Surah Al-Jaathiya kata demi kata

Islam > Al-Quran > Quran_wbw > Surah Al-Jaathiya kata demi kata

Al-Jaathiya (الجاثية) kata demi kata secara utuh: Makkiyah, diwahyukan di Mekah, 37 ayat, 488 kata. Setiap ayat ditampilkan dalam bahasa Arab dengan terjemahan bahasa Indonesia, lalu diurai per kata, masing-masing dengan transliterasi dan maknanya.

Dengan 488 kata untuk dipelajari, Surah Al-Jaathiya menjadi mudah diakses meski belum bisa membaca bahasa Arab: transliterasi memandu pelafalan dan makna memberi pemahaman. Ulangi setiap kata, lalu baca ulang seluruh ayat: inilah cara paling efektif untuk menghafal surah ini, memahami bacaan shalat, dan memperkaya kosakata Al-Qur'an.

Diperbarui pada 30 September 2026 pukul 04.42

📖 3 menit baca

بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَـٰنِ ٱلرَّحِيمِ

Ayat 1 - Surah Al-Jaathiya: 1 kata

حمٓ

Haa Miim

حمٓ hha-meem Haa miim

Ayat 2 - Surah Al-Jaathiya: 6 kata

تَنزِيلُ ٱلْكِتَـٰبِ مِنَ ٱللَّهِ ٱلْعَزِيزِ ٱلْحَكِيمِ

Kitab (ini) diturunkan dari Allah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.

تَنزِيلُ tanzīlu turunnya
ٱلْكِتَـٰبِ l-kitābi kitab
مِنَ mina dari
ٱللَّهِ l-lahi Allah
ٱلْعَزِيزِ l-ʿazīzi Maha Perkasa
ٱلْحَكِيمِ l-ḥakīmi Maha Bijaksana

Ayat 3 - Surah Al-Jaathiya: 6 kata

إِنَّ فِى ٱلسَّمَـٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ لَـَٔايَـٰتٍۢ لِّلْمُؤْمِنِينَ

Sesungguhnya pada langit dan bumi benar-benar terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) untuk orang-orang yang beriman.

إِنَّ inna sesungguhnya
فِى fī pada
ٱلسَّمَـٰوَٰتِ l-samāwāti langit(jamak)
وَٱلْأَرْضِ wal-arḍi dan bumi
لَـَٔايَـٰتٍۢ laāyātin benar-benar terdapat tanda-tanda
لِّلْمُؤْمِنِينَ lil'mu'minīna bagi orang-orang yang beriman

Ayat 4 - Surah Al-Jaathiya: 9 kata

وَفِى خَلْقِكُمْ وَمَا يَبُثُّ مِن دَآبَّةٍ ءَايَـٰتٌۭ لِّقَوْمٍۢ يُوقِنُونَ

Dan pada penciptakan kamu dan pada binatang-binatang yang melata yang bertebaran (di muka bumi) terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) untuk kaum yang meyakini,

وَفِى wafī dan pada
خَلْقِكُمْ khalqikum menciptakan kalian
وَمَا wamā dan apa yang
يَبُثُّ yabuthu bertebaran
مِن min dari
دَآبَّةٍ dābbatin binatang ternak
ءَايَـٰتٌۭ āyātun tanda-tanda
لِّقَوْمٍۢ liqawmin bagi kaum
يُوقِنُونَ yūqinūna mereka meyakini

Ayat 5 - Surah Al-Jaathiya: 20 kata

وَٱخْتِلَـٰفِ ٱلَّيْلِ وَٱلنَّهَارِ وَمَآ أَنزَلَ ٱللَّهُ مِنَ ٱلسَّمَآءِ مِن رِّزْقٍۢ فَأَحْيَا بِهِ ٱلْأَرْضَ بَعْدَ مَوْتِهَا وَتَصْرِيفِ ٱلرِّيَـٰحِ ءَايَـٰتٌۭ لِّقَوْمٍۢ يَعْقِلُونَ

dan pada pergantian malam dan siang dan hujan yang diturunkan Allah dari langit lalu dihidupkan-Nya dengan air hujan itu bumi sesudah matinya; dan pada perkisaran angin terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi kaum yang berakal.

وَٱخْتِلَـٰفِ wa-ikh'tilāfi dan pergantian
ٱلَّيْلِ al-layli malam
وَٱلنَّهَارِ wal-nahāri dan siang
وَمَآ wamā dan apa yang
أَنزَلَ anzala diturunkan
ٱللَّهُ l-lahu Allah
مِنَ mina dari
ٱلسَّمَآءِ l-samāi langit
مِن min dari
رِّزْقٍۢ riz'qin rezeki
فَأَحْيَا fa-aḥyā lalu Dia menghidupkan
بِهِ bihi dengannya
ٱلْأَرْضَ l-arḍa bumi
بَعْدَ baʿda sesudah
مَوْتِهَا mawtihā matinya
وَتَصْرِيفِ wataṣrīfi dan perkisaran
ٱلرِّيَـٰحِ l-riyāḥi angin
ءَايَـٰتٌۭ āyātun tanda-tanda
لِّقَوْمٍۢ liqawmin bagi kaum
يَعْقِلُونَ yaʿqilūna mereka berakal

Ayat 6 - Surah Al-Jaathiya: 12 kata

تِلْكَ ءَايَـٰتُ ٱللَّهِ نَتْلُوهَا عَلَيْكَ بِٱلْحَقِّ ۖ فَبِأَىِّ حَدِيثٍۭ بَعْدَ ٱللَّهِ وَءَايَـٰتِهِۦ يُؤْمِنُونَ

Itulah ayat-ayat Allah yang Kami membacakannya kepadamu dengan sebenarnya; maka dengan perkataan manakah lagi mereka akan beriman sesudah (kalam) Allah dan keterangan-keterangan-Nya.

