Surah Adh-Dhaariyat kata demi kata
Islam > Al-Quran > Quran_wbw > Surah Adh-Dhaariyat kata demi kata
Adh-Dhaariyat (الذاريات) kata demi kata secara utuh: Makkiyah, diwahyukan di Mekah, 60 ayat, 360 kata. Setiap ayat ditampilkan dalam bahasa Arab dengan terjemahan bahasa Indonesia, lalu diurai per kata, masing-masing dengan transliterasi dan maknanya.
Dengan 360 kata untuk dipelajari, Surah Adh-Dhaariyat menjadi mudah diakses meski belum bisa membaca bahasa Arab: transliterasi memandu pelafalan dan makna memberi pemahaman. Ulangi setiap kata, lalu baca ulang seluruh ayat: inilah cara paling efektif untuk menghafal surah ini, memahami bacaan shalat, dan memperkaya kosakata Al-Qur'an.
Diperbarui pada 30 September 2026 pukul 04.42
📖 2 menit baca
بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَـٰنِ ٱلرَّحِيمِ
Ayat 1 - Surah Adh-Dhaariyat: 2 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَٱلذَّٰرِيَـٰتِ ذَرْوًۭا
Demi (angin) yang menerbangkan debu dengan kuat.
▶
وَٱلذَّٰرِيَـٰتِ
wal-dhāriyāti
demi yang menerbangkan
▶
ذَرْوًۭا
dharwan
dengan menerbangkan sekuat-kuatnya
Ayat 2 - Surah Adh-Dhaariyat: 2 kata
▶ Ayat kata demi kata
فَٱلْحَـٰمِلَـٰتِ وِقْرًۭا
dan awan yang mengandung hujan,
▶
فَٱلْحَـٰمِلَـٰتِ
fal-ḥāmilāti
maka yang mengandung
▶
وِقْرًۭا
wiq'ran
beban berat
Ayat 3 - Surah Adh-Dhaariyat: 2 kata
▶ Ayat kata demi kata
فَٱلْجَـٰرِيَـٰتِ يُسْرًۭا
dan kapal-kapal yang berlayar dengan mudah.
▶
فَٱلْجَـٰرِيَـٰتِ
fal-jāriyāti
maka yang berlayar
▶
يُسْرًۭا
yus'ran
dengan mudah
Ayat 4 - Surah Adh-Dhaariyat: 2 kata
▶ Ayat kata demi kata
فَٱلْمُقَسِّمَـٰتِ أَمْرًا
dan (malaikat-malaikat) yang membagi-bagi urusan,
▶
فَٱلْمُقَسِّمَـٰتِ
fal-muqasimāti
maka yang membagi
▶
أَمْرًا
amran
pekara/urusan
Ayat 5 - Surah Adh-Dhaariyat: 3 kata
▶ Ayat kata demi kata
إِنَّمَا تُوعَدُونَ لَصَادِقٌۭ
sesungguhnya apa yang dijanjikan kepadamu pasti benar.
▶
إِنَّمَا
innamā
sesungguhnya hanyalah
▶
تُوعَدُونَ
tūʿadūna
kamu dijanjikan
▶
لَصَادِقٌۭ
laṣādiqun
pasti benar
Ayat 6 - Surah Adh-Dhaariyat: 3 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَإِنَّ ٱلدِّينَ لَوَٰقِعٌۭ
dan sesungguhnya (hari) pembalasan pasti terjadi.
▶
وَإِنَّ
wa-inna
dan sesungguhnya
▶
ٱلدِّينَ
l-dīna
pembalasan
▶
لَوَٰقِعٌۭ
lawāqiʿun
pasti terjadi
Ayat 7 - Surah Adh-Dhaariyat: 3 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَٱلسَّمَآءِ ذَاتِ ٱلْحُبُكِ
Demi langit yang mempunyai jalan-jalan,
▶
وَٱلسَّمَآءِ
wal-samāi
demi langit
▶
ذَاتِ
dhāti
mempunyai
▶
ٱلْحُبُكِ
l-ḥubuki
jalan-jalan
Ayat 8 - Surah Adh-Dhaariyat: 4 kata
▶ Ayat kata demi kata
إِنَّكُمْ لَفِى قَوْلٍۢ مُّخْتَلِفٍۢ
sesungguhnya kamu benar-benar dalam keadaan berbeda pendapat,
▶
إِنَّكُمْ
innakum
sesungguhnya kalian
▶
لَفِى
lafī
benar-benar dalam
▶
قَوْلٍۢ
qawlin
perkataan
▶
مُّخْتَلِفٍۢ
mukh'talifin
berbeda-beda
Ayat 9 - Surah Adh-Dhaariyat: 4 kata
▶ Ayat kata demi kata
يُؤْفَكُ عَنْهُ مَنْ أُفِكَ
dipalingkan daripadanya (Rasul dan Al-Quran) orang yang dipalingkan.
▶
يُؤْفَكُ
yu'faku
dipalingkan
▶
عَنْهُ
ʿanhu
darinya
▶
مَنْ
man
orang yang
▶
أُفِكَ
ufika
dipalingkan
Ayat 10 - Surah Adh-Dhaariyat: 2 kata
▶ Ayat kata demi kata
قُتِلَ ٱلْخَرَّٰصُونَ
Terkutuklah orang-orang yang banyak berdusta,
▶
قُتِلَ
qutila
dibunuh
▶
ٱلْخَرَّٰصُونَ
l-kharāṣūna
orang-orang yang banyak berdusta
Ayat 11 - Surah Adh-Dhaariyat: 5 kata
▶ Ayat kata demi kata
ٱلَّذِينَ هُمْ فِى غَمْرَةٍۢ سَاهُونَ
(yaitu) orang-orang yang terbenam dalam kebodohan yang lalai,
▶
ٱلَّذِينَ
alladhīna
orang-orang yang
▶
هُمْ
hum
mereka
▶
فِى
fī
dalam
▶
غَمْرَةٍۢ
ghamratin
kebodohan
▶
سَاهُونَ
sāhūna
orang-orang yang lalai
Ayat 12 - Surah Adh-Dhaariyat: 4 kata
▶ Ayat kata demi kata
يَسْـَٔلُونَ أَيَّانَ يَوْمُ ٱلدِّينِ
mereka bertanya: "Bilakah hari pembalasan itu?"
