sesungguhnya (kalau) Kami akan melenyapkan siksaan itu agak sedikit sesungguhnya kamu akan kembali (ingkar).

إِنَّا innā sesungguhnya Kami
كَاشِفُوا۟ kāshifū menghilangkan
ٱلْعَذَابِ l-ʿadhābi azab
قَلِيلًا ۚ qalīlan sedikit
إِنَّكُمْ innakum sesungguhnya kalian
عَآئِدُونَ ʿāidūna orang-orang yang kembali

Ayat 16 - Surah Ad-Dukhaan: 6 kata

يَوْمَ نَبْطِشُ ٱلْبَطْشَةَ ٱلْكُبْرَىٰٓ إِنَّا مُنتَقِمُونَ

(Ingatlah) hari (ketika) Kami menghantam mereka dengan hantaman yang keras. Sesungguhnya Kami adalah Pemberi balasan.

يَوْمَ yawma pada hari
نَبْطِشُ nabṭishu Kami menghantam/menyerang
ٱلْبَطْشَةَ l-baṭshata hantaman/serangan
ٱلْكُبْرَىٰٓ l-kub'rā yang keras
إِنَّا innā sesungguhnya Kami
مُنتَقِمُونَ muntaqimūna pemberi siksaan

Ayat 17 - Surah Ad-Dukhaan: 8 kata

۞ وَلَقَدْ فَتَنَّا قَبْلَهُمْ قَوْمَ فِرْعَوْنَ وَجَآءَهُمْ رَسُولٌۭ كَرِيمٌ

Sesungguhnya sebelum mereka telah Kami uji kaum Fir'aun dan telah datang kepada mereka seorang rasul yang mulia,

۞ وَلَقَدْ walaqad dan sesungguhnya
فَتَنَّا fatannā Kami telah menguji
قَبْلَهُمْ qablahum sebelum mereka
قَوْمَ qawma kaum
فِرْعَوْنَ fir'ʿawna Fir'aun
وَجَآءَهُمْ wajāahum dan telah datang kepada mereka
رَسُولٌۭ rasūlun seorang rasul
كَرِيمٌ karīmun yang mulia

Ayat 18 - Surah Ad-Dukhaan: 9 kata

أَنْ أَدُّوٓا۟ إِلَىَّ عِبَادَ ٱللَّهِ ۖ إِنِّى لَكُمْ رَسُولٌ أَمِينٌۭ

(dengan berkata): "Serahkanlah kepadaku hamba-hamba Allah (Bani Israil yang kamu perbudak). Sesungguhnya aku adalah utusan (Allah) yang dipercaya kepadamu,

أَنْ an hendaklah
أَدُّوٓا۟ addū serahkan
إِلَىَّ ilayya kepadaku
عِبَادَ ʿibāda hamba-hamba
ٱللَّهِ ۖ l-lahi Allah
إِنِّى innī sesungguhnya aku
لَكُمْ lakum bagi kalian
رَسُولٌ rasūlun seorang rasul
أَمِينٌۭ amīnun terpercaya

Ayat 19 - Surah Ad-Dukhaan: 9 kata

وَأَن لَّا تَعْلُوا۟ عَلَى ٱللَّهِ ۖ إِنِّىٓ ءَاتِيكُم بِسُلْطَـٰنٍۢ مُّبِينٍۢ

dan janganlah kamu menyombongkan diri terhadap Allah. Sesungguhnya aku datang kepadamu dengan membawa bukti yang nyata.

وَأَن wa-an dan sesungguhnya
لَّا lā janganlah
تَعْلُوا۟ taʿlū kamu menyombongkan diri
عَلَى ʿalā terhadap
ٱللَّهِ ۖ l-lahi Allah
إِنِّىٓ innī sesungguhnya aku
ءَاتِيكُم ātīkum aku datang kepadamu
بِسُلْطَـٰنٍۢ bisul'ṭānin dengan kekuasaan/bukti
مُّبِينٍۢ mubīnin nyata

Ayat 20 - Surah Ad-Dukhaan: 6 kata

وَإِنِّى عُذْتُ بِرَبِّى وَرَبِّكُمْ أَن تَرْجُمُونِ

Dan sesungguhnya aku berlindung kepada Tuhanku dan Tuhanmu, dari keinginanmu merajamku,