تِلْكَ til'ka itulah
ءَايَـٰتُ āyātu ayat-ayat
ٱللَّهِ l-lahi Allah
نَتْلُوهَا natlūhā Kami bacakan
عَلَيْكَ ʿalayka atas kamu
بِٱلْحَقِّ ۖ bil-ḥaqi dengan benar
فَبِأَىِّ fabi-ayyi maka dengan yang mana
حَدِيثٍۭ ḥadīthin perkataan
بَعْدَ baʿda sesudah
ٱللَّهِ l-lahi Allah
وَءَايَـٰتِهِۦ waāyātihi dan ayat-ayat-Nya
يُؤْمِنُونَ yu'minūna mereka beriman

Ayat 7 - Surah Al-Jaathiya: 4 kata

وَيْلٌۭ لِّكُلِّ أَفَّاكٍ أَثِيمٍۢ

Kecelakaan besarlah bagi tiap-tiap orang yang banyak berdusta lagi banyak berdosa,

وَيْلٌۭ waylun kecelakaanlah
لِّكُلِّ likulli bagi tiap-tiap
أَفَّاكٍ affākin banyak berdusta
أَثِيمٍۢ athīmin berdosa

Ayat 8 - Surah Al-Jaathiya: 14 kata

يَسْمَعُ ءَايَـٰتِ ٱللَّهِ تُتْلَىٰ عَلَيْهِ ثُمَّ يُصِرُّ مُسْتَكْبِرًۭا كَأَن لَّمْ يَسْمَعْهَا ۖ فَبَشِّرْهُ بِعَذَابٍ أَلِيمٍۢ

dia mendengar ayat-ayat Allah dibacakan kepadanya kemudian dia tetap menyombongkan diri seakan-akan dia tidak mendengarnya. Maka beri khabar gembiralah dia dengan azab yang pedih.

يَسْمَعُ yasmaʿu dia mendengar
ءَايَـٰتِ āyāti ayat-ayat
ٱللَّهِ l-lahi Allah
تُتْلَىٰ tut'lā dibacakan
عَلَيْهِ ʿalayhi atasnya
ثُمَّ thumma kemudian
يُصِرُّ yuṣirru dia tetap
مُسْتَكْبِرًۭا mus'takbiran menyombongkan diri
كَأَن ka-an seakan-akan
لَّمْ lam tidak
يَسْمَعْهَا ۖ yasmaʿhā dia mendengar
فَبَشِّرْهُ fabashir'hu maka beri kabar gembira
بِعَذَابٍ biʿadhābin dengan azab
أَلِيمٍۢ alīmin pedih

Ayat 9 - Surah Al-Jaathiya: 11 kata

وَإِذَا عَلِمَ مِنْ ءَايَـٰتِنَا شَيْـًٔا ٱتَّخَذَهَا هُزُوًا ۚ أُو۟لَـٰٓئِكَ لَهُمْ عَذَابٌۭ مُّهِينٌۭ

Dan apabila dia mengetahui barang sedikit tentang ayat-ayat Kami, maka ayat-ayat itu dijadikan olok-olok. Merekalah yang memperoleh azab yang menghinakan.

وَإِذَا wa-idhā dan apabila
عَلِمَ ʿalima dia mengetahui
مِنْ min dari
ءَايَـٰتِنَا āyātinā ayat-ayat Kami
شَيْـًٔا shayan sesuatu
ٱتَّخَذَهَا ittakhadhahā dia menjadikannya
هُزُوًا ۚ huzuwan ejekan
أُو۟لَـٰٓئِكَ ulāika mereka itu
لَهُمْ lahum bagi mereka
عَذَابٌۭ ʿadhābun azab
مُّهِينٌۭ muhīnun menghinakan

Ayat 10 - Surah Al-Jaathiya: 19 kata

مِّن وَرَآئِهِمْ جَهَنَّمُ ۖ وَلَا يُغْنِى عَنْهُم مَّا كَسَبُوا۟ شَيْـًۭٔا وَلَا مَا ٱتَّخَذُوا۟ مِن دُونِ ٱللَّهِ أَوْلِيَآءَ ۖ وَلَهُمْ عَذَابٌ عَظِيمٌ

Di hadapan mereka neraka Jahannam dan tidak akan berguna bagi mereka sedikitpun apa yang telah mereka kerjakan, dan tidak pula berguna apa yang mereka jadikan sebagai sembahan-sembahan (mereka) dari selain Allah. Dan bagi mereka azab yang besar.

مِّن min dari
وَرَآئِهِمْ warāihim belakang mereka
جَهَنَّمُ ۖ jahannamu neraka jahanam
وَلَا walā dan tidak
يُغْنِى yugh'nī berguna
عَنْهُم ʿanhum dari mereka
مَّا mā apa-apa
كَسَبُوا۟ kasabū yang mereka kerjakan
شَيْـًۭٔا shayan sesuatu
وَلَا walā dan tidak
مَا mā apa yang
ٱتَّخَذُوا۟ ittakhadhū mereka jadikan
مِن min dari
دُونِ dūni selain
ٱللَّهِ l-lahi Allah
أَوْلِيَآءَ ۖ awliyāa penolong
وَلَهُمْ walahum dan bagi mereka
عَذَابٌ ʿadhābun azab
عَظِيمٌ ʿaẓīmun besar

Ayat 11 - Surah Al-Jaathiya: 11 kata

هَـٰذَا هُدًۭى ۖ وَٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ بِـَٔايَـٰتِ رَبِّهِمْ لَهُمْ عَذَابٌۭ مِّن رِّجْزٍ أَلِيمٌ

Ini (Al Quran) adalah petunjuk. Dan orang-orang yang kafir kepada ayat-ayat Tuhannya bagi mereka azab yaitu siksaan yang sangat pedih.

هَـٰذَا hādhā ini
هُدًۭى ۖ hudan petunjuk
وَٱلَّذِينَ wa-alladhīna dan orang-orang yang
كَفَرُوا۟ kafarū kafir/ingkar
بِـَٔايَـٰتِ biāyāti terhadap ayat-ayat
رَبِّهِمْ rabbihim Tuhan mereka
لَهُمْ lahum bagi mereka
عَذَابٌۭ ʿadhābun azab
مِّن min dari
رِّجْزٍ rij'zin siksaan
أَلِيمٌ alīmun pedih

Ayat 12 - Surah Al-Jaathiya: 14 kata

۞ ٱللَّهُ ٱلَّذِى سَخَّرَ لَكُمُ ٱلْبَحْرَ لِتَجْرِىَ ٱلْفُلْكُ فِيهِ بِأَمْرِهِۦ وَلِتَبْتَغُوا۟ مِن فَضْلِهِۦ وَلَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ

Allah-lah yang menundukkan lautan untukmu supaya kapal-kapal dapat berlayar padanya dengan seizin-Nya dan supaya kamu dapat mencari karunia -Nya dan mudah-mudahan kamu bersyukur.