▶
يَسْـَٔلُونَ
yasalūna
mereka bertanya
▶
أَيَّانَ
ayyāna
kapankah
▶
يَوْمُ
yawmu
hari
▶
ٱلدِّينِ
l-dīni
pembalasan
Ayat 13 - Surah Adh-Dhaariyat: 5 kata
▶ Ayat kata demi kata
يَوْمَ هُمْ عَلَى ٱلنَّارِ يُفْتَنُونَ
(Hari pembalasan itu) ialah pada hari ketika mereka diazab di atas api neraka.
▶
يَوْمَ
yawma
pada hari
▶
هُمْ
hum
mereka
▶
عَلَى
ʿalā
di atas
▶
ٱلنَّارِ
l-nāri
neraka
▶
يُفْتَنُونَ
yuf'tanūna
mereka disiksa
Ayat 14 - Surah Adh-Dhaariyat: 7 kata
▶ Ayat kata demi kata
ذُوقُوا۟ فِتْنَتَكُمْ هَـٰذَا ٱلَّذِى كُنتُم بِهِۦ تَسْتَعْجِلُونَ
(Dikatakan kepada mereka): "Rasakanlah azabmu itu. Inilah azab yang dulu kamu minta untuk disegerakan".
▶
ذُوقُوا۟
dhūqū
rasakanlah
▶
فِتْنَتَكُمْ
fit'natakum
siksaanmu
▶
هَـٰذَا
hādhā
ini
▶
ٱلَّذِى
alladhī
yang
▶
كُنتُم
kuntum
kalian adalah
▶
بِهِۦ
bihi
dengannya
▶
تَسْتَعْجِلُونَ
tastaʿjilūna
kamu minta disegerakan
Ayat 15 - Surah Adh-Dhaariyat: 5 kata
▶ Ayat kata demi kata
إِنَّ ٱلْمُتَّقِينَ فِى جَنَّـٰتٍۢ وَعُيُونٍ
Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa itu berada dalam taman-taman (surga) dan mata air-mata air,
▶
إِنَّ
inna
sesungguhnya
▶
ٱلْمُتَّقِينَ
l-mutaqīna
orang-orang yang bertakwa
▶
فِى
fī
dalam
▶
جَنَّـٰتٍۢ
jannātin
surga
▶
وَعُيُونٍ
waʿuyūnin
dan mata air
Ayat 16 - Surah Adh-Dhaariyat: 9 kata
▶ Ayat kata demi kata
ءَاخِذِينَ مَآ ءَاتَىٰهُمْ رَبُّهُمْ ۚ إِنَّهُمْ كَانُوا۟ قَبْلَ ذَٰلِكَ مُحْسِنِينَ
sambil menerima segala pemberian Rabb mereka. Sesungguhnya mereka sebelum itu di dunia adalah orang-orang yang berbuat kebaikan.
▶
ءَاخِذِينَ
ākhidhīna
mereka mengambil
▶
مَآ
mā
apa yang
▶
ءَاتَىٰهُمْ
ātāhum
memberikan pada mereka
▶
رَبُّهُمْ ۚ
rabbuhum
Tuhan mereka
▶
إِنَّهُمْ
innahum
sesungguhnya mereka
▶
كَانُوا۟
kānū
adalah mereka
▶
قَبْلَ
qabla
sebelum
▶
ذَٰلِكَ
dhālika
demikian itu
▶
مُحْسِنِينَ
muḥ'sinīna
orang-orang yang berbuat baik
Ayat 17 - Surah Adh-Dhaariyat: 6 kata
▶ Ayat kata demi kata
كَانُوا۟ قَلِيلًۭا مِّنَ ٱلَّيْلِ مَا يَهْجَعُونَ
Di dunia mereka sedikit sekali tidur diwaktu malam.
▶
كَانُوا۟
kānū
adalah mereka
▶
قَلِيلًۭا
qalīlan
sedikit
▶
مِّنَ
mina
dari/di waktu
▶
ٱلَّيْلِ
al-layli
malam
▶
مَا
mā
tidak
▶
يَهْجَعُونَ
yahjaʿūna
mereka tidur
Ayat 18 - Surah Adh-Dhaariyat: 3 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَبِٱلْأَسْحَارِ هُمْ يَسْتَغْفِرُونَ
Dan selalu memohonkan ampunan diwaktu pagi sebelum fajar.
▶
وَبِٱلْأَسْحَارِ
wabil-asḥāri
dan di waktu sahur
▶
هُمْ
hum
mereka
▶
يَسْتَغْفِرُونَ
yastaghfirūna
mereka mohon ampun
Ayat 19 - Surah Adh-Dhaariyat: 5 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَفِىٓ أَمْوَٰلِهِمْ حَقٌّۭ لِّلسَّآئِلِ وَٱلْمَحْرُومِ
Dan pada harta-harta mereka ada hak untuk orang miskin yang meminta dan orang miskin yang tidak mendapat bagian.
▶
وَفِىٓ
wafī
dan dalam
▶
أَمْوَٰلِهِمْ
amwālihim
harta mereka
▶
حَقٌّۭ
ḥaqqun
hak
▶
لِّلسَّآئِلِ
lilssāili
untuk orang yang meminta
▶
وَٱلْمَحْرُومِ
wal-maḥrūmi
dan orang yang tidak meminta
Ayat 20 - Surah Adh-Dhaariyat: 4 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَفِى ٱلْأَرْضِ ءَايَـٰتٌۭ لِّلْمُوقِنِينَ
Dan di bumi itu terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi orang-orang yang yakin.