وَإِنِّى wa-innī dan sesungguhnya aku
عُذْتُ ʿudh'tu aku berlindung
بِرَبِّى birabbī kepada Tuhanku
وَرَبِّكُمْ warabbikum dan Tuhanmu
أَن an bahwa
تَرْجُمُونِ tarjumūni kamu akan merajamku

Ayat 21 - Surah Ad-Dukhaan: 5 kata

وَإِن لَّمْ تُؤْمِنُوا۟ لِى فَٱعْتَزِلُونِ

dan jika kamu tidak beriman kepadaku maka biarkanlah aku (memimpin Bani Israil)".

وَإِن wa-in dan jika
لَّمْ lam tidak
تُؤْمِنُوا۟ tu'minū kamu beriman
لِى lī kepadaku
فَٱعْتَزِلُونِ fa-iʿ'tazilūni maka tinggalkanlah aku

Ayat 22 - Surah Ad-Dukhaan: 6 kata

فَدَعَا رَبَّهُۥٓ أَنَّ هَـٰٓؤُلَآءِ قَوْمٌۭ مُّجْرِمُونَ

Kemudian Musa berdoa kepada Tuhannya: "Sesungguhnya mereka ini adalah kaum yang berdosa (segerakanlah azab kepada mereka)".

فَدَعَا fadaʿā maka dia berdo'a
رَبَّهُۥٓ rabbahu Tuhannya
أَنَّ anna bahwasanya
هَـٰٓؤُلَآءِ hāulāi mereka ini
قَوْمٌۭ qawmun kaum
مُّجْرِمُونَ muj'rimūna orang-orang yang berdosa

Ayat 23 - Surah Ad-Dukhaan: 5 kata

فَأَسْرِ بِعِبَادِى لَيْلًا إِنَّكُم مُّتَّبَعُونَ

(Allah berfirman): "Maka berjalanlah kamu dengan membawa hamba-hamba-Ku pada malam hari, sesungguhnya kamu akan dikejar,

فَأَسْرِ fa-asri maka berjalanlah kamu
بِعِبَادِى biʿibādī dengan hamba-hamba-Ku
لَيْلًا laylan pada malam hari
إِنَّكُم innakum sesungguhnya kalian
مُّتَّبَعُونَ muttabaʿūna orang-orang yang diikuti/di kejar

Ayat 24 - Surah Ad-Dukhaan: 6 kata

وَٱتْرُكِ ٱلْبَحْرَ رَهْوًا ۖ إِنَّهُمْ جُندٌۭ مُّغْرَقُونَ

dan biarkanlah laut itu tetap terbelah. Sesungguhnya mereka adalah tentara yang akan ditenggelamkan".

وَٱتْرُكِ wa-ut'ruki dan tinggalkan/biarkan
ٱلْبَحْرَ l-baḥra laut
رَهْوًا ۖ rahwan tenang
إِنَّهُمْ innahum sesungguhnya mereka
جُندٌۭ jundun bala tentara
مُّغْرَقُونَ mugh'raqūna orang-orang yang ditenggelamkan

Ayat 25 - Surah Ad-Dukhaan: 5 kata

كَمْ تَرَكُوا۟ مِن جَنَّـٰتٍۢ وَعُيُونٍۢ

Alangkah banyaknya taman dan mata air yang mereka tinggalkan,

كَمْ kam berapa banyak
تَرَكُوا۟ tarakū mereka tinggalkan
مِن min dari
جَنَّـٰتٍۢ jannātin taman-taman
وَعُيُونٍۢ waʿuyūnin dan mata air

Ayat 26 - Surah Ad-Dukhaan: 3 kata

وَزُرُوعٍۢ وَمَقَامٍۢ كَرِيمٍۢ

dan kebun-kebun serta tempat-tempat yang indah-indah,

وَزُرُوعٍۢ wazurūʿin dan tanaman-tanaman
وَمَقَامٍۢ wamaqāmin dan tempat-tempat
كَرِيمٍۢ karīmin mulia/indah

Ayat 27 - Surah Ad-Dukhaan: 4 kata

وَنَعْمَةٍۢ كَانُوا۟ فِيهَا فَـٰكِهِينَ

dan kesenangan-kesenangan yang mereka menikmatinya,

وَنَعْمَةٍۢ wanaʿmatin dan kenikmatan
كَانُوا۟ kānū adalah mereka
فِيهَا fīhā di dalamnya
فَـٰكِهِينَ fākihīna bersenang-senang

Ayat 28 - Surah Ad-Dukhaan: 4 kata

كَذَٰلِكَ ۖ وَأَوْرَثْنَـٰهَا قَوْمًا ءَاخَرِينَ

demikianlah. Dan Kami wariskan semua itu kepada kaum yang lain.