۞ ٱللَّهُ al-lahu Allah
ٱلَّذِى alladhī yang
سَخَّرَ sakhara menundukkan
لَكُمُ lakumu bagi kalian
ٱلْبَحْرَ l-baḥra lautan
لِتَجْرِىَ litajriya supaya berlayar
ٱلْفُلْكُ l-ful'ku perahu
فِيهِ fīhi di dalamnya/padanya
بِأَمْرِهِۦ bi-amrihi dengan perintah-Nya
وَلِتَبْتَغُوا۟ walitabtaghū dan supaya kamu mencari
مِن min dari
فَضْلِهِۦ faḍlihi karunia-Nya
وَلَعَلَّكُمْ walaʿallakum dan supaya kamu
تَشْكُرُونَ tashkurūna kalian bersyukur

Ayat 13 - Surah Al-Jaathiya: 16 kata

وَسَخَّرَ لَكُم مَّا فِى ٱلسَّمَـٰوَٰتِ وَمَا فِى ٱلْأَرْضِ جَمِيعًۭا مِّنْهُ ۚ إِنَّ فِى ذَٰلِكَ لَـَٔايَـٰتٍۢ لِّقَوْمٍۢ يَتَفَكَّرُونَ

Dan Dia telah menundukkan untukmu apa yang di langit dan apa yang di bumi semuanya, (sebagai rahmat) daripada-Nya. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi kaum yang berfikir.

وَسَخَّرَ wasakhara dan Dia menundukkan
لَكُم lakum bagi kalian
مَّا mā apa yang
فِى fī di
ٱلسَّمَـٰوَٰتِ l-samāwāti langit(jamak)
وَمَا wamā dan apa yang
فِى fī di
ٱلْأَرْضِ l-arḍi bumi
جَمِيعًۭا jamīʿan semuanya
مِّنْهُ ۚ min'hu dari pada-Nya
إِنَّ inna sesungguhnya
فِى fī pada yang
ذَٰلِكَ dhālika demikian itu
لَـَٔايَـٰتٍۢ laāyātin benar-benar terdapat tanda-tanda
لِّقَوْمٍۢ liqawmin bagi kaum
يَتَفَكَّرُونَ yatafakkarūna mereka berfikir

Ayat 14 - Surah Al-Jaathiya: 14 kata

قُل لِّلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ يَغْفِرُوا۟ لِلَّذِينَ لَا يَرْجُونَ أَيَّامَ ٱللَّهِ لِيَجْزِىَ قَوْمًۢا بِمَا كَانُوا۟ يَكْسِبُونَ

Katakanlah kepada orang-orang yang beriman hendaklah mereka memaafkan orang-orang yang tiada takut hari-hari Allah karena Dia akan membalas sesuatu kaum terhadap apa yang telah mereka kerjakan.

قُل qul katakanlah
لِّلَّذِينَ lilladhīna kepada orang-orang yang
ءَامَنُوا۟ āmanū beriman
يَغْفِرُوا۟ yaghfirū mereka memaafkan
لِلَّذِينَ lilladhīna kepada orang-orang yang
لَا lā tidak
يَرْجُونَ yarjūna mereka mengharap
أَيَّامَ ayyāma hari-hari
ٱللَّهِ l-lahi Allah
لِيَجْزِىَ liyajziya untuk Dia memberi balasan
قَوْمًۢا qawman kaum
بِمَا bimā terhadap apa
كَانُوا۟ kānū adalah mereka
يَكْسِبُونَ yaksibūna mereka kerjakan

Ayat 15 - Surah Al-Jaathiya: 11 kata

مَنْ عَمِلَ صَـٰلِحًۭا فَلِنَفْسِهِۦ ۖ وَمَنْ أَسَآءَ فَعَلَيْهَا ۖ ثُمَّ إِلَىٰ رَبِّكُمْ تُرْجَعُونَ

Barangsiapa yang mengerjakan amal saleh, maka itu adalah untuk dirinya sendiri, dan barangsiapa yang mengerjakan kejahatan, maka itu akan menimpa dirinya sendiri, kemudian kepada Tuhanmulah kamu dikembalikan.

مَنْ man barang siapa
عَمِلَ ʿamila berbuat
صَـٰلِحًۭا ṣāliḥan kebaikan
فَلِنَفْسِهِۦ ۖ falinafsihi maka untuk dirinya sendiri
وَمَنْ waman dan barang siapa
أَسَآءَ asāa berbuat kejahatan
فَعَلَيْهَا ۖ faʿalayhā maka atasnya
ثُمَّ thumma kemudian
إِلَىٰ ilā kepada
رَبِّكُمْ rabbikum Tuhan kalian
تُرْجَعُونَ tur'jaʿūna kalian dikembalikan

Ayat 16 - Surah Al-Jaathiya: 13 kata

وَلَقَدْ ءَاتَيْنَا بَنِىٓ إِسْرَٰٓءِيلَ ٱلْكِتَـٰبَ وَٱلْحُكْمَ وَٱلنُّبُوَّةَ وَرَزَقْنَـٰهُم مِّنَ ٱلطَّيِّبَـٰتِ وَفَضَّلْنَـٰهُمْ عَلَى ٱلْعَـٰلَمِينَ

Dan sesungguhnya telah Kami berikan kepada Bani Israil Al Kitab (Taurat), kekuasaan dan kenabian dan Kami berikan kepada mereka rezeki-rezeki yang baik dan Kami lebihkan mereka atas bangsa-bangsa (pada masanya).