▶
وَفِى
wafī
dan di
▶
ٱلْأَرْضِ
l-arḍi
bumi itu
▶
ءَايَـٰتٌۭ
āyātun
tanda-tanda
▶
لِّلْمُوقِنِينَ
lil'mūqinīna
bagi orang-orang yang yakin
Ayat 21 - Surah Adh-Dhaariyat: 4 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَفِىٓ أَنفُسِكُمْ ۚ أَفَلَا تُبْصِرُونَ
dan (juga) pada dirimu sendiri. Maka apakah kamu tidak memperhatikan?
▶
وَفِىٓ
wafī
dan pada
▶
أَنفُسِكُمْ ۚ
anfusikum
diri kalian sendiri
▶
أَفَلَا
afalā
maka apakah tidak
▶
تُبْصِرُونَ
tub'ṣirūna
kamu memperhatikan
Ayat 22 - Surah Adh-Dhaariyat: 5 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَفِى ٱلسَّمَآءِ رِزْقُكُمْ وَمَا تُوعَدُونَ
Dan di langit terdapat (sebab-sebab) rezekimu dan terdapat (pula) apa yang dijanjikan kepadamu.
▶
وَفِى
wafī
dan di
▶
ٱلسَّمَآءِ
l-samāi
langit
▶
رِزْقُكُمْ
riz'qukum
rezekimu
▶
وَمَا
wamā
dan apa yang
▶
تُوعَدُونَ
tūʿadūna
dijanjikan padamu
Ayat 23 - Surah Adh-Dhaariyat: 9 kata
▶ Ayat kata demi kata
فَوَرَبِّ ٱلسَّمَآءِ وَٱلْأَرْضِ إِنَّهُۥ لَحَقٌّۭ مِّثْلَ مَآ أَنَّكُمْ تَنطِقُونَ
Maka demi Tuhan langit dan bumi, sesungguhnya yang dijanjikan itu adalah benar-benar (akan terjadi) seperti perkataan yang kamu ucapkan.
▶
فَوَرَبِّ
fawarabbi
demi Tuhan
▶
ٱلسَّمَآءِ
l-samāi
langit
▶
وَٱلْأَرْضِ
wal-arḍi
dan bumi
▶
إِنَّهُۥ
innahu
sesungguhnya
▶
لَحَقٌّۭ
laḥaqqun
sungguh benar
▶
مِّثْلَ
mith'la
seperti
▶
مَآ
mā
apa
▶
أَنَّكُمْ
annakum
bahwasanya kamu
▶
تَنطِقُونَ
tanṭiqūna
kamu ucapkan
Ayat 24 - Surah Adh-Dhaariyat: 6 kata
▶ Ayat kata demi kata
هَلْ أَتَىٰكَ حَدِيثُ ضَيْفِ إِبْرَٰهِيمَ ٱلْمُكْرَمِينَ
Sudahkah sampai kepadamu (Muhammad) cerita tentang tamu Ibrahim (yaitu malaikat-malaikat) yang dimuliakan?
▶
هَلْ
hal
apakah
▶
أَتَىٰكَ
atāka
telah sampai kepadamu
▶
حَدِيثُ
ḥadīthu
cerita
▶
ضَيْفِ
ḍayfi
tamu
▶
إِبْرَٰهِيمَ
ib'rāhīma
Ibrahim
▶
ٱلْمُكْرَمِينَ
l-muk'ramīna
orang-orang yang dimuliakan
Ayat 25 - Surah Adh-Dhaariyat: 9 kata
▶ Ayat kata demi kata
إِذْ دَخَلُوا۟ عَلَيْهِ فَقَالُوا۟ سَلَـٰمًۭا ۖ قَالَ سَلَـٰمٌۭ قَوْمٌۭ مُّنكَرُونَ
(Ingatlah) ketika mereka masuk ke tempatnya lalu mengucapkan: "Salaamun". Ibrahim menjawab: "Salaamun (kamu) adalah orang-orang yang tidak dikenal".
▶
إِذْ
idh
ketika
▶
دَخَلُوا۟
dakhalū
mereka masuk
▶
عَلَيْهِ
ʿalayhi
atasnya
▶
فَقَالُوا۟
faqālū
lalu mereka berkata
▶
سَلَـٰمًۭا ۖ
salāman
selamat
▶
قَالَ
qāla
berkata
▶
سَلَـٰمٌۭ
salāmun
selamat
▶
قَوْمٌۭ
qawmun
kaum
▶
مُّنكَرُونَ
munkarūna
orang-orang yang tidak dikenal
Ayat 26 - Surah Adh-Dhaariyat: 6 kata
▶ Ayat kata demi kata
فَرَاغَ إِلَىٰٓ أَهْلِهِۦ فَجَآءَ بِعِجْلٍۢ سَمِينٍۢ
Maka dia pergi dengan diam-diam menemui keluarganya, kemudian dibawanya daging anak sapi gemuk.
▶
فَرَاغَ
farāgha
lalu dia pergi diam-diam
▶
إِلَىٰٓ
ilā
kepada
▶
أَهْلِهِۦ
ahlihi
keluarganya
▶
فَجَآءَ
fajāa
lalu dia datang/membawa
▶
بِعِجْلٍۢ
biʿij'lin
dengan anak sapi
▶
سَمِينٍۢ
samīnin
gemuk
Ayat 27 - Surah Adh-Dhaariyat: 5 kata
▶ Ayat kata demi kata
فَقَرَّبَهُۥٓ إِلَيْهِمْ قَالَ أَلَا تَأْكُلُونَ
Lalu dihidangkannya kepada mereka. Ibrahim lalu berkata: "Silahkan anda makan".