كَذَٰلِكَ ۖ kadhālika seperti demikian
وَأَوْرَثْنَـٰهَا wa-awrathnāhā Kami wariskannya
قَوْمًا qawman kaum
ءَاخَرِينَ ākharīna yang lain

Ayat 29 - Surah Ad-Dukhaan: 8 kata

فَمَا بَكَتْ عَلَيْهِمُ ٱلسَّمَآءُ وَٱلْأَرْضُ وَمَا كَانُوا۟ مُنظَرِينَ

Maka langit dan bumi tidak menangisi mereka dan merekapun tidak diberi tangguh.

فَمَا famā maka tidaklah
بَكَتْ bakat menangis
عَلَيْهِمُ ʿalayhimu atas mereka
ٱلسَّمَآءُ l-samāu langit
وَٱلْأَرْضُ wal-arḍu dan bumi
وَمَا wamā dan tidak ada
كَانُوا۟ kānū mereka
مُنظَرِينَ munẓarīna orang-orang yang diberi tangguh

Ayat 30 - Surah Ad-Dukhaan: 7 kata

وَلَقَدْ نَجَّيْنَا بَنِىٓ إِسْرَٰٓءِيلَ مِنَ ٱلْعَذَابِ ٱلْمُهِينِ

Dan sesungguhnya telah Kami selamatkan Bani Israil dari siksa yang menghinakan,

وَلَقَدْ walaqad dan sesungguhya
نَجَّيْنَا najjaynā Kami telah menyelamatkan
بَنِىٓ banī Bani
إِسْرَٰٓءِيلَ is'rāīla Israil
مِنَ mina dari
ٱلْعَذَابِ l-ʿadhābi azab
ٱلْمُهِينِ l-muhīni yang hina

Ayat 31 - Surah Ad-Dukhaan: 7 kata

مِن فِرْعَوْنَ ۚ إِنَّهُۥ كَانَ عَالِيًۭا مِّنَ ٱلْمُسْرِفِينَ

dari (azab) Fir'aun. Sesungguhnya dia adalah orang yang sombong, salah seorang dari orang-orang yang melampaui batas.

مِن min dari
فِرْعَوْنَ ۚ fir'ʿawna Fir'aun
إِنَّهُۥ innahu sesungguhnya
كَانَ kāna adalah
عَالِيًۭا ʿāliyan tinggi/sombong
مِّنَ mina dari/termasuk
ٱلْمُسْرِفِينَ l-mus'rifīna orang-orang yang melampaui batas

Ayat 32 - Surah Ad-Dukhaan: 6 kata

وَلَقَدِ ٱخْتَرْنَـٰهُمْ عَلَىٰ عِلْمٍ عَلَى ٱلْعَـٰلَمِينَ

Dan sesungguhnya telah Kami pilih mereka dengan pengetahuan (Kami) atas bangsa-bangsa.

وَلَقَدِ walaqadi dan sesungguhnya
ٱخْتَرْنَـٰهُمْ ikh'tarnāhum Kami telah memilih mereka
عَلَىٰ ʿalā dengan
عِلْمٍ ʿil'min pengetahuan
عَلَى ʿalā di atas
ٱلْعَـٰلَمِينَ l-ʿālamīna alam semesta

Ayat 33 - Surah Ad-Dukhaan: 7 kata

وَءَاتَيْنَـٰهُم مِّنَ ٱلْـَٔايَـٰتِ مَا فِيهِ بَلَـٰٓؤٌۭا۟ مُّبِينٌ

Dan Kami telah memberikan kepada mereka di antara tanda-tanda kekuasaan (Kami) sesuatu yang di dalamnya terdapat nikmat yang nyata.