وَلَقَدْ walaqad dan sesungguhnya
ءَاتَيْنَا ātaynā telah Kami berikan
بَنِىٓ banī Bani
إِسْرَٰٓءِيلَ is'rāīla Israil
ٱلْكِتَـٰبَ l-kitāba Al kitab
وَٱلْحُكْمَ wal-ḥuk'ma dan hukkum-hukum
وَٱلنُّبُوَّةَ wal-nubuwata dan kenabian
وَرَزَقْنَـٰهُم warazaqnāhum dan Kami berikan mereka rezeki
مِّنَ mina dari
ٱلطَّيِّبَـٰتِ l-ṭayibāti yang baik-baik
وَفَضَّلْنَـٰهُمْ wafaḍḍalnāhum dan Kami lebihkan mereka
عَلَى ʿalā atas
ٱلْعَـٰلَمِينَ l-ʿālamīna alam semesta

Ayat 17 - Surah Al-Jaathiya: 24 kata

وَءَاتَيْنَـٰهُم بَيِّنَـٰتٍۢ مِّنَ ٱلْأَمْرِ ۖ فَمَا ٱخْتَلَفُوٓا۟ إِلَّا مِنۢ بَعْدِ مَا جَآءَهُمُ ٱلْعِلْمُ بَغْيًۢا بَيْنَهُمْ ۚ إِنَّ رَبَّكَ يَقْضِى بَيْنَهُمْ يَوْمَ ٱلْقِيَـٰمَةِ فِيمَا كَانُوا۟ فِيهِ يَخْتَلِفُونَ

Dan Kami berikan kepada mereka keterangan-keterangan yang nyata tentang urusan (agama); maka mereka tidak berselisih melainkan sesudah datang kepada mereka pengetahuan karena kedengkian yang ada di antara mereka. Sesungguhnya Tuhanmu akan memutuskan antara mereka pada hari kiamat terhadap apa yang mereka selalu berselisih padanya.

وَءَاتَيْنَـٰهُم waātaynāhum dan Kami berikan kepada mereka
بَيِّنَـٰتٍۢ bayyinātin keterangan-keterangan
مِّنَ mina dari
ٱلْأَمْرِ ۖ l-amri urusan
فَمَا famā maka tidak
ٱخْتَلَفُوٓا۟ ikh'talafū mereka perselisihkan
إِلَّا illā kecuali
مِنۢ min dari
بَعْدِ baʿdi sesudah
مَا mā apa
جَآءَهُمُ jāahumu datang kepada mereka
ٱلْعِلْمُ l-ʿil'mu ilmu pengetahuan
بَغْيًۢا baghyan kedengkian
بَيْنَهُمْ ۚ baynahum diantara mereka
إِنَّ inna sesungguhnya
رَبَّكَ rabbaka Tuhanmu
يَقْضِى yaqḍī Dia akan memutuskan
بَيْنَهُمْ baynahum diantara mereka
يَوْمَ yawma hari
ٱلْقِيَـٰمَةِ l-qiyāmati kiamat
فِيمَا fīmā tentang apa
كَانُوا۟ kānū adalah mereka
فِيهِ fīhi didalamnya
يَخْتَلِفُونَ yakhtalifūna mereka perselisihkan

Ayat 18 - Surah Al-Jaathiya: 13 kata

ثُمَّ جَعَلْنَـٰكَ عَلَىٰ شَرِيعَةٍۢ مِّنَ ٱلْأَمْرِ فَٱتَّبِعْهَا وَلَا تَتَّبِعْ أَهْوَآءَ ٱلَّذِينَ لَا يَعْلَمُونَ

Kemudian Kami jadikan kamu berada di atas suatu syariat (peraturan) dari urusan (agama itu), maka ikutilah syariat itu dan janganlah kamu ikuti hawa nafsu orang-orang yang tidak mengetahui.

ثُمَّ thumma kemudian
جَعَلْنَـٰكَ jaʿalnāka Kami jadikan kamu
عَلَىٰ ʿalā atas
شَرِيعَةٍۢ sharīʿatin suatu syari'at
مِّنَ mina dari
ٱلْأَمْرِ l-amri urusan itu
فَٱتَّبِعْهَا fa-ittabiʿ'hā maka ikutilah ia
وَلَا walā dan jangan
تَتَّبِعْ tattabiʿ kamu mengikuti
أَهْوَآءَ ahwāa keinginan
ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
لَا lā tidak
يَعْلَمُونَ yaʿlamūna mereka mengetahui

Ayat 19 - Surah Al-Jaathiya: 15 kata

إِنَّهُمْ لَن يُغْنُوا۟ عَنكَ مِنَ ٱللَّهِ شَيْـًۭٔا ۚ وَإِنَّ ٱلظَّـٰلِمِينَ بَعْضُهُمْ أَوْلِيَآءُ بَعْضٍۢ ۖ وَٱللَّهُ وَلِىُّ ٱلْمُتَّقِينَ

Sesungguhnya mereka sekali-kali tidak akan dapat menolak dari kamu sedikitpun dari siksaan Allah. Dan Sesungguhnya orang-orang yang zalim itu sebagian mereka menjadi penolong bagi sebagian yang lain, dan Allah adalah pelindung orang-orang yang bertakwa.

إِنَّهُمْ innahum sesungguhnya mereka
لَن lan tidak
يُغْنُوا۟ yugh'nū mereka dapat menolak
عَنكَ ʿanka dari kamu
مِنَ mina dari
ٱللَّهِ l-lahi Allah
شَيْـًۭٔا ۚ shayan sedikit
وَإِنَّ wa-inna dan sesungguhnya
ٱلظَّـٰلِمِينَ l-ẓālimīna orang-orang ynag zalim
بَعْضُهُمْ baʿḍuhum sebagian mereka
أَوْلِيَآءُ awliyāu penolong/pelindung
بَعْضٍۢ ۖ baʿḍin sebagian
وَٱللَّهُ wal-lahu dan Allah
وَلِىُّ waliyyu penolong/pelindung
ٱلْمُتَّقِينَ l-mutaqīna orang-orang yang bertakwa

Ayat 20 - Surah Al-Jaathiya: 7 kata

هَـٰذَا بَصَـٰٓئِرُ لِلنَّاسِ وَهُدًۭى وَرَحْمَةٌۭ لِّقَوْمٍۢ يُوقِنُونَ

Al Quran ini adalah pedoman bagi manusia, petunjuk dan rahmat bagi kaum yang meyakini.