▶
فَقَرَّبَهُۥٓ
faqarrabahu
lalu dihidangkannya
▶
إِلَيْهِمْ
ilayhim
kepada mereka
▶
قَالَ
qāla
(Ibrahim)berkata
▶
أَلَا
alā
mengapa tidak
▶
تَأْكُلُونَ
takulūna
kamu makan
Ayat 28 - Surah Adh-Dhaariyat: 9 kata
▶ Ayat kata demi kata
فَأَوْجَسَ مِنْهُمْ خِيفَةًۭ ۖ قَالُوا۟ لَا تَخَفْ ۖ وَبَشَّرُوهُ بِغُلَـٰمٍ عَلِيمٍۢ
(Tetapi mereka tidak mau makan), karena itu Ibrahim merasa takut terhadap mereka. Mereka berkata: "Janganlah kamu takut", dan mereka memberi kabar gembira kepadanya dengan (kelahiran) seorang anak yang alim (Ishak).
▶
فَأَوْجَسَ
fa-awjasa
maka dia merasa
▶
مِنْهُمْ
min'hum
dari mereka
▶
خِيفَةًۭ ۖ
khīfatan
takut
▶
قَالُوا۟
qālū
mereka berkata
▶
لَا
lā
jangan
▶
تَخَفْ ۖ
takhaf
kamu takut
▶
وَبَشَّرُوهُ
wabasharūhu
dan mereka memberi kabar gembira
▶
بِغُلَـٰمٍ
bighulāmin
dengan seorang anak
▶
عَلِيمٍۢ
ʿalīmin
pandai
Ayat 29 - Surah Adh-Dhaariyat: 9 kata
▶ Ayat kata demi kata
فَأَقْبَلَتِ ٱمْرَأَتُهُۥ فِى صَرَّةٍۢ فَصَكَّتْ وَجْهَهَا وَقَالَتْ عَجُوزٌ عَقِيمٌۭ
Kemudian isterinya datang memekik lalu menepuk mukanya sendiri seraya berkata: "(Aku adalah) seorang perempuan tua yang mandul".
▶
فَأَقْبَلَتِ
fa-aqbalati
maka menghadap/datang
▶
ٱمْرَأَتُهُۥ
im'ra-atuhu
isterinya
▶
فِى
fī
dalam
▶
صَرَّةٍۢ
ṣarratin
teriakan
▶
فَصَكَّتْ
faṣakkat
lalu ia menampar
▶
وَجْهَهَا
wajhahā
mukanya
▶
وَقَالَتْ
waqālat
dan berkata
▶
عَجُوزٌ
ʿajūzun
seorang perempuan tua
▶
عَقِيمٌۭ
ʿaqīmun
mandul
Ayat 30 - Surah Adh-Dhaariyat: 8 kata
▶ Ayat kata demi kata
قَالُوا۟ كَذَٰلِكِ قَالَ رَبُّكِ ۖ إِنَّهُۥ هُوَ ٱلْحَكِيمُ ٱلْعَلِيمُ
Mereka berkata: "Demikianlah Tuhanmu memfirmankan" Sesungguhnya Dialah yang Maha Bijaksana lagi Maha Mengetahui.
▶
قَالُوا۟
qālū
mereka berkata
▶
كَذَٰلِكِ
kadhāliki
demikianlah
▶
قَالَ
qāla
berfirman
▶
رَبُّكِ ۖ
rabbuki
Tuhanmu
▶
إِنَّهُۥ
innahu
sesungguhnya Dia
▶
هُوَ
huwa
Dia
▶
ٱلْحَكِيمُ
l-ḥakīmu
Maha Bijaksana
▶
ٱلْعَلِيمُ
l-ʿalīmu
Maha Mengetahui
Ayat 31 - Surah Adh-Dhaariyat: 5 kata
▶ Ayat kata demi kata
۞ قَالَ فَمَا خَطْبُكُمْ أَيُّهَا ٱلْمُرْسَلُونَ
Ibrahim bertanya: "Apakah urusanmu hai para utusan?"
▶
۞ قَالَ
qāla
(Ibrahim)berkata
▶
فَمَا
famā
maka apakah
▶
خَطْبُكُمْ
khaṭbukum
pembicaraanmu
▶
أَيُّهَا
ayyuhā
wahai
▶
ٱلْمُرْسَلُونَ
l-mur'salūna
para utusan
Ayat 32 - Surah Adh-Dhaariyat: 6 kata
▶ Ayat kata demi kata
قَالُوٓا۟ إِنَّآ أُرْسِلْنَآ إِلَىٰ قَوْمٍۢ مُّجْرِمِينَ
Mereka menjawab: "Sesungguhnya kami diutus kepada kaum yang berdosa (kaum Luth),
▶
قَالُوٓا۟
qālū
mereka berkata
▶
إِنَّآ
innā
sesungguhnya kami
▶
أُرْسِلْنَآ
ur'sil'nā
kami di utus
▶
إِلَىٰ
ilā
kepada
▶
قَوْمٍۢ
qawmin
kaum
▶
مُّجْرِمِينَ
muj'rimīna
orang-orang yang berdosa
Ayat 33 - Surah Adh-Dhaariyat: 5 kata
▶ Ayat kata demi kata
لِنُرْسِلَ عَلَيْهِمْ حِجَارَةًۭ مِّن طِينٍۢ
agar kami timpakan kepada mereka batu-batu dari tanah,
▶
لِنُرْسِلَ
linur'sila
agar kami kirimkan
▶
عَلَيْهِمْ
ʿalayhim
atas mereka
▶
حِجَارَةًۭ
ḥijāratan
batu-batu
▶
مِّن
min
dari
▶
طِينٍۢ
ṭīnin
tanah
Ayat 34 - Surah Adh-Dhaariyat: 4 kata
▶ Ayat kata demi kata
مُّسَوَّمَةً عِندَ رَبِّكَ لِلْمُسْرِفِينَ
yang ditandai di sisi Tuhanmu untuk membinasakan orang-orang yang melampaui batas".