وَءَاتَيْنَـٰهُم waātaynāhum dan Kami telah berikan kepada mereka
مِّنَ mina dari
ٱلْـَٔايَـٰتِ l-āyāti tanda-tanda
مَا mā apa yang
فِيهِ fīhi di dalamnya
بَلَـٰٓؤٌۭا۟ balāon percobaan/ujian
مُّبِينٌ mubīnun nyata

Ayat 34 - Surah Ad-Dukhaan: 3 kata

إِنَّ هَـٰٓؤُلَآءِ لَيَقُولُونَ

Sesungguhnya mereka (kaum musyrik) itu benar-benar berkata,

إِنَّ inna sesungguhnya
هَـٰٓؤُلَآءِ hāulāi mereka itu
لَيَقُولُونَ layaqūlūna benar-benar mereka berkata

Ayat 35 - Surah Ad-Dukhaan: 8 kata

إِنْ هِىَ إِلَّا مَوْتَتُنَا ٱلْأُولَىٰ وَمَا نَحْنُ بِمُنشَرِينَ

"tidak ada kematian selain kematian di dunia ini. Dan kami sekali-kali tidak akan dibangkitkan,

إِنْ in bahwa
هِىَ hiya ia
إِلَّا illā kecuali
مَوْتَتُنَا mawtatunā kematian kami
ٱلْأُولَىٰ l-ūlā pertama
وَمَا wamā dan tidaklah
نَحْنُ naḥnu kami
بِمُنشَرِينَ bimunsharīna orang-orang yang di bangkitkan

Ayat 36 - Surah Ad-Dukhaan: 5 kata

فَأْتُوا۟ بِـَٔابَآئِنَآ إِن كُنتُمْ صَـٰدِقِينَ

maka datangkanlah (kembali) bapak-bapak kami jika kamu memang orang-orang yang benar".

فَأْتُوا۟ fatū maka datanglah
بِـَٔابَآئِنَآ biābāinā dengan bapak-bapak kami
إِن in jika
كُنتُمْ kuntum kalian adalah
صَـٰدِقِينَ ṣādiqīna orang-orang yang benar

Ayat 37 - Surah Ad-Dukhaan: 12 kata

أَهُمْ خَيْرٌ أَمْ قَوْمُ تُبَّعٍۢ وَٱلَّذِينَ مِن قَبْلِهِمْ ۚ أَهْلَكْنَـٰهُمْ ۖ إِنَّهُمْ كَانُوا۟ مُجْرِمِينَ

Apakah mereka (kaum musyrikin) yang lebih baik ataukah kaum Tubba' dan orang-orang yang sebelum mereka. Kami telah membinasakan mereka karena sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang berdosa.

أَهُمْ ahum apakah mereka
خَيْرٌ khayrun lebih baik
أَمْ am atau
قَوْمُ qawmu kaum
تُبَّعٍۢ tubbaʿin Tubba'
وَٱلَّذِينَ wa-alladhīna dan orang-orang yang
مِن min dari
قَبْلِهِمْ ۚ qablihim sebelum mereka
أَهْلَكْنَـٰهُمْ ۖ ahlaknāhum Kami telah membinasakan mereka
إِنَّهُمْ innahum sesungguhnya mereka
كَانُوا۟ kānū adalah mereka
مُجْرِمِينَ muj'rimīna orang-orang yang berdosa

Ayat 38 - Surah Ad-Dukhaan: 7 kata

وَمَا خَلَقْنَا ٱلسَّمَـٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضَ وَمَا بَيْنَهُمَا لَـٰعِبِينَ

Dan Kami tidak menciptakan langit dan bumi dan apa yang ada antara keduanya dengan bermain-main.

وَمَا wamā dan tidak
خَلَقْنَا khalaqnā Kami menciptakan/menjadikan
ٱلسَّمَـٰوَٰتِ l-samāwāti langit(jamak)
وَٱلْأَرْضَ wal-arḍa dan bumi
وَمَا wamā dan apa
بَيْنَهُمَا baynahumā diantara keduanya
لَـٰعِبِينَ lāʿibīna bermain-main

Ayat 39 - Surah Ad-Dukhaan: 8 kata

مَا خَلَقْنَـٰهُمَآ إِلَّا بِٱلْحَقِّ وَلَـٰكِنَّ أَكْثَرَهُمْ لَا يَعْلَمُونَ

Kami tidak menciptakan keduanya melainkan dengan haq, tetapi kebanyakan mereka tidak mengetahui.