هَـٰذَا hādhā ini
بَصَـٰٓئِرُ baṣāiru pedoman
لِلنَّاسِ lilnnāsi bagi manusia
وَهُدًۭى wahudan dan petunjuk
وَرَحْمَةٌۭ waraḥmatun dan rahmat
لِّقَوْمٍۢ liqawmin bagi kaum
يُوقِنُونَ yūqinūna mereka meyakini

Ayat 21 - Surah Al-Jaathiya: 17 kata

أَمْ حَسِبَ ٱلَّذِينَ ٱجْتَرَحُوا۟ ٱلسَّيِّـَٔاتِ أَن نَّجْعَلَهُمْ كَٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ وَعَمِلُوا۟ ٱلصَّـٰلِحَـٰتِ سَوَآءًۭ مَّحْيَاهُمْ وَمَمَاتُهُمْ ۚ سَآءَ مَا يَحْكُمُونَ

Apakah orang-orang yang membuat kejahatan itu menyangka bahwa Kami akan menjadikan mereka seperti orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh, yaitu sama antara kehidupan dan kematian mereka? Amat buruklah apa yang mereka sangka itu.

أَمْ am ataukah/apakah
حَسِبَ ḥasiba mengira
ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
ٱجْتَرَحُوا۟ ij'taraḥū mereka berbuat
ٱلسَّيِّـَٔاتِ l-sayiāti kejahatan
أَن an bahwa
نَّجْعَلَهُمْ najʿalahum Kami menjadikan mereka
كَٱلَّذِينَ ka-alladhīna seperti orang-orang yang
ءَامَنُوا۟ āmanū beriman
وَعَمِلُوا۟ waʿamilū dan berbuat
ٱلصَّـٰلِحَـٰتِ l-ṣāliḥāti kebaikan
سَوَآءًۭ sawāan sama
مَّحْيَاهُمْ maḥyāhum kehidupan mereka
وَمَمَاتُهُمْ ۚ wamamātuhum dan kematian mereka
سَآءَ sāa amat buruk
مَا mā apa yang
يَحْكُمُونَ yaḥkumūna mereka putuskan

Ayat 22 - Surah Al-Jaathiya: 13 kata

وَخَلَقَ ٱللَّهُ ٱلسَّمَـٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضَ بِٱلْحَقِّ وَلِتُجْزَىٰ كُلُّ نَفْسٍۭ بِمَا كَسَبَتْ وَهُمْ لَا يُظْلَمُونَ

Dan Allah menciptakan langit dan bumi dengan tujuan yang benar dan agar dibalasi tiap-tiap diri terhadap apa yang dikerjakannya, dan mereka tidak akan dirugikan.

وَخَلَقَ wakhalaqa dan menciptakan
ٱللَّهُ l-lahu Allah
ٱلسَّمَـٰوَٰتِ l-samāwāti langit(jamak)
وَٱلْأَرْضَ wal-arḍa dan bumi
بِٱلْحَقِّ bil-ḥaqi dengan benar
وَلِتُجْزَىٰ walituj'zā dan untuk diberi balasan
كُلُّ kullu tiap-tiap
نَفْسٍۭ nafsin jiwa
بِمَا bimā dengan apa
كَسَبَتْ kasabat ia usahakan
وَهُمْ wahum dan mereka
لَا lā tidak
يُظْلَمُونَ yuẓ'lamūna mereka dianiaya/dirugikan

Ayat 23 - Surah Al-Jaathiya: 24 kata

أَفَرَءَيْتَ مَنِ ٱتَّخَذَ إِلَـٰهَهُۥ هَوَىٰهُ وَأَضَلَّهُ ٱللَّهُ عَلَىٰ عِلْمٍۢ وَخَتَمَ عَلَىٰ سَمْعِهِۦ وَقَلْبِهِۦ وَجَعَلَ عَلَىٰ بَصَرِهِۦ غِشَـٰوَةًۭ فَمَن يَهْدِيهِ مِنۢ بَعْدِ ٱللَّهِ ۚ أَفَلَا تَذَكَّرُونَ

Maka pernahkah kamu melihat orang yang menjadikan hawa nafsunya sebagai tuhannya dan Allah membiarkannya berdasarkan ilmu-Nya dan Allah telah mengunci mati pendengaran dan hatinya dan meletakkan tutupan atas penglihatannya? Maka siapakah yang akan memberinya petunjuk sesudah Allah (membiarkannya sesat). Maka mengapa kamu tidak mengambil pelajaran?

أَفَرَءَيْتَ afara-ayta adakah kamu melihat
مَنِ mani orang
ٱتَّخَذَ ittakhadha ia menjadikan
إِلَـٰهَهُۥ ilāhahu Tuhannya
هَوَىٰهُ hawāhu hawa nafsunya
وَأَضَلَّهُ wa-aḍallahu dan membiarkan sesat padanya
ٱللَّهُ l-lahu Allah
عَلَىٰ ʿalā atas
عِلْمٍۢ ʿil'min pengetahuan
وَخَتَمَ wakhatama dan Dia menutup
عَلَىٰ ʿalā atas
سَمْعِهِۦ samʿihi pendengarannya
وَقَلْبِهِۦ waqalbihi dan hatinya
وَجَعَلَ wajaʿala dan Dia menjadikan
عَلَىٰ ʿalā atas
بَصَرِهِۦ baṣarihi penglihatannya
غِشَـٰوَةًۭ ghishāwatan tutupan
فَمَن faman maka siapakah
يَهْدِيهِ yahdīhi memberi petunjuk kepadanya
مِنۢ min dari
بَعْدِ baʿdi sesudah
ٱللَّهِ ۚ l-lahi Allah
أَفَلَا afalā apakah maka tidak
تَذَكَّرُونَ tadhakkarūna kamu ingat/mengambil pelajaran

Ayat 24 - Surah Al-Jaathiya: 21 kata

وَقَالُوا۟ مَا هِىَ إِلَّا حَيَاتُنَا ٱلدُّنْيَا نَمُوتُ وَنَحْيَا وَمَا يُهْلِكُنَآ إِلَّا ٱلدَّهْرُ ۚ وَمَا لَهُم بِذَٰلِكَ مِنْ عِلْمٍ ۖ إِنْ هُمْ إِلَّا يَظُنُّونَ

Dan mereka berkata: "Kehidupan ini tidak lain hanyalah kehidupan di dunia saja, kita mati dan kita hidup dan tidak ada yang akan membinasakan kita selain masa", dan mereka sekali-kali tidak mempunyai pengetahuan tentang itu, mereka tidak lain hanyalah menduga-duga saja.