▶
مُّسَوَّمَةً
musawwamatan
yang ditandai
▶
عِندَ
ʿinda
di sisi
▶
رَبِّكَ
rabbika
Tuhanmu
▶
لِلْمُسْرِفِينَ
lil'mus'rifīna
untuk orang-orang yang melampaui batas
Ayat 35 - Surah Adh-Dhaariyat: 6 kata
▶ Ayat kata demi kata
فَأَخْرَجْنَا مَن كَانَ فِيهَا مِنَ ٱلْمُؤْمِنِينَ
Lalu Kami keluarkan orang-orang yang beriman yang berada di negeri kaum Luth itu.
▶
فَأَخْرَجْنَا
fa-akhrajnā
maka Kami keluarkan
▶
مَن
man
orang yang
▶
كَانَ
kāna
adalah
▶
فِيهَا
fīhā
didalamnya
▶
مِنَ
mina
dari
▶
ٱلْمُؤْمِنِينَ
l-mu'minīna
orang-orang yang beriman
Ayat 36 - Surah Adh-Dhaariyat: 7 kata
▶ Ayat kata demi kata
فَمَا وَجَدْنَا فِيهَا غَيْرَ بَيْتٍۢ مِّنَ ٱلْمُسْلِمِينَ
Dan Kami tidak mendapati negeri itu, kecuali sebuah rumah dari orang yang berserah diri.
▶
فَمَا
famā
maka tidak
▶
وَجَدْنَا
wajadnā
kami dapati
▶
فِيهَا
fīhā
didalamnya
▶
غَيْرَ
ghayra
selain
▶
بَيْتٍۢ
baytin
sebuah rumah
▶
مِّنَ
mina
dari
▶
ٱلْمُسْلِمِينَ
l-mus'limīna
orang-orang yang berserah diri
Ayat 37 - Surah Adh-Dhaariyat: 7 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَتَرَكْنَا فِيهَآ ءَايَةًۭ لِّلَّذِينَ يَخَافُونَ ٱلْعَذَابَ ٱلْأَلِيمَ
Dan Kami tinggalkan pada negeri itu suatu tanda bagi orang-orang yang takut kepada siksa yang pedih.
▶
وَتَرَكْنَا
wataraknā
dan kami tinggalkan
▶
فِيهَآ
fīhā
didalamnya
▶
ءَايَةًۭ
āyatan
tanda-tanda
▶
لِّلَّذِينَ
lilladhīna
bagi orang-orang yang
▶
يَخَافُونَ
yakhāfūna
mereka takut
▶
ٱلْعَذَابَ
l-ʿadhāba
azab
▶
ٱلْأَلِيمَ
l-alīma
pedih
Ayat 38 - Surah Adh-Dhaariyat: 8 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَفِى مُوسَىٰٓ إِذْ أَرْسَلْنَـٰهُ إِلَىٰ فِرْعَوْنَ بِسُلْطَـٰنٍۢ مُّبِينٍۢ
Dan juga pada Musa (terdapat tanda-tanda kekuasaan Allah) ketika Kami mengutusnya kepada Fir'aun dengan membawa mukjizat yang nyata.
▶
وَفِى
wafī
dan pada
▶
مُوسَىٰٓ
mūsā
Musa
▶
إِذْ
idh
ketika
▶
أَرْسَلْنَـٰهُ
arsalnāhu
Kami mengutusnya
▶
إِلَىٰ
ilā
kepada
▶
فِرْعَوْنَ
fir'ʿawna
Fir'aun
▶
بِسُلْطَـٰنٍۢ
bisul'ṭānin
dengan kekuasaan/mu'jizat
▶
مُّبِينٍۢ
mubīnin
nyata
Ayat 39 - Surah Adh-Dhaariyat: 6 kata
▶ Ayat kata demi kata
فَتَوَلَّىٰ بِرُكْنِهِۦ وَقَالَ سَـٰحِرٌ أَوْ مَجْنُونٌۭ
Maka dia (Fir'aun) berpaling (dari iman) bersama tentaranya dan berkata: "Dia adalah seorang tukang sihir atau seorang gila".
▶
فَتَوَلَّىٰ
fatawallā
maka dia berpaling
▶
بِرُكْنِهِۦ
biruk'nihi
dengan kekuatannya
▶
وَقَالَ
waqāla
dan dia berkata
▶
سَـٰحِرٌ
sāḥirun
seorang tukang sihir
▶
أَوْ
aw
atau
▶
مَجْنُونٌۭ
majnūnun
seorang gila
Ayat 40 - Surah Adh-Dhaariyat: 7 kata
▶ Ayat kata demi kata
فَأَخَذْنَـٰهُ وَجُنُودَهُۥ فَنَبَذْنَـٰهُمْ فِى ٱلْيَمِّ وَهُوَ مُلِيمٌۭ
Maka Kami siksa dia dan tentaranya lalu Kami lemparkan mereka ke dalam laut, sedang dia melakukan pekerjaan yang tercela.