مَا mā tidak
خَلَقْنَـٰهُمَآ khalaqnāhumā Kami menjadikan keduanya
إِلَّا illā kecuali
بِٱلْحَقِّ bil-ḥaqi dengan hak
وَلَـٰكِنَّ walākinna tetapi
أَكْثَرَهُمْ aktharahum kebanyakan mereka
لَا lā tidak
يَعْلَمُونَ yaʿlamūna mereka mengetahui

Ayat 40 - Surah Ad-Dukhaan: 5 kata

إِنَّ يَوْمَ ٱلْفَصْلِ مِيقَـٰتُهُمْ أَجْمَعِينَ

Sesungguhnya hari keputusan (hari kiamat) itu adalah waktu yang dijanjikan bagi mereka semuanya,

إِنَّ inna sesungguhnya
يَوْمَ yawma hari
ٱلْفَصْلِ l-faṣli keputusan
مِيقَـٰتُهُمْ mīqātuhum waktu mereka
أَجْمَعِينَ ajmaʿīna semuanya

Ayat 41 - Surah Ad-Dukhaan: 10 kata

يَوْمَ لَا يُغْنِى مَوْلًى عَن مَّوْلًۭى شَيْـًۭٔا وَلَا هُمْ يُنصَرُونَ

yaitu hari yang seorang karib tidak dapat memberi manfaat kepada karibnya sedikitpun, dan mereka tidak akan mendapat pertolongan,

يَوْمَ yawma hari
لَا lā tidak
يُغْنِى yugh'nī berguna
مَوْلًى mawlan kawan karib
عَن ʿan dari
مَّوْلًۭى mawlan kawan karib
شَيْـًۭٔا shayan sesuatu/sedikit
وَلَا walā dan tidaklah
هُمْ hum mereka
يُنصَرُونَ yunṣarūna mereka mendapat pertolongan

Ayat 42 - Surah Ad-Dukhaan: 8 kata

إِلَّا مَن رَّحِمَ ٱللَّهُ ۚ إِنَّهُۥ هُوَ ٱلْعَزِيزُ ٱلرَّحِيمُ

kecuali orang yang diberi rahmat oleh Allah. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Penyayang.

إِلَّا illā kecuali
مَن man orang
رَّحِمَ raḥima merahmati
ٱللَّهُ ۚ l-lahu Allah
إِنَّهُۥ innahu sesungguhnya Dia
هُوَ huwa Dia
ٱلْعَزِيزُ l-ʿazīzu Maha Perkasa
ٱلرَّحِيمُ l-raḥīmu Maha Penyayang

Ayat 43 - Surah Ad-Dukhaan: 3 kata

إِنَّ شَجَرَتَ ٱلزَّقُّومِ

Sesungguhnya pohon zaqqum itu,

إِنَّ inna sesungguhnya
شَجَرَتَ shajarata pohon
ٱلزَّقُّومِ l-zaqūmi zaqqum

Ayat 44 - Surah Ad-Dukhaan: 2 kata

طَعَامُ ٱلْأَثِيمِ

makanan orang yang banyak berdosa.

طَعَامُ ṭaʿāmu makanan
ٱلْأَثِيمِ l-athīmi orang yang berdosa

Ayat 45 - Surah Ad-Dukhaan: 4 kata

كَٱلْمُهْلِ يَغْلِى فِى ٱلْبُطُونِ

(Ia) sebagai kotoran minyak yang mendidih di dalam perut,

كَٱلْمُهْلِ kal-muh'li seperti minyak
يَغْلِى yaghlī ia mendidih
فِى fī di dalam
ٱلْبُطُونِ l-buṭūni perut

Ayat 46 - Surah Ad-Dukhaan: 2 kata

كَغَلْىِ ٱلْحَمِيمِ

seperti mendidihnya air yang amat panas.