وَقَالُوا۟ waqālū dan mereka berkata
مَا mā tidaklah
هِىَ hiya ini
إِلَّا illā kecuali
حَيَاتُنَا ḥayātunā kehidupan kami
ٱلدُّنْيَا l-dun'yā dunia
نَمُوتُ namūtu kami mati
وَنَحْيَا wanaḥyā dan kami hidup
وَمَا wamā dan tidak
يُهْلِكُنَآ yuh'likunā membinasakan kami
إِلَّا illā kecuali
ٱلدَّهْرُ ۚ l-dahru masa
وَمَا wamā dan tidak
لَهُم lahum mereka mempunyai
بِذَٰلِكَ bidhālika tentang itu
مِنْ min dari
عِلْمٍ ۖ ʿil'min pengetahuan
إِنْ in tidaklah
هُمْ hum mereka
إِلَّا illā kecuali
يَظُنُّونَ yaẓunnūna mereka menduga-duga

Ayat 25 - Surah Al-Jaathiya: 16 kata

وَإِذَا تُتْلَىٰ عَلَيْهِمْ ءَايَـٰتُنَا بَيِّنَـٰتٍۢ مَّا كَانَ حُجَّتَهُمْ إِلَّآ أَن قَالُوا۟ ٱئْتُوا۟ بِـَٔابَآئِنَآ إِن كُنتُمْ صَـٰدِقِينَ

Dan apabila dibacakan kepada mereka ayat-ayat Kami yang jelas, tidak ada bantahan mereka selain dari mengatakan: "Datangkanlah nenek moyang kami jika kamu adalah orang-orang yang benar".

وَإِذَا wa-idhā dan apabila
تُتْلَىٰ tut'lā dibacakan
عَلَيْهِمْ ʿalayhim atas mereka
ءَايَـٰتُنَا āyātunā ayat-ayat Kami
بَيِّنَـٰتٍۢ bayyinātin nyata/jelas
مَّا mā tidak
كَانَ kāna adalah
حُجَّتَهُمْ ḥujjatahum bantahan mereka
إِلَّآ illā kecuali
أَن an bahwa
قَالُوا۟ qālū mereka mengatakan
ٱئْتُوا۟ i'tū datangkanlah
بِـَٔابَآئِنَآ biābāinā dengan bapak-bapak kami
إِن in jika
كُنتُمْ kuntum kalian adalah
صَـٰدِقِينَ ṣādiqīna orang-orang yang benar

Ayat 26 - Surah Al-Jaathiya: 18 kata

قُلِ ٱللَّهُ يُحْيِيكُمْ ثُمَّ يُمِيتُكُمْ ثُمَّ يَجْمَعُكُمْ إِلَىٰ يَوْمِ ٱلْقِيَـٰمَةِ لَا رَيْبَ فِيهِ وَلَـٰكِنَّ أَكْثَرَ ٱلنَّاسِ لَا يَعْلَمُونَ

Katakanlah: "Allah-lah yang menghidupkan kamu kemudian mematikan kamu, setelah itu mengumpulkan kamu pada hari kiamat yang tidak ada keraguan padanya; akan tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui.

قُلِ quli katakanlah
ٱللَّهُ l-lahu Allah
يُحْيِيكُمْ yuḥ'yīkum Dia menghidupkan kalian
ثُمَّ thumma kemudian
يُمِيتُكُمْ yumītukum Dia mematikan kalian
ثُمَّ thumma kemudian
يَجْمَعُكُمْ yajmaʿukum Dia mengumpulkan kamu
إِلَىٰ ilā pada
يَوْمِ yawmi hari
ٱلْقِيَـٰمَةِ l-qiyāmati kiamat
لَا lā tidak ada
رَيْبَ rayba keraguan
فِيهِ fīhi didalamnya
وَلَـٰكِنَّ walākinna akan tetapi
أَكْثَرَ akthara kebanyakan
ٱلنَّاسِ l-nāsi manusia
لَا lā tidak
يَعْلَمُونَ yaʿlamūna mereka mengetahui

Ayat 27 - Surah Al-Jaathiya: 10 kata

وَلِلَّهِ مُلْكُ ٱلسَّمَـٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ ۚ وَيَوْمَ تَقُومُ ٱلسَّاعَةُ يَوْمَئِذٍۢ يَخْسَرُ ٱلْمُبْطِلُونَ

Dan hanya kepunyaan Allah kerajaan langit dan bumi. Dan pada hari terjadinya kebangkitan, akan rugilah pada hari itu orang-orang yang mengerjakan kebathilan.

وَلِلَّهِ walillahi dan bagi Allah
مُلْكُ mul'ku kerajaan
ٱلسَّمَـٰوَٰتِ l-samāwāti langit(jamak)
وَٱلْأَرْضِ ۚ wal-arḍi dan bumi
وَيَوْمَ wayawma dan hari
تَقُومُ taqūmu terjadi
ٱلسَّاعَةُ l-sāʿatu kiamat
يَوْمَئِذٍۢ yawma-idhin pada hari itu
يَخْسَرُ yakhsaru rugilah
ٱلْمُبْطِلُونَ l-mub'ṭilūna orang-orang yang mengerjakan kebathilan

Ayat 28 - Surah Al-Jaathiya: 14 kata

وَتَرَىٰ كُلَّ أُمَّةٍۢ جَاثِيَةًۭ ۚ كُلُّ أُمَّةٍۢ تُدْعَىٰٓ إِلَىٰ كِتَـٰبِهَا ٱلْيَوْمَ تُجْزَوْنَ مَا كُنتُمْ تَعْمَلُونَ

Dan (pada hari itu) kamu lihat tiap-tiap umat berlutut. Tiap-tiap umat dipanggil untuk (melihat) buku catatan amalnya. Pada hari itu kamu diberi balasan terhadap apa yang telah kamu kerjakan.