▶
فَأَخَذْنَـٰهُ
fa-akhadhnāhu
maka Kami ambil/siksa dia
▶
وَجُنُودَهُۥ
wajunūdahu
dan bala tentaranya
▶
فَنَبَذْنَـٰهُمْ
fanabadhnāhum
lalu Kami lemparkan mereka
▶
فِى
fī
ke dalam
▶
ٱلْيَمِّ
l-yami
laut
▶
وَهُوَ
wahuwa
dan dia
▶
مُلِيمٌۭ
mulīmun
seorang tercela
Ayat 41 - Surah Adh-Dhaariyat: 7 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَفِى عَادٍ إِذْ أَرْسَلْنَا عَلَيْهِمُ ٱلرِّيحَ ٱلْعَقِيمَ
Dan juga pada (kisah) Aad ketika Kami kirimkan kepada mereka angin yang membinasakan,
▶
وَفِى
wafī
dan pada
▶
عَادٍ
ʿādin
'Ad
▶
إِذْ
idh
ketika
▶
أَرْسَلْنَا
arsalnā
Kami kirimkan
▶
عَلَيْهِمُ
ʿalayhimu
atas mereka
▶
ٱلرِّيحَ
l-rīḥa
angin
▶
ٱلْعَقِيمَ
l-ʿaqīma
membinasakan
Ayat 42 - Surah Adh-Dhaariyat: 9 kata
▶ Ayat kata demi kata
مَا تَذَرُ مِن شَىْءٍ أَتَتْ عَلَيْهِ إِلَّا جَعَلَتْهُ كَٱلرَّمِيمِ
angin itu tidak membiarkan satupun yang dilaluinya, melainkan dijadikannya seperti serbuk.
▶
مَا
mā
tidak
▶
تَذَرُ
tadharu
membiarkan
▶
مِن
min
dari
▶
شَىْءٍ
shayin
sesuatu
▶
أَتَتْ
atat
ia datang
▶
عَلَيْهِ
ʿalayhi
atasnya
▶
إِلَّا
illā
kecuali
▶
جَعَلَتْهُ
jaʿalathu
ia jadikannya
▶
كَٱلرَّمِيمِ
kal-ramīmi
seperti abu/hancur
Ayat 43 - Surah Adh-Dhaariyat: 8 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَفِى ثَمُودَ إِذْ قِيلَ لَهُمْ تَمَتَّعُوا۟ حَتَّىٰ حِينٍۢ
Dan pada (kisah) kaum Tsamud ketika dikatakan kepada mereka: "Bersenang-senanglah kalian sampai suatu waktu".
▶
وَفِى
wafī
dan pada
▶
ثَمُودَ
thamūda
kaum Tsamud
▶
إِذْ
idh
ketika
▶
قِيلَ
qīla
dikatakan
▶
لَهُمْ
lahum
kepada mereka
▶
تَمَتَّعُوا۟
tamattaʿū
bersenang-senanglah
▶
حَتَّىٰ
ḥattā
sehingga
▶
حِينٍۢ
ḥīnin
suatu waktu
Ayat 44 - Surah Adh-Dhaariyat: 8 kata
▶ Ayat kata demi kata
فَعَتَوْا۟ عَنْ أَمْرِ رَبِّهِمْ فَأَخَذَتْهُمُ ٱلصَّـٰعِقَةُ وَهُمْ يَنظُرُونَ
Maka mereka berlaku angkuh terhadap perintah Tuhannya, lalu mereka disambar petir dan mereka melihatnya.
▶
فَعَتَوْا۟
faʿataw
maka mereka angkuh
▶
عَنْ
ʿan
dari
▶
أَمْرِ
amri
perintah
▶
رَبِّهِمْ
rabbihim
Tuhan mereka
▶
فَأَخَذَتْهُمُ
fa-akhadhathumu
maka menyambar
▶
ٱلصَّـٰعِقَةُ
l-ṣāʿiqatu
petir
▶
وَهُمْ
wahum
sedang mereka
▶
يَنظُرُونَ
yanẓurūna
mereka melihat
Ayat 45 - Surah Adh-Dhaariyat: 7 kata
▶ Ayat kata demi kata
فَمَا ٱسْتَطَـٰعُوا۟ مِن قِيَامٍۢ وَمَا كَانُوا۟ مُنتَصِرِينَ
Maka mereka sekali-kali tidak dapat bangun dan tidak pula mendapat pertolongan,
▶
فَمَا
famā
maka tidak
▶
ٱسْتَطَـٰعُوا۟
is'taṭāʿū
mereka kuasa
▶
مِن
min
dari
▶
قِيَامٍۢ
qiyāmin
berdiri/bangun
▶
وَمَا
wamā
dan tidak ada
▶
كَانُوا۟
kānū
adalah mereka
▶
مُنتَصِرِينَ
muntaṣirīna
mendapat pertolongan
Ayat 46 - Surah Adh-Dhaariyat: 8 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَقَوْمَ نُوحٍۢ مِّن قَبْلُ ۖ إِنَّهُمْ كَانُوا۟ قَوْمًۭا فَـٰسِقِينَ
dan (Kami membinasakan) kaum Nuh sebelum itu. Sesungguhnya mereka adalah kaum yang fasik.
▶
وَقَوْمَ
waqawma
dan kaum
▶
نُوحٍۢ
nūḥin
Nuh
▶
مِّن
min
dari
▶
قَبْلُ ۖ
qablu
sebelum itu
▶
إِنَّهُمْ
innahum
sesungguhnya mereka
▶
كَانُوا۟
kānū
adalah mereka
▶
قَوْمًۭا
qawman
kaum
▶
فَـٰسِقِينَ
fāsiqīna
orang-orang yang fasik
Ayat 47 - Surah Adh-Dhaariyat: 5 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَٱلسَّمَآءَ بَنَيْنَـٰهَا بِأَيْي۟دٍۢ وَإِنَّا لَمُوسِعُونَ
Dan langit itu Kami bangun dengan kekuasaan (Kami) dan sesungguhnya Kami benar-benar berkuasa
▶
وَٱلسَّمَآءَ
wal-samāa
dan langit
▶
بَنَيْنَـٰهَا
banaynāhā
Kami bangun ia
▶
بِأَيْي۟دٍۢ
bi-aydin
dengan kekuasaan
▶
وَإِنَّا
wa-innā
dan sesungguhnya Kami
▶
لَمُوسِعُونَ
lamūsiʿūna
benar-benar luas
Ayat 48 - Surah Adh-Dhaariyat: 4 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَٱلْأَرْضَ فَرَشْنَـٰهَا فَنِعْمَ ٱلْمَـٰهِدُونَ
Dan bumi itu Kami hamparkan, maka sebaik-baik yang menghamparkan (adalah Kami).