كَغَلْىِ kaghalyi seperti mendidihnya
ٱلْحَمِيمِ l-ḥamīmi air yang sangat panas

Ayat 47 - Surah Ad-Dukhaan: 5 kata

خُذُوهُ فَٱعْتِلُوهُ إِلَىٰ سَوَآءِ ٱلْجَحِيمِ

Peganglah dia kemudian seretlah dia ke tengah-tengah neraka.

خُذُوهُ khudhūhu tangkaplah dia
فَٱعْتِلُوهُ fa-iʿ'tilūhu lalu seretlah dia
إِلَىٰ ilā sampai
سَوَآءِ sawāi ke tengah-tengah
ٱلْجَحِيمِ l-jaḥīmi neraka jahim

Ayat 48 - Surah Ad-Dukhaan: 7 kata

ثُمَّ صُبُّوا۟ فَوْقَ رَأْسِهِۦ مِنْ عَذَابِ ٱلْحَمِيمِ

Kemudian tuangkanlah di atas kepalanya siksaan (dari) air yang amat panas.

ثُمَّ thumma kemudian
صُبُّوا۟ ṣubbū tuangkanlah
فَوْقَ fawqa di atas
رَأْسِهِۦ rasihi kepalanya
مِنْ min dari
عَذَابِ ʿadhābi azab
ٱلْحَمِيمِ l-ḥamīmi air yang sangat panas

Ayat 49 - Surah Ad-Dukhaan: 5 kata

ذُقْ إِنَّكَ أَنتَ ٱلْعَزِيزُ ٱلْكَرِيمُ

Rasakanlah, sesungguhnya kamu orang yang perkasa lagi mulia.

ذُقْ dhuq rasakanlah
إِنَّكَ innaka sesungguhnya kamu
أَنتَ anta kamu
ٱلْعَزِيزُ l-ʿazīzu seorang perkasa
ٱلْكَرِيمُ l-karīmu seorang mulia

Ayat 50 - Surah Ad-Dukhaan: 6 kata

إِنَّ هَـٰذَا مَا كُنتُم بِهِۦ تَمْتَرُونَ

Sesungguhnya ini adalah azab yang dahulu selalu kamu meragu-ragukannya.

إِنَّ inna sesungguhnya
هَـٰذَا hādhā ini
مَا mā apa (azab)
كُنتُم kuntum kalian adalah
بِهِۦ bihi padanya
تَمْتَرُونَ tamtarūna kamu meragukan

Ayat 51 - Surah Ad-Dukhaan: 5 kata

إِنَّ ٱلْمُتَّقِينَ فِى مَقَامٍ أَمِينٍۢ

Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa berada dalam tempat yang aman,

إِنَّ inna sesungguhnya
ٱلْمُتَّقِينَ l-mutaqīna orang-orang yang bertakwa
فِى fī dalam
مَقَامٍ maqāmin tempat
أَمِينٍۢ amīnin aman

Ayat 52 - Surah Ad-Dukhaan: 3 kata

فِى جَنَّـٰتٍۢ وَعُيُونٍۢ

(yaitu) di dalam taman-taman dan mata-air-mata-air;

فِى fī dalam
جَنَّـٰتٍۢ jannātin taman-taman
وَعُيُونٍۢ waʿuyūnin dan mata air

Ayat 53 - Surah Ad-Dukhaan: 5 kata

يَلْبَسُونَ مِن سُندُسٍۢ وَإِسْتَبْرَقٍۢ مُّتَقَـٰبِلِينَ

mereka memakai sutera yang halus dan sutera yang tebal, (duduk) berhadap-hadapan,

يَلْبَسُونَ yalbasūna mereka memakai
مِن min dari
سُندُسٍۢ sundusin kain sutera halus
وَإِسْتَبْرَقٍۢ wa-is'tabraqin dan sutera tebal
مُّتَقَـٰبِلِينَ mutaqābilīna mereka berhadap-hadapan

Ayat 54 - Surah Ad-Dukhaan: 4 kata

كَذَٰلِكَ وَزَوَّجْنَـٰهُم بِحُورٍ عِينٍۢ

demikianlah. Dan Kami berikan kepada mereka bidadari.