وَتَرَىٰ watarā dan kamu lihat
كُلَّ kulla tiap-tiap
أُمَّةٍۢ ummatin ummat
جَاثِيَةًۭ ۚ jāthiyatan berlutut
كُلُّ kullu setiap
أُمَّةٍۢ ummatin ummat
تُدْعَىٰٓ tud'ʿā dipanggil
إِلَىٰ ilā kepada
كِتَـٰبِهَا kitābihā kitabnya/catatannya
ٱلْيَوْمَ l-yawma pada hari
تُجْزَوْنَ tuj'zawna kamu diberi balasan
مَا mā apa yang
كُنتُمْ kuntum kalian adalah
تَعْمَلُونَ taʿmalūna kamu kerjakan

Ayat 29 - Surah Al-Jaathiya: 11 kata

هَـٰذَا كِتَـٰبُنَا يَنطِقُ عَلَيْكُم بِٱلْحَقِّ ۚ إِنَّا كُنَّا نَسْتَنسِخُ مَا كُنتُمْ تَعْمَلُونَ

(Allah berfirman): "Inilah kitab (catatan) Kami yang menuturkan terhadapmu dengan benar. Sesungguhnya Kami telah menyuruh mencatat apa yang telah kamu kerjakan".

هَـٰذَا hādhā ini
كِتَـٰبُنَا kitābunā kitab/catatan kami
يَنطِقُ yanṭiqu ia menuturkan
عَلَيْكُم ʿalaykum atas kalian
بِٱلْحَقِّ ۚ bil-ḥaqi dengan benar
إِنَّا innā sesungguhnya Kami
كُنَّا kunnā adalah Kami
نَسْتَنسِخُ nastansikhu Kami menyuruh mencatat
مَا mā apa yang
كُنتُمْ kuntum kalian adalah
تَعْمَلُونَ taʿmalūna kamu kerjakan

Ayat 30 - Surah Al-Jaathiya: 13 kata

فَأَمَّا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ وَعَمِلُوا۟ ٱلصَّـٰلِحَـٰتِ فَيُدْخِلُهُمْ رَبُّهُمْ فِى رَحْمَتِهِۦ ۚ ذَٰلِكَ هُوَ ٱلْفَوْزُ ٱلْمُبِينُ

Adapun orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh maka Tuhan mereka memasukkan mereka ke dalam rahmat-Nya (surga). Itulah keberuntungan yang nyata.

فَأَمَّا fa-ammā maka adapun
ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
ءَامَنُوا۟ āmanū beriman
وَعَمِلُوا۟ waʿamilū dan berbuat
ٱلصَّـٰلِحَـٰتِ l-ṣāliḥāti kebaikan
فَيُدْخِلُهُمْ fayud'khiluhum maka memasukkan mereka
رَبُّهُمْ rabbuhum Tuhan mereka
فِى fī dalam
رَحْمَتِهِۦ ۚ raḥmatihi rahmat-Nya
ذَٰلِكَ dhālika demikian itu
هُوَ huwa ia/itu
ٱلْفَوْزُ l-fawzu keuntungan
ٱلْمُبِينُ l-mubīnu nyata

Ayat 31 - Surah Al-Jaathiya: 12 kata

وَأَمَّا ٱلَّذِينَ كَفَرُوٓا۟ أَفَلَمْ تَكُنْ ءَايَـٰتِى تُتْلَىٰ عَلَيْكُمْ فَٱسْتَكْبَرْتُمْ وَكُنتُمْ قَوْمًۭا مُّجْرِمِينَ

Dan adapun orang-orang yang kafir (kepada mereka dikatakan): "Maka apakah belum ada ayat-ayat-Ku yang dibacakan kepadamu lalu kamu menyombongkan diri dan kamu jadi kaum yang berbuat dosa?"

وَأَمَّا wa-ammā dan adapun
ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang
كَفَرُوٓا۟ kafarū kafir/ingkar
أَفَلَمْ afalam apakah belum/tidak
تَكُنْ takun adalah
ءَايَـٰتِى āyātī ayat-ayat-Ku
تُتْلَىٰ tut'lā dibacakan
عَلَيْكُمْ ʿalaykum atas kalian
فَٱسْتَكْبَرْتُمْ fa-is'takbartum lalu kamu menyombngkan diri
وَكُنتُمْ wakuntum dan kalian
قَوْمًۭا qawman kaum
مُّجْرِمِينَ muj'rimīna orang-orang yang berdosa

Ayat 32 - Surah Al-Jaathiya: 22 kata

وَإِذَا قِيلَ إِنَّ وَعْدَ ٱللَّهِ حَقٌّۭ وَٱلسَّاعَةُ لَا رَيْبَ فِيهَا قُلْتُم مَّا نَدْرِى مَا ٱلسَّاعَةُ إِن نَّظُنُّ إِلَّا ظَنًّۭا وَمَا نَحْنُ بِمُسْتَيْقِنِينَ

Dan apabila dikatakan (kepadamu): "Sesungguhnya janji Allah itu adalah benar dan hari berbangkit itu tidak ada keraguan padanya", niscaya kamu menjawab: "Kami tidak tahu apakah hari kiamat itu, kami sekali-kali tidak lain hanyalah menduga-duga saja dan kami sekali-kali tidak meyakini(nya)".

وَإِذَا wa-idhā dan apabila
قِيلَ qīla dikatakan
إِنَّ inna sesungguhnya
وَعْدَ waʿda janji
ٱللَّهِ l-lahi Allah
حَقٌّۭ ḥaqqun benar
وَٱلسَّاعَةُ wal-sāʿatu dan kiamat
لَا lā tidak ada
رَيْبَ rayba keraguan
فِيهَا fīhā didalamnya
قُلْتُم qul'tum kamu mengatakan
مَّا mā tidak
نَدْرِى nadrī kami tahu
مَا mā apa
ٱلسَّاعَةُ l-sāʿatu kiamat itu
إِن in tidaklah
نَّظُنُّ naẓunnu kami mengira
إِلَّا illā kecuali
ظَنًّۭا ẓannan dugaan
وَمَا wamā dan tidaklah
نَحْنُ naḥnu kami
بِمُسْتَيْقِنِينَ bimus'tayqinīna orang-orang yang meyakini

Ayat 33 - Surah Al-Jaathiya: 11 kata

وَبَدَا لَهُمْ سَيِّـَٔاتُ مَا عَمِلُوا۟ وَحَاقَ بِهِم مَّا كَانُوا۟ بِهِۦ يَسْتَهْزِءُونَ

Dan nyatalah bagi mereka keburukan-keburukan dari apa yang mereka kerjakan dan mereka diliputi oleh (azab) yang mereka selalu memperolok-olokkannya.