▶
وَٱلْأَرْضَ
wal-arḍa
dan bumi
▶
فَرَشْنَـٰهَا
farashnāhā
Kami hamparkannya
▶
فَنِعْمَ
faniʿ'ma
maka sebaik-baik
▶
ٱلْمَـٰهِدُونَ
l-māhidūna
yang menghamparkan
Ayat 49 - Surah Adh-Dhaariyat: 7 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَمِن كُلِّ شَىْءٍ خَلَقْنَا زَوْجَيْنِ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُونَ
Dan segala sesuatu Kami ciptakan berpasang-pasangan supaya kamu mengingat kebesaran Allah.
▶
وَمِن
wamin
dan dari
▶
كُلِّ
kulli
segala
▶
شَىْءٍ
shayin
sesuatu
▶
خَلَقْنَا
khalaqnā
Kami ciptakan
▶
زَوْجَيْنِ
zawjayni
berpasang-pasangan
▶
لَعَلَّكُمْ
laʿallakum
agar kalian
▶
تَذَكَّرُونَ
tadhakkarūna
kamu ingat
Ayat 50 - Surah Adh-Dhaariyat: 8 kata
▶ Ayat kata demi kata
فَفِرُّوٓا۟ إِلَى ٱللَّهِ ۖ إِنِّى لَكُم مِّنْهُ نَذِيرٌۭ مُّبِينٌۭ
Maka segeralah kembali kepada (mentaati) Allah. Sesungguhnya aku seorang pemberi peringatan yang nyata dari Allah untukmu.
▶
فَفِرُّوٓا۟
fafirrū
maka segeralah
▶
إِلَى
ilā
kepada
▶
ٱللَّهِ ۖ
l-lahi
Allah
▶
إِنِّى
innī
sesungguhnya aku
▶
لَكُم
lakum
bagi kalian
▶
مِّنْهُ
min'hu
daripada-Nya
▶
نَذِيرٌۭ
nadhīrun
seorang pemberi peringatan
▶
مُّبِينٌۭ
mubīnun
nyata
Ayat 51 - Surah Adh-Dhaariyat: 11 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَلَا تَجْعَلُوا۟ مَعَ ٱللَّهِ إِلَـٰهًا ءَاخَرَ ۖ إِنِّى لَكُم مِّنْهُ نَذِيرٌۭ مُّبِينٌۭ
Dan janganlah kamu mengadakan tuhan yang lain disamping Allah. Sesungguhnya aku seorang pemberi peringatan yang nyata dari Allah untukmu.
▶
وَلَا
walā
dan jangan
▶
تَجْعَلُوا۟
tajʿalū
kalian jadikan
▶
مَعَ
maʿa
beserta
▶
ٱللَّهِ
l-lahi
Allah
▶
إِلَـٰهًا
ilāhan
Tuhan
▶
ءَاخَرَ ۖ
ākhara
lain
▶
إِنِّى
innī
sesungguhnya aku
▶
لَكُم
lakum
bagi kalian
▶
مِّنْهُ
min'hu
darinya
▶
نَذِيرٌۭ
nadhīrun
seorang pemberi peringatan
▶
مُّبِينٌۭ
mubīnun
nyata
Ayat 52 - Surah Adh-Dhaariyat: 13 kata
▶ Ayat kata demi kata
كَذَٰلِكَ مَآ أَتَى ٱلَّذِينَ مِن قَبْلِهِم مِّن رَّسُولٍ إِلَّا قَالُوا۟ سَاحِرٌ أَوْ مَجْنُونٌ
Demikianlah tidak seorang rasulpun yang datang kepada orang-orang yang sebelum mereka, melainkan mereka mengatakan: "Dia adalah seorang tukang sihir atau seorang gila".
▶
كَذَٰلِكَ
kadhālika
demikianlah
▶
مَآ
mā
tidak
▶
أَتَى
atā
datang
▶
ٱلَّذِينَ
alladhīna
orang-orang yang
▶
مِن
min
dari
▶
قَبْلِهِم
qablihim
sebelum mereka
▶
مِّن
min
dari
▶
رَّسُولٍ
rasūlin
seorang rasul
▶
إِلَّا
illā
kecuali
▶
قَالُوا۟
qālū
mereka berkata
▶
سَاحِرٌ
sāḥirun
seorang tukang sihir
▶
أَوْ
aw
atau
▶
مَجْنُونٌ
majnūnun
seorang gila
Ayat 53 - Surah Adh-Dhaariyat: 6 kata
▶ Ayat kata demi kata
أَتَوَاصَوْا۟ بِهِۦ ۚ بَلْ هُمْ قَوْمٌۭ طَاغُونَ
Apakah mereka saling berpesan tentang apa yang dikatakan itu. Sebenarnya mereka adalah kaum yang melampaui batas.
▶
أَتَوَاصَوْا۟
atawāṣaw
apakah mereka saling berwasiat
▶
بِهِۦ ۚ
bihi
tentang itu
▶
بَلْ
bal
bahkan
▶
هُمْ
hum
mereka
▶
قَوْمٌۭ
qawmun
kaum
▶
طَاغُونَ
ṭāghūna
melampaui batas
Ayat 54 - Surah Adh-Dhaariyat: 5 kata
▶ Ayat kata demi kata
فَتَوَلَّ عَنْهُمْ فَمَآ أَنتَ بِمَلُومٍۢ
Maka berpalinglah kamu dari mereka dan kamu sekali-kali tidak tercela.