كَذَٰلِكَ kadhālika seperti demikian
وَزَوَّجْنَـٰهُم wazawwajnāhum Kami jodohkan mereka
بِحُورٍ biḥūrin dengan jelita/bidadari
عِينٍۢ ʿīnin matanya

Ayat 55 - Surah Ad-Dukhaan: 5 kata

يَدْعُونَ فِيهَا بِكُلِّ فَـٰكِهَةٍ ءَامِنِينَ

Di dalamnya mereka meminta segala macam buah-buahan dengan aman (dari segala kekhawatiran),

يَدْعُونَ yadʿūna mereka meminta
فِيهَا fīhā di dalamnya
بِكُلِّ bikulli dengan segala macam
فَـٰكِهَةٍ fākihatin buah-buahan
ءَامِنِينَ āminīna dengan aman

Ayat 56 - Surah Ad-Dukhaan: 10 kata

لَا يَذُوقُونَ فِيهَا ٱلْمَوْتَ إِلَّا ٱلْمَوْتَةَ ٱلْأُولَىٰ ۖ وَوَقَىٰهُمْ عَذَابَ ٱلْجَحِيمِ

mereka tidak akan merasakan mati di dalamnya kecuali mati di dunia. Dan Allah memelihara mereka dari azab neraka,

لَا lā tidak
يَذُوقُونَ yadhūqūna mereka merasakan
فِيهَا fīhā di dalamnya
ٱلْمَوْتَ l-mawta mati
إِلَّا illā kecuali
ٱلْمَوْتَةَ l-mawtata kematian
ٱلْأُولَىٰ ۖ l-ūlā pertama
وَوَقَىٰهُمْ wawaqāhum dan Dia memelihara mereka
عَذَابَ ʿadhāba azab
ٱلْجَحِيمِ l-jaḥīmi neraka jahim

Ayat 57 - Surah Ad-Dukhaan: 7 kata

فَضْلًۭا مِّن رَّبِّكَ ۚ ذَٰلِكَ هُوَ ٱلْفَوْزُ ٱلْعَظِيمُ

sebagai karunia dari Tuhanmu. Yang demikian itu adalah keberuntungan yang besar.

فَضْلًۭا faḍlan karunia
مِّن min dari
رَّبِّكَ ۚ rabbika Tuhanmu
ذَٰلِكَ dhālika demikian itu
هُوَ huwa ia/itu
ٱلْفَوْزُ l-fawzu keuntungan
ٱلْعَظِيمُ l-ʿaẓīmu yang besar

Ayat 58 - Surah Ad-Dukhaan: 5 kata

فَإِنَّمَا يَسَّرْنَـٰهُ بِلِسَانِكَ لَعَلَّهُمْ يَتَذَكَّرُونَ

Sesungguhnya Kami mudahkan Al Quran itu dengan bahasamu supaya mereka mendapat pelajaran.

فَإِنَّمَا fa-innamā maka sesungguhnya
يَسَّرْنَـٰهُ yassarnāhu Kami mudahkannya
بِلِسَانِكَ bilisānika dengan lisan/bahasamu
لَعَلَّهُمْ laʿallahum supaya mereka
يَتَذَكَّرُونَ yatadhakkarūna mereka mendapat pelajaran

Ayat 59 - Surah Ad-Dukhaan: 3 kata

فَٱرْتَقِبْ إِنَّهُم مُّرْتَقِبُونَ

Maka tunggulah; sesungguhnya mereka itu menunggu (pula).

فَٱرْتَقِبْ fa-ir'taqib maka tunggulah
إِنَّهُم innahum sesungguhnya mereka
مُّرْتَقِبُونَ mur'taqibūna orang-orang yang menunggu

Lihat juga

Semua surah kata demi kata

بسم الله الرحمن الرحيم Sen 22 Rabiul Akhir
الاثنين 22 ربيع الآخر
هلال متناقص Sabit Tua Hari 24 / 29.5
Iluminasi 30%
Bulan baru dalam 5 hari
اللهم صل على محمد Ya Allah, limpahkan shalawat kepada Muhammad

إِنَّ ٱللَّهَ وَمَلَٰٓئِكَتَهُۥ يُصَلُّونَ عَلَى ٱلنَّبِىِّ ۚ يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ صَلُّوا۟ عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا۟ تَسْلِيمًا

Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.

QS. Al-Ahzab: 56

Shalawat Nabi