وَبَدَا wabadā dan nyata
لَهُمْ lahum bagi mereka
سَيِّـَٔاتُ sayyiātu kejelekan-kejelekan
مَا mā apa yang
عَمِلُوا۟ ʿamilū mereka perbuat
وَحَاقَ waḥāqa dan meliputi
بِهِم bihim pada mereka
مَّا mā apa yang
كَانُوا۟ kānū mereka adalah
بِهِۦ bihi dengannya
يَسْتَهْزِءُونَ yastahziūna mereka memperolok-olokan

Ayat 34 - Surah Al-Jaathiya: 14 kata

وَقِيلَ ٱلْيَوْمَ نَنسَىٰكُمْ كَمَا نَسِيتُمْ لِقَآءَ يَوْمِكُمْ هَـٰذَا وَمَأْوَىٰكُمُ ٱلنَّارُ وَمَا لَكُم مِّن نَّـٰصِرِينَ

Dan dikatakan (kepada mereka): "Pada hari ini Kami melupakan kamu sebagaimana kamu telah melupakan pertemuan (dengan) harimu ini dan tempat kembalimu ialah neraka dan kamu sekali-kali tidak memperoleh penolong".

وَقِيلَ waqīla dan dikatakan
ٱلْيَوْمَ l-yawma pada hari
نَنسَىٰكُمْ nansākum Kami melupakan
كَمَا kamā sebagaimana
نَسِيتُمْ nasītum kamu melupakan
لِقَآءَ liqāa perjumpaan
يَوْمِكُمْ yawmikum harimu
هَـٰذَا hādhā ini
وَمَأْوَىٰكُمُ wamawākumu dan tempat tinggalmu
ٱلنَّارُ l-nāru neraka
وَمَا wamā dan tidak ada
لَكُم lakum bagi kalian
مِّن min dari
نَّـٰصِرِينَ nāṣirīna seorang penolong

Ayat 35 - Surah Al-Jaathiya: 16 kata

ذَٰلِكُم بِأَنَّكُمُ ٱتَّخَذْتُمْ ءَايَـٰتِ ٱللَّهِ هُزُوًۭا وَغَرَّتْكُمُ ٱلْحَيَوٰةُ ٱلدُّنْيَا ۚ فَٱلْيَوْمَ لَا يُخْرَجُونَ مِنْهَا وَلَا هُمْ يُسْتَعْتَبُونَ

Yang demikian itu, karena sesungguhnya kamu menjadikan ayat-ayat Allah sebagai olok-olokan dan kamu telah ditipu oleh kehidupan dunia, maka pada hari ini mereka tidak dikeluarkan dari neraka dan tidak pula mereka diberi kesempatan untuk bertaubat.

ذَٰلِكُم dhālikum demikian tiu
بِأَنَّكُمُ bi-annakumu karena sesungguhnya kamu
ٱتَّخَذْتُمْ ittakhadhtum kalian menjadikan
ءَايَـٰتِ āyāti ayat-ayat
ٱللَّهِ l-lahi Allah
هُزُوًۭا huzuwan olok-olokan
وَغَرَّتْكُمُ wagharratkumu dan telah menipu kamu
ٱلْحَيَوٰةُ l-ḥayatu kehidupan
ٱلدُّنْيَا ۚ l-dun'yā dunia
فَٱلْيَوْمَ fal-yawma maka pada hari
لَا lā tidak
يُخْرَجُونَ yukh'rajūna mereka dikeluarkan
مِنْهَا min'hā darinya(neraka)
وَلَا walā dan tidaklah
هُمْ hum mereka
يُسْتَعْتَبُونَ yus'taʿtabūna mereka diberi kesempatan bertaubat

Ayat 36 - Surah Al-Jaathiya: 8 kata

فَلِلَّهِ ٱلْحَمْدُ رَبِّ ٱلسَّمَـٰوَٰتِ وَرَبِّ ٱلْأَرْضِ رَبِّ ٱلْعَـٰلَمِينَ

Maka bagi Allah-lah segala puji, Tuhan langit dan Tuhan bumi, Tuhan semesta alam.

فَلِلَّهِ falillahi maka bagi Allah
ٱلْحَمْدُ l-ḥamdu segala puji
رَبِّ rabbi Tuhan
ٱلسَّمَـٰوَٰتِ l-samāwāti langit(jamak)
وَرَبِّ warabbi dan Tuhan
ٱلْأَرْضِ l-arḍi Bumi
رَبِّ rabbi Tuhan
ٱلْعَـٰلَمِينَ l-ʿālamīna semesta alam

Ayat 37 - Surah Al-Jaathiya: 8 kata

وَلَهُ ٱلْكِبْرِيَآءُ فِى ٱلسَّمَـٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ ۖ وَهُوَ ٱلْعَزِيزُ ٱلْحَكِيمُ

Dan bagi-Nya-lah keagungan di langit dan bumi, Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.

وَلَهُ walahu dan bagi-Nya
ٱلْكِبْرِيَآءُ l-kib'riyāu kebesaran
فِى fī di
ٱلسَّمَـٰوَٰتِ l-samāwāti langit(jamak)
وَٱلْأَرْضِ ۖ wal-arḍi dan bumi
وَهُوَ wahuwa dan Dia
ٱلْعَزِيزُ l-ʿazīzu Maha Perkasa
ٱلْحَكِيمُ l-ḥakīmu Maha Bijaksana

Lihat juga

Semua surah kata demi kata

بسم الله الرحمن الرحيم Sen 22 Rabiul Akhir
الاثنين 22 ربيع الآخر
هلال متناقص Sabit Tua Hari 24 / 29.5
Iluminasi 31%
Bulan baru dalam 6 hari
سبحان الله وبحمده Maha Suci Allah dan segala puji bagi-Nya

إِنَّ ٱللَّهَ وَمَلَٰٓئِكَتَهُۥ يُصَلُّونَ عَلَى ٱلنَّبِىِّ ۚ يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ صَلُّوا۟ عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا۟ تَسْلِيمًا

Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.

QS. Al-Ahzab: 56

Shalawat Nabi