▶
فَتَوَلَّ
fatawalla
maka berpalinglah kamu
▶
عَنْهُمْ
ʿanhum
dari mereka
▶
فَمَآ
famā
maka tidaklah
▶
أَنتَ
anta
kamu
▶
بِمَلُومٍۢ
bimalūmin
orang-orang yang tercela
Ayat 55 - Surah Adh-Dhaariyat: 5 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَذَكِّرْ فَإِنَّ ٱلذِّكْرَىٰ تَنفَعُ ٱلْمُؤْمِنِينَ
Dan tetaplah memberi peringatan, karena sesungguhnya peringatan itu bermanfaat bagi orang-orang yang beriman.
▶
وَذَكِّرْ
wadhakkir
dan berilah peringatan
▶
فَإِنَّ
fa-inna
maka sesungguhnya
▶
ٱلذِّكْرَىٰ
l-dhik'rā
peringatan itu
▶
تَنفَعُ
tanfaʿu
memberi manfaat
▶
ٱلْمُؤْمِنِينَ
l-mu'minīna
orang-orang yang beriman
Ayat 56 - Surah Adh-Dhaariyat: 6 kata
▶ Ayat kata demi kata
وَمَا خَلَقْتُ ٱلْجِنَّ وَٱلْإِنسَ إِلَّا لِيَعْبُدُونِ
Dan aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka mengabdi kepada-Ku.
▶
وَمَا
wamā
dan tidaklah
▶
خَلَقْتُ
khalaqtu
Aku menciptakan
▶
ٱلْجِنَّ
l-jina
jin
▶
وَٱلْإِنسَ
wal-insa
dan manusia
▶
إِلَّا
illā
kecuali
▶
لِيَعْبُدُونِ
liyaʿbudūni
supaya mereka menyembah-Ku
Ayat 57 - Surah Adh-Dhaariyat: 9 kata
▶ Ayat kata demi kata
مَآ أُرِيدُ مِنْهُم مِّن رِّزْقٍۢ وَمَآ أُرِيدُ أَن يُطْعِمُونِ
Aku tidak menghendaki rezeki sedikitpun dari mereka dan Aku tidak menghendaki supaya mereka memberi-Ku makan.
▶
مَآ
mā
tidak
▶
أُرِيدُ
urīdu
Aku menghendaki
▶
مِنْهُم
min'hum
dari mereka
▶
مِّن
min
dari
▶
رِّزْقٍۢ
riz'qin
rezeki
▶
وَمَآ
wamā
dan tidak
▶
أُرِيدُ
urīdu
Aku menghendaki
▶
أَن
an
supaya
▶
يُطْعِمُونِ
yuṭ'ʿimūni
mereka memberi Aku makan
Ayat 58 - Surah Adh-Dhaariyat: 7 kata
▶ Ayat kata demi kata
إِنَّ ٱللَّهَ هُوَ ٱلرَّزَّاقُ ذُو ٱلْقُوَّةِ ٱلْمَتِينُ
Sesungguhnya Allah Dialah Maha Pemberi rezeki Yang mempunyai Kekuatan lagi Sangat Kokoh.
▶
إِنَّ
inna
sesungguhnya
▶
ٱللَّهَ
l-laha
Allah
▶
هُوَ
huwa
Dia
▶
ٱلرَّزَّاقُ
l-razāqu
Maha Pemberi rezeki
▶
ذُو
dhū
mempunyai
▶
ٱلْقُوَّةِ
l-quwati
kekuatan
▶
ٱلْمَتِينُ
l-matīnu
teguh/kokoh
Ayat 59 - Surah Adh-Dhaariyat: 9 kata
▶ Ayat kata demi kata
فَإِنَّ لِلَّذِينَ ظَلَمُوا۟ ذَنُوبًۭا مِّثْلَ ذَنُوبِ أَصْحَـٰبِهِمْ فَلَا يَسْتَعْجِلُونِ
Maka sesungguhnya untuk orang-orang zalim ada bagian (siksa) seperti bahagian teman mereka (dahulu); maka janganlah mereka meminta kepada-Ku untuk menyegerakannya.
▶
فَإِنَّ
fa-inna
maka sesungguhnya
▶
لِلَّذِينَ
lilladhīna
bagi orang-orang yang
▶
ظَلَمُوا۟
ẓalamū
zalim
▶
ذَنُوبًۭا
dhanūban
bahagian(siksa)
▶
مِّثْلَ
mith'la
seperti
▶
ذَنُوبِ
dhanūbi
bahagian(siksa)
▶
أَصْحَـٰبِهِمْ
aṣḥābihim
teman-teman mereka
▶
فَلَا
falā
maka jangan
▶
يَسْتَعْجِلُونِ
yastaʿjilūni
mereka meminta disegerakan kepada-Ku
Ayat 60 - Surah Adh-Dhaariyat: 7 kata
▶ Ayat kata demi kata
فَوَيْلٌۭ لِّلَّذِينَ كَفَرُوا۟ مِن يَوْمِهِمُ ٱلَّذِى يُوعَدُونَ
Maka kecelakaanlah bagi orang-orang yang kafir pada hari yang diancamkan kepada mereka.
▶
فَوَيْلٌۭ
fawaylun
maka kecelakaanlah
▶
لِّلَّذِينَ
lilladhīna
bagi orang-orang yang
▶
كَفَرُوا۟
kafarū
kafir/ingkar
▶
مِن
min
dari
▶
يَوْمِهِمُ
yawmihimu
pada hari mereka
▶
ٱلَّذِى
alladhī
yang
▶
يُوعَدُونَ
yūʿadūna
mereka diancam
Lihat juga
Semua surah kata demi